Anda di halaman 1dari 131

KITA SEBAGAI

MANAJER TUBUH KITA


SENDIRI

Presentasi singkat
mengenai pengaruh kita
terhadap diri kita sendiri

Definisi kesehatan
Kesehatan didefinisikan di dalam anggaran dasar WHO tahun 1948 sebagai:
Sebuah kesejahteraan fisik, sosial dan mental yang lengkap, dan bukan hanya
sekedar tidak adanya penyakit atau kelemahan.
secara keseluruhan,biasanya disebut sebagai segitiga kesehatan
Kesehatan menurut UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan:
Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial
yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan
ekonomis.

Prasyarat kesehatan tertentu untuk kesehatan


meliputi
Perdamaian
Sumber daya ekonomi yang memadai
Makanan dan tempat tinggal
Ekosistem yang stabil dan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan.

PRASAYARAT KESEHATAN

hubungan kesehatan dengan aspek lainnya


Kesehatan memiliki hubungan dengan:
kondisi sosial dan ekonomi
lingkungan fisik
gaya hidup individu.

Selain itu istilah kesehatan juga terdapat dalam


Beberapa istilah menggunakannya dalam konteks:
Masyrakat yang sehat
Kota-kota yang sehat
Lingkungan yang sehat

Faktor yang mempengaruhi status kesehatan


individu
Latar belakang
Gaya hidup
Kondisi sosial-ekonomi seseorang.

Faktor utama yang mempengaruhi sehat


tidaknya seseorang
Penghasilan; status sosial; Gender
Jaringan sosial
Pendidikan
Pekerjaan
Lingkungan sosial, budaya
Lingkungan fisik
Kebiasan-kemampuan penanggulangan kesehatan
Pengembangan kesehatan anak
Biologi dan genetika, Pelayanan kesehatan

Cara meningkatkan kesehatan seseorang


Latihan fisik
Tidur cukup
Berat badan ideal
Menjauhi minuman berakohol
Tidak merokok

Teori tentang beberapa gangguan kesehatan


Kurangnya tempat rekreasi, dan kurangnya keinginan untuk melakukan aktivitas di
luar rumah karena tingkat kepuasan hidup yang rendah
Kurangnya tingkat kesehatan dan kesejahteraan yang rendah menyebabkan
tingginya angka obesitas.
Faktor dari genetic dari orang tua juga berperan dalam menentukan status
kesehatan individu dalam masyarakat luas.

Kesehatan masyarakat
Adalah ilmu yang mempelajari cara untuk mencegah penyakit, memperpanjang
hidup, dan mendorong kesehatan melalui upaya terorganisasi.

Menjaga kesehatan mulut


Berarti bahwa bebas dari nyeri mulut dan wajah yang kronis, kanker mulut, dan
penyakit mulut lainnya (termasuk organ dalam rongga mulut; Gigi, gusi, lidah dll.)

Penyebab terganggunya kesehatan mulut


Terganggunya kesehatan mulut berhubungan dengan penyakit-penyakit
mematikan lainnya.
Contohnya:
Gangguan kardiovaskular
Kanker
Gangguan pernafasan kronis
Diabetes

Air
Air merupakan unsur terpenting yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup.
Tubuh kita mengandung lebih dari 60% air
Kita direkomendasi untuk meminum 8 gelas air per hari

Oksidasi vs antioksidan
Oksidasi: Oksigen yang berlebihan menyebabkan oksidasi. Yakni kandungan
oksigen yang berlebihan dalam tubuh menjadi radikal bebas dan mulai mencuri
electron dari sel-sel lain. Dan menyerang jaringan normal
Antioksidan: Merupakan reduktor dari radikal bebas akibat kandungan oksigen
yang berlebihan dalam tubuh. Contoh anti-oksidan, Vitamin C, Beta Karoten

The Millenium development goals


Tujuan bersama dari 193 Negara anggota PBB dan setidaknya organisasi
internasional pada tahun 2015 untuk memerangi:
1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrim
2. Mencapai pendidikan dasar secara universal
3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan
4. Mengurangi angka kematian anak
5. Meningkatkan kesehatan ibu
6. Memerangi HIV/AIDS
7. Menjamin kelestarian lingkungan
8. Mengembangkan kemitraan global

Going Green
1. Menggunakan e-Fuel
2. Melakukan reboisasi dan tebang pilih
3. Menggunakan transportasi massal
4. Mengkonsumsi makanan organic
5. Reuse, Reduce, Recycle

Fungsi dari going green


Lingkungan yang lebih hijau menciptakan udara yang bersih, air yang tak
tercemar, untuk kehidupan anak cucu, aku, kamu, dan kita nanti <3

MAKANAN SEHAT

Makanan Sehat
Makanan yang secara spesifik dinyatakan memiliki
manfaat kesehatan, dalam arti mengkonsumsi
makanan tersebut dapat mencegah penyakit.

Proses terjadinya nutrisi adalah sebagai berikut:


Dimakan
Dicerna
Diserap
Disirkulasikan

DIET SEIMBANG
Diet yang seimbang memiliki dua kategori utama,
yaitu:
Makronutrien : Lemak, Karbohidrat, protein, dan air
Mikronutrien : Vitamin-vitamin, Mineral, Kimiakimia nabati, Antioxidan, dsb.

Bagaimana
memulai
makan sehat ?

Mengarah
keseimbangan
Carilah variasi
Latihlah
kesederhanaan

Makan makanan sehat dapat


mencegah
Penyakit Jantung
Tekanan Darah Tinggi
Diabetes Tipe 2
Stroke (serangan otak)
Beberapa Jenis Kanker
Aterosklerosis
Kenaikan tingkat LDL (Kolesterol Jahat)
Obesitas

Kita Sebagai Manajer Kesehatan


Lingkungan
Disusun oleh :
Akmal Dutasatria
Mega Adeanti
Muhammad Iqbal
Muhammad Irfan
Pratiwi Yuliandari

Rumah adalah tempat untuk tinggal yang dibutuhkan oleh setiap manusia
dimanapun dia berada.

Rumah dan Bangunan Sehat

Fungsi dari Rumah


Sebagai tempat untuk melepaskan lelah,
Tempat bergaul
Membina rasa kekeluargaan diantara anggota keluarga,
Tempat berlindung dan menyimpan barang berharga,
Merupakan status lambang sosial

Ciri-ciri Rumah Sehat


Jamban yang sehat,
Sarana air bersih,
Tempat pembuangan sampah,
Sarana pembuangan air limbah,
Ventilasi rumah yang baik,
Kepadatan hunian rumah yang sesuai
Lantai rumah yang tidak terbuat dari tanah

Perumahan yang layak


Penyediaan air bersih,
Sanitasi pembuangan sampah,
Transportasi,
Tersedianya pelayanan sosial

Syarat-Syarat Rumah Sehat


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Lantai
Atap
Ventilasi
Cahaya
Luas bangunan rumah
Fasilitas-fasilitas di dalam Rumah Sehat

7 Kriteria Rumah Sehat


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kering
Bersih
Aman
Bebas kontaminasi
Memiliki ventilasi
Bebas dari hewan pengganggu
Terawat

Kelompok Komponen Rumah yang dijadikan dasar penilaian


rumah sehat menggunakan Indikator komponen
Langit-langit
Dinding
Lantai
Jendela kamar tidur
Jendela ruang keluarga
Ventilasi
Lubang asap dapur
Pencahayaan
Kandang
Pemanfaatan Pekarangan
Kepadatan penghuni.

Indikator Sarana Sanitasi


Sarana air bersih
Jamban
Sarana pembuangan air limbah
Sarana pembuangan sampah

Perilaku Penghuni Rumah


Kebiasaan mencuci tangan
Keberadaan vektor tikus
Keberadaan jentik.

TTU dan TUPM


Merupakan suatu sarana yang dikunjungi banyak orang, dan berpotensi menjadi
tempat penyebaran penyakit.
TUPM meliputi hotel, restoran, pasar dan lain-lain.

Kriteria Rumah Sehat Menurut Ditjen Cipta


Karya
Pondasi yang kuat
Lantai kedap air
Memiliki jendela dan pintu
Dinding rumah kedap air
Langit-langit untuk menyerap panas terik matahari
Atap rumah menahan panas sinar matahari

Kepadatan Hunian
Luas kamar tidur minimal 8m2 dan dianjurkan tidak untuk lebih dari 2 orang yang
tidur

Penyediaan Air
Sarana air bersih berkapasitas 60 liter/orang
Kualitas air memenuhi persyaratan

Pembuangan Limbah

Pencahayaan

Lingkungan Sehat

Potensi Bahaya (hazard) Lingkungan


Potensi bahaya dalam lingkungan bertanggung jawab atas seperempat dari beban
total penyakit di seluruh dunia, dan lebih dari satu per tiga beban di kalangan
anak-anak.
Penyakit utama ialah diare, infeksi saluran napas bawah, berbagai bentuk
perlukaan yang tidak disengaja (unintentional injuries) & malaria.

Lingkungan yang Lebih Sehat


Interfensi yang tepat sasaran mencegah banyak diantara resiko lingkungan ini.
Di seluruh dunia, dengan perbaikan kesehatan lingkungan, sebanyak 13 juta
kematian dapat dicegah setiap tahunnya.

Lingkungan Global dan Tantangan Kesehatan


Medan elektromagnetik dan telepon seluler
Radiasi UV

Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari


Semua materi hidup maupun mati terdiri atas zat kimia
Bila digunakan secara benar, akan bermanfaat untuk peningkatan kualitas hidup,
kesehatan & kenyamanan
Dapat berdampak negatif bagi kesehatan diri dan lingkungan bila dikelola dengan
tidak benar.

10 Zat Kimia Ancaman Utama Kesehatan


Masyarakat
Polusi Udara
Arsenik
Asbes
Benzene
Cadmium
Dioxin & substansi mirip dioxin
Fluorid dengan kadar yang tidak tepat
Timah
Merkuri
Pestisida yang berbahaya

10 Fakta Sanitasi
Sekitar 2.6 milyar orang di dunia tidak memiliki akses untuk kebersihan (sanitasi)
yang cukup.
Daerah dengan sanitasi terendah kawasan Afrika, Asia Selatan dan Oceania
Kurangnya fasilitas sanitasi meningkatkan resiko penyakit menular
Di Afrika, 115 orang mati setiap jam oleh karena penyakit yang terkait sanitasi
buruk, hygiene buruk & air yang terkontaminasi.

10 Fakta Sanitasi
Sanitasi merupakan komponen yang penting dalam merespons kedaruratan &
usaha rehabilitasi untuk membendung penyebaran penyakit
Sanitasi yang layak harus menerapkan higiene (kesehatan) yang baik untuk
mengendalikan infeksi.
Perbaikan sanitatsi menurunkan angka kematian akibat diare

10 Fakta Sanitasi
Sanitasi yang cukup mendorong anak-anak untuk bersekolah
Higiene, edukasi & promosi cuci tangan merupakan cara yang sederhana untuk
mencegah penyakit
Tiap 1 US$ yang diinvestasikan dalam peningkatan sanitasi, berarti perolehan
kembali rerata sebesar 9 US$

Kesehatan Sanitasi Air


Ada enam aktivitas inti:
Manajemen kualitas air minum
Monitoring suplai air dan sanitasi
Pengawasan & pencegahan kolera
Air &sSanitasi pada beberapa keadaan yang berbeda
Manajemen sumber air
Beberapa aktivitas lain (aspek ekonomis aspects, perubahan iklim, & MDG:
Millenium Development Goals).

Kesehatan Sanitasi Air

Pertanyaan
Buchori : Adakah cara pemerintah untuk memperbaiki sanitasi di daerah perkotaan
dan perdesaan ?
Fauzan : Bagaimana cara kelompok anda untuk menanggapi harapan hidup di
Jakarta ?
Hans : Mengapa medan elektromagnetik dan telepon seluler menjadi tantangan
kesehatan ?

Air

Mengapa Butuh Air?


70% tubuh kita mengandung air
Dehidrasi
Dehidrasi Ringan
Dehidrasi Sedang
Dehidrasi Berat

Fungsi
Rekreasi
Pertanian
Industri dan Jasa
Transportasi
Domestik

Kebutuhan Air Domestik


Proyeksi Jumlah Penduduk

Metode Aritmatik
Metode Geometrik
Decreasing Rate of Increase Method
Least Square

Proyeksi perkembangan fasilitas perkotaan


Proyeksi perkembangan industri

Pengelolaan sampah

Pengelolaan Sampah Terpadu

Open Dumping (Pembuangan Terbuka)

Controlled Landfill

Sanitary landfill/MSW landfill

Limbah Berbahaya
Senyawa-senyawa Kimia
Limbah produksi Kimia
Sampah Elektronik
Zat Kimia dari hasil bencana alam

Lokasi Pembuangan
Bukan daerah rawan geologis
Bukan daerah rawan hidrogeologis
Bukan daerah rawan topografis
Bukan kawasan yang dilindungi

FG 4
Achmad Buhori
Fayyed
Kita
Sebagai
Manajer
Diani
Global
Bayu

Alam

MASALAH KEPENDUDUKAN

Mengapa pertambahan penduduk bumi


menjadi dasar Masalah Lingkungan?
Pertumbuhan populasi manusia dianggap sebagai dasar masalah
lingkungan oleh karena:
1. Sudah begitu banyak penduduk bumi.
2. Semakin banyak penduduk hidup dengan harapan hidup lebih
panjang; dan
3. Teknologi modern mengakibatkan dampak lebih besar terhadap
lingkungan.

Ramalan Malthus
(> 200 th lalu, pakar populasi Inggris)

Daya
pertumbuhan
populasi >>>
Sumber daya
alam yang mampu
diproduksi bumi

Tahapan penting Sejarah Manusia


Masa dini pemburu & pemulung
Jumlah manusia hanya beberapa juta orang saja

Timbulnya pertanian (agrikultur)


Peningkatan pertama populasi manusia

Revolusi Industri
Perbaikan ketersediaan makanan & pemeliharaan kesehatan berujung ke pertumbuhan cepat
jumlah penduduk

Struktur Usia- proporsi populasi dalam tiap kelompok usia.

Petunjuk
lain Perubahan Populasi
Empat bentuk umum:
Piramid
Kolom
Piramida terbalik
Kolom dg gelembung (gentong)

Kesehatan lingkungan, polusi, dan


toksikologi

TerminoLOGI
Polusi berkenaan dengan perubahan yg tidak
dikehendaki pada lingkungan yang disebabkan
pengenalan materi berbahaya atau produksi
kondisi berbahaya
Toksikologi ialah ilmu yg mempelajari zat kimia
yang beracun/dapat menjadi toksik

Bagaimana polutan memasuki lingkungan?


Titik sumber
Area sumber (disebut juga sumber non- titik)

Sumber bergerak

Kategori Polutan
Logam berat yg toksik
Senyawa organik
Bidang Elektromagnetik

Logam Berat

Logam berat cenderung secara bertahap


berakumulasi dalam jaringan lemak tubuh.
Sebagai akibat, sedikit arsenik setiap hari
lama-kelamaan berakibat dosis yg fatal
Merkuri (air raksa), thallium, & timah sangat
toksik bagi manusia

Jalur
SatuToksik
jalur ialah
biomagnifikasi
Akumulasi atau
peningkatan
konsentrasi suatu
substansi dlm
jaringan hidup
saat bergerak
melalui jaringan
makanan
Dikenal juga sbg
bioakumulasi

Merkuri & Minamata, Jepang

Suatu penyakit yg aneh mulai mengenai


hewan & manusia di pertengahan abad ke 20
Pertama kali dikenali pada burung, burung,
kucing, & keluarga nelayan
Sebuah pabrik vinyl chlorida di pesisir
menggunakan merkuri dlm bentuk anorganik
Metilasi meningkatkan absorpsi ke dalam
jaringan ikan dari air dgn faktor 100

Senyawa Organik merupakan senyawa karbon


yg diproduksi secara alami oleh organisme
hidup atau, secara sintetik melalui proses
industrial
Beberapa contoh ialah polychlorinated biphenyls (PCBs) , dan dioksin

Senyawa Organik

BeberapaElektromagnetik
penelitian menyimpulkan bahwa anak-anak yg terpajan EMF dari
Medan
jaringan listrik bertegangan tinggi berada dlm risiko lebih tinggi untuk
menderita leukemia, lymfoma, & kanker sistem saraf
Penelitian mutakhir tidak menemukan efek demikian

Pemajanan Sukarela
Orang kadang memajankan diri thd polutan
berbahaya dengan sengaja
Contohnya a.l. tembakau, alkohol, & napza
lainnya

Hampir setiap bagian tubuh manusia terpengaruh

Efek Umum Polutan

Penilaian & Pengelolaan Risiko


Penilaian Risiko merupakan proses penentuan
potensi efek thd kesehatan suatu polutan.
Tindakan ini meliputi:
1. Identifikasi bahaya
2. Penilaian dosis-respons
3. Penilaian Pemajanan
4. Karakterisasi Risiko

Pengelolaan risiko merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk


memperoleh risiko terkecil dalam dampak polusi terhadap lingkungan

MANAJER PEMBANGUNAN

E-Health
Pelayanan kepada masyarakat terutama pada bidang kesehatan dengan
menggunakan teknologi berbasis komputer

Cakupan e-Health
Penelitian terutama di bidang kesehatan
Pelayanan pasien
Pengendalian penyakit
Pemantauan Masyarakat

Kendala e-Health
Kesenjangan digital
Keenggganan penggunaan e-health

Material Baru dan Terbarukan


Material baru adalah materi yang berasal dari sumber daya yang sudah tidak
berkelanjutan, sedangkan material terbarukan berasal dari sumber daya
berkelanjutan

Materi Baru
Logam ( ferrous dan non-ferrous )
Polimer
Keramik
Komposit

Material Terbarukan
Biomaterials
Solar cells
Amorphous Metal
Geopolymers
Biodegradable Polymer

Pembangunan Berkelanjutan
Alasan :
Pertambahan jumlah penduduk secara terus menerus
Polusi terus meningkat
Hutan tropis jauh berkurang
Kenaikkan iklim dunia

Teknologi Ramah Lingkungan


Contoh :
Toilet pengomposan
Sel bahan bakar
Tenaga angin
Tenaga surya
Hidroelektrik
Mobil listrik

PENANGGULANGAN BENCANA

1. Tanah Longsor
Musim Hujan: Terjadi longsoran tanah, kerugian finansial & jiwa.
Indonesia: Negara daerah gempa tektonik dan vulkanik.

Pengertian longsoran
= Proses yang menghasilkan pergerakan
kebawah maupun kesamping dari lereng
alam maupun buatan yang memiliki
kandungan material tanah, batu, tanah
timbunan buatan atau gabungan dari
tanah dan batu.

Bentuk longsoran
Gelinciran tanah melalui bidang gelincir tertentu:

a. Rotational Landslide
b. Translational Landslide

2. Falls:
Guguran tanah
Terjadi di lereng dengan batuan keras

3. Topples:
Mirip dengan falls
Namun reruntuhannya hanya satu blok

4. Flows: Aliran, ada 6 macam:


A. Debris flow: Aliran cepat, kombinasi dari tanah lepas, bebatuan, sebagai slurry
(lumpur) dan downslope.
B. Debris Avalanche: Debris Flow dengan kecepatan sangat tinggi
C. Earth Flow: Berbentuk HOURGLASS, materi cair mengalir keluar, membentuk
mangkuk.
D. Mud Flow: Earhflow yang mengalir cukup cepat.
E. Creep: Gerakan lambat, mantap, dan menuju ke bawah
F. Lateral Spread

Penyebab Longsor Utama


1. Curah hujan: Melunakkan dan menjenuhkan tanah.
2 Gempa bumi: Menyebabkan gaya dinamis karena getaran dan rambatan dari
pusat gempa
3. Letusan gunung berapi: Ketidakstabilan lereng akibat aliran lahar, dan karena
gempa vulkanik

Penyebab Longsor Sekunder


1. Morphologi:
A. Permukaan tanah naik (Uplift) karena tectonic dan vulcanic
B. Glacial Rebound: Tanah gelembung akibat gerakan es
C. Fluvial (Pada sungai), gelombang, dan erosi glasial kaki lereng.
D. Erosi bawah tanah

2. Akibat ulah manusia:


Penggalian pada kaki lereng
Beban berlebih pada lereng dan puncak lereng
Turunnya muka air tanah lereng (drawdown)
Penggundulan hutan
Irigasi di lereng

Penilaian terhadap instabilitas


= Dengan korelasi empirik atau analisa perhitungan numerik: Hubungan antara
curah hujan dengan longsor.

Cara menstabilkan lereng


A. Stabilisasi mekanis: Menggunakan man made material geotextile, geogride,
kombinasi, tiang pancang, dll
B. Stabilisasi Natural

MITIGASI BENCANA

PENGERTAN BENCANA

Bencana
Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu
kehidupan dan penghidupan masyarakat.
Disebabkan oleh faktor alam dan atau faktor non alam maupun faktor manusia.

A
N
A
C
N
E
B
/
N
A
T
A
R
U
R
A
D
E
K
I
S
A
SITU

TAHAPAN PENANGAN BENCANA


Sebelum bencana:
Pencegahan (prevention)
melalui desain yang
memenuhi persyaratan
teknis dan lingkungan
dan Peringatan Dini

Saat bencana:
Tanggap Darurat saat
bencana dan Bantuan
darurat

Pasca Bencana:
Pemulihan/recorvery
berupa rehabilitasi dan
rekonstruksi

APA ITU MITIGASI BENCANA?


serangkaian upaya untuk mengurangi
risiko bencana, baik melalui
pembangunan fisik maupun penyadaran
dan peningkatan kemampuan
menghadapi ancaman bencana
.

TUJUAN MITIGASI DAN PENGGULANGAN

Tujuan dari Penanganan Bencana adalah


BENCANA
mengurangi suatu gangguan serius terhadap
keberfungsian suatu masyarakat
Mencegah atau Menanggulangi Kerugian : segi
materi, ekonomik atau lingkungan dan yang
melampaui kemampuan masyarakat.

Dengan Menggunakan : menggunakan sumberdayasumberdaya yang ada.

1. Pengenalan dan pemantauan risiko bencana


Pengenalan risiko bencana
Pemantauan risiko bencana
2. Pengurangan risiko bencana
Pencegahan
Tindakan struktural (membuat bangun fisik dalam rangka mencegah dan
mengurangi dampak)
Tindakan non-struktural (peraturan dan pengaturan, penataan wilayah,
analisis risiko bencana sebagai salah satu prasyarat kegiatan
pembangunan)
Pembuatan dan penguatkuasaan peraturan pengurangan risiko bencana
Penyuluan dan pendidikan masyarakat (penyuluhan dan kurikulum
pendidikan)

Apa yang dapat dilakukan?

3. Kesiapan penanggulangan kedaruratan


Kesiapan umum
Perencanaan kontinjensi
Pelatihan dan gladi
1. Peringatan dini
Pengaturan kelembagaan
Alur peringatan dini
2. Penanggulangan Kedaruratan Bencana
Pengaturan kewenangan
Aktivasi Pusat Pengendalian Operasi Tanggap Kedaruratan
Jalur pengendalian operasi tanggap darurat
Kekuasaan dan kewenangan pemerintah pada darurat bencana
3. Pemulihan dari dampak bencana
4. Pembangunan kembali akibat dampak bencana

PARADIGMA DALAM MITIGASI DAN


PENANGGULANGAN BENCANA
Dari respon darurat ke manajemen resiko: perubahan
dari PENANGANAN, menjadi PENANGGULANGAN bencana.
Dari kepanikan ke pemecahan masalah.
Dari Penanggulangan bencana sebagai issue luar biasa menjadi
pekerjaan biasa pemerintahan dan pembangunan.
Memasukkan pertimbangan mitigasi bencana dalam penyusunan
tata ruang wilayah dan pemanfaatan lahan

Mitigasi Kejadian luar biasa

Pengertian KLb (Kejadian luar biasa)


Kejadian yang melebihi keadaan biasa, pada
satu/sekelompok masyarakat tertentu.
(Mac Mahon and Pugh, 1970; Last, 1983,
Benenson, 1990)
Peningkatan frekuensi penderita penyakit, pada populasi
tertentu, pada tempat dan musim atau tahun yang sama.
(Last, 1983)

Kriteria Kejadian luar biasa


Penyakit menular yang sebelumnya tidak ada atau tidak
dikenal.
Peningkatan kejadian penyakit secara terus-menerus selama
3 kurun waktu (jam, hari, minggu).
Peningkatan kematian 2 kali lipat atau lebih dibandingkan
dengan periode sebelumnya.
Kenaikan sebanyak 2 kali lipat jumlah penderita baru dalam
suatu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya.

wabah
Wabah harus mencakup:
Jumlah

kasus yang besar


Daerah yang luas
Waktu yang lebih lama
Dampak yang tditimbulkan lebih berat

Deskripsi kasus berdasarkan tempat


Untuk mengidentifikasi sumber penularan.

Deskripsi KLB berdasarkan waktu


Disebut juga sebagai kurva epidemik
Berguna untuk menentukan sumber/cara penularan, mengidentifikasi waktu
paparan atau pencarian kasus awal.

Deskripsi KLB berdasarkan orang


Untuk membantu perumusan hipotesis sumber penularan atau etiologi penyakit.

Langkah-langkah penyidikan klb


Penelitian lapangan, pemastian KLB
Diagnosi Etiologis
Mengidentifikasi dan mendeskripsikan kasus
Menetapkan saran cara pencegahan dan penanggulangan
Melaporkan hasil penyidikan kepada instansi kesehatan
setempat dan akhirnya kepada sistem pelayanan
kesehatan yang lebih tinggi

Sistem kewaspadaan dini kejadian luar biasa


(skd klb)

Tujuan skd

Antisipasi
Deteksi dini
Reaksi cepat
Respon effective range

Kriteria kerja klb


Penyakit baru menular
Wabah 2 kali dari sebelumnya
Wabah yang berkembang cepat

Pelaksanaan skd
Surveilance epidemologi rutin
Surveilace epidemologi aktif
Surveilance epidemologi lapangan

Skd klb pasca bencana?

Tindakan yang dilakukan


Surveilance penyakit pasca bencana
Surveilance berbasis kesehatan lingkungan
Rehabilitasi medik

DANKE