Anda di halaman 1dari 3

MODUL 6

PENULISAN LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS


Laporan PTK adalah laporan yang ditulis secara sistematis berdasarkan penelitian tindakan kelas yang
dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri. Laporan ini ditulis karena merupakan dokumen yang dapat
dijadikan acuan, harus diserahkan kepada pihak sponsor, serta dapat diketahui oleh umum, terutama
oleh para guru yang barangkali mengalami masalah yang sama dengan yang dilaporkan.
Sistematika laporan PTK pada umumnya tidak jauh berbeda dari laporan penelitian formal. Sesuai
dengan format Laporan PTK yang terdapat dalam Panduan Direktorat Jenderal Pendidikan, maka
Sistematika Laporan PTK dibuat sebagai berikut.
LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Halaman Judul
Lembar Pengesahan
Abstrak
Daftar Isi
. I. Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah (data awal dalam mengidentifikasi masalah, analisis masalah, dan
pentingnya masalah dipecahkan).
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
II. Kajian Pustaka
III. Pelaksanaan Penelitian
A. Subjek Penelitian (Lokasi, waktu, mata pelajaran, kelas, dan karakteristik siswa)
B. Deskripsi per Siklus: (rencana, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data/instrumen, refleksi)
IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan
. Deskripsi per siklus (data tentang rencana, pengamatan, refleksi), keberhasilan dan kegagalan,
lengkap dengan data.
A. Pembahasan dari setiap siklus.
V. Kesimpulan dan Saran
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka
Lampiran

Judul penelitian hendaknya menggambarkan aktivitas perbaikan yang dilaksanakan sebagai fokus
PTK.
Abstrak memuat sari pati dari setiap komponen penelitian, mulai dari masalah, tujuan penelitian,
pelaksanaan penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Dengan membaca abstrak,
orang akan mendapat gambaran umum mengenai PTK yang dilaporkan.
Pendahuluan memuat latar belakang munculnya masalah, analisis dan perumusan masalah, serta
tujuan dan manfaat penelitian.
Kajian pustaka menguraikan tentang berbagai teori/hasil penelitian yang terkait dengan masalah
penelitian, yang dapat dijadikan acuan dalam merancang perbaikan dan membahas hasil penelitian.

Pelaksanaan penelitian mengungkapkan tentang subjek penelitian, prosedur pelaksanaan per siklus,
mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, dan cara refleksi.
Hasil Penelitian dan Pembahasan menyajikan hasil penelitian setiap siklus dengan data lengkap, mulai
dari perencanaan, pelaksanaan pengamatan, refleksi, yang berisi penjelasan tentang keberhasilan dan
kelemahan yang terjadi. Bagian ini didukung dengan tabel dan grafik, dan disertai dengan
pembahasan mengapa hasilnya seperti itu.
Kesimpulan dan saran berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran untuk menindaklanjuti hasil
penelitian
Daftar Pustaka memuat semua sumber yang digunakan sebagai acuan, yang disusun berdasarkan
abjad dengan menggunakan gaya penulisan tertentu.

Kegiatan Belajar 2

Diseminasi Hasil PTK


Dalam menulis laporan PTK, perlu diperhatikan berbagai ketentuan, seperti:
(1) etika penulisan
(2) penggunaan bahasa Indonesia ragam tulis
(3) berbagai ketentuan teknis.
Etika penulisan mencakup:
(1) kejujuran
(2) keobjektifan
(3) pengutipan.
Ketiga aspek ini sangat berkaitan erat. Kejujuran menuntut penulis jujur terhadap diri sendiri dan
orang lain dengan cara mengungkapkan dan menafsirkan data/informasi apa adanya tanpa
dicampuri oleh kepentingan pribadi. Keobjektifan menuntut penulis menyajikan informasi
sebagaimana adanya, tanpa manipulasi, sehingga apa yang dibaca oleh pembaca memang benar
adanya. Pengutipan berkaitan dengan mengutip atau menggunakan pendapat orang lain dalam
tulisan. Dalam hal ini, penulis harus mencantumkan sumber kutipan dengan mengikuti aturan
yang berlaku.
Penggunaan bahasa Indonesia ragam tulis, menuntut penulis memperhatikan kaidah-kaidah
bahasa tulis, sehingga tingkat keterbacaan laporan menjadi tinggi. Kaidah bahasa tulis paling
tidak mencakup:
(1) pilihan kata
(2) struktur kalimat
(3) paragraf
(4) ejaan

Kata/istilah yang digunakan dalam laporan seyogianya merupakan kata/istilah baku yang
diketahui oleh umum, kalimat cukup lugas dan memenuhi unsur-unsur kalimat sempurna,
paragraf merupakan paparan buah pikiran yang utuh, serta cara penulisan harus mengikuti aturan
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

Ketentuan teknis berkaitan dengan penampilan laporan yang mudah dibaca. Ketentuan ini
mencakup, sistem penomoran, cara mengutip, serta huruf, spasi, dan margin. Sistem penomoran
dapat menggunakan sistem digit atau campuran angka dan huruf, asal digunakan secara konsisten.
Cara mengutip mengikuti aturan American Psychology Association (APA); sedangkan huruf yang
digunakan adalah Times New Roman atau Arial dengan font size 12, spasi 1,5; serta margin 4 cm
dari pinggir kiri dan atas, dan 3 cm dari pinggir kanan dan bawah.
Laporan PTK dapat didiseminasikan melalui berbagai pertemuan tatap muka seperti seminar, rapat
kerja, kelompok kerja guru (MGMP dan PKG); di samping melalui berbagai media, seperti majalah,
jurnal, atau buletin.