Anda di halaman 1dari 10

Prodi Teknik Lingkungan

Universitas Tanjungpura
Pontianak

Rabu Jam 13.00 -15.00 di WS


Kamis Jam 12.30 -14.30 di D.05 A
Jumat Jam 13.00 15.00 di WS
Toleransi Kuliah 15 menit
Media :
LCD Projector
Papan Tulis

Mahasiswa wajib hadir 80% dari total jumlah


tatap muka.
Absen
:
10%
Tugas / Quis :
20%
UTS
:
30%
UAS
:
40%

Rapi
Tidak Menggunakan Sandal
Harus Menggunakan Sepatu
HP silent pd saat Kuliah
Tidak Boleh Menggunakan Baju Kaos
Oblong

1.

2.

3.

4.

5.

Konsep AMDAL yang diterapkan di Indonesia mempedomani UU


NEPA (Nasional Environmental Policy Act) yang berlaku di
Amerika Serikat pada tahun 1969
Pasal 102 (2) (C) UU NEPA menyatakan semua legislati atau
aktivitas pemerintah federal yang besar dan mempunyai
dampak penting terhadap lingkungan harus disertai laporan
Environmental Impact Assesment (EIA) atau Analisis Dampak
Lingkungan (ANDAL)
Di Indonesia, AMDAL tertera pada UU No.4/1982 tentang
ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup. Pasal 16 UU
No.4/1982 tertera sebagai berikut Setiap rencana usaha
dan/atau kegiatan diperkirakan mempunyai dampak penting
terhadap lingkungan wajib dilengkapi Analisis Mengenai
Dampak Lingkungan (AMDAL)
Pelaksanaan AMDAL diatur oleh PP No.29/1986 menyebutkan
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dalam bentuk
Penyajian Informasi Lingkungan (PIL), Penyajian Evaluasi
Lingkungan (PEL), dan Studi Evaluasi Lingkungan (SEL)
Kemudian PP No.29/1986 dicabut dan diganti dengan PP
No.51/1993 yang tidak menyebutkan adanya PIL, PEL dan SEL

Tabel 1. Perbedaan Prinsip AMDAL menurut PP No.29/1986, PP No.51/1993 dan


Permen LH No.8/2006
n
o

Aspek

PP No.29/1986

PP No.51/1993

Jenis AMDAL
berdasarkan
jenis kegiatan

AMDAL individu

1. AMDAL
2. AMDAL
3. AMDAL
4. AMDAL

Dokumen
AMDAL

Ada 5 dokumen
1.Dokumen 1 : PIL
2.Dokumen 2 : KA ANDAL
3.Dokumen 3 : ANDAL
4.Dokumen 4 : RKL
5.Dokumen 5 : RPL

Ada 4 dokumen
1.Dokumen 1 : KA ANDAL
2.Dokumen 2 : ANDAL
3.Dokumen 3 : RKL
4.Dokumen 4 : RPL

Ada 5 dokumen
1.Dokumen 1 : KA ANDAL
2.Dokumen 2 : ANDAL
3.Dokumen 3 : RKL
4.Dokumen 4 : RPL
5.Dokumen 5 : RE

Penelitian
pada komisi
AMDAL

1. Komisi AMDAL daerah


provinsi
2. Komisi AMDAL Pusat di
Departemen Teknis
yang bertanggung
jawab

1. Komisi AMDAL daerah di


Provinsi
2. Komisi AMDAL pusat
a. Departemen teknis yang
bertanggung jawab untuk
AMDAL kawasan dan Individu
b. Di Bapedal untuk AMDAL
Kegiatan terpadu dan
Regional

1.

1. Dokumen KA ANDAL
dan ANDAL masingmasing
dipresentasikan
didepan sidang
2. Dokumen RKL dan RPL
dipresentasikan
setelah dokumen

1. Dokumen KA ANDAL tidak


dipresentasikan didepan
sidang
2. Dokumen ANDAL, RKL dan
RPL dipresentasikan
bersamaan waktunya

1. Dokumen KA ANDAL
dipresentasikan
didepan Sidang
2. Dokumen ANDAL, RKL
dan RPL
dipresentasikan
bersamaan waktunya

Cara
Presentasi

Individu
Kawasan
Terpadu (Multisektor)
Regional

Permen LH
No.8/2006
1. ANDAL Individu
2. ANDAL Kawasan
3. ANDAL Terpadu
(Multisektor)
4. ANDAL Regional

2.
3.

Komisi AMDAL Daerah


di Kabupaten /Kota
Komisi AMDAL Daerah
di Provinsi
Komisi AMDAL Pusat

Tabel 2. Jenis AMDAL menurut PP No.51/1993

n
o

Jenis AMDAL

Penjelasan

AMDAL
INDIVIDUAL

Hasil studi mengenai dampak penting usaha dan/atau


kegiatan yang direncanakan terhadap lingkungan hidup
yang berlangsung untuk suatu jenis kegiatan.

AMDAL TERPADU
/ MULTISEKTOR

Hasil studi mengenai dampak penting usaha dan/atau


kegiatan yang terpadu yang direncanakan terhadap
lingkungan dalam satu kesatuan hamparan ekosistem dan
melibatkan kewenangan lebh dari satu instansi yang
bertanggung jawab.

AMDAL
KAWASAN

Hasil studi mengenai dampak penting suatu usaha


dan/atau kegiatan yang direncanakan terhadap
lingkungan hidup dalam satu kesatuan hamparan
ekosistem dan menyangkut kewenangan satu institusi
yang bertanggung jawab.

AMDAL
REGIONAL

Hasil studi mengenai dampak penting suatu usaha


dan/atau kegiatan yang direncanakan terhadap
lingkungan hidup dalam satu kesatuan hamparan
ekosistem zona rencana pengembangan wilayah sesuai
dengan rencana umum tata ruang daerah dan melibatkan
kewenangan lebih dari satu institusi yang bertanggung
jawab.

1. Dampak adalah suatu perubahan yang terjadi sebagai akibat suatu


aktivitas.
2. Didalam studi AMDAL terdapat 2 jenis batasan tentang dampak :
a. Dampak pembangunan terhadap lingkungan adalah perbedaan
antara kondisi lingkungan sebelum ada pembangunan dan
diperkirakan akan ada setelah ada pembangunan (Clark, 1978)
b. Dampak pembangunan terhadap lingkungan adalah perbedaan
antara kondisi lingkungan yang diperkirakan akan ada tanpa
adanya pembangunan dan yang diperkirakan akan ada dengan
adanya pembangunan tersebut (Munn, 1979)
3. Pendugaan ini digunakan sebagai terjemahan dari Assesmen.
Beberapa ahli Indonesia menggunakan terjemahan perkiraan atau
peramalan. Pendugaan dampak didefinisikan sebagai aktivitas
untuk menduga dampak yang akan terjadi dimasa yang akan
datang akibat suatu aktivitas manusia (projek)