Anda di halaman 1dari 36

Ciri makhluk hidup, metoda & hirarki biologi

I. PENDAHULUAN: OVERVIEW BIOLOGI


KOMPETENSI PEMBELAJARAN
TIGA KUNCI POKOK BAHASAN
HIRARKI DALAM BIOLOGI
CIRI MAHLUK HIDUP
DIVERSITAS KEHIDUPAN
METODA DALAM BIOLOGI

KOMPETENSI PEMBELAJARAN
Membedakan organisme hidup dari yang mati
Menggambarkan pola umum aliran energi melalui bentukbentuk kehidupan di bumi, menjelaskan sumber daya di bumi
dan menggunakannya lagi dan lagi (siklus)
Menyusun daftar tingkatan organisasi (hirarki) dalam biologi
Membuat daftar urutan kerja ilmiah dalam mempelajari atau
memecahkan masalah

TIGA KUNCI POKOK BAHASAN


1. Ada kesamaan pada seluruh makhluk hidup di dunia,
semua orgnisme adalah mirip
Struktur organisasinya dan fungsinya tergantung pada
kandungan materi dan energi.
Mereka memperoleh dan menggunakan energi dan material
dari lingkungan
Mereka tumbuh dan bereproduksi tergantung pada instruksi
yang dikandung dalam DNA

TIGA KUNCI POKOK BAHASAN


2. Ada keragaman dalam kehidupan di dunia
Bagi organisme keragaman langsung berupa perencanaan
bentuk tubuh, dan tingkah laku
Teori evolusi menerangkan mengenai keragaman ini
Dunia luar, bukan konflik internal, adalah lapangan pengujian
bagi teori-teori ilmiah

TIGA KUNCI POKOK BAHASAN


3. Biologi
Seperti cabang ilmu pengetahuan lain, didasarkan pada
urutan urutan pengamatan, hipotesis, pendugaan, dan
pengujian-pengujian yang tiada pernah berakhir
Dunia luar, bukan konflik internal, adalah lapangan pengujian
bagi teori-teori ilmiah

HIRARKI DALAM BIOLOGI


Biosfer
Ekosistem
Komunitas
Populasi
Organisme
Sistem organ
Organ
Jaringan
Sel
Organel
Molekul

CIRI MAHLUK HIDUP

1. METABOLISME
Makhluk hidup atau hidup dicirikan dengan adanya
aktivitas metabolisme
Hanya sel-sel yang hidup yang dapat mengadakan
aktivitas metabolisme
Metabolimse didefinisikan sebagai kapasistas sel
untuk:
Mendapatkan dan mengubah energi dari sekelilingnya
Menggunakan energi untuk memelihara, tumbuh, dan
bereproduksi

CIRI MAHLUK HIDUP

2. TANGGAP TERHADAP RANGSANG


Organisme tanggap dan berespon terhadap
perubahan lingkungannya, dan respon tersebut
membantu menjaga kondisi yang disukai di dalam
sel atau badan multiseluler
Organisme memiliki sel-sel yang berarti merasakan
perubahan pada lingkungan dan membuat
pengaturan untuk menanggapinya
Biasanya lingkungan internal organisme
multiseluler dijaga selalu konstan
Apabila kondisi lingkungan internal sedang terjaga
dalam kondisi minimum yang dapat ditolerir, kita
menyebutnya suatu kondisi homeostasis

CIRI MAHLUK HIDUP

3. REPRODUKSI
Kita adalah bagian dari perjalanan abadi yang
dimulai dari jutaan tahun yang lalu
Dengan reproduksi, yaitu produksi anakan,
perjalanan kehidupan berlanjut
Reproduksi melibatkan pewarisan
Orang tua menstransmisikan intruksi DNA untuk
menduplikasikan sifat yang diturunkan (trait), misalnya
bentuk tubuh, ke anakannya

DIVERSITAS KEHIDUPAN
Semua organisme memiliki kesamaan dan
perbedaan
Diversitas biologi dapat disusun ke dalam
kingdom-kingdom
Lima Kingdom (Campbell et al., 1997)
Monera, Protista, Plantae, Fungi, Animalia
Enam Kingdom
Eubacteria, Archaebacteria, Protista, Plantae, Fungi,
Animalia

Carl Woese dkk. menyarankan: organisme dibagi dalam


tiga domain
1. EUCARYA-terdiri atas semua organisme
eukariot
2. BACTERIA-terdiri

atas

organisme

prokariot dengan rRNA bakteri dan lipid


membran

eter

gliserol

diasil

(diacyl

glycerol ethers)
3. ARCHAEA-terdiri
prokariot

dengan

dari
rRNA

organisme
archaea

dan

lipid membran dieter gliseral isoprenoid


(isoprenoid

glycerol

diether)

atau

turunan tetraeter digliserol (diglycerol


tetraether derivatives)

DIVERSITAS KEHIDUPAN
Semua organisme memiliki kesamaan dan
perbedaan
Diversitas biologi dapat disusun ke dalam
kingdom-kingdom
Evolusi menerangkan kesamaan dan diversitas
kehidupan
Seleksi alam

BIOLOGI

Cabang biologi
Biologi Molekuler

Kehidupan pada berbagai


Tingkat organisasi

Molekuler

Biokimia, Genetika
sitologi

Sel

Histologi

Jaringan

Organologi

Organ

Biologi Perkembangan

Individu

Biogeografi, Gen. Populasi

Populasi

Ekologi, Biologi Laut

Ekosistem

Biologi Tropis

Bioma

Biologi Molekuler, biokimia, dan genetika mengkaji


kehidupan pada tinggkat molekul
Sitologi mengkaji kehidupan tingkat sel
Histologi mengkajikehidupan tingkat jaringan
Anatomi dan fisiologi (Organ): Pulmologi (Paru2), Kardiologi
(jantung), endokrinologi (hormon), Neurologi (saraf)
Biologi perkembangan (individu)
Biologi populasi, biogeografi, genetika populasi (populasi)
Ekologi, toksikologi, biologi kelautan (ekosistem)
Biologi tropis (bioma)

Taksonomi (pengelompokan organisme


berdasarkan persamaan dan perbedaan)
Virologi (virus)
Mikrobiologi (mikroorganisme)
Mikologi (jamur, ragi dan kapang)
Botani (tumbuhan): pteridologi (paku),
bryologi (lumut).
Zoologi (hewan): entomologi (serangga),
iktiologi (ikan), herpetologi (reptil dan
amfibi), ornitologi (unggas/burung),
mamologi (mamalia)

Cabang biologi berdasarkan aspek


kehidupan:
Biologi perkembangan:
perkembangan individu organisme
Embriologi: perkembangan embrio
Anatomi: struktur internal organisme
Fisiologi: fungsi-fungsi yang terjadi
pada kehidupan organisme

Cabang biologi yang merupakan


ilmu campuran dan terapan:
Biokimia: proses2 kimia dalam
sistem kehidupan
Biofisika: proses2 fisika dalam sistem
kehidupan
Bioteknologi: mengkaji teknologi
yang memanfaatkan organisme
hidup
Paleontologi: perkembangan sejarah
kehidupan berdasarkan catatan fosil

Objek dan permasalahan yang dikaji


dalam biologi adalah makhluk hidup
beserta kehidupannya dan faktor2
pendukung kehidupannya.
Makhluk hidup (manusia, hewan
dan tumbuhan). Sebagai objek
biologi dikelompokkan dalam sistem
pengelompokkan yang selalu
berkembang, mulai sistem
pengelompokkan 2 kingdom sampai
sistem pengelompokkan 6 kingdom.

Sistem pengelompokkan MH
Sist. 2 kingdom : Plantae dan animalia
Sist. 3 kingdom : Fungi, Pantae dan
Animalia
Sist. 4 kingdom : Monera, Fungi,
Plantae, Animalia.
Sist. 5 kingdom : Monera, Protista,
Fungi, Plantae, Animalia.
Sist. 6 kingdom : Virus, Monera,
Protista, Plantae, Animalia.

Dalam ruang lingkup biologi organisme (MH)


yang di pelajari terdiri dari berbagai tingkatan,
mulai yang tingkat terendah yaitu molekul
sampai tingkat yang paling komplek yaitu
bioma.
Kehidupan: tingkat organisasi kehidupan
(molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ,
individu, populasi, komunitas, ekosistem,
bioma)
Faktor2 pendukung kehidupan: lingkungan
tempat mh tinggal (air, udara, tanah dan suhu

Atom2 berikatan
membentuk molekul
Struktur dan fungsi
molekul menyusun
komponen2
pembentuk sel.
Contoh: molekul2
protein, fosfolipid,
kolesterol,
karbohidrat, air dan
ion-ion lain
merupakan komponen
penyusun membran
sel.

Setiap MH tersusun atas sel


(komponen penyusun tubuh
MH)
MH yang tersusun atas satu sel
(MH uniseluler), MH yang
tersusun atas banyak sel (MH
multiseluler)
Setiap sel mempunyai organel2
yang mampu menjalankan
fungsinya untuk hidup.
Jadi:sel merupakan unit
struktural dan fungsional
terkecil dari MH
Ilmu biologi yang mempelajari
sel: sitologi

Kumpulan dari beberapa


sel yang mempunyai
bentuk, susunan dan
fungsi yang sama disebut
dengan jaringan
Kumpulan sel ini bekerja
sama menjalankan
tugasnya sesuai dengan
fungsinya
Contoh: jaringan saraf
yang berfungsi
menyampaikan dan
menanggapi rangsang dari
reseptor ke effektor.
Ilmu biologi yang
mempelajari jaringan:
Histologi.

Organ adalah kumpulan dari


beberapa jaringan yang
berbeda dan menjalankan
fungsi yang sama.
Contoh: organ kulit terbentuk
oleh beberapa jaringan yang
berbeda seperti jar. Epitel, jar.
Otot, jar. Darah dan jar. Saraf.
Keseluruhan jaringan tersebut
bekerja sama menjalankan
fungsinya seperti melindungi
tubuh.

Individu merupakan
organisme tunggal yang
tersusun oleh kumpulan
sistem organ.
Adanya berbagai sistem
organ yang fungsinya
berbeda membuat suatu
individu dapat melakukan
hidupnya dengan baik.
Contoh???????

Terbentuk oleh kumpulan individu


atau species yang sejenis yang
menempati suatu habitat
(tempat hidup suatu MH) dan
dalam waktu tertentu.
Dalam populasi terjadi interaksi
atau hubungan antar speciesnya,
hubungan tersebut bertujuan
untuk menjalankan fungsi
hidupnya seperti : melakukan
perkawinan, berkembang biak,
perlindungan dll.
Contoh populasi?

Di bentuk oleh berbagai jenis


(species) MH yang saling
berinteraksi dan menempati
lingkungan dalam waktu yang
sama.
Secara garis besar komunitas
dapat dibedakan menjadi 2 yaitu
aquatik dan terestrial.
Komunitas aquatik : terdapat di
laut, danau, sungai, parit, kolam.
Komunitas terestrial : terdapat di
padang rumput, padang pasir,
kebun raya, halaman rumah,
kebun, sawah.

Dibentuk oleh beberapa macam


populasi yang berinteraksi
dengan lingkungan tempat
mereka hidup, atau interaksi
(hubungan timbal balik) antara
komponen biotik (MH) dengan
komponen Abiotik (lingkungan).
Karena adanya interaksi antar
komponen ekosistem maka
terjadi aliran/siklus materi dan
energi melalui peristiwa makan
dan dimakan yang membentuk
sebuah rantai makanan dan
jaring2 makanan.
Contoh ekosistem: ekosistem air
kolam, ekosistem danau,
ekosistem sawah dll.

Merupakan satuan
daerah daratan yang luas
yang dibentuk oleh
ekosistem dalam skala
besar yang terjadi karena
adanya interaksi iklim
dengan keaneragaman
MH yang khas (yang
dominan).
Contoh: bioma padang
rumput, hutan hujan
tropis, hutan gugur,
bioma taiga, bioma
tundra dll.

Biomatundra

Biomagurun

Biomasavana

1.
2.
3.
4.

Beberapa manfaat/contoh
penerapan ilmu biologi dalam
bidang:
Pertanian
Makanan
Kedokteran
Peternakan

Bidang pertanian

Penemuan bibit unggul dan pola


pemupukkan yang sesuai dapat
meningkatkan produksi pertanian
Melalui rekayasa genetika dapat
diciptakan jenis tanaman budidaya
yang mampu menghasilkan
insektisida sendiri (apel, pir,
kol,brokoli, kentang), buah-buahan
tanpa biji (semangka, pepaya, jeruk,
anggur)
Melalui teknik kultur jaringan tanaman
unggul dapat
dibudidayakan/diperbanyak dalam
waktu yang singkat.(kelapa sawit,
anggrek, pisang, wortel).

Bidang Pangan
Pemanfaatan beberapa
jenis mikroorganisme
dalam industri makanan,
sehingga makanan yang
dihasilkan bersifat tahan
lama, memiliki rasa yang
disukai, serta memiliki
nilai ekonomi yang tinggi.
Contoh: nata de coco,
roti, keju, tempe, tape,
kecap, anggur.

Manfaat dibidang
kedokteran

Ditemukan metode transplantasi


(pencangkokan) organ bagi
seseorang yang mengalami
kerusakan atau disfungsi organ
tubuhnya.
Dengan dipelajarinya berbagai
macam virus (virologi) membantu
manusia untuk menciptakan berbagai
macam vaksin dari virus itu sendiri
Penemuan teknik bayi tabung
membantu masalah pasutri yang
tidak memiliki keturunan
Mikrobiologi kedokteran telah berhasil
menemukan berbagai macam
antibiotik untuk berbagai macam
bakteri penyebab penyakit.

Manfaat dibidang
peternakan

Dengan adanya ilmu anatomi dan


fisiologi hewan ditemukan teknik
inseminasi (kawin suntik) yang
bertujuan untuk mendapatkan
hewan ternak dengan kualitas yang
baik serta produksi yang
meningkat
Teknik vertilisasi in vitro . Embrio
ternak yang unggul dihasilkan di
luar uterus dalam jumlah tertentu,
dan disimpan dalam jangka waktu
tertentu pada nitrogen cair dengan
suhu 196oC, kemudian dapat
diimplantasikan ke induk betina
tidak unggul dari spesies yang
sama dengan demikian akan cepat
diperoleh banyak ternak unggul.