Anda di halaman 1dari 9

Bab I

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat secara tajam.
Hal tersebut menimbulkan berbagai masalah di masyarakat. Seperti
kemacetan,

penyempitan

lahan

pertanian,

dan

kurangnya

ketersediaan pemukiman yang layak. Ini menunjukkan kurangnya


kerjasama pemerintah dengan masyarakat dalam hal pemerataan
penduduk.
Demikian juga dengan hutan dan pohon-pohon di Indonesia
yang

menurun

keserakahan

secara

manusia

tajam
itu

pula

sendiri.

yang
Seperti

disebabkan

oleh

pembalakan

liar,

pembakaran hutan yang tidak terkendali, dan kelalaian manusia


dalam mengelola hutan di Indonesia. Akibatnya, terjadi efek rumah
kaca, polusi udara, asap di mana-mana, masyarakat terkena
penyakit pernapasan, kurangnya pasokan oksigen, dan mengancam
keberadaan flora dan fauna di Indonesia.
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pemahaman tentang
akibat dari kelalaian dan keserakahan manusia. Perlunya sosialiasi
dan sinkronisasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga
Indonesia ini. Tuhan telah memberikan bumi dan isinya untuk kita
dan kita hanya perlu merawat dan bersyukur apa yang diberikan
Tuhan. Alam akan baik kepada kita jika kita baik juga kepada alam.
Save world save human.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja dampak dari pertumbuhan penduduk?
2. Apa peran pemerintah dalam mengatasi

meningkatnya

pertumbuhan penduduk?
3. Bagaimana cara untuk mengatasi pertumbuhan penduduk?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui dampak dari pertumbuhan penduduk.
2. Untuk mengetahui peran pemerintah dalam mengatasi
meningkatnya pertumbuhan penduduk.
3. Untuk mengetahui cara mengatasi dampak yang diakibatkan
oleh pertumbuhan penduduk.
D. Manfaat

1. Untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.


2. Sebagai bentuk saran kepada masyarakat agar sadar betapa
pentingnya menjaga bumi ini.
3. Karya ini akan membantu masyarakat Indonesia jika mereka
menerima saran dan mulai menjaga dan mencintai lingkungan.

Bab II
Isi dan Pembahasan
A. Pengertian Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan

penduduk adalah

perubahan populasi sewaktu-

waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu


dalam sebuah populasi menggunakan "per waktu unit" untuk
pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua
spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan
secara

informal

penduduk,

untuk

dan

sebutan demograf nilai

digunakan

pertumbuhan penduduk

dunia.

untuk
Ada

pertumbuhan

merujuk

beberapa

faktor

pada
yang

menyebabkan pertumbuhan penduduk yaitu :


1. Kematian ( Mortalitas )
- Kematian adalah hilangnya

tanda-tanda

kehidupan

manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi


jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka
kematian caranya hampir sama dengan perhitungan
angka kelahiran. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi
oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan
faktor penghambat kematian (anti mortalitas).
2. Kelahiran ( Natalitas )
- Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada
beberapa

faktor

yang

menghambat

kelahiran

(anti

natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas).

3. Migrasi ( Perpindahan Penduduk )


- Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari
tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas
penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan
perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara
ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan
perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah
satu negara saja.
B. Pertumbuhan Penduduk di Indonesia
a)
Pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin meningkat
tiap tahunnya. Angka kelahiran lebih tinggi daripada angka
kematian. Pertumbuhan manusia Indonesia setiap tahunnya
dinilai sudah mengkhawatirkan. Kekhawatiran makin menjadi
jika sumber daya manusia itu tidak dibekali dengan kompetensi
untuk bersaing secara global. Kepala Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty
menjelaskan, laju pertumbuhan manusia Indonesia saat ini
mencapai 1,49 persen tiap tahun dari jumlah penduduk
Indonesia. Rasio pertumbuhan itu akan ditekan minimal sampai
ke angka 1,1 persen.
"Laju pertumbuhan 1,49 persen itu akan tambah (manusia) di
Indonesia ini sebanyak 4,5 juta. Itu sama dengan satu negara
Singapura. Jadi, kalau 10 tahun, ya 10 negara Singapura," kata
Surya

seusai

menemui

Presiden

Joko

Widodo

di

Istana

Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2015).


Surya menuturkan, laju pertumbuhan manusia di Indonesia
paling banyak terjadi di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara
Barat, Maluku, dan Kepulauan Riau. Salah satu penyebab tidak
terlaksananya program keluarga dengan dua anak di daerahdaerah itu adalah masalah pendidikan. "Yang kita khawatir,
mereka tidak berkualitas karena kebanyakan di daerah slump, di
daerah miskin," ujarnya.
Untuk menyikapi masalah ini, kata Surya, Presiden telah bersedia
meresmikan percontohan kampung KB di wilayah Jawa Barat.
Peresmian rencananya

akan dilakukan pada Januari 2016.

Selanjutnya, BKKBN akan mencanangkan berbagai program


untuk menekan pertambahan penduduk serta meningkatkan
kualitasnya melalui pembinaan keluarga sejahtera, kampanye
membina anak, dan kampanye menjadi orangtua hebat dalam
1.000 hari kehidupan pertama.1
b) Jumlah penduduk pada suatu negara selalu mengalami
perubahan yang disebabkan oleh faktor kelahiran, kematian dan
migrasi

atau

perpindahan

penduduk.

Perubahan

keadaan

penduduk tersebut dinamakan dinamika penduduk. Dinamika


atau perubahan penduduk cenderung kepada pertumbuhan.
Pertumbuhan penduduk ialah perkembangan jumlah penduduk
suatu daerah atau negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat
diketahui melalui sensus, registrasi dan survei penduduk. Jumlah
penduduk Indonesia sejak sensus pertama sampai dengan
sensus terakhir jumlahnya terus bertambah. Sensus pertama
dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda.
Sedangkan sensus yang pernah dilakukan oleh pemerintah
Indonesia adalah pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan yang
terakhir 2000. Sensus di Indonesia dilaksanakan oleh Badan
Pusat Statistik (BPS) dan waktu pelaksanaan sensus di Indonesia
diadakan sepuluh tahun sekali. Perbandingan jumlah, kepadatan
dan laju pertumbuhan penduduk Indonesia dengan beberapa
negara lain :
1. Indonesia dengan Negara ASEAN
- Jumlah penduduk : Indonesia menempati urutan pertama
-

dalam kelompok negara ASEAN.


Kepadatan penduduk : Indonesia berada pada urutan ke-5,
yaitu 114 jiwa per km2, Singapura memiliki kepadatan
penduduk paling tinggi dan Brunei Darussalam memiliki
kepadatan penduduk terendah.

1 Indra Akuntono, Pertumbuhan Penduduk di Indonesia,


http://nasional.kompas.com/read/2015/09/29/13574351/Mengkhawatirkan.Angka
.Kelahiran.di.RI.Tiap.Tahun.Sejumlah.Penduduk.Singapura, diakses pada 16
Desember 2015, jam 21.00 WIB.

Pada tahun 2005, laju pertumbuhan penduduk Indonesia


menempati urutan ke-6 (1,45% per tahun), setelah Laos
(2,3% per tahun) Filipina (2,0% per tahun) Malaysia (1,80%
per tahun), Brunei Darussalam (1,9% per tahun), Kamboja
(1,8% per tahun) serta Singapura dan Thailand (0,8% per

tahun.
2. Indonesia dengan Negara-negara di Dunia
- Jumlah penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 (215,27
juta jiwa), setelah Cina (1,306 milyar jiwa), India (1,068
milyar jiwa) dan Amerika Serkat (295 juta jiwa) pada tahun
2005.
Negara terpadat penduduknya adalah Macao (22.260 jiwa per

km2),

setelah

Singapura

itu

(7.461

Monako(16.135
jiwa

per

km2).

jiwa

per

km2)

Indonesia

dan

memiliki

kepadatan penduduk jauh di bawah ketiga negara tersebut,


yaitu sebesar 341 jiwa per km.2
C. Dampak Pertumbuhan Penduduk di Indonesia
a) Indonesia selain mempunyai wilayah yang luas, juga mempunyai
jumlah penduduk yang besar. Jumlah penduduk ini adalah
masalah yang serius bagi negara, sebagai contoh, pulau jawa
yang luas nya hanya 7% dari luas Indonesia telah di huni sekitar
60% penduduk Indonesia, kondisi ini mengakibatkan pulau Jawa
terlalu berlebihan penduduk dibandingkan pulau-pulau lain.
Dampak dari pertumbuhan penduduk antara lain :
1. Dampak Negatif
- Persaingan Lapangan Pekerjaan
Persaingan lapangan pekerjaan ini di sebabkan oleh
pertumbuhan penduduk di negara kita yang sangat tinggi
dan rupanya pertumbuhan penduduk ini tidak sebanding
dengan jumlah lapangan pekerjaan yang disediakan oleh
pemerintah selama ini sehingga yang terjadi adalah
-

bertambahnya jumlah pengangguran di Indonesia .


Persaingan Untuk Mendapatkan Pemukiman

2 Genius, Dinamika Pertumbuhan Penduduk di Indonesia, http://genius.smpn1mgl.sch.id/fle.php/1/ANIMASI/ekonomi%20dan%20Sosial/Dinamika%20Penduduk


%20dan%20Unsur-Unsurnya/index.html , diakses pada 16 Desember 2015, jam
23.00 WIB.

Persaingan untuk mendapat permukiman yang layak ini


biasa

terjadi

didaerah

perkotaan

yg

padat,

dan

permasalahan seperti ini biasa terjadi karena perumahan


yang tidak memadai dan kondisi rumah yang sudah tak
layak huni. Namun tidak semua masyarakat bersaing untuk
mendapatkan pemukiman yang layak , nyatanya banyak
juga masyarakat yang memilih tetap tinggal yang sudah
bertahun-tahun menjadi tempat tinggalnya dengan alasan
sudah terbiasa dan warisan dari nenek moyang sehingga
-

mereka enggan untuk meninggalkannya.


Meningkatnya Jumlah Kemiskinan
Dampak dari kepadatan penduduk selanjutnya adalah
meningkatnya jumlah kemiskinan. Meningkatnya jumlah
kemiskinan ini di sebabkan oleh kurang berkembangnya
kreatiftas dari masyarakat untuk membuka lapangan
pekerjaan sendiri hal tersebut bukan tanpa alasan karena
untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri membutuhkan
keterampilan dan keahlian khusus yang mana untuk
mendapatkan itu semua masyarakat membutuhkan sarana
pendidikan , sedangkan di negeri kita ini sarana pendidikan
masih belum dapat dirasakan semua rakyatnya karena

faktor kemiskinan .
Rendahnya Kesempatan Pendidikan
Di negara kita ini memiliki tingkat kekahiran yang tinggi
namun tidak didampingi dengan tingkat kematian, dengan
demikian tentu semakin banyak fasilitas dan jumlah tenaga
kerja guru yang diperlukan, namun sebagai hasilnya tidak
setiap anak memiliki kesempatan untuk bersekolah dan

mendapatkan pendidikan yang layak dan memadai.


2. Dampak Positif
- Berlimpah nya Sumber Daya Manusia.
Kita bisa memanfaatkannya sebagai Sumber Daya
Manusia

(SDA)

membutuhkan

dari

negara

kita

sendiri,

tanpa

tenaga

dari

luar

negeri

untuk

memakmurkan bangsa Ini sendiri dan bisa mengirim

tenaga

kerja

dari

Indonesia

ke

luar

negeri,

karena

berlimpahnya ketersediaannya Sumber Daya Manusia dari


-

Indonesia Itu sendiri.


Dapat Meningkatkan Produksi.
Dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia,
berarti banyak pula tenaga pekerja pekerja di Indonesia
yang

memproduksi

masyarakat

suatu

Indonesia

itu

kebutuhan
sendiri,

hidup

untuk

tanpa

harus

membutuhkan produksi dari luar negeri yang tidak kalah


-

saing hasil produktivitas nya.


Meningkatkan solidaritas antar Bangsa.
Bertambahnya penduduk, berarti makin banyak juga
aneka ragam suku bangsa di tanah air ini, kita bisa
meningkatkan solidaritas antar sesama bangsa setanah air
untuk mempersatukan jiwa tanah air, dengan bersosialisasi
antar sesama, sehingga dapat mencapai tujuan bangsa

bersama sama dengan jiwa solidaritas yang tinggi.


Kesempatan Berwirausaha menjadi lebih besar.
Banyaknya jumlah penduduk bisa dimanfaatkan untuk
berwirausaha, dalam kata lain dapat membuka lapangan
kerja baru bagi sebagian besar penduduk di Indonesia,
sehingga dapat memproduksi suatu barang atau teknologi
yang berguna untuk bangsa itu sendiri, dan memajukan
bangsa Indonesia yang saat ini masih dikategorikan

sebagai negara Berkembang.


3. Cara Penanggulangan Pertumbuhan Penduduk
- Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk
membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum
dan massal, sehingga akan mengurangi jumlah angka
-

kelahiran.
Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah

angka kelahiran yang tinggi.


Penambahan dan penciptaan

lapangan

kerja

Dengan

meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan


hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di
samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat

pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang


-

kependudukan.
Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan.
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju
pertumbuhan

yang

tidak

terkontrol,

maka

diharapkan

masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan


-

gerakan keluarga berencana.


Mengurangi
kepadatan
penduduk

dengan

program

transmigrasi. Dengan menyebar penduduk pada daerahdaerah

yang

memiliki

kepadatan

penduduk

rendah

diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat


tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah
lapangan pekerjaan yang tersedia.

Bab III
Penutup

A. Simpulan
Simpulan dalam makalah ini adalah :
1. Pertumbuhan penduduk merupakan kenaikan populasi manusia di
suatu negara yang manakala bisa meningkat atau menurun.
2. Pertumbuhan penduduk memberikan beberapa dampak negatif
dan positif.
3. Salah satu cara menanggulangi pertumbuhan penduduk adalah
dengan

membuka

lapangan

kerja

yang

lebih

luas

oleh

pemerintaham negara itu sendiri.


B. Saran
1. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penanggulangan
pertumbuhan penduduk.

2. Meningkatkan kecerdasan dan keahlian untuk bersaing dalam


mencari pekerjaan.

DAFTAR PUSTAKA

Koswara, Jihan. 2015. Pertumbuhan Penduduk. Diakses pada 16 Desember 2015,


dari http://jihankoswara7.blogspot.co.id/2015/10/pertumbuhan-penduduk.html. Pada
pukul 20.00.
Satria. 2013. Dampak Pertumbuhan Penduduk. Diakses pada 16 Desember 2015,
dari http://satriaa14.blogspot.co.id/2013/11/soft-skill-ilmu-sosial-dasar-dampak.html.
Pada pukul 22.00.