Anda di halaman 1dari 15

Research

Article

Received: 21 July
2014
Accepted: 16 August
2014

Analytical study of 50 cases of


fetal growth restriction

Vishwa G. Kanabar*, Megha S. Patel, Sushma R. Shah,


Shashwat K. Jani
PEMBIMBING / PENGUJI :

dr. Alberthzon K.S. Rabrageri, Sp. OG


(K)
Dan
dr. Ken Indra

WILHELMINA WATTIMENA

PENDAHULUAN...
Pembatasan pertumbuhan janin adalah penting dan
terutama masalah menantang bagi dokter kandungan
modern dan dokter anak.
FGR mengacu pada penyimpangan dan pengurangan
pola pertumbuhan janin diharapkan
FGR adalah kontributor utama morbiditas perinatal dan
mortality- mempengaruhi 23,8% bayi baru lahir di
seluruh dunia.

Ada komplikasi janin FGR


selama kehamilan, persalinan
dan melahirkan yang
membutuhkan perawatan di
NICU yang lengkap

Penelitian ini adalah untuk


menganalisis etiopatogenesis
dari FGR, pemantauan
jalannya kehamilan dan hasil
kehamilan dalam kasus FGR di
pusat perawatan tersier.

METODE...

Ini merupakan studi analisis 50 kasus kehamilan FGR dilakukan


selama periode 1 April 2013 hingga 31 Maret 2014.

Data dikumpulkan dari buku-buku dan kertas OPD


kasus dalam ruangan pasien menghadiri layanan
perawatan dan darurat antenatal rutin yang
disediakan oleh kebidanan dan ginekologi lembaga
kami.

HASIL...
Dalam studi ini 50 kasus FGR kehamilan

41 (82%) yang
terdaftar dan 9 (18%)
adalah kasus-kasus
darurat.
34
34 pasien
pasien berada
berada
dalam
dalam kelompok
kelompok usia
usia
20-35
20-35 tahun
tahun dan
dan 7
7
pasien
pasien dalam
dalam
kelompok
kelompok usia
usia lebih
lebih
dari
dari 35
35 tahun
tahun..

9 pasien berasal dari


kelompok usia 19
tahun atau kurang

24
24 pasien
pasien
primipara
primipara
16
16 pasien
pasien
multipara
multipara

TABEL 1 Berat badan ibu pre kehamilan dan FGR.


Berat Badan
Maternal (kg)

No

Rata-rata Berat Badan Saat Lahir

<50

33

66

1,87

50 - 60

14

28

2,09

>60

2,36

Dalam
Dalam konteks
konteks kelas
kelas sosial-ekonomi,
sosial-ekonomi, kejadian
kejadian FGR
FGR kurang
kurang
pada
pada kelompok
kelompok sosial
sosial ekonomi
ekonomi tinggi
tinggi dan
dan lebih
lebih dalam
dalam
kelompok
kelompok sosial
sosial ekonomi
ekonomi rendah.
rendah. Ada
Ada penurunan
penurunan kejadian
kejadian FGR
FGR
dengan
dengan peningkatan
peningkatan berat
berat badan
badan sebelum
sebelum kehamilan
kehamilan ibu
ibu

TABEL 2 ANEMIA
DAN FGR
Grade Anemia
Bukan anemia

hb>10mg%

Anemia ringan hb 8,1-10


mg%
Anemia sedang hb 6,1-8mg
%
Anemia berat
hb < 6
mg %

No

12

25

50

15

30

TABEL 3
HYPOPROTEINEMIA DAN FGR

Serum
Grade
Protein %
Bukan Hipoprteinemia
>6
Hipoproteinemia ringan
5-6
Hipoproteinemia
4-5
sedang
Hipoproteinemia berat
<4
Anemia hadir di 44 dari 50 kasus FGR dan 19 kasus
sedang sampai berat nilai anemia (Tabel 2, 3).

No

18 36
20 40
8

16

*Jadi,

kita dapat menyimpulkan bahwa


kekurangan gizi ibu berhubungan dengan
FGR dan peningkatan status kehamilan dan
kehamilan pra gizi ibu dapat meningkatkan
berat lahir.
*Malnutrisi adalah penyebab paling umum
dari FGR di negara kita.

Tabel 4: Kemungkinan etiologi FGR.


Faktor penyebab
Malnutrisi

Jumlah Kasus

32

64

22

44

Kembar

Epilepsi

Penyakit jantung

3
6

6
12

PIH

Kehamilandengan gestasional
DM
Placenta letak rendah
Idiopatik

Dari 50 pasien :
22 pasien hipertensi yang diinduksi
kehamilan.
14 pasien PIH berat (BP> 160/100
mmHg pada masuk) dan 8 sedang ringan (140/90 BP TD 160/100 mmHg
pada masuk) PIH.
Dari 14 pasien yang eklampsia 5.

Ini menunjukkan bahwa FGR lebih sering


terjadi pada kelompok dengan PIH berat dan
eklampsia. Penelitian ini, kekurangan gizi
etiologi yang paling umum untuk FGR dan
PIH adalah 2 etiologi yang paling umum.

Pada 6 pasien, tidak ada faktor etiologi ini, yaitu


FGR idiopatik (Tabel 4).

GAMBAR 1 : Aliran Diastolik Absen di


Arteri Umbilikalis

GAMBAR 2 : Aliran Diastolic Yang


Dibalik Pada Arteri Umbilikalis

Rasio HC / AC adalah
prediktor yang baik dari
FGR. Dari 50 kasus 9 (18%)
adalah FGR simetris, yang
lain (82%) yang asimetris
FGR.
HC / rasio AC> persentil
ke-95 (> 1) di asimetris
FGR (otak relatif efek
hemat).
Dari 50, 20 kasus sedang
oligoamnios (AFI <5 cm)
pada 36 minggu.
Dari 20 kasus yang
memiliki oligoamnios parah,
15 sedang diubah bentuk
gelombang Doppler
(Gambar 1, 2).

TABEL 5 : CARA PERSALINAN PADA BAYI DENGAN FGR


Macam
persalinan

Jumlah kasus

Total Jumlah

vaginal

Spontan

22

29

58

Induksi

Electif

10

20

2
4

11

22

Caescarean
section

Emergency

PIH berat
dengan IUGR
Kembar
dengan iugr
Abnormal
Doppler
Indikasi
obstetri
lainnya
Oligoamniosis
berat
Distress fetal
eclampisa
Hemoraging
karena
kecelakaaan
Abnormal
doppler

* Dari

50 pasien dalam penelitian kami, 29 pasien


disampaikan melalui vagina, sedangkan 21 pasien
disampaikan melalui operasi caesar

TABEL 6 : APGAR SCORE Skor apgar


Setelah 1
menit
Berat
Jumlah
Setelah
5
Lahir
Bayi
menit1
<1
TABEL 7 : BERAT SAAT
LAHIR DAN MORTALITAS
PERINATAL

810

5-7

<4

25

19

Mortalitas Presentas
Perinatal
i4
30 16
1

100

1-1,55

50

1,56-1,75

25

1,76-2

15

7,1

>2

25

total

51

13,72

TABEL 8 : KOMPLIKASI NEONATAL


Komplikasi
Neonatal

Jumlah Bayi

Jumlah
Kematian

Asphysxia
10
2
saat lahir
2
1
septicemia
3
0
convulsi
hyperbilirubin
5
0
emia
2
1
RDS
Malformasi
1
1
kongenital
SIndrom
APGAR skor bayi ini diambil
pada 1 dan1 5 menit. Semua bayi
4
aspirasi
memiliki APGAR skor kurang dari 7 jam 5 menit dan mereka yang
mekonium
memiliki berat lahir <1,75 kg dirawat NICU. Dari 50, 25 bayi
memiliki berat lahir kurang dari 2 kg. Kematian perinatal adalah
13,72%. Total 30 bayi dirawat NICU, mereka mengembangkan
komplikasi neonatal 22 (Tabel 6, 7, 8).

KESIMPULAN
Kematian perinatal adalah
13,72% pada bayi FGR. Di
antara 30 bayi dirawat di
NICU, 22 mengalami
komplikasi neonatal.
Neonatus ini diperlukan
perawatan intensif neonatal
dan komplikasi sebaiknya
dihindari oleh pengawasan
hati-hati.