Anda di halaman 1dari 1

KESTABILAN BANGUNAN AIR (SA 5081)

DEFINISI:
1. STABIL
2. KESTABILAN

: Mantab, Kokoh, tidak goyah, tidak bergerak


: keadaan stabil, derajat stabil
3. BANGUNAN AIR : 1. bangunan yang digunakan
untuk pemanfaatan air di sungai maupun danau.
2. Bangunan teknik sipil yang melintang sungai,
berfungsi untuk memanfaatkan/mendayagunakan
air
Jenis-jenis bangunan air (Hydraulic Stucture)
1. PINTU AIR (GATE)
a.
Pintu sorong (ambang lebar).
b.
Pintu Romijn di saluran irigasi fungsi untuk mengukur dan
mengatur.
c.
Pintu Ambang Tajam Rech Bock.
d.
Pintu Thomson (alat ukur debit) Q = 1.39 h5/2 (m/det).
2. BENDUNG (WEIR) : bangunan melintang sungai/saluran yang
berfungsi meninggikan/menaikkan muka air dan membelokkan air
ke saluran irigasi.
Teknis
: Bangunan tetap hidrodinamis
Semi teknis
: penguatan dengan bronjong
Sederhana : bangunan yang dibuat secara manual, contoh:
bendung desa
3. Bendungan (DAM) bangunan air yang berfungsi untuk
menampung dan menaikkan tinggi muka air yang digunakan untuk
PLTA, Air Baku, Irigasi dll
Bendungan adalah bangunan berupa tanah, batu, beton atau
pasangan batu yang dibangun di sungai maupun di lembah,
dibangun selain untuk menahan dan menampung air dapat juga
digunakan untuk limbah tambang dan lumpur.
Teknis
(kedap) terjamin stabilitasnya
Semi Teknis
Sederhana
4. SMALL DAM
5. POLDER: tanggul laut, diversion flood tunnel contoh Ciliwung
KBT.
6. Waduk resapan
7. Sumur Resapan gabungan sumur resapan : Waduk resapan
8. Biopori