Anda di halaman 1dari 7

METODE PELAKSANAAN

KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI

PENINGKATAN
KUALITAS
KAWASAN
PEMUKIMAN
PRIORITAS PROVINSI DI KOTA TANJUNGPINANG DAN
KABUPATEN BINTAN
NORMALISASI SALURAN AIR JALAN RAYA DOMPAK - KIJANG
KAMPUNG WACOPEK
KECAMATAN BINTAN TIMUR

UMUM
URAIAN-URAIAN PEKERJAAN :
I
1.1
1.2
1.3
1.4

PEKERJAAN PERSIAPAN
Papan Nama Proyek
Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan dan Alat Berat
Pembersihan Lokasi / Land Clearing
Pengukuran kembali

II
2.1
2.2

PEKERJAAN NORMALISASI SALURAN


Pek. Lantai Jembatan Excavator
Galian Tanah Mekanis Saluran Air (Hampar +
Perapian)
Pembersihan 2 Duiker Existing (Manual)

2.3
III
3.1
3.2

PEKERJAAN NORMALISASI SALURAN PAS.


MORTAR EXISTING
Galian Tanah Mekanis Saluran Air Pas. Mortar Existing
Buang hasil galian

IV
4.1

PEKERJAAN LAIN-LAIN
Pembersihan Akhir

TENAGA KERJA :
1. Untuk pelaksanaan pekerjaan ini tenaga ahli / teknis dan tenaga kerja
yang akan ditempatkan dilokasi dengan jumlah sesuai dengan
kebutuhan adalah :
TENAGA AHLI / TEKNIS
Pelaksana Lapangan
Drafment / Juru Gambar
Logistik
Administrasi Proyek

1
1
1
1

Orang
Orang
Orang
Orang

TENAGA KERJA
Operator
Supir
Kepala Tukang
Mandor
Pekerja
1

1
2
1
1
5

Orang
Orang
Orang
Orang
Orang

JENIS PERALATAN DAN PEMAKAIAN PERALATAN

Dalam menjalankan pekerjaan tersebut diatas peralatan dan perlengkapan


yang akan digunakan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan ini
adalah :
1. Excavator ; peralatan ini digunakan untuk penggalian, penimbunan dan
pemangkasan saluran drainase harus dilakukan sebagaimana yang
diperlukan untuk membentuk selokan baru atau lama sehingga
memenuhi kelandaian, dengan jumlah alat yang digunakan untuk
pekerjaan ini adalah sebanyak 1 Unit. Sesuai dengan kebutuhan dan
kegunaannya, Excavator ini digunakan pada minggu ke 3, dengan
demikian alat ini dimobilisasi kelokasi pekerjaan pada minggu ke 2.
2. Pick Up ; peralatan ini digunakan sebagai alat untuk mobilisasi /
demobilisasi peralatan, mengirim bahan yang akan digunakan dan lainlain yang digunakan dalam pekerjaan ini, pick up yang digunakan
dengan kavasitas 1 M3 dengan jumlah peralatan sebanyak 1 Unit.
Sesuai dengan kebutuhannya pick up ini digunakan mulai dari minggu
1 hingga minggu terakhir (demobilisasi peralatan).
3. Water Pass ; peralatan ini digunakan sebagai alat untuk mendapatkan
level/elavasi saluran yang akan dinormalisasi, dengan jumlah alat yang
digunakan untuk pekerjaan ini adalah sebanyak 1 Unit. Sesuai dengan
kebutuhan dan keguanaannya water pump ini digunakan ke 2 hingga
minggu ke 8
4. Theodolit ; peralatan ini digunakan untuk menentukan level/elavasi
saluran yang akan dinormalisasi, dengan jumlah alat yang digunakan
untuk pekerjaan ini adalah sebanyak 1 unit. Sesuai dengan kebutuhan
dan kegunaannya Concrete Vibrator ini dingunakan pada minggu ke 2.
5. Dump Truck ; peralatan ini digunakan untuk mengangkut hasil galian
saluran dan sampah-sampah yang ada dalam saluran, dengan jumlah
alat yang digunakan untuk pekerjaan ini adalah sebanyak 1 unit.
Sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya Concrete Vibrator ini
dingunakan pada minggu ke 5.
6. Peralatan Lainnya ; untuk mendukung pekerjaan normalisasi tersebut
diatas, dibutuhkan peralatan lainnya yang berhubungan dengan

pekerjaan dimaksud jumlah dan kavasitas serta waktu yang untuk


menggunakan peralatan tersebut dilapangan disesuaikan dengan
keadaan dilapangan.
SURVEY AWAL
Sebelum pekerjaan dilaksanakan maka perlu diadakan survey guna
mempelajari kondisi lapangan dan merencanakan pelaksanaan pekerjaan
antara lain :
1. Dalam memobilisasi alat dan pekerja (jalan masuk ke proyek)
2. Menentukan lokasi barak kerja, gudang dan tempat penimbunan
material
3. Menentukan titik patok batas yang ditentukan bersama-sama dengan
Direksi atau yang mewakili dari Pemilik Proyek, untuk pedoman
pekerjaan, terutama untuk pengukuran dan pemasangan bouwplank.
PEKERJAAN PERSIAPAN
Pekerjaan pemasangan bouwplank dilakukan pada awal mulai kerja
bersamaan dengan pembersihan lokasi dan pemasangan Papan nama
Proyek, sehingga dapat menghemat waktu pekerjaan.
Setelah diadakan pembersihkan lokasi maka survey ditindaklanjuti dengan
pengukuran dan pematokan pada titik-titk penting yaitu :
1. Peil/titik duga 0,00 untuk pedoman elevasi / ketinggian
2. Titik batas kanan dan kiri / muka dan belakang
3. Titik-titik bantu lainnya
Pemasangan patok pada titik-titik pital/menyangkut dimensi saluran,
pengukurannya harus dilakukan 2 kali untuk mendapatkan hasil
pengukuran yang lebih akurat dan perlu diperhatikan adalah patok
pembentuk saluran.
1. Pekerjaan Papan Nama Proyek / Kegiatan;
Kontraktor wajib memasang papan nama proyek pada bagian depan
lokasi pekerjaan dengan mencantumkan nama pekerjaan / kegiatan,
waktu pelaksanaan, lamanya pekerjaan hingga nilai kontrak pekerjaan
dan harus disetujui oleh Direksi lapangan
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,00 (Ls)
1 Set Papan Nama Proyek
Peralatan tukang kayu konstruksi
Pekerja, Tukang Kayu, Kepala Tukang dan
Mandor

2. Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan;


Dalam waktu paling lambat 7 hari setelah Surat Perintah Mulai Kerja
(Permen PU No.43 tahun 2007), Penyedia Jasa harus melaksanakan

Rapat Persiapan Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri


Pengguna Jasa, Direksi Pekerjaan, Direksi Teknis (bila ada), dan
Penyedia Jasa untuk membahas semua hal baik yang teknis maupun
yang non teknis dalam kegiatan ini.
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja
Mandor

: 1,00 (Ls)
: : Trailer, Pick Up
: Pekerja, operator, supir, kepala tukang dan

3. Pembersihan Lokasi / Land Clearing;


a. Kontraktor diwajibkan membersihkan lokasi pekerjaan dari segala
kotoran, sampah, tumbuhan, pohon, tunggul yang ada di lokasi
proyek
b. Pembersihan lokasi dilakukan sebelum memulai pekerjaan dan
setelah selesai pekerjaan dengan persetujuan Konsultan Pengawas.
c. Penyedia/Kontraktor menyiapkan tempat pembuangan hasil
penebangan
dan
pembersihan
Lokasi
dari
Tanaman/tumbuhan/semak-semak.
d. Sebelum menebang pohon/Tanaman Keras Penyedia/Kontraktor
wajib berkoordinasi dengan Pemilik Lahan, Warga dan Aparat
Setempat
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1.900,00 M2
Peralatan pembersihan
Pekerja dan Mandor

4. Pengukuran kembali
a. Pekerjaan pengukuran kembali (Uitzet) harus diketahui dan diawasi
oleh Konsultan Pengawas dan Direksi Teknis yang terkait di
lapangan.
b. Elevasi/Jarak pengukuran harus diketahui oleh Konsultan Pengawas,
bila terjadi pengukuran ulang yang dilakukan tanpa diketahui oleh
Konsultan Pengawas dianggap tidak sah dan tidak berlaku.
c. Pengukuran harus dilakukan dengan cara teliti dan cermat dengan
menggunakan alat-alat ukur dan sudut-sudut harus benar dalam
keadaan yang lurus dan siku.
d. Pekerjaan pengukuran kembali (Uitzet) harus menggunakan Alat
Ukur Theodolit dibantu dengan instrument waterpass
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,00 Ls
Theodolit, Water Pass
Pekerja, Juru ukur dan Mandor

PEKERJAAN NORMALISASI SALURAN


1. Pek. Lantai Jembatan Excavator;

a. Terlebih dahulu kontraktor harus mengajukan gambar rencana


jalan/lantai
Excavator
Direksi
Lapangan
untuk
mendapat
persetujuannya.
b. Kontraktor harus menyediakan papan pemberitahuan ditempat yang
strategis dengan bentuk, ukuran dan letak yang disetujui oleh
Direksi Lapangan.
c. Kontraktor harus menjamin perlindungan dari kerusakan terhadap
bahan-bahan dan peralatan guna kepentingan pekerjaan, baik yang
disimpan dalam gudang maupun yang berada di halaman.
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,00 Ls
Peralatan Tukang Kayu
Pekerja dan Mandor

2. Galian Tanah Mekanis Saluran Air (Hampar + Perapian)


Penggalian, penimbunan dan pemangkasan harus dilakukan
sebagaimana yang diperlukan untuk membentuk selokan baru atau
lama sehingga memenuhi kelandaian yang ditunjukkan pada gambar
yang disetujui dan memenuhi profil jenis selokan yang ditunjukkan
dalam Gambar atau bilamana diperintahkan lain oleh Direksi
Pekerjaan.
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,575.00 M3
Excavator
Pekerja, operator dan Mandor

3. Pembersihan 2 Duiker Existing (Manual);


Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,00 Ls
Peralatan Pembersihan
Pekerja dan Mandor

PEKERJAAN NORMALISASI SALURAN PAS. MORTAR EXISTING


1. Galian Tanah Mekanis Saluran Air Pas. Mortar Existing;
Penggalian, penimbunan dan pemangkasan harus dilakukan
sebagaimana yang diperlukan untuk membentuk selokan baru atau
lama sehingga memenuhi kelandaian yang ditunjukkan pada gambar
yang disetujui dan memenuhi profil jenis selokan yang ditunjukkan
dalam Gambar atau bilamana diperintahkan lain oleh Direksi
Pekerjaan.
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

330,00 M3
Excavator
Pekerja, operator dan Mandor

2. Buang hasil galian;


Galian tanah dari pasangan mortar pinggir jalan raya diangkut dengan
alat angkut berupa dump truck atau dengan dengan alat angkut
manual seperti gerobak jika penyedia mendapatkan lokasi buang di
sekitar area pekerjaan dimana sudah mendapat persetujuan warga
setempat, direksi dan konsultan pengawas
Volume pekerjaan
Bahan yang digunakan
Alat yang digunakan
Tenaga kerja

:
:
:
:

1,00 Ls
Dump Truck
Pekerja, supirr dan Mandor

PEKERJAAN AKHIR
Setelah semua pekerjaan selesai, harus diadakan pengukuran ulang dan
diperiksa pekerjaan-pekerjaan yang kurang atau masih kurang bagus atau
ada kerusakan-kerusakan kecil dan harus segera diperbaiki.
Lokasi harus dibersihkan dari segala kotoran-kotoran, sisa-sisa dari
perkerjaan,
direksi keet / barak kerja juga harus dibongkar dan
dibersihkan.
Dokumentasi dan Pelaporan ; dokumentasi diambil dari awal pekerjaan
hingga akhir pekerjaan pada titik-titik yang sama. Sedangkan Laporan
yang akan dibuat yaitu mulai dari laporan harian yang berisi jenis bahan
yang masuk, diterima dan ditolak, curah hujan, jam kerja, tenaga kerja
dan jenis pekerjaan yang dikerjakan, laporan mingguan berisi mengenai
kemajuan pekerjaan per minggu (rekap dari laporan harian), laporan
bulanan mengenai kemajuan pekerjaan per bulan (rekap dari laporan
harian dan mingguan), dan laporan akhir pekerjaan.
Dengan demikian seluruh pekerjaan tersebut diatas hingga benar-benar
selesai dilaksanakan memerlukan waktu selama 60 (enam puluh) hari
kalender.

MASA PEMELIHARAAN
Setalah pelaksanaan selesai 100 % maka dilakukan Serah Terima Pertama
(PHO) atas pekerjaan tersebut kepada pihak atau Panitia Serah Terima
Pekerjaan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
dalam hal ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau.
Maka Setelah Serah Terima Pertama dilaksanakan dan ditandatangani,
terhitung setelah Serah Terima Pertama pekerjaan dilaksanakan masa
pemeliharaan yaitu selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

Selama masa pemeliharaan tenaga kerja yang akan ditempatkan untuk


mengontrol hasil pekerjaan di lapangan dan dilaksanakan secara berkala
setiap minggunya selama 3 (tiga) kali adalah :
Pelaksana Lapangan
1 Orang
Kepala Tukang
1 Orang
Pekerja
1 Orang
Dan selama masa pemeliharaan tersebut untuk menjaga apabila terjadi
kerusakan-kerusakan dan dapat diperbaiki dengan segera, maka selama
masa pemeliharaan tersebut kami meletakan peralatan dilokasi pekerjaan
tersebut seperti :
Peralatan Tukang Batu 1 Set
Peralatan Tukang Kayu 1 Set
Dan alat bantu lainnya
Setelah masa pemeliharaan berakhir maka kami akan mepersiapan Berita
Acara untuk dilaksanakan Serah Terima Akhir (FHO) dan membawa Tim
atau Panitia Serah Terima Pekerjaan untuk melaksanakan pemeriksaan
akhir pekerjaan dan dilakukan serah terima akhir atas pekerjaan tersebut..
Tanjungpinang, 18 Maret
2015
Dibuat Oleh ;
CV. MAHARDHIKA PERDANA

EDDY ARISYAL
Direktur