Anda di halaman 1dari 23

ILMU KEPERAWATAN

DASAR

PRAKTEK PERAWATAN KULIT


OLEH KELOMPOK 6:
Anggota:
Kadek Mahendra Novita Rahayu
Dewa Made Agus Bayu P
Ni Luh Komang Try Widyantari
Gusti Ayu Antika Dewi
Ni Wayan Desi Oriantari
Gusti Ayu Made Asih

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan sehari- hari kebersihan
merupakan hal yang sangat penting dan harus
diperhatikan karena kebersihan akan
mempengaruhi kesehatan fisik dan psikis
seseorang
Jika seseorang sakit, biasanya masalah
kebersihan kurang diperhatikan. Hal ini terjadi
karena kita menganggap masalah kebersihan
adalah masalah sepele, padahal jika hal
tersebut dibiarkan terus dapat mempengaruhi
kesehatan secara umum.

RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah
dipaparkan, maka dapat dirumuskan masalah
yaitu :
Apa itu personal hygine?
Apa pentingnya dan peranan perawatan
kulit?
Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi
praktik hygiene?

TUJUAN
ADAPUN TUJUAN MAKALAH INI
ADALAH:
UNTUK MENGETAHUI TENTANG
PERSONAL HYGIENE
UNTUK MENGETAHUI PERANAN DARI
PERAWATAN KULIT
UNTUK MENGETAHUI PENTINGNYA
PERAWATAN KULIT
UNTUK MENGETAHUI FUNGSI KULIT
UNTUK MENGETAHUI FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK HIGIENE

PEMBAHASAN

PENGERTIAN
Personal hygiene berasal dari bahasa Yunani
yaitu personal yang artinya perorangan dan
hygiene yang artinya sehat. Jadi personal
hygine adalah sesuatu tindakan untuk
memelihara kebersihan dan kesehatan
seseorang untuk kesejahteraan fisik dan
psikis.
Prinsip dalam melakukan perawatan personal
hygine adalah dengan menggunakan
komunikasi terapeutik selain itu selama
dalam perawatan hygine, perawat dapat
melakukan tindakan keperawatan lain
misalnya latihan gerak (ROM)

Tujuan perawatan kebersihan kulit

Meningkatkan derajat kesehatan seseorang


Memelihara kebersihan diri seseorang
Memperbaiki kebersihan diri yang kurang
Pencegahan penyakit
Meningkatkan percaya diri seseorang
Menciptakan keindahan

Pentingnya perawatan kulit

Kulit menerima berbagai rangsangan


(stimulus) dari luar. Kulit merupakan pintu
masuk mikroorganisme kedalam tubuh
Upaya membersihkan kulit dapat
dilakukan dengan cara mandi setiap hari
secara teratur, paling sedikit dua kali
sehari (Bandiyah, 2009).

STRUKTUR KULIT

Struktur kulit terdiri dari dua lapisan, yaitu


epidermis dan dermis.
Epidermis merupakan lapisan terluar, dan
aksesori-aksesorinya(rambut, kuku, kelenjar
sebasea, dan kelenjar keringat) berasal dari
lapisan ektoderm embrio. Dermis berasal dari
mesoderm (Graham-brown, 2005).

Dermis
adalah lapisan jaringan ikat yang terletak dibawah
epidermis, dan merupakan bagian terbesar dari
kulit.
Dermatoglifik
Sidik jari, yaitu pola guratan-guratan menonjol
yang khas pada ujung jari manusia, bersifat unik
bagi setiap individu. Jari tangan dan kaki, serta
telapak tangan dan kaki,dipenuhi oleh guratanguratan tersebut.

FUNGSI KULIT DAN MUKOSA MEMBRAN


(1) Mencegah terjadinya kehilangan cairan tubuh yang
essensial.
(2) Melindungi dari masuknya zat-zat kimia beracun dari
lingkungan dan mikroorganisme.
(3) Fungsi-fungsi imunologis melindungi dari kerusakan
akibat radiasi UV.
(4) Mengatur suhu tubuh
(5) Sintesis vitamin D
(6) Berperan penting dalam daya tarik seksual dan
interaksi sosial.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK


HIGIENE

Citra tubuh
Praktik sosial
Status sosio ekonomi
Pengetahuan
Variabel kebudayaan
Pilihan pribadi
Kondisi fisik

PERAWATAN KULIT SELURUH TUBUH


Pengawasan yang perlu diperhatikan selama
perawatan kulit adalah:
Memeriksa ada tidaknya lecet
Mengoleskan minyak, pelembab kulit setiap selesai
mandi agar kulit tidak terlalu kering atau keriput.
Menggunakan air hangat untuk mandi, yang berguna
merangsang peredaran darah dan mencegah
kedinginan.
Menggunakan sabun yang halus dan jangan terlalu
sering karena hal ini dapat mempengaruhi keadaan
kulit yang kering dan keriput.

DAMPAK YANG SERING MUNCUL PADA MASALAH PERSONAL HYGIENE

Dampak fisik
Gangguan fisik yang sering terjadi adalah gangguan
integritas kulit, gangguan membrane mukosa mulut,
infeksi pada mata dan telinga, serta gangguan fisik
pada kuku.
Dampak Psikososial
Masalah sosial yang berhubungan dengan personal
hygiene adalah gangguan kebutuhan rasa nyaman,
kebutuhan dicinta dan mencintai, kebutuhan harga
diri, kebutuhan aktualisasi diri dan gangguan
interaksi sosial.

ASUHAN KEPERAWATAN
PENGKAJIAN
Riwayat Keperawatan
Pola kebersihan tubuh
Perlengkapan personal hygiene
Faktor- factor yang mempengaruhi personal hygiene
Kulit

- Kebersihan
- Adakah lesi
- Keadaan turgor
- Warna kulit
- Suhu
- Tekstur
- Pertumbuhan bulu

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Kemungkinan data yang


Gangguan integritas kulit
ditemukan:
Definisi: keadaan
Kerusakan jaringan kulit
dimana kulit seseorang
Gangren
tidak utuh
Dekubitus
Kemungkinan
Kelemahan fisik
berhubungan dengan:
Kondisi klinis kemungkinan
Bagian tubuh yang
terjadi pada:
lama tertekan
Stroke
Imobilisasi
Fraktur Femur
Terpapar zat kimia
Koma
Trauma medulla spinalis

Tujuan yang diharapkan:


Pola kebersihan diri pasien normal
Keadaan kulit, rambut kepala bersih
Klien dapat mandiri dalam kebersihan diri sendiri

Intervensi
Kaji kembali pola kebutuhan personal hygiene
pasien
Kaji keadaan luka pasien
Jaga kulit agar tetap utuh dan kebersihan kulit
pasien dengan cara membantu pasien mandi
Jaga kebersihan tempat tidur, selimut bersih dan
kencang
Lakukan perawatan luka dengan teknik steril sesuai
program
Observasi tanda- tanda infeksi
Lakukan pijat pada kulit dan lakukan perubahan
posisi setiap 2 jam

Kurangnya perawatan diri/ kebersihan diri


Definisi: kodisi dimana seseorang tidak mampu
melakukan pearawatan kebersihan untuk dirinya
Kemungkinan berhubungan dengan:
Kelelahan fisik
Penurunan keasadaran
Kemungkinan data yang ditemukan
Badan kotor dan berbau
Rambut kotor
Kuku panjang dan kotor
Bau mulut dan kotor

Kondisi klinis kemungkinan terjadi pada


Stroke
Fraktur
Koma
Tujuan yang diharapkan
Kebersihan diri sesuai pola
Keadaan badan, mulut, rambut, dan kuku bersih
Pasien merasa nyaman

Intervensi
Kaji kembali pola kebersihan diri
Bantu klien dalam kebersihan kulit
Lakukan pendidikan kesehatan( pentingnya
kebersihan kulit, pola kebersihan diri, dan
cara melakukan perawatan kebersihan kulit)

KESIMPULAN
Kebersihan sangat dipengaruhi oleh nilai idividu dan
kebiasaan. Hal- hal yang sangat berpengaruh itu
diantaranya kebudayaan, sosial, keluarga,
pendidikan, persepsi seseorang terhadap
kesehatan, serta tingkat perkembangannya.
Kebersihan kulit artinya suatu tindakan untuk
memelihara kebersihan kulit untuk meningkatkan
derajat kesehatan

Saran
Makalah ini mebahas tentang kebersihan kulit yang
sangat penting dalam kehidupan sehari- hari,
diharapkan setelah membaca makalah ini untuk
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari
untuk meningkatkan derajat kesehatan seseorang

TERIMAKASIH