Anda di halaman 1dari 27

ETIKA KEPERAWATAN

By.
YUNARSIH,SK
ep

Konsep Moral Dalam Praktek


Keperawatan
1. Advokasi
adalah upaya melindungi hak-hak
manusia bagi mereka yang tidak mampu
membela diri (konteks hukum)

adalah

melindungi
klien/masy
terhadap pelayanan kesehatan dan
keselamatan praktek tidak sah, tidak
kompeten dan melanggar etika yang
dilakukan siapapun
(ANA 1985)

Advocasi adalah
Dukungan aktif terhadap setiap hal yang
memiliki penyebab/dampak penting (Fry
87)

2. Akontabilitas adalah:
- Mempertanggungjawabkan suatu tindakan
yang dilakukan dan dapat menerima
konsekwensi
dari
tindkan
tersebut
(Kozier97)
- TJ & TG
tindakan yang dilakukan
perawat dilihat dari praktek kep,kode etik,
& UU dapat dibenarkan/sah (Fry,90)

3. Loyalitas adalah
Konsep simpati, peduli,hub
timbal balik (Fry91)
a.Masalah
pasien
tidak
boleh
didiskusikan dengan pasien lain
dan perawat harus bijaksana bila
informasi
dari
pasien
harus
didiskusikan secara profesional
b.Perawat
harus
menghindari
pembicaraan yang tdk bermanfaat
yang berkaitan dengan psien,RS

Lanjut.....

Perawat harus menghargai, dan


memberi
bantuan
pada
teman
sejawat.
Kegagalan dalam melakukan hal ini
dapat menurunkan penghargaan dan
kepercayaan
masyarakat
kepada
tenaga kesehatan
d. Pandangan masayarakat terhapap
profesi ditentukan oleh kelakuan
profesi
loyalitas trehadap
profesi dengan berperilaku tepat
3.

Nilai-nilai esensial dalam


profesi
1. Aesthetic
:
kualitas
obyek
suatu
peristiwa/kejadian
2. Altruism
: kesediaan memperhatikan
kesejahteraan
orang
lain
termasuk
kedermawanan,
kemurahan
hati,
kepedulian
3. Equality
: memiliki hak/status yang
sama termasuk penerimaan dengan sikap
asertif, kejujuran, harga diri, dan toleransi
4. Freedom
: memiliki kapasitas untuk
memilih kegiatan termasuk percaya diri,
disiplin
serta
kebebasan
dalam
pengarahan diri sendiri

5.

Nilai-nilai esensial
dalam profesi

Human
digity :
berhubungan
dengan
penghargaan yang lekat terhadap martabat manusia
sebagai individu termasuk didalamnya kemanusiaan,
kebaikan, pertimbnagan dan penghargaan penuh
terhadap kepercayaan
6. Justice : menjunjung tinggi moral dan prinsipprinsip legal termasuk obyektifitas, moralitas,
integritas, dorongan, dan keadilan serta kewajaran
7. Truth
: menerima kenyataan dan realita,
termasuk akontabilitas, kejujuran, keunikan, dan
refleksitas yang rasional

Prinsip-Prinsip Etik
a. Otonomi (Autonomy)
b. Berbuat baik (Beneficience)
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Keadilan (Justice)
Tidak merugikan (Nonmaleficence)
Kejujuran (Veracity)
Menepati janji (Fidelity)
Kerahasiaan (Confidentiality)
Akuntabilitas (Accountability)

KODE ETIK
Kode Etik adalah
Seperangkat norma dan peraturan yang
dinyakini oleh profesi dan menjad
pedoman dan acuan perawat dalam
melakukan aktivitas keperawatan sesuai
kewenangan dan tanggungjawab yang
diembannya

kode etik
Tanggungjawab dan kepercayaan telah
diterima oleh profesi (Kelly87)
Ciri-ciri Profesi:
1.Mempunyai
ilmu
pengetahuan
dan
dikembangkan
secara
terus-menerus
melalui penelitian
2. Memiliki standar pendidikan,pelayanan,
dan praktek keperawatan
3. Memiliki otonomi dan organisasi ptofesi
4. Memiliki kode etik

Tujuan Kode Etik


Keperawatan (Kozier90)

1. Sebagai aturan dasar terhadap hubungann


antar perawat-pasien, perawat-tenaga keshmasyarakat dan profesi
2. Sebagai standar dasar untuk mengeluarkan
perawat yang tidak mentaati peraturan dan
untuk melindungi perawat yang menjadi
pihak tertuduh secara tidak adil
3. Sebagai dasar pengembangan kurikulum
pendidikan keperawatan

Lanjut.......

dan untuk mengorientasikan lulusan


baru pendidikan keperawatn dalam
memasuki jajaran praktek
keperawatan profesional
4. Membantu masyarakat dalam
memahami perilaku keperawatan
profesional

Kode Etik Keperawatan ICN


1973
Tanggung jawab utama perawat
ada 4:
1.Meningkatkan kesehatan
2.Mencegah penyakit
3.Memulihkan kesehatan
4.Mencegah kekambuhan
Kebutuhan keperawatan Universal

Perawat dan klien


1. TJ utama perawat adalah pada klien yang utuh
askep
2. Dalam memberikan keperawatan, perawat
menghargai kepercayaan, nilai-nilai dan kebiasaan
individu
3. Perawat memegang rahasia informasi individu dan
menggunakan pertimbangan/keputusan dalam
mendiskusikan informasi tersebut

Perawat dan praktek

1. Perawat memegang TJ pribadi terhadap praktek


keperawatan dan terhadap pemertahanna kompetensi
dengan pendidikan berkelanjutan
2. Perawat tetap mempertahankan standart asuhan
keperawatan yang tinggi disesuakan dengan situasi
tertentu yang ada
3. Perawat
menggunakan
keputusan/pertimbangan
kompetensi dalam menerima/mendelegasikan suatu TJ
4. Perawat dalam bertindak secara profesional tetap
mempertahankan standar TL pribadi yang mencerminkan
ciri khas keprofesiannya

Perawat dan masyarakat


Perawat mengadakan sambungrasa dengan
anggota masyarakat tentang TJ terhadap
pemenuhan kebutuhan kesehatan dan sosial
masyarakat

Perawat
sejawat

dan

teman

Perawat mempertahankan kerjasama yang


baik dengan teman sejawat kep dan profesi
kesh lain. Perawat melakukan tindk.yang
tepat untuk melindungi individu sewaktu
perawatan
individu
tersebut
terancam
bahaya oleh teman sejawat atau pihak lain

Perawat dan profesi


1.Perawat mempunyai peran utama dalam
mendeterminasikan dan melaksnakan
standart
praktek
keperawatan
dan
pendidikan keperawatan yang dihadapi
2. Perawat berperan aktif dalam
mengembangkan inti pengetahuan
profesi
3.Perawat berprasangka dalam organisasi
profesi
dan
berpartisipasi
dalam
emenentukan kondisi sosial dan ekonomi
keperawatan yang pantas

Perawat memberikan pelayanan penuh hormat


bagi martabat kemanusian dan keunikan klien
yang tidak dibatasi oleh pertimbangan status
sosial, ekonomi, atribut perssonal atau corak
maslah kesehatannya
2. Perawat melindungi hak klien akan privasi dengan
emmegang teguh informasi yang bersifat rahasia
3. Perawat melindungi klien dan publik bila
kesehatan dan keselamatannya terancam oleh
praktek seseorang yang tidak kompeten, tdk etis,
dan ilegal
1.

4. Perawat memikul TJ atas pertimbangan dan


tindakan perawatan yang dijalankan masing2
individu
5. Perawat memelihara kompetensi keperawatan
6. Perawat melaksanakan pertimbangan yang
beralasan dan menggunakan kompetensi dan
kualifikasi individu sebagai kriteria dalam
mengusahakan konsultasi, menerima TJ dan
melimpahkan kegiatan kep.kepada orang lain

7. Perawat turut serta beraktivitas dalam membantu


pengembangan pengetahuan profesi
8. Perawat turut serta dalam upaya2 profesi untuk
melaksanakan dan meningkatkan standart kep.
9. Perawat turut serta dalam upaya profesi untuk
membentuk dan membina kondisi kerja yang
mendukung pelayanan keperawatan berkualitas
10.Perawat turut serta dalam upaya2 profesi untuk
melindungi publik terhadap informasi dan gambaran
yang salah serta mempertahankan integritas perawat

11. Perawat bekerja sama dengan angota profesi


kesehatan/warga masyarakat lainnya dalam
meningkatkan upaya-upaya masyarakat dan
nasional untuk memenuhi kebutuhan kesehatan
publik

KODE ETIK PERAWAT


INDONESIA

DITETAPKAN OLEH PPNI

Kode Etik PPNI


Mukadimah
2. Bab-bab (5 bab dan 17 pasal)
Mukadimah
Alinea 1: profesi yang mengusahakan
tercapai nya kesejahteraaan material,
mental, spiritual
sesuai kebutuhan
masyarakat Indonesia
1.

Alinea II:
Kebutuhan kep.bersifat universal
bagi indiv....
Kep.berdasar cita2
luhur, niat yang murni tanpa
diskriminasi

Alinea III:
Pely.keperawatan
meningkatkan
derajat kesh dengan mencegah
penyakit,mengurangi,menghilangkan
penderitaan serta memulihkan kesh

Alinea IV
Tugas

profesi yang berdaya guna


dan berhasil guna,
mempersembahkan pelayanan
yang bermutu

Alinea V:
Bimbingan Tuhan YME

Bab I:
Tanggungjawab

perawat terhadap
masy, keluarga dan penderita
Bab II: Tanggungjawab perawat
terhadap tugas
Bab III: Tanggungjawab perawat
terhadap sesama perawat dan
profesi kesehatan lain
Bab IV: Tanggungjawab perawat
terhadap profesi perawatan
Bab V:

See you again.....