Anda di halaman 1dari 28

HENDRO WAHYUDI

Cobalah duduk tegak

Klik di sini

Kepalanya ditegakkan

Klik di sini

Miring sedikit

Klik di sini

Senyum sedikit

Klik di sini

Senyum Lebih Lebar

Siaaaap

Klik di sini

Inilah potret diri anda

Kal

CULTURAL NURSING
RUMAH SAKIT ----- TEMPAT PELAYANAN PD PASIEN

NURSING
MANAJEMEN
KLINIS
RUMAH SAKIT
PASIEN
KELUARGA
MASYARAKAT

MANAJEMEN
QUALITAS

ADMINISTRASI

PRAKTISI
PROFESIONAL

FAKTOR YG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI


DAN DERAJAT KESEHATAN MANUSIA

Komunikasi
berarti suatu
pertukaran
1. Komunikasi
Dengan
keluarga
pikiran dan persamaan.

komunikasi dengan keluarga


merupakan proses segitiga antara
perawat, orang tua dan anak.
Dimana dari ketiga komponen
tersebut saling berkaitan dan
berhubungan

Bentuk Komunikasi Pra-Bicara


Selama satu setengah tahun
petama, sebelum anak mempelajari
kata-kata sebagai bentuk
komunikasi, mereka menggunakan
empat bentuk komunikasi pra-bicara
atau (prespeech) yakni:
1. Tangisan
Pasca lahir, menangis
merupakan salah satu cara
pertama yang dapat dilakukan
bayi untuk berkomunikasi
dengan dunia luar

Lanjutan
2. Ocehan dan celoteh
Ocehan timbul karena bunyi eksplosif
awal yang ditimbulkan oleh perubahan
gerakan mekanisme suara.
Celoteh merupakan mekanisme otot
saraf bayi berkembang dan sebagian
bayi mulai berceloteh pada awal bulan
kedua, kemudian meningkat cepat
antara bulan ke-6 & ke-8.

Lanjutan
Nilai Celoteh :
a. Berceloteh adalah praktek verbal sebagai
dasar bagi perkembangan gerakan terlatih
yng dikehendaki dalam bicara. Celoteh
mempercepat keterampilan berbicara.
b. Celoteh mendorong keinginan berkomunikasi
dengan orang lain. Berceloteh membantu
bayi merasakan bahwa dia bagian dari
kelompok sosial.

Lanjutan
3. Isyarat
yaitu gerakan anggota badan tertentu yang
berfungsi sebagai pengganti atau pelengkap
bicara.
contoh iyarat umum pada masa bayi:

Mendorong putting susu dari mulut artinya


kenyang/tidak lapar

Tersenyum dan mengacungkan tangan


artinya inngin digendong

Menggeliat, meronta, menangis, selama


berpakaian dan mandi artinya tidak suka
akan pembatasan gerak.

Lanjutan
4. Ungkapan Emosional
adalah ungkapan emosional melalui perubahan
tubuh dan roman muka.
Contoh :

Gembira : mengendurkan badan,


mengangkat tangan/kaki, tersenyum dan
ramah

Marah : menegangkan badan, gerakan


membanting tangan/kaki, roman muka
tegang dan menangis.

DEFINISI
Komunikasi terapeutik adalah
komunikasi yang dilakukan secara
sadar,Terencana, bertujuan untuk
penyembuhan/ pemulihan pasien.
(keliat, 2009)

TUJUAN

Memperjelas & mengurangi beban


perasaan/fikiran
Me - keraguan,
Mengambil tindakan efektif &
mempertahankan ego +
Mempengaruhi org lain, lingkungan fisik&
diri untuk derajat kesehatan
Mempererat hub. Klien&petugas kesehatan

HELPING RELATIONSHIP
-Perawat=klien

- Genuineness
- Empathy
- Warmth

= Human

Konsep Kesadaran Diri


Oleh jendela Johari
Di ketahui diri
dan Orang
Lain
1
Terbuka

Hanya
diketahui
ORLA

Hanya
diketahui diri
sendiri
3
Tersembunyi

Tidak
diketahui

2
Buta

4
?????

PRINSIP PRINSIP KOMUNIKASI TERAPEUTIK

Perawat harus mengenal dirinya sendiri


2. Komunikasi harus ditandai dg sikap
saling menerima, sling percaya dan
saling menghargai
3. Mampu menentukan batas waktu yg
sesuai & mempertahankan
konsistensinya
4. Etika
5. Tanggung jawab
1.

Kehadiran secara Fisik


5 sikap atau cara untuk menghadirkan diri secara fisik/
non verbal (Keliat, 2009):
1.
2.
3.
4.
5.

Berhadapan
Kontak mata dan badan
Membungkuk ke arah klien
Memperlihatkan sikap terbuka
Relaks

komunikasi dg anak:

Gerakan mata Ekspresi mata Sentuhan -

Tehknik Komunikasi Terapeutik


1.
2.

3.

Mendengar dengan penuh perhatian


{Mendengar aktif dan Mendengar pasif}
Penerimaan:mendukung&menerima
informasi dg prilaku yang menunjukkan
ketertarikan dan tidak menilai
Menanyakan pertanyaan yang berkaitan
dan Pertanyaan terbuka
X Ceritakan

Tehknik Komunikasi Terapeutik


4. Fokusing:membatasi area diskusi spesifik
&dimengerti
5. Observasi: verbalnon verbal
6.Humor>>Katekolamin>>mengurangi kecemasan,
meningkatkan toleransi nyeri, mengurangi
ketegangan dll
7.Exploring: mempelajari suatu topik lebih mendalam
8. Assertive : Kemampuan mengekspresikan pikiran
dan perasaan tanpa menyakiti perasaan orang lain
( Saling menghargai)

Tehknik Komunikasi Terapeutik


09. Assertive: kemampuan dg secara meyakinkan
dan nyaman mengekspresikan pikiran dan
perasaan diri dg tetap menghargai orang lain
Memiliki perilaku yg positif
Merasa nyaman dlm mengontrol perasaan
negatif
Merasa yakin bisa melakukan sendiri dg tetap
menghormati orang lain
Menjaga hak dan martabat diri&orang lain
sama pentingnya

Tehknik Komunikasi Terapeutik


Kemampuan asertif:
Berbicara jelas
Mampu menghadapi manipulasi pihak lain
tanpa menyakiti hatinya
Melindungi diri dari kritik yang (-)
Dapat membantu klien memahami dan
menghargai hak dirinya dan hak orang lain

Tehknik Komunikasi Terapeutik


Tahap-tahap menjadi lebih asertif:
Mengkomunikasikan maksud dg jelas
Mengembangkan kemampuan mendengar
Verbal=non verbal
PD
Menerima kritik dg ramah
Belajar terus menerus

Ada pertanyaan ?

Manusia tetaplah Manusia


Memiliki Kekurangan dan Kelebihan
Agama Adalah dasarnya
Niscaya Akan Hidup Bahagia
Usaha Adalah Kuncinya
Semua Prilaku Bermakna
Individu Memiliki Harkat dan Martabat
Anda Adalah Anda

MATUR SUKSMA