Anda di halaman 1dari 4

Laporan Kasus Perorangan

Pembimbing: dr. Dwi Astuti Candra Kirana, SpKK


STATUS PASIEN
BAGIAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
NAMA DOKTER MUDA : Achsanul Kubri
NAMA PASIEN
UMUR/TGL LAHIR
JENIS KELAMIN
PEKERJAAN
ALAMAT
STATUS PERNIKAHAN
ANAMNESIS

: Tn. A
: 23 tahun
: Laki laki
: Mahasiswa
: Jln Durian
: Belum Menikah

NIM : 1108111855
PENDIDIKAN
AGAMA
SUKU
NO RM RSAA
TANGGAL

: Mahasiswa
: Islam
: Melayu
: 876543
: 27 07 - 2015

: Autoanamnesis

KELUHAN UTAMA : Bintil merah tidak gatal dan tidak nyeri di wajah
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG :
Sejak 4 bulan lalu muncul bintil bintil merah di wajah terutama dibagian kedua pipi
dan dahi.
bintil bintil merah di wajah semakin banyak, sebagian bernanah, tidak terasa gatal
dan nyeri (-).Pasien juga mengeluhkan bintil - bintil hitam dan bintil bintil kecil
sewarna kulit di wajah pasien. Pasien terkadang suka memencet bintil bintil tersebut
menggunakan tangan. Kulit wajah pasien berminyak.
Demam disangkal. Tidak terdapat bintil-bintil di leher, dada maupun punggung.
Tidak pernah berobat ke dokter dan tidak pernah menggunakan sabun pembersih wajah.
Pasien adalah mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsinya.
Pasien selalu menggunakan angkutan umum untuk bepergian selama kuliah.
Tidak ada riwayat mengkonsumsi jamu dan obat-obatan dalam jangka waktu yang lama.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU :
Pasien pernah mengeluhkan jerawat 2 tahun lalu tetapi tidak sebanyak sekarang
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA :
Ibu dan kakak pasien mengeluhkan jerawat pada saat remaja
STATUS GENERALIS
Keadaan Umum
Kesadaran
Keadaan gizi
Nadi
TD
RR
Suhu

: Tidak tampak sakit


: Komposmentis
: Baik
: 95x/menit
: 120/80 mmHg
: 20x/menit
: 36,0C

Pemeriksaan Thorak
Pemeriksaan Abdomen

: Tidak ada kelainan


: Tidak ada kelainan

STATUS DERMATOLOGIS
I. Regio fasialis
Efloresensi : Papul eritema (+),pustul (+), Blackcomedo (+),whitecomedo
(+),nodul (-), telangiektasis (-), edema (-), jaringan parut (-).
Penyebaran : Regional
PEMERIKSAAN SARAF TEPI : tidak dilakukan
TES SENSIBILITAS KULIT ( Raba- Nyeri Suhu ) : tidak dilakukan
TES LAIN : tidak dilakukan
KELAINAN SELAPUT / MUKOSA

: Tidak Ada Kelainan

KELAINAN KUKU

: Tidak Ada Kelainan

KELAINAN RAMBUT

: Tidak Ada Kelainan

KELAINAN KELENJER LYMFE ( REGIONAL )

: Tidak Ada Kelainan

PEMERIKSAAN LABORATORIUM :
DARAH: - Rutin : Hb....... Leuko..........Eri............... LED..........Dift..
- Khusus : tidak dilakukan
URINE : - Rutin : tidak dilakukan
- Khusus : tidak dilakukan
FAECES : - Rutin : tidak dilakukan
- Khusus : tidak dilakukan
PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI :
Pemeriksaan Sediaan Basah/Langsung : tidak dilakukan
Pewarnaan dengan KOH 10% : tidak dilakukan
Pewarnaan GRAM : tidak dilakukan
Pewarnaan GIEMSA : tidak dilakukan
Pewarnaan Ziehl Neelsen : tidak dilakukan
PEMERIKSAAN SEROLOGIK :
Tes Serologi VDRL : - Kualitatif : tidak dilakukan
- Kuantitatif : tidak dilakukan
Tes Serologi TPHA : - Kualitatif : tidak dilakukan
- Kuantitatif : tidak dilakukan

PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI : tidak dilakukan


PEMERIKSAAN LAIN : tidak dilakukan
PEMERIKSAAN ANJURAN : Pemeriksaan ekskohleasi sebum dan pemeriksaan skin
surface lipids
RESUME
:
Pasien Tn. A, laki laki, 23 tahun datang berobat ke Poliklinik Kulit dan Kelamin
RSUD AA dengan keluhan bintil bintil kemerahan sejak 4 bulan yang lalu.
Dari anamnesa didapatkan sejak 4 bulan lalu muncul bintil bintil kemerahan yang
bernanah terutama dibagian kedua pipi dan dahi. Selain itu juga terdapat bintil-bintil di wajah
yang semakin banyak, terdapat banyak bintil -bintil hitam dan bintil-bintil kecil sewarna kulit
di wajah pasien. Kulit wajah berminyak. Pasien terkadang suka memencet bintil tersebut
menggunakan tangan. Pasien adalah mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Pasien
selalu menggunakan angkutan umum untuk bepergian selama kuliah.Pasien
Dari pemeriksaan status dermatologis pada wajah didapatkan efloresensi polimorfik
yaitu Papul eritema, pustul, Blackcomedo,whitecomedo dengan penyebaran regional.
DIAGNOSIS BANDING:

Akne Vulgaris tipe papulopustul grade II


Erupi Akneiformis
Akne Rosasea

DIAGNOSIS

: Akne Vulgaris tipe papulopustul grade II

TERAPI
:
UMUM
:
- Memberi tahu pasien penyebab, pencegahan penyakit serta cara maupun lama
pengobatan.
- Menjaga kebersihan dan perawatan kulit wajah (mencuci wajah setelah
berpergian dan sebelum tidur)
- Hindari makanan yang banyak mengandung lemak, pedas dan berminyak
- Hindari stress
- Istirahat yang cukup
- Tidak memencet jerawat dengan tangan secara langsung
- Kontrol ulang untuk melihat hasil pengobatan 2 minggu lagi

KHUSUS
:
SISTEMIK
LOKAL

TINDAKAN : -

: Doksisiklin tablet 1x100 mg/hari


Vitamin A 50.000 iu/ hari
: Lotio Kumerfeldi (LKF) 100 ml (dioleskan pada malam hari)

PROGNOSIS :

QUO AD SANAM
QUO AD VITAM
QUO AD KOSMETIKUM

Nama dokter
SIP/STR
Alamat
Hp

: Bonam
: Bonam
: Dubia

: dr. Achsanul Kubri


: 06/IV/2015
: Jl. Durian No.276 Pekanbaru
: 085265206220
Pekanbaru, 27 April 2015

R/ Doksisiklin cap 100 mg No. XI V


S 1dd 1 p.c pagi

R/ Vitamin A tab 50000 IU No. XIV


S 1 dd 1 p.c

R/LotioKummerfeldi 100 ml No.I


S u.e(malamhari)
Pro
Umur

: Tn. A
: 23 tahun