Anda di halaman 1dari 6

CASE

COMBUSTIO GRADE II

Pembimbing :
Dr. Dedy Suryadi

Penyusun:
Dr. Ario Wahyu Pamungkas

Internsip
Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah
Periode 3 Juni 2015 5 Juni 2016
Batam

BAB I
0 | Page
Combustio

Presentasi Kasus

ANAMNESA
Identitas Pasien
Nama Pasien

: An. Muhammad Faris

Usia

: 3 tahun 10 bulan 13 hari (5 september 2011)

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Alamat

: Taman Lestari Blok E6 No. 32 Batu Aji

Pekerjaan

: Belum Sekolah

Agama

: Islam

Suku

: Melayu

Pendidikan

: Belum Sekolah

Masuk RS

: 10 Agustus 2015

Bangsal

: Flamboyan

No. RM

: 13.21.64

ANAMNESIS
Anamnesis dilakukan secara autoanamnesa dan Alloanamnesa pada
tanggal 11 Agustus 2015 pukul 20.30 WIB
Keluhan Utama
Badan tersiram air rebusan masakan sejak 1 jam SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien anak laki-laki usia 3 tahun datang diantar kedua orang tua nya ke
Instalasi Gawat Darurat RSUD Embung Fatimah dengan keluhan badan
tersiram air rebusan masakan sejak 1 jam sebelum masuk rumah sakit.
Pasien tersiram air rebusan tersebut setelah sebelumnya terpeleset saat
hendak membantu ibunya memasak. Kemudian pasien menyenggol panci
berisi air rebusan tersebut sehingga airnya menumpahi tubuh bagian
dada, lengan kanan, lengan kiri, dan punggung.
Ibu pasien mengaku bahwa air rebusan di dalamnya sudah diisi pempek
yang hendak dimasak, tidak ada diberi bumbu-bumbuan pada air rebusan
1 | Page
Combustio

Presentasi Kasus

tersebut. Ibu dan ayah pasien kemudian menyiram tubuh pasien dengan
minyak goreng kemasan yang belum dipakai ke seluruh tubuh pasien
dengan alas an mereka takut nantinya baju yang dipakai menempel ke
tubuh pasien. Setelah membasuh tubuh pasien dengan minyak goreng,
orangtua pasien pun melepas semua baju pasien tanpa handuk dan kain
apapun yang menutupi pasien kemudian membawanya ke Instalasi Gawat
Darurat RSUD Embung Fatimah. Pasien belum pernah berobat ke RS
dengan keluhan yang sama sebelumnya.
Riwayat Penyakit Dahulu
Hipertensi (-)
Diabetes Melitus (-)
Alergi (-)
Asma (-)
Riwayat Penyakit Keluarga
Hipertensi (-)
Diabetes Melitus (-)
Alergi (-)
Asma (-)
PEMERIKSAAN FISIK
Dilakukan tanggal 11 Agustus 2015 di bangsal Flamboyan RSUD Embung
Fatimah

Keadaan Umum

: tampak sakit sedang

Kesadaran

: compos mentis

Keadaan gizi

: Cukup

Status gizi

: BB 15 kg TB 105 cm

Tekanan darah

: 120/80 mmHg

Nadi

: 120 x/menit

Suhu

: 37 0C

Pernafasan

: 28 x/menit

2 | Page
Combustio

Presentasi Kasus

Status Lokalis :
Regio Thorax Anterior et Posterior

Inspeksi : tampak luka bakar grade II A-B 18% , hiperemis (+) ,


udem (+) , Sisa Bulae yang sudah pecah (+)

Palpasi : nyeri tekan (+)

Regio Extremitas Superior Dextra et Sinistra

Inspeksi : tampak luka bakar grade II A-B 18% , hiperemis (+) ,


udem (+) , Bulae (+) dan Bulae yang sudah pecah (+)

Palpasi : Nyeri tekan (+)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium (10 Agustus 2015)
Hematologi rutin
Hb

14,9

13 16 g/dl

Ht

43

40 48 %

Leukosit

23.100

5 10 10^3/ l

Trombosit

489

150 400 10^3/ l

Kimia darah
Natrium

141

Kalium

3,8

Chlorida

109

Glukosa Sewaktu 136


Ureum

23

Creatinin

0,5

Albumin

3,5

RESUME
Telah diperiksa seorang pasien laki-laki usia 3 tahun dengan keluhan
tersiram air panas sejak 1 jam SMRS. Pasien terpeleset sehingga
menyenggol panci berisi air panas tersebut sehingga air tumpahannya
3 | Page
Combustio

Presentasi Kasus

mengenai dada, punggung, dan kedua lengannya. Air panas tersebut


merupakan air yang digunakan untuk merebus makanan. Orang tua
pasien pun lantas menyiram pasien dengan minyak goreng kemasan yang
belum terpakai, antisipasi karena mereka takut baju sang anak lengket
dengan kulit akibat melepuh.
Dari pemeriksaan fisik didapatkan luka bakar derajat II A-B sebanyak 18%
pada dada dan punggung dimana terlihat kulit hiperemis, udem, Sisa
Bulae yang sudah pecah, serta terdapat nyeri tekan (+). Pada lengan
kanan dan kiri juga terdapat luka bakar derajat II A-B sebanyak 18%
dimana terlihat kulit hiperemis, udem, Bulae dan Bulae yang sudah pecah.
Terdapat pula nyeri tekan.
Dari hasil Laboratorium pasien semua dalam batas normal, namun
terdapat lekositosis dimana angka lekositnya 23.100 serta penurunan
hitung Albumin yaitu 3,5
DIAGNOSA KERJA
Combustio Gr. II A-B 36% regio Thorax anterior et inferior, Superior
Extremity dextra et sinistra.
PERENCANAAN

Rawat inap

Terapi cairan Baxter


1. Baxter I : jam 12.00 (10/8/2015) sampai pukul 20.00
(10/8/2015) RL 20 TPM(makro) 540cc 8 jam I
2. Baxter II : jam 20.00 (10/8/2015) sampai pukul 12.00
(11/8/2015) RL 11 TPM (makro) 540cc 16 jam II

Pantau balance cairan 1080cc/24 jam

Diit lunak TKTP

Inj. Ceftriaxon 2x500mg

Inj. Metronidazole 3x200mg

Inj. Ranitidine 3x1/2 ampule

4 | Page
Combustio

Presentasi Kasus

Inj. Ketorolac 2x15mg

O2 nasal bila perlu

GV 1x sehari dengan dioleskan mebo salep

FOLLOW UP
12 agustus 2015
Keluhan : nyeri pada luka bakar
TD

: 120/70

: 100

: 37,2

RR

: 28

St. internus
Kepala

: normocephali

Mata

: CA -/- SI -/-

Thorax

: pul : SN ves. Rh-/- Wh-/Cor : S1S2 reg. M(-) G(-) S(-)

Abd

: BU +, supel

Ext

: oedem -/- akral dingin -/-

As/

IVFD RL 20 TPM

Diit lunak TKTP

Inj. Ceftriaxon 2x500mg

Inj. Metronidazole 3x200mg

Inj. Ranitidine 3x1/2 ampule

Inj. Ketorolac 2x15mg

O2 nasal bila perlu

GV 1x sehari dengan dioleskan mebo salep

5 | Page
Combustio

Presentasi Kasus