Anda di halaman 1dari 19

1.

DESKRIPSI DATA
Descriptive Statistics
N
bp
np
Valid N (listwise)

14
14
14

Minimum
10,00
30,00

Maximum
47,00
250,00

Mean
25,5000
97,9286

Std. Deviation
12,09418
71,73076

2. Biaya promosi terendah sebesar Rp.10.000.000,- dan


Biaya promosi tertinggi sebesar Rp. 47.000.000,Dengan nilai rata-rata biaya promosi sebesar
Rp.25.500.000,- dan standar deviasi sebesar Rp.12.094.180,3. Nilai penjualan terendah sebesar Rp.30.000.000,- dan
Nilai penjualan tertinggi sebesar Rp. 250.000.000,Dengan nilai rata-rata biaya promosi sebesar
Rp.97.928.600,- dan standar deviasi sebesar Rp.71.730.760,4. KORELASI
Correlations
bp
bp

np

Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)

N
Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)

14
,813**
,000

np
,813**
,000
14
1

N
14
14
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Besarnya nilai koefisien korelasi antara BP dengan NP sebesar 0.813, bersifat sangat
kuat karena terletak diantara 0,8 hingga 1,0 dan bersifat positif.
Hipotesis
H0 : tidak terdapat hubungan antara biaya promosi dengan Nilai Penjualan
H1 : ada terdapat hubungan antara biaya promosi dengan Nilai Penjualan
Kriteria uji
Jika sig < 0,05 Tolak Ho
Jika sig > 0,05 Terima Ho

Uji Kolerasi Pearson


Correlations
bp
bp

np

Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)

N
Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)

14
,813**
,000

np
,813**
,000
14
1

N
14
14
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Nilai sig uji pearson sebesar 0,000 < 0,05 sehingga tolak Ho yang berarti terdapat
hubungan antara biaya promosi dengan nilai penjualan

11 maret 2016
Uji chi square
1. Deskripsi data

Sex
Cumulative
Valid

Pria
Wanita
Total

Frequency
16
13
29

Percent
55,2
44,8
100,0

Valid Percent
55,2
44,8
100,0

Percent
55,2
100,0

Terdapat 16 orang karyawan (55,2%) berjenis kelamin pria dan sisanya 13 orang
karyawan (44,8%) berjenis kelamin wanita.

Status
Cumulative
Valid

Menikah
Single
Total

Frequency
16
13
29

Percent
55,2
44,8
100,0

Valid Percent
55,2
44,8
100,0

Percent
55,2
100,0

Terdapat 16 orang karyawan (55,2%) berstatus menikah dan sisanya 13 orang karyawan
(44,8%) berstatus single.

Sex * Status Crosstabulation


Count

Sex
Total

Pria
Wanita

Status
Menikah
Single
8
8
8
5
16
13

Total
16
13
29

Terdapat 8 orang karyawan yang berjenis kelamin pria dan telah menikah,
sedangkan karyawan pria yang masih single berjumlah 8 orang.
Terdapat 8 orang karyawan yang berjenis kelamin wanita dan telah menikah,
sedangkan karyawan wanita yang masih single berjumlah 5 orang.

2. Hipotesis

Ho : tidak ada hubungan jenis kelamin karyawan dengan status


perkawinannya
H1 : ada hubungan jenis kelamin karyawan dengan status
perkawinannya
3. Kriteria uji
Jika sig < 0,05 Tolak Ho
Jika sig > 0,05 Terima Ho
4. Uji chi square

Chi-Square Tests
Asymp. Sig. (2Pearson Chi-Square

Value
,386a

df

sided)
1

,534

Continuity Correctionb

,060

,806

Likelihood Ratio

,388

,534

Exact Sig. (2-

Exact Sig. (1-

sided)

sided)

Fisher's Exact Test


Linear-by-Linear Association
N of Valid Cases

,711
,373

,541

29

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5,83.
b. Computed only for a 2x2 table

Karena nilai sig uji chi square sebesar 0.534 > 0,05, maka terima Ho, yaitu tidak ada
hubungan jenis kelamin karyawan dengan status perkawinannya

,404

UJI REGRESI LINIER SEDERHANA


1. Deskripsi data

Descriptive Statistics
N
penjualan
Koran
Valid N (listwise)

15
15
15

Minimum
244,99
22,60

Maximum
451,29
40,12

Mean
352,6607
30,3367

Std. Deviation
63,81478
5,72468

Nilai penjualan terkecil Rp. 224.990.000,00 dan nilai penjualan tertinggi Rp.
451.290.000,00

2. Model deskripsi

Coefficientsa
Standardized
Model
1

(Constant)

Unstandardized Coefficients
B
Std. Error
45,776
40,051

koran
10,116
a. Dependent Variable: penjualan

1,299

Coefficients
Beta
,907

t
1,143

Sig.
,274

7,789

,000

Model
Y = b0 + b1 x
NP = b0 + b1 BIK
NP = 45,776 + 10,116 BIK
BIK = 0 NP Rp. 45.776.000,00
dengan mengasumsikan biaya iklan di Koran = 0 maka nilai penjualannya sebesar Rp
45.776.000
setiap kenaikan Rp 1.000.000 biaya iklan di Koran akan menaikan nilai penjualan
Rp 10.116.000

3. Koef. Determinsi / R. square


Mengetahui kontribusi (%) variabel independen dalam menjelaskan
variabel dependennya.

Model Summary
Adjusted R
Model
R
R Square
1
,907a
,824
a. Predictors: (Constant), Koran

Square
,810

Std. Error of the Estimate


27,82010

Bersadarkan tabel diatas, nilai koefisien determinasi model sebesar


0,824=82,4%, artinya 82,4% variabel nilai penjualan dapat dijelaskan oleh
variabel biaya iklan dikoran, dan sisanya 17,6% oleh variabel yang tidak diteliti
dalam penelitian ini.
4. Uji simutan / uji F / uji Anova
Hipotesis
Ho : variabel BIK tidak berpengaruh secara simutan terhadap nilai penjualan
H1 : variabel BIK berpengaruh secara simutan terhadap nilai penjualan
Kriteria uji

Jika sig < 0,05 Tolak Ho


Jika sig > 0,05 Terima Ho
ANOVAb
Model
1

Sum of Squares

df

Mean Square

Regression

46951,116

46951,116

Residual

10061,452

13

773,958

Total

57012,567

14

Sig.

60,664

,000a

a. Predictors: (Constant), koran


b. Dependent Variable: penjualan

Karena nilai sig uji sebesar 0.000 < 0,05, maka tolak Ho, yaitu variabel BIK berpengaruh
secara simutan terhadap nilai penjualan

5. Uji parsial / uji t / uji koef regresi


Hipotesis
Ho : variabel BIK tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai penjualan
H1 : variabel BIK berpengaruh secara parsial terhadap nilai penjualan
Kriteria uji
Jika sig < 0,05 Tolak Ho
Jika sig > 0,05 Terima Ho
Coefficientsa
Standardized
Unstandardized Coefficients
Model
1

Std. Error

(Constant)

45,776

40,051

koran

10,116

1,299

Coefficients
Beta

,907

Sig.

1,143

,274

7,789

,000

a. Dependent Variable: penjualan

Karena nilai sig uji sebesar 0.000 < 0,05, maka tolak Ho, yaitu variabel BIK berpengaruh
secara parsial terhadap nilai penjualan

Regresi linier berganda


1. Deskripsi data
Descriptive Statistics
N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

penjualan

20

244,99

600,00

380,7455

86,24873

koran

20

22,60

57,00

33,5025

8,70015

radio

20

10,05

27,00

14,9660

3,96319

salesman

20

6,00

20,00

11,7000

3,82650

Valid N (listwise)

20

Biaya penjualan terendah sebesar Rp.224.990.000,- dan


Biaya penjualan tertinggi sebesar Rp. 600.000.000,Dengan nilai rata-rata biaya penjualan sebesar Rp.380.745.500,- dan
standar deviasi sebesar Rp.86.248.730,Biaya Koran terendah sebesar Rp. 22.600.000,- dan
Biaya Koran tertinggi sebesar Rp. 57.000.000,Dengan nilai rata-rata biaya Koran sebesar Rp. 33.502.500,- dan
Standar deviasi sebesar Rp. 8.700.150,Biaya radio terendah sebesar Rp. 10.050.000,- dan
Biaya radio teringgi sebesar Rp. 27.000.000,Dengan nilai rata-rata biaya radio sebesar Rp. 14.966.000,- dan

Standar deviasi sebesar Rp. 3.963.190,Jumlah salesman terendah sebesar 6 orang, dan
Jumlah salesman tertinggi sebesar 20 orang
Dengan jumlah rata rata 11,7 orang, dan
Standar deviasi sebesar 3,82650 orang

2. Korelasi
Correlations
penjualan
penjualan

Pearson Correlation

koran

koran

Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)
N

radio

Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)
N

salesman

Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)
N

salesman
**

,777**

,000

,000

,000

20

20

20

20

,956**

,909**

,683**

,000

,001

Sig. (2-tailed)
N

radio
**

,956

,000

,965

20

20

20

20

**

**

,775**

,965

,909

,000

,000

20

20

20

20

**

**

**

,777

,683

,000

,775

,000

,001

,000

20

20

20

20

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Besarnya nilai koefisien korelasi antara biaya penjualan dengan biaya iklan di Koran sebesar
0,956 bersifat sangat kuat karena terletak diantara 0,8 hingga 1,0 dan bersifat positif.
Besarnya nilai koefisien korelasi antara biaya penjualan dengan biaya radio sebesar 0,965
bersifat sangat kuat karena terletak diantara 0,8 hingga 1,0 dan bersifat positif.
Besarnya nilai koefisien korelasi antara biaya penjualan dengan jumlah salesman sebesar
0,777 bersifat kuat karena terletak diantara 0,6 hingga 0,799 dan bersifat positif.

3. Model regresi linier berganda


Coefficientsa
Standardized
Unstandardized Coefficients
Model

(Constant)

Std. Error

48,538

14,848

koran

4,589

1,016

radio

10,212
2,191

salesman

Coefficients
Beta

Sig.

3,269

,005

,463

4,516

,000

2,579

,469

3,959

,001

1,527

,097

1,435

,171

a. Dependent Variable: penjualan

Model :
Y = b0 + b1 x1 + b2 x2 + b3 x3
NP = b0 + b1 BIK + b2 BIR + b3 JS
NP = 48,538 + 4,589 BIK + 10,212 BIR + 2,191 JS

Dengan mengasumsikan variabel BK = 0, BIR = 0 dan JS = 0 maka besarnya NP


adalah Rp.48.538.000,00

Dengan mengasumsikan BIR konstan, js konstan, maka setiap kenaikan


Rp.1000.000,00 var. BIK akan menaikan var. np sebesar Rp.4.589.000,00

Dengan mengasumsikan BIK konstan, JS konstan, maka setiap kenaikan


Rp.1.000.000,00 var BIR akan menaikan var. NP sebesar Rp. 10.212.000,00

Dengan mengasumsikan BIK konstan, BIR konstan, maka setiap kenaikan satu oramg
var JS akan menaikan var. NP sebesar Rp. 2.191.000,00

4. Koef determinasi / R square


Model Summary

Model

R Square

,985a

Adjusted R

Std. Error of the

Square

Estimate

,971

,965

16,02957

a. Predictors: (Constant), salesman, koran, radio

nilai koefisien determinasi model sebesar 0,971 yang artinya 97,1% NP dipengaruhi variabel biaya iklan di
Koran dan salesman dan sisanya 2,9% oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

5. uji simultan
Hipotesis
H0 : variabel BIK, BIR, JS tidak berpengaruh secara simultan terhadap NP
H1 : variabel BIK, BIR, JS berpengaruh secara simultan terhadap NP
Kriteria uji
Jika sig < 0.05 tolak H0
Jika sig > 0.05 terima H0
ANOVAb
Model
1

Sum of Squares
Regression
Residual
Total

df

Mean Square

137226,883

45742,294

4111,156

16

256,947

141338,039

19

F
178,022

Sig.
,000a

a. Predictors: (Constant), salesman, koran, radio


b. Dependent Variable: penjualan

Karena nilai sig uji sebesar 0.000 < 0,05, maka tolak Ho, yaitu variabel BIK, BIR, JS
berpengaruh secara simultan terhadap NP

6. uji parsial
Hipotesis
H0 : variabel BIK tidak berpengaruh secara parsial terhadap NP
H1 : variabel BIK berpengaruh secara parsial terhadap NP
H0 : variabel BIR tidak berpengaruh secara parsial terhadap NP
H2 : variabel BIR berpengaruh secara parsial terhadap NP
H0 : variabel JS tidak berpengaruh secara parsial terhadap NP
H3 : variabel JS berpengaruh secara parsial terhadap NP
Kriteria uji
Jika sig < 0.05 tolak H0
Jika sig > 0.05 terima H0
Coefficientsa
Standardized
Unstandardized Coefficients
Model
1

B
(Constant)

Std. Error

48,538

14,848

koran

4,589

1,016

radio

10,212
2,191

salesman

Coefficients
Beta

Sig.

3,269

,005

,463

4,516

,000

2,579

,469

3,959

,001

1,527

,097

1,435

,171

a. Dependent Variable: penjualan

Karena nilai sig uji parsial var BIK sebesar 0.000 < 0,05 maka tolak H0, variabel BIK
berpengaruh secara parsial terhadap NP

Karena nilai sig uji parsial var BIR sebesar 0.001<0.05 maka tolak H0, variabel BIR
berpengaruh secara parsial terhadap NP
Karena nilai sig uji parsial var JS sebesar 0.171>0.05 maka terima H0, variabel JS tidak
berpengaruh secara parsial terhadap NP

UJI ASUMSI KLASIK


1. uji Linieritas

Hipotesis
H0 : variabel BIK, BIR, JS tidak berpengaruh secara simultan terhadap NP
H1 : variabel BIK, BIR, JS berpengaruh secara simultan terhadap NP
Kriteria uji
Jika sig < 0.05 tolak H0
Jika sig > 0.05 terima H0