Anda di halaman 1dari 7

PREEKLAMPSI BERAT (PEB)

DENGAN IMPENDING EKLAMPSI


Oleh :

Kelompok A
Nida Amalia
Nur Lely Revina
Ratna Indriyani
Rita Ervina
Nanik Triwulandari

Pembimbing
Dr. Adjar Wibowo, Sp.OG (K) FM

PENDAHULUAN
Preeklampsia/ eklampsia

salah satu penyebab kematian

ibu dan perinatal selain perdarahan dan infeksi


Pencegahan

angka morbiditas dan mortalitas

deteksi dini dan intervensi terhadap


perubahan proses penyakit
Angka kejadian di beberapa RS di Indonesia (1998) : 4,7 7 %
RSUD Ulin Bjm periode 1 Jan 1999 31 Des 2000 :
o Preeklampsia : 27,1 %
o Eklampsia
: 5,1 %

PENATALAKSANAAN
Tujuan utama penanganan preeklampsia :
1. Mencegah terjadinya preeklampsia berat
2. Melahirkan janin hidup
3. Melahirkan janin dgn trauma sekecil-kecilnya
Penanganan penderita preeklampsia :
1. Rawat Jalan
- Perbanyak istirahat
- Diit
- Pemeriksaan kehamilan
2. Rawat inap

PENATALAKSANAAN
1.

Penatalaksanaan preeklampsia berat :


Kehamilan < 37minggu
a. Inj MgSO4 8 gr , lanjutkan 4 gr tiap 4 jam, atau
30 ml MgSO4 20% dan D5% 500 cc
b. Perbaikan dgn MgSO4
lanjutkan 24 jam smpi preeklampsia
ringan
Tidak ada perbaikan
segera terminasi kehamilan

2.

Kehamilan > 37 minggu


a. Penderita dirawat inap
b. diet rendah garam tinggi protein
c. Inj MgSO4 8 gr : 4 gr boka dan 4 gr boki
atau suntikan tambahan 4 gr tiap 4-6 jam
d. Infus D5% dan RL 2:1 29 tetes/menit

KOMPLIKASI
Pada Ibu :

CVD (cardio vascular disease)


- gagal jantung
- gagal ginjal
- solusio plasenta
- hemolisis
- perdarahan otak
- ablasio retina
- edema paru
-

Pada Janin :

IUGR (intra uterine growth retardation)


- gawat janin
- janin mati
- sindrom HELLP (hemolysis, elevated liver enzymes, low
platelet count)
--

DIAGNOSA BANDING
Diagnosa Banding Preeklampsia adalah:
1.
2.

Hipertensi kronik
Penyakit ginjal

PENUTUP
Telah dilaporkan sebuah kasus G2P1A0 hamil
aterm JTHIU presentasi kepala inpartu PEB
dengan impending eklampsia pada wanita berumur
27 tahun yang dirawat di RSU Ulin Banjarmasin.
Pada kasus preeklampsi ini ditekankan pentingnya
penanganan yang tepat dan segera agar tidak
berlanjut menjadi eklampsia.