Anda di halaman 1dari 9

SUSUNAN ACARA RESEPSI

(acara di rumah)

(dengan Bansi dan Silek)

Ass..Wr..Wb

Hadirin yang berbahagia


Kedua penganten didampingi kedua orang tua penganten telah tiba ditempat
resepsi
Disambut dengan silek galombang
Tando rang minang baralek gadang!

(Bunyi Bansi)

siriah carano oleh penari

Penyiraman bareh kunik

Bismillah jolong disabuik


Alhamdulillah panyudahi
Jo bareh kunik kami manyambuik
Tandonyo suko dalam hati

Naknyo sajuak didalam hati


Naknyo sanang dikiro-kiro
Uraklah langkah ka palaminan
Kami nan samo mandoakan

Rumah gadang di Pagaruyuang

Saruaso Ranah Nagari


Tanah Data namo Kabupatennyo
Dari Makasar dunsanak bakunjuang
Disiko kami mananti
Baipa bisan kito jadinyo
Nak duo pantun sairiang

Dari biaro babendi ka padang lua


Jalan mandaki jo malereang, dari situ kito liek jam gadang
Nan diapik dek marapi jo gunuang singgalang
Dari pado bapaneh tagak di lua
Langkahkan kaki ayunkan tangan, mari kito naiak ka rumah gadang
Malapeh panek sambia nikmati sajian nan tahidang.
Kito mulai jo Bismillah....
Takato Ambo Ka marambah
Diladang urang, koto tuo
Kakida jalan katapian
Takato ambo kamanyambah
Ampunkan Ambo dek nan basamo
Rela jo maaf mohon barikan

Manolah Niniak mamak, Alim ulama


Jo cadiak pandai,
suluah bendang dalam nagari.
Bundo kanduang, limpapeh rumah nan Gadang.
Sarato hadirin yang kami hormati

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. teriring salam dari kami atas kehadiran
bapak2 dan ibu2 yang telah sudi mengayunkan tangan melangkahkan kaki.
Menghadiri Resepsi Pernikahan Agung .......... Putra
kebanggaan kel. Bpk.dan ibu..

dengan......putri tecinta kel. Bpk................Dan


ibu.

Hadirin, undangan yang berbahagia


Sebagai rasa hormat kami kepada bapak, ibu, dan saudara untuk berbagi
kebahagiaan dengan menyambut sang pengantin yang elok rupawan bagaikan sang
pangeran dan putri raja yang akan melangkah di karpet nan indah dikelilingi mawar
merah untuk menuju singgasana pelaminan, diiringi oleh pagar ayu yang cantik dan
tampan serta melodi yang merdu ikut mengiringi langkah sang pangeran dan putri
raja untuk duduk bersanding, didampingi oleh ayah bunda dan keluarga kandung
tersayang.

Beberapa tahun yang lalu, tepatnya tanggal,lahirlah seorang


bayi laki2 yang gagah. Putra dari bapak...dan
ibuyang diberi nama. yang kini telah
tumbuh dewasa menjadi pemuda tampan gagah perkasa
tanggal....,lahirlah seorang bayi perempuan yang cantik,. Putri dari
bapak.............................dan ibu......................yang diberi
nama.......................... yang kini telah tumbuh dewasa menjadi putri nan
rupawan...

Sungguh Allah yang Maha Agung, yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasangpasangan, siang dan malam, bulan dan bintang, kumbang dan madu, pria dan
wanita. Dan sungguh membahagiakan telah menciptakan-Nya kedua insan untuk
saling bertemu dan mengikat janji suci di hari ini, saling menyayangi dan menjaga.
Kakanda .. putra keempat bapak ..
dan Ibu ... dari bumi lancing kuning Kota bertuah Pekanbaru,
saat ini telah resmi menjadi pendamping hidup yang telah dipilih dari adinda
..., putri ke.. pasangan bapak ..
dan Ibu .. yang bertanah kelahiran kota Makasar.
Rahmat Allah SWT telah mempersatukan kalian dengan baik, maka hiasilah
kebersamaan ini dengan cinta dan kasih saying.
Namun jangan dipakai cinta sitampuak pinang. Ulah rayuan si daun siriah bacarai
pinang jo tampuaknyo.
Apalagi jikalau ado angin agak kencang maka bergugurlah sibuah pinang itu,,,
betapa rapuhnya
Tapi, tirulah cinta tanah dan air,
Tanah adalah symbol kemapanan, dan Air adalah sumber kehidupan

Dalam keadaan normal tanah padat dan rata, dimana ada lekukan atau tempat
rendah, disitulah air menempatkan diri.
Kalau dimusim hujan dan banjir, tanah dan air menyatu menjadi lumpur, diambil
tanahnya sang air mengikut, di ambil airnya tanahnya terbawa serta.
Bila musim kemarau tiba, tanah yang kering kerontang sampai retak-retak, datang
air hujan, rekahan retaknya bertaut kembali.
Begitu sempurnanya

(mengutip salah satu firman Allah SWT dalam Al Quran)


Istrimu adalah lading bagi kamu, karena itu tanamilah dengan benih terbaik,
pagari dengan iman dan pupuklah dengan amal sholeh.
Dengan begitu mudah-mudahan Rahmat Allah Senantiasa menyatukan kalian dalam
kebaikan,
Aman tentram dan sejahtera di Dunia dan Bahagia di Akhirat Kelak Amiin

Mengakhiri pasambahan, seuntai doa dari kami


Barakllahu Laka Wa Baraka Alaika Wa Jama Bainakuma Fi Khair...
Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi atasmu serta mengumpulkan
kamu berdua dalam kebaikan
Aamiin

SUSUNAN ACARA RESEPSI PERNIKAHAN


(Adat Melayu)

1. Pra kata
Kalimat Pengantar mempelai
Hadirin, Undangan yang kami hormati.
Siang hari yang cerah, penuh kebahagiaan kita rasakan bersama karena pada hari
ini Minggu, 2 Agustus 2015, bapak dan ibu dapat menghadiri resepsi pernikahan
akbar Ananda Asmika Rahman dan Nisa Isneni Hanifa
Hadirin, Undangan yang berbahagia.
Sesaat lagi, kedua mempelai akan memasuki ruangan yang telah disulap bak istana
kerajaan begitu mewah, megah, dan istimewa. Kami mengundang bapak dan ibu
untuk ikut berjaga dihamparan karpet merah menyambut kehadiran sepasang anak
manusia yang saling mengikat cinta sejati menuju singgasana kebahagiaan.
Tanda orang beradat, sebelum masuk ke rumah tuan rumah marilah kita dengarkan
prosesi adat berbalas pantun.
Perlahan namun pasti kedua mempelai berjalan dihantarakan oleh orang tua
terkasih dan keluarga besar. (kedua mempelai duduk bersanding di pelaminan).
Maha besar Allah dengan segala keagungan-Nya yang telah menjaga, menuntun,
dan menyatukan sapasang kekasih hati menjadi satu cinta untuk merenda tali
sayang dalam bahligai rumah tangga. Ananda Asmika Rahman putra kedua
bapak Aswardi, Ba dan ibu (almh) Sri Sulami dari kota Bengkulu mempersunting
Ananda Nisa Isneni Hanifa putri kedua bapak Prof. Dr. Syaiful Bahri, M.Si dan
ibu Dr. Muhdarina, M.Si dari kota Bertuah Pekanbaru.
Setelah akad nikah mereka berjanji Menjaga rasa cinta untuk terus bertahan di

atas rasa sayang dan berjalan dengan rasa rindu untuk terus menyatu, aku ingin
bersamamu menggapai cita dan asa menuju harapan sejati hanya untuk mendapat
ridho ilahirobii, Tak lupa sepasang kekasih ini pun berucap :
Suami berkata kepada istri: Inikah hari yang kita tunggu bertahun-tahun. Dan kini
wajahku membenam rindu diuntai doa. Kau kujemput dengan selembar cinta, untuk
mendiami relung waktuku. Kita akan bertamu ke rumah Tuhan memungut sebutir
restu.
Sang istri menyambut perkataan sang suami: Aku tak ubahnya embun yang kau
tadah didaun sunyi. Hasratku menemani desah nafasmu hingga ke senja. Meski
sosokku terlalu ringkih untuk bernaung diterik pun, aku berharap kita kan menulis
surat cinta untuk Tuhan, sebagai prasasti abadi dua jiwa tak terpisahkan.
Sungguh indah dan mulianya cinta yang telah mereka bina.
Hadirin, bapak/ibu yang kami hormati,
Sejenak kita palingkan pandangan kita ke tempat singgasana raja dan ratu sehari
yang begitu cantik, dan menawan bagaikan istana di negeri dongeng, ini
merupakan cipta karya kedua mempelai dalam memadu cinta.
Sebagai tanda penyambutan tamu yang datang, sebuah persembahan Tari
Persembahan.
2. Pendahuluan
Bismillahirrahmanirrahim..
Seiring balam dengan merebah,
Bubut dan balam serta merpati
Seiring salam beserta sembah
Sambutlah salam dari kami
Assalamualaikum Wr, Wb.
Seuntai kata yang dirangkai menjadi kalimat, sebait syair yang dirangkai menjadi
lagu. Izinkanlah salam terucap bagi hadirin, walau tangan ini tak bersentuh.
Hari yang cerah nan penuh bahagia, kita melihat sepasang kekasih saling mencinta
satu dalam jiwa.
Pohon pisang di bawa pulang
batang terbang dirantai
kami ucapkan selamat datang
para tamu yang tersayang
Yang kami hormati bapak/ibu undangan yang berbahagia
Kecil tak disebut nama
Besar tak dihimbau gelar
Yang pejabat dengan kuasanya
Yang Alim ulama dengan kitabnya

Yang cerdik pandai dengan ilmunya


Yang tua-tua dengan pusakanya
Alhamdulillahirabbilalamiin, walakibatulil muttaqin, washolatu
wassalaamuala asyrofil ambiya i wal mursalin, sayyidinna muhammadin,
waalaa alihi wa ash haa bihii rosulillahi ajmain. amma badu, puji syukur
kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan kasih sayang
kepada hamba-hambanya yang beriman untuk mendapat ridho dan barokah-Nya.
Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada baginda besar nabi Muhammad
SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang insya allah menadapatkan
syafaat dan rahmat dari Allah SWT. Dan teruntuk bapak/ibu yang telah datang
untuk saling mendoakan kedua mempelai dan menjaga tali silaturahmi.
Atas nama keluarga besar kedua mempelai, kami ucapkan selamat siang dan
selamat datang pada bapak/ibu yang telah hadir pada siang hari ini. Izinkan saya
yang mewakili atas nama tuan rumah Bapak/ Tuan Prof. Dr. Syaiful Bahri, M.Si,
beserta keluarga untuk mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas
kedatangan Bapak-bapak, ibu-ibu, encik-encik, puan-puan dan tuan-tuan dengan
hati yang suci, muka yang jernih, kami tunggu dengan dada yang lapang.
3. Penghantar
Hadirin yang kami hormati,
Tulusnya cinta, sayang, dan keikhlasan,telah menghantarkan sepasang kekasih
dalam bingkai baru mahligai rumah tangga. Sebait syair cinta pun terukir dari bibir
mereka Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian
mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu. Cinta, aku mencintaimu
dengan bebas sehingga saat kau ingin berlabuh, di sananlah senyumku selalu
menanti kehadiranmu dengan cinta. Tak lupa doa dan restu dari para orangtua
mengiringi keduanya dalam menapaki kehidupan yang baru, juga sebagai
pembangkit semangat untuk berjalan menuju hidup yang bahagia. Semoga kedua
mempelai selalu diberi limpahan anugerah dari Allah SWT, dijauhkan dari segala
rintangan,maupun masalah agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan
warahmah.
Bapak/ibu undangan yang berbahagia.
Karpet merah sudah dibentangkan, dihiasi pula dengan wanginya bunga disekitar.
Keluarga besar tampak serasi mengenakkan busana berwarna
yang menandakan kelembutan telah pula berjaga di tempat yang akan bapak/ibu
lalui pada acara resepsi pernikahan Ananda Asmika Rahman dengan Ananda Nisa
Isneni Hanifa
4. Sambutan Keluarga
Hadirin yang kami hormati.
Sebagai tanda ucapan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu, kami mengundang
perwakilan dari keluarga besar kedua mempelai untuk menyampaikan sambutan,
Bapak Prof.Dr. Syaiful Bahri, M.Si, kami silakan...

5. Pembacaan Doa
Bapak/ibu yang kami hormati,
Sesungguhnya orang orang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut
nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat
ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka
bertawakal (QS.Al-Anfal : 2). Sejenak marilah kita memanjatkan doa untuk
kelanggengan kedua mempelai, agar senantiasa dalam membina rumah tangga
diberi kesabaran, kelapangan, dan kasih sayang Allah SWT, pada Bapak Mukhtasar
Elhamdi, kami silahkan....
6. Ucapan Selamat
Bapak/ibu undangan yang berbahagia.
Denngan senang hati, kami mengundang bapak/ibu untuk memberikan ucapan
selamat serta doa restu untuk kedua mempelai yang sedang menjadi raja dan ratu
semalam, sambil diiringi lantunan musik yang syahdu. Serta dilanjutkan dengan
santap siang yang telah tuan rumah sediakan.
Kalau tuan pikat cemara,
Buatlah bara bakar selasih;
Sudilah tuan jamu selera,
Hidangan mesra pengikat kasih.
7. Hiburan dan Foto Bersama
Hadirin, undangan yang kami hormati.
Menemani bapak/ibu bersantap malam, dengan bangga kami mempersembahkan
sebuah seni bernuansa islami. Kami persembahkan Nasyid Samudra.
Selamat Mendengarkan
Hadirin yang berbahagia.
Dipersilahkan bagi bapak/ibu umtuk melakukan sesi foto bersama dengan kedua
mempelai. Kami persilahkan bapak/ibu berdiri berdampingan di sisi kanan dan kiri
pengantin. Menemani kehangatan suasana siang ini, kembali kami persembahkan
beberapa lagu dari Nasyid Samudra
8. Penutup
Bapak/ibu yang kami hormati
Dengan mengucap syukur alhamdulilah, sampailah kita dipenghujung acara siang
ini. Kami atas nama keluarga besar kedua mempelai sekali lagi mengucapkan rasa
terima kasih atas kehadiran bapak/ibu sekalian, akhir kata
Banyak keluk ke penarik,
Keluk tumbuh pohon kuini;
Nan elok bawalah balik,
Nan tak elok tinggallah di sini.

Bunga dedap di atas para,


Anak dusun pasang pelita;
Kalau tersilap tutur bicara,
Jemari disusun maaf dipinta.
Kalaulah ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Kalaulah ada umur panjang
Boleh kita berjumpa lagi
Barakallahu Laka Wa Baraka Alaika Wa Jamaa Bainakuma Fi Khair...
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta
astaghfiruka wa atubu ilaik.
Wassalamualaikum Wr.Wb......

Anda mungkin juga menyukai