Anda di halaman 1dari 8

MEKANISME CEMAS

WILDAN KHARISMA ZISNANDA


201310330311120

DEFINISI CEMAS
adalah suatu perasaan ketakutan yang
dikarakterisir oleh simptom fisikal seperti
palpitasi, berkeringat dan stress. Ansietas juga
merupakan salah satu jenis gangguan jiwa non
psikosis.

TEORI KECEMASAN
Stuart & Sundeen, (1998) menyatakan ada
beberapa teori yang telah dikembangkan untuk
menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
kecemasan, diantaranya:
Teori psikoanalitik
Teeori interpersonal
Teori perilaku

TEORI PSIKOANALITIK
Kecemasan adalah konflik emosional yang terjadi
antara dua elemen kepribadian id dan superego. Id
mewakili dorongan insting dan impuls primitive
seseorang, sedangkan superego mencerminkan
hati nurani seseorang dan dikendalikan oleh
norma-norma budaya seseorang. Ego atau aku,
berfungsi menengahi tuntunan dari dua elemen
yang bertentangan, dan fungsi cemas adalah
mengingatkan ego bahwa ada bahaya.

TEORI INTERPERSONAL
Cemas timbul dari perasaan takut terhadap tidak ada
penerimaan dan penolakan interpersonal. Cemas
juga berhubungan dengan perkembangan trauma,
seperti perpisahan dan kehilangan, yang
menimbulkan kelemahan spesifik. Orang dengan
harga diri yang rendah terutama mudah mengalami
perkembangan ansietas yang berat.

TEORI PRILAKU
Cemas merupakan produk frustrasi yaitu segala
sesutu yang mengganggu kemampuan seseorang
untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Pakar
prilaku lain menganggap ansietas sebagai suatu
dorongan untuk belajar berdasarkan keinginan dari
dalam untuk menghidari dari kepedihan. Pakar
tentang pembelajaran meyakini bahwa individu
yang terbiasa dalam kehidupan dirinya diharapkan
pada kekuatan yang berlebihan lebih sering
menunjukkan ansietas pada kehidupan
selanjutnya.

PATOFISIOLOGI
Stresso
r

hipotalam
us

SSO

Mengaktivasi NE menstimulasi system saraf


simpatik dan parasimpatik tanda vital aktif
Cemas parasimatis normal

JENIS-JENIS CEMAS
General Anxiety Disorders
Panic disorders
Social Anxiety Disorder
Specific Phobia
Obsessive Compulsive Disorders (OCD)
Post Traumatic Stress Disorders (PTSD)

Anda mungkin juga menyukai