Anda di halaman 1dari 16

HIPERTERMI

Oleh : Kelompok 3

Definisi
Hipertermi adalah keadaan suhu tubuh meningkat
melebihi suhu normal yaitu suhu tubuh mencapai
sekitar 40o secara terus menerus .

Ciri-ciri Hipertermi

kulit kemerahan
hangat bila disentuh
frekuensi pernafasan meningkat
takikardia
menggigil
dehidrasi
nyeri dan sakit yang spesifik atau umum
malaise/keletihan/kelemahan
kehilangan nafsu makan

ETIOLOGI
Hipertermia dapat disebabkan gangguan otak atau
akibat bahan toksik yang mempengaruhi pusat
pengaturan suhu . zat yang dapat menyebabkan
efek perangsangan terhadap pusat pengaturan
suhu sehingga menyebabkan demam disebut
pirogen . zat pirogen ini dapat berupa protein ,
pecahan protein , dan zat lain . terutama toksin
polisakarida , yang dilepas oleh bakteri toksik /
pirogen yang dihasilkan dari degenerasi jaringan
tubuh dapat menyebabkan demam selama keadaan
sakit .

PATOFISIOLOGI
Terjadinya demam disebabkan oleh pelepasan zat
pirogen dari dalam lekosit yang sebelumnya telah
terangsang baik oleh zat pirogen eksogen yang
dapat berasal dari mikroorganisme atau
merupakan suatu hasil reaksi imunologik yang
tidak berdasarkan suatu infeksi.
Pirogen eksogen ini juga dapat karena obat-obatan
dan hormonal, misalnya progesterone. Pirogen
eksogen bekerja pada fagosit untuk menghasilkan
IL-1, suatu polipetida yang juga dikenal sebagai
pirogen endogen. IL-1 mempunyai efek luas dalam
tubuh.

Zat ini memasuki otak dan bekerja langsung


pada area preoptika hipotalamus. Di dalam
hipotalamus zat ini merangsang pelepasan asam
arakhidonat serta mengakibatkan peningkatan
sintesis PGE-2 yang langsung dapat menyebabkan
suatu pireksia/ demam

Tindakan yang dilakukan pada


pasien hipertermia :
Selimuti pasien (chill stage)
Berikan cairan intravena
Kompres pasien pada lipatan paha, aksila, dan
leher.
Tingkatkan sirkulasi udara
Gunakan matras dingin dan mandi air hangat
Berikan pengobatan untuk mangatasi penyebab
demam
Lepaskan pakaian yang berlebihan dan tutupi
pasien dengan hanya selembar pakaian.

KESIMPULAN
Hipertermi adalah keadaan suhu tubuh meningkat
melebihi suhu normal yaitu suhu tubuh mencapai
sekitar 40o secara terus menerus . Hipertermi
merupakan peningkatan suhu tubuh di atas titik
pengaturan hipotalamusbila mekanisme
pengeluaran panas terganggu (oleh obat dan
penyakit) atau dipengarhui oleh panas eksternal
(lingkungan) atau internal (metabolik).

REFERENSI
Lynda Juall Carpenito, edisi 6, Diagnosa
Keperawatan, EGC, hal 19-20
Potter&Perry, edisi 4, Fundamental Keperawatan,
EGC, vol 1, hal 778-779

PERTANYAAN

Kelompok 1
Atina : apakah yang dimaksud asam arakhidonat?
- asam arakhidonat adalah asam lemak yang ada di
otak.

Kelompok 2
Hanum : apa yang dimaksud dengan endogen
pirogen?
- pirogen endogen adalah bahan sintetik yang
homogen dengan berbagai sel tubuh setelah
dikeluarkan sebagai endotoksin oleh pirogen
endogen

Kelompok 4
1. Riski : mengapa toksin polisakarida bisa
menyebabkan hipertemi?
- Karena toksin polisakarida merupakan salah satu
jenis zat pirogen yang dihasilkan atau dilepaskan
oleh degenerasi jaringan tubuh.
2. Vero : bagaimana penanganan medis hipertemi?
. - kenakan pakaian yang tipis, beri banyak minum,
banyak istirahat, beri kompres air, beri obat
penurun panas.

Kelompok 6
1. Menda : bagaimana penanganan hipertermi pada
anak-anak?
. A. letakkan anak-anak di ruangan suhu normal (25-28
drajad celcius)
. B. lepaskan sebagian pakaian anak-anak.
. C. Periksa suhu aksila tiap jam sampai tercapai suhu
normal.
. D. Bila suhu tinggi, kompres anak-anak jangan
menggunakan air dingin atau yang suhunya rendah.
. E. Untuk bayi, Pastikan bayi mendapat cairan adekuat.
. F. Beri antibiotik bila terjadi infeksi.

Kelompok 8
1. Rolis : bagaimana penanganan hipertermi dan bagaimana
percegahannya?
Pencegahan
-Menjaga kesehatan Lingkungan.
Penyediaan Air minum yang memenuhi syarat.
Pembuangan kotoran manusia pada tempatnya.
Pemberantasan lalat.
Pembuangan sampah pada tempatnya.
Pendidikan kesehatan pada masyarakat.
Pemberian imunisasi lengkap pada bayi.
Makan makanan yang sehat.
Jangan membiasakan anak jajan di luar

Penanganan pertama hipertermi.


Berikan pengobatan untuk mengatasi penyebab
demam.
Selimuti pasien (chill stage)
Berikan cairan intravena.
Kompres pasien pada lipat paha, aksia dan leher.
Tingkatkan sirkulasi udara.
Gunakan matras dingin dan mandi air hangat.
Lepaskan pakaian yang berlebihan dan tutupi
pasien dengan hanya selembar pakaian.