Anda di halaman 1dari 43

DETERMINAN

MATRIKS

NOTASI MATRIKS
Matriks yang mempunyai m baris dan n kolom disebut
matriks berordo atau berukuran m x n.
Notasi A = (aij)

Memudahkan menunjuk anggota suatu matriks


a11

a21
A = a
31
...
a
m1
2
2

a12
a22
a32
...
am 2

a13
a23
a33
...
am 3

... a1n

... a2 n
... a3n

... ...
... amn

Dengan
i = 1,2,...,m
j = 1,2,...,n

JENIS JENIS MATRIKS


Matriks persegi
adalah matriks yang berukuran n x n
1 4

3 1

Matriks nol
adalah matriks yang setiap entri atau elemennya adalah bilangan
nol 0 0
O3x 2 0 0
0 0

3
3

JENIS JENIS MATRIKS


Matriks Diagonal
adalah matriks persegi yang semua elemen diatas dan dibawah
diagonalnya adalah nol. Dinotasikan sebagai D.
Contoh :
D3x 3

1 0 0
0 2 0
0 0 5

Matriks Skalar
adalah matriks diagonal yang semua elemen pada diagonalnya
sama 5 0 0
D3x 3 0 5 0
0 0 5

4
4

JENIS JENIS MATRIKS


Matriks Identitas
adalah matriks skalar yang elemen-elemen pada diagonal
utamanya bernilai 1.
Sifat - sifat matriks identitas :
1 0 0
A*I A
D 0 1 0
I*A A
0 0 1
Matriks Segitiga Atas
adalah matriks persegi yang elemen di bawah diagonal utamanya
bernilai nol
Matriks Segitiga Bawah adalah matriks persegi yang elemen
di atas diagonal utamanya bernilai nol

5
5

2 4 5
A 0 1 2
0 0 6

1 0 0
B 3 4 0
2 5 1

DETERMINAN MATRIKS
Setiap matriks persegi memiliki nilai determinan
Nilai determinan dari suatu matriks merupakan
suatu skalar.
Jika nilai determinan suatu matriks sama dengan
nol, maka matriks tersebut disebut matriks singular.

6
6

NOTASI DETERMINAN
Misalkan matriks A merupakan sebuah matriks
persegi
Determinan A ditulis sebagai det (A)
det(A) sering dinotasikan |A|

Ada beberapa cara untuk menentukan


determinan, diantaranya adalah:
Determinan dengan cara Sarrus
Determinan dengan cara Ekspansi Kofaktor
Determinan dengan cara Operasi Baris
Elementer (OBE)
7
7

NOTASI DETERMINAN
Pada matriks 2x2 cara
determinannya adalah :
a11
A
a21

a12

a22

det( A)

a11

a12

a21

a22

menghitung

det( A) a11 a22 a12 a21

Contoh :
2 5

A
1 3

8
8

2 5
det( A)
1 3

nilai

det( A) 6 5 1

METODE SARRUS
Pada matriks 3x3 cara menghitung nilai
determinannya adalah menggunakan Metode Sarrus
Metode Sarrus hanya untuk matrix berdimensi 3x3
a11

A a21
a
31

a12

a13

a22
a32

a23
a33

det( A) a11 a22 a33 a12 a23 a31 a13 a21a32 a31a22 a13 a32 a23 a11 a33 a21a12

9
9

Contoh :
Tentukan determinan matriks

2 1
3

A 1
1
0
2 2 1

Jawab :

3
2 1 3 2
det A 1
1
0 1 1
2 2 1 2 2
30 2202 = 1

METODE SARRUS
2 2 3

B 1 1 3
2 0 1

Nilai Determinan dicari menggunakan metode


Sarrus
det(B) = (-21 -1) + (2 3 2) + (-3 -1 0) (-3 1 2) (-2 3
0)-(2 -1 -1)
= 2 +12+0+6-0-2
= 18

11
11

MINOR
Yang dimaksud dengan MINOR unsur aij adalah
determinan yang berasal dari determinan orde n
dikurangi dengan baris ke-i dan kolom ke-j.
Dinotasikan dengan Mij
Contoh Minor dari elemen a
a11

A a21
a
31

a11

a
A 21
a
31
a
41

12
12

a12

a13

a22
a32

a23
a33

a22
a32

a23
a33

a22
M 11 a32
a42

a23
a33
a43

M 11

a12

a13

a14

a22
a32

a23
a33

a24
a34

a42

a43

a44

a24
a34
a44

MINOR
Minor-minor dari Matrik A (ordo 3x3)
M 11

M 21

13
13

a22
a32

a23
a33

M 12

a12

a13

a32

a33

M 22

a21

a23

a31

a33

a11

a13

a31

a33

M 13

a21

a22

a31

a32

dst

KOFAKTOR MATRIKS
Kofaktor dari baris ke-i dan kolom ke-j dituliskan
dengan
Contoh :
Kofaktor dari elemen a23
c23 (1) 23 M 23 M 23

14
14

TEOREMA LAPLACE
Determinan dari suatu matriks sama dengan jumlah
perkalian elemen-elemen dari sembarang baris atau
kolom dengan kofaktor-kofaktornya

15
15

TEOREMA LAPLACE
Determinan dengan Ekspansi Kofaktor Pada Baris
Misalkan ada sebuah matriks A berordo 3x3
a11

A a21
a
31

a12
a22
a32

a13

a23
a33

Determinan Matriks A dengan metode ekspansi


kofaktor baris pertama
|A| a11c11 a12 c12 a13c13
a11 M 11 a12 M 12 a13 M 13
a22
a11
a32

16
16

a23
a21
a12
a33
a31

a23
a21
a13
a33
a31

a22
a32

TEOREMA LAPLACE
Determinan Matriks A dengan metode ekspansi kofaktor baris
kedua
|A| a21c21 a22c22 a23c23
a21 M 21 a22 M 22 a23 M 23
a12
a21
a32

a13
a11
a22
a33
a31

a13
a11
a23
a33
a31

a12
a32

Determinan Matriks A dengan metode ekspansi kofaktor baris


ketiga
|A| a31c31 a32 c32 a33 c33
a31 M 31 a32 M 32 a33 M 33
a12
a31
a 22

17
17

a13
a11
a32
a 23
a 21

a13
a11
a33
a 23
a 21

a12
a 22

TEOREMA LAPLACE
Determinan dengan Ekspansi Kofaktor Pada Kolom
Misalkan ada sebuah matriks A berordo 3x3
a11

A a21
a
31

a12
a22
a32

a13

a23
a33

Determinan Matriks A dengan metode ekspansi


kofaktor kolom pertama
|A| a11 c11 a 21c 21 a31c31
a11 M 11 a 21 M 21 a31 M 31
a 22
a11
a32

18
18

a 23
a12
a 21
a33
a32

a13
a12
a 31
a33
a 22

a13
a 23

TEOREMA LAPLACE
Determinan Matriks A dengan metode ekspansi kofaktor kolom
kedua
|A| a12c12 a22c22 a32c32
a12 M 12 a22 M 22 a32 M 32
a21
a12
a31

a23
a11
a22
a33
a31

a13
a11
a32
a33
a21

a13
a23

Determinan Matriks A dengan metode ekspansi kofaktor kolom


ketiga
|A| a13 c13 a 23 c 23 a33 c33
a13 M 13 a 23 M 23 a33 M 33
a 21
a13
a31

19
19

a 22
a11
a 23
a32
a 31

a12
a11
a33
a32
a 21

a12
a 22

Contoh
Hitunglah Det(A) dengan ekspansi
kofaktor :
2 1 0

A 1 2 1
0 1 2

Misalkan, kita akan menghitung det


(A) dengan ekspansi kofaktor sepanjang
baris ke-3

2
A 1

1
2

0
1

det( A)

a3 j c3 j
j 1

= a31 C31 + a32 C32 + a33 C33


0 1 (1)

3 2

2
1

2
0
3 3
2 (1)
1
1

=02+6 =4

1
2

Menghitung det (A) dengan ekspansi kofaktor


sepanjang kolom ke-3
2

A 1

0 1 (1) 23

2
0

=02+6
=4

1
2
2 (1) 33
1
1

1
2

Tentukan determinan matriks berikut


dengan cara Sarrus dan Kofaktor:
2 4 6
a) A 1 3 5

7 8 9

1 0 0
b) B 4 3 2

5 6 7

Penyelesaian

2 4 6 2 4

1 3 5 1 3

7 8 9 7 8

maka det (A) = 2.3.9 + 4.5.7 + 6.1.8 6.3.7 2.5.8 4.1.9


= 54 + 140 + 48 126 80 36

Dengan ekspansi kofaktor

2 4 6

1 3 5

7 8 9

3 5 4 6
4 6
maka det (A) 2.
-1.
7.
8 9 8 9
3 5
= 2.(27 40) (36 48) + 7.(20 18)
= - 26 + 12+ 14 = 0

soal
Tentukan k jika det(D) = 29
1 5 k

D 1 0 1
3 k 4

Sifat-sifat determinan
Nilai determinan tidak berubah apabila
baris dan kolomnya dipertukarkan.
Jadi,
Contoh:
2 4 6
A 1 3 5

7 8 9

2 1 7
A T 4 3 8

6 5 9

Jika semua unsur dari suatu baris (atau


kolom) adalah nol, determinan matriks itu
sama dengan nol.

Jika semua unsur dari suatu baris (atau


kolom) adalah nol, kecuali satu unsur,
determinannya sama dengan hasil kali
unsur itu 1dengan
kofaktornya.
0 0
3 2
B 4 3 2 det( B )
6 7
5 6 7

Pertukaran dua baris atau dua kolom


sembarang
tanda
0 0
4 3 2 akan
1 mengubah
determinan.
C 1 0 0 , D 4 3 2 det(C ) det( D)
5 6 7

5 6 7

Jika semua unsur dalam suatu


baris (atau kolom) dikalikan
dengan sebuah bilangan,
determinannya juga dikalikan
dengan bilangan itu.
Jika dua baris (atau kolom) sama
atau sebanding, determinannya
sama dengan nol.

Jika kita mengalikan unsur-unsur


suatu baris (atau kolom) dengan
sebuah bilangan kemudian
dijumlahkan dengan unsur-unsur
yang bersesuaian dengan suatu baris
(atau kolom) yang lain, nilai
determinannya tetap.
Jika A dan B dua matriks persegi
yang berukuran sama, maka
det(AB) = det(A).det(B)

Menentukan Determinan
dengan cara OBE
Tentukan det(A)

0 1 5

A 3 6 9
2 6 1

0 1 5
det( A) 3 6 9
2 6 1

Pertukarkan R1 dengan R2
det(B)=-det(A)

3 6 9

Bagilah R1

0 1 5
dengan 3
2 6 1det(B)=k.det(A)
1 2 3
3 0 1 5
2

R3 -2*R1

1 2
3 0

0 10

3
5
5

1 2
3
3 0 1
5
R3 -10*R2
0 0 55

(3)(1)(1)(55) 165

Tentukan det matriks


berikut dengan cara OBE
dan ekspansi kofaktor

1 4 1 2
1 2 0 1

P
3 1 2 1

2 2 1 3

Aturan Cramer
Untuk mencari solusi dari SPL
(Sistem Persamaan Linear) tertentu
(matriks nxn)
Teorema :Jika Ax=b merupakan suatu
sistem n persamaan linier dalam n
peubah sedemikian sehingga det(A)
0, maka sistem tersebut
mempunyai penyelesaian yang unik
(tunggal).

Sistem Persamaan Linear


a11 x1 a12 x2 ... a1n xn b1
a x a x ... a x b
21 1 22 2
2n n
2

an1 x1 an 2 x2 ... ann xn bn


a11
a
21
A .
.
a
n1

a12

...

a22
.

...
.

.
...

an 2

a1n

a2 n
.
.
ann

b1
b
2
A1 .
.
b
n1

a12 ...
a22 ...
.
.
.
.
an 2 ...

a1n
a2 n
.
.
ann

det( A1 )
det( A2 )
x2
x1
det( A)
det( A)

det( An )
xn . . .
det( A)

dengan Aj adalah matriks yang


diperoleh dengan menggantikan

anggota kolom ke j dari Ab1dengan

anggota matriks b
b
2

b
:

bn

Tentukan penyelesaian dari SPL


berikut dengan menggunakan aturan
cramer
3)
5x 2y - z 10
1)-2x + 3y + 4z = 12 - 3w - 5x y - 2z -10
3x + 4y 2z =-15 w x y
6
5x + 6y 3z =-22 2w - x 3y 5z 6
2) X1 +
2X3 = 6
-3X1 + 4X2 + 6X3 = 30
-X1 2X2 + 3 X3 = 8

2 3 4
det( A) 3 4 2
5 6 3

11

12 3 4
det( A1 ) 15 4 2
22 6 3

11

2 12
4
det( A2 ) 3 15 2
5 22 3

22

2 3 12
det( A3 ) 3 4 15
5 6 22

1 4 1
det( A) 4 1= 2
2

1 1 2
det( A1 ) 20 2 3
x

1 4 1
det( A)
4 1 2
2

144

55