Anda di halaman 1dari 3

PEMASANGAN INFUS

Jl. Raya Parung Bogor KM 42


Kabupaten Bogor

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

018/02/02-04/XII/2013

HALAMAN
1/3

Ditetapkan :
RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
a.n Direksi
Direktur Utama

Tanggal Terbit

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
Desember 2013

Dr. Yahmin Setiawan, MARS

PENGERTIAN

Pemberian cairan intravena dengan menggunakan IV


catheter.

TUJUAN

1. Pemberian cairan melalui parenteral.


2. Pemberian therapy intravena.

KEBIJAKAN

PROSEDUR

1.

Sebelum bekerja/melakukan pelayanan harus


dimulai dengan membaca Basmalah dan setelah
selesai mengucapkan Hamdalah.

2.

Pasien yang dipasang infus harus dimonitor intake


dan outputnya setiap shif.

3.

Infus yang dipasang hanya berdasarkan instruksi


dokter.

1. Menyiapkan peralatan :
a.

Sarung tangan/handscoon 1 pasang.

b.
atau

Selang infus sesuai kebutuhan (makro drip

mikro drip).
c.

Cairan parenteral sesuai program.

d.

Jarum intra vena (ukuran sesuai).

e.

Kapas alkohol dalam kom (secukupnya).

f.

Desinfektan.

g.

Torniquet/manset.

h.

Perlak dan pengalas.

i.

Bengkok 1 buah.

j.

Plester / hypafix / tegaderm.

k.

1 Kassa steril.

l.

Penunjuk waktu / jam tangan.

2.Melakukan verifikasi data.

PEMASANGAN INFUS

Jl. Raya Parung Bogor KM 42


Kabupaten Bogor

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

018/02/02-04/XII/2013

2/3

3.Melakukan prosedur Universal Precautions ( UP ).


4.Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar.
5.Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik.
6.Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada
keluarga/pasien.
7.Memberikan sentuhan terapeutik.
8.Menutup sampiran / gorden.
9.Menutup saluran infus (klem).
10.Menusukkan saluran infus dengan benar.
11.Menggantung botol cairan pada standar infus.
12.Mengisi tabung reservoir infus sesuai tanda.
13.Mengalirkan cairan hingga tidak ada udara dalam
selang langkah 1-6 lakukan 2 kali (jika akan dipasang
three way).
14.Mengatur posisi pasien dan pilih vena yang akan
ditusuk.
15.Memasang perlak dan alasnya.
16.Membebaskan daerah yang akan di insersi.
17.Memasang torniquet 5 cm proksimal yang akan
ditusuk.
18.Membersihkan kulit dengan kapas alkohol (melingkar
dari dalam keluar).
19.Mempertahankan vena pada posisi stabil.
20.Memegang IV cateter dengan sudut 30 C.
21.Menusuk vena dengan lubang jarum menghadap
keatas.
22.Memastikan IV cateter masuk intra vena kemudian
menarik Mandrin 0,5 cm.
23.Memasukkan IV cateter secara perlahan.
24.Menarik mandrin.
25.Jika keluar darah,lanjutkan penusukan sambil menarik
mandrin dan lepaskan tourniquet.
26.Setelah mandrin ditarik, sambungkan dengan selang

PEMASANGAN INFUS

Jl. Raya Parung Bogor KM 42


Kabupaten Bogor

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

018/02/02-04/XII/2013

HALAMAN
3/3

infus (Jika infus dipasang satu jalur).


27.Memasang three way dengan posisi off kearah
pembuluh darah, kemudian menyambungkannya
kedua jalur infus set (Jika dipasang three way).
28.Menutup ujung IV kateter (jika dipasang vemplon).
29.Mengalirkan cairan infus.
30.Melakukan fiksasi IV cateter.
31.Memberi desinfeksi daerah tusukan dan menutup
dengan kassa / tegaderm.
32.Mengatur tetesan sesuai program.
33.Mengbservasi respon pasien.
34.Membereskan alat-alat.
35.Melakukan pendokumentasian.
UNIT TERKAIT

Instalasi Rawat Inap, instalasi gawat darurat, HCU.

DIBUAT OLEH

Bagian Mutu keperawatan