Anda di halaman 1dari 3

1.

Analisis kualitatif
Analisis yang berkaitan dengan identifikasi zat kimia dengan mengenali unsur atau senyawa
apa yang ada dalam suatu sampel (Underwood,2002).
2. Pengendapan
Merupakan reaksi pembentukan padatan dalam larutan atau dalam padatan lain selama reaksi
kimia (Winarto, 2014).
Winarto. 2014. Reaksi Pengendapan tersedia online di
http://www.ilmukimia.org/2014/02/reaksi-pengendapan.html [diakses pada 13 maret 2016
23.19].
3. Karbohidrat
Merupakan sumber energi utama tubuh. merupakan zat gizi yang terdapat dalam makanan
yang tersusun dari unsur Carbon (C), Hidrogen(H), dan oksigen (O) (Iqfadhilah, 2014).
Iqfadhilah.
2014.
Pengertian
Karbohidrat
tersedia
online
di
http://www.idmedis.com/2014/03/Karbohidrat-sumbernya-fungsi-sertapenyakit-yang-berhubungan-dengan-karbohidrat.html [diakses pada 13
Maret 2016 23.24].
4. Analisis kuantittaif
Analisis yang berkaitan dengan penetapan berapa banyak suatu zat
tertentu yang terkandung dalam suatu sampel (Underwood, 2002).
5. Metode Luff Scrull
Penentuan gula reduksi dengan metode Luff-Schoorl ditentukan bukan
kuprooksidanya yang mengendap tetapi dengan menentukan kuprooksida
dalam larutan sebelum direaksikan dengan gula reduksi sesudah reaksi
dengan sample gula reduksi yang dititrasi dengan Na-Thiosulfat.
Selisihnya merupaka kadar gula reduksi. Reaksi yang terjadi selama
penentuan karbohidrat dengan cara Luff-Schoorl adalah mula-mula
kuprooksida yang ada dalam reagen akan membebaskan Iod dari garam
KI. Banyaknya iod dapat diketahui dengan titrasi menggunakan NaThiosulfat. Untuk mengetahui bahwa titrasi sudah cukup maka diperlukan
indicator amilum. Apabila larutan berubah warna dari biru menjadi putih
berarti titrasi sudah selesai. Selisih banyaknya titrasi blanko dan sample
dan setelah disesuaikan dengan tabel yang menggambarkan hubungan
banyaknya Na-Thiosulfat dengan banyaknya gula reduksi (Khopkar, 1999).
6. Gula pereduksi

Gula yang dapat dioksidasi oleh zat pengoksidasi lembut seperti reagensia Tollens, suatu
larutan basa dan Ag(NH3)2 +, disebut gula pereduksi (karena zat pengoksidasi anorganik
direduksi dalam reaksi itu) (Fessenden et al, 1986).
7. Titrasi iodometri
Iodimetri adalah analisa titrimetri untuk zat-zat reduktor seperti natrium
tiosulfat, arsenat dengan menggunakan larutan iodin baku secara
langsung. Iodometri adalah analisa titrimetri untuk zat-zat reduktor
dengan penambahan dengan penambahan larutan iodin baku berlebihan
dan kelebihannya dititrasi dengan larutan natrium tiosulfat baku( Rivai,
1995).
Rivai, H., (1995), Asas Pemeriksaan Kimia, Universitas Indonesia Press,
Jakarta.

Sudarmaji, S. 1989. Analisis Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta:


Liberti.
Zahro, L Munisatus. 2010. Core. Tersedia online di
https://core.ac.uk/download/pdf/11711557.pdf (Diakses tanggal 25
Februari 2016: 11.12).