Anda di halaman 1dari 33

ARSITEKTUR

ZAMAN
PERTENGAHAN

ROMANESQUE

Oleh: Muhhamad Dhia Ulhaq

KARAKTERIST
IK GEREJA
YANG KHAS
ARSITEKUR
ROMAWI
BARAT

ARSITEKUR
BYZANTIUM

ROMANESQUE
DARK AGES
TIDAK BANYAK
HASIL KARYA
ARSITEKTUR
YANG
MENCIRIKAN
MASA TERSEBUT

KARAKTERISTIK
BUSUR
LENGKUNG
PADA PINTU,
JENDELA,
LANGIT LANGIT, DAN
ARCADE
2
MENARA
TINGGI
PADA
BAGIAN
DEPAN
GEREJA
DINDIN
G
TEBAL

PAHATAN
PADA PINTU
MASUK UTAMA
ATAP
MERUNCI
NG
BERKIBLAT
KE TIMUR
(YERUSSALE
M)
TIDAK
TERDAPA
T KURSI
PADA
INTERIOR

STRUKTUR
ATAP BERUPA
BATU DISUSUN
TERDAPA MELENGKUNG
T CRYPT
BARRE CROSS
PADA
L
VAUL
BAGIAN
VAULT
T
TERDAPAT
BAWAH
KOLOMALTAR
KOLOM
BESAR YANG
DENAH
DISEBUT
BERBENTU
CAPITAL
K SALIB
COLOUM
PNTU
MASUK
SEBELAH
BARAT

BASILICA
MARIA
LAACH,
GERMAN

FASAD

LAYOUT

DENAH
BERBENTUK
SALIB

2 MENARA
TINGGI
DIBAGIAN
DEPAN

DENAH
ALTAR

NAVE

IN/ OUT

ORIENTASI

BERKIBLAT KE ARAH
TIMUR, YERUSSALEM

U
T

B
S

COLOUM
DAN
STRUKTUR
ATAP
KESELURUHAN
STRUKTUR ATAP
BERJENIS CROSS VAULT
DAPAT DILIHAT DARI
TANDA-TANDA SILANG
PADA DENAH

COLOUM YANG
DIBERI WARNA
MERAH ADALAH
COLOUM CAPITAL

BUSUR LENGKUNG
PADA NAVE

PADA PINTU
MASUK

PADA JENDELA

arsitektur
Gothic
(1200 M 1600 M)

Oleh: Grace Anggraeni (1441401983)


Khusnul Chotimah(1441401946)

sejarah
Arsitektur Gothic dimulai pada
pertengahan abad 12 dan berakhir pada
abad 16
Muncul setelah zaman pertengahan
ketika Perang Salib masih berlangsung
Merupakan perwujudan keyakinan
Kristen yang lebih moderen daripada
periode-periode sebelumnya, dimana
bangunan Gothik yang paling dikenal
adalah katedral

ciriciri umum bangunan


Terdapat menara pada bangunan gereja

menara

Terdapat rose window

Terdapat seni kaca patri di dinding bangunan


gothic

Adanya rib vaulting

Penebalan kolom/tiang

Explore bangunan

St.Pauls
Gereja St Katolik Paul'S,
Melbourne, adalah
katedral dari gereja
Anglikan Daerah
keuskupan Melbourne,
Victoria, Australia

Dirancang oleh Arsitek Inggris William


Butterfield (1884) dan dilanjutkan oleh Joseph
Reed.

- kontruksi dinding padat di luar dan


konstruksi kayu atau baja di dalam.
- Inti masif dengan struktur kayu, baja
atau beton di dalam.

Ruangan persegi panjang sebagai tempat ibadah


Bukaan diletakkan pada sisi yang pendek
deretan kolom melengkung
Daerah tepi gelap
Jalan memanjang ke arah mimbar

Detail tiang dari gereja St Pauls

Arsitektur
Pertengahan
Akhir
(BAROQUE)
Doni Arga Wijaya

SEJARAH
Istilah Barock berarti mutiara
pelengkap yang bentuknya
tidak teratur atau tidak simetri.
Pada masa akhir Aliran
Renaissance, gayagaya yang
ada telah berkembang menjadi
berlebihan
(Manneris)
terutama pada bidang seni
lukis. Barock berkembang
antara tahun 1600 1760.

Cita rasa pergerakan yang menerus, yang terutama


diciptakan oleh permainan dinding-dinding cekung
dan cembung, adalah fitur yang paling jelas pada
bangunan Baroque. Kesan pertama dalam melihat
bangunan Baroque adalah seperti melihat sebuah
teater. Ada drama, ada pergerakan, ada efek
pencahayaan yang jelas (striking) dan akustik yang
baik.

Ada drama, ada pergerakan, ada efek


pencahayaan yang jelas (striking) dan
akustik yang baik.
Arsitektur Baroque, yang muncul pertama
kali di Roma, adalah gaya bangunan pada
gereja, istana dan bangunan umum (yang
dirancang dalam skala besar). Pada hal
tertentu, arsitektur Baroque dapat
dikatakan sebagai perpanjangan dari
arsitektur Renaissans.

FASAD

Desain Barock ditandai dengan lengkungan lurus, ornamen


berlebihan, ukuran yang besar dan mewah
Ekspresi semula yang pasrah dan simetri

INTERIOR
Kolom Corinthian jangkung menyela entablatures.
hemi-cherubim Bersayap Idiosyncratic digunakan
untuk membingkai relung patung, salah satu patung
yang paling utama dalam bangunan gereja tersebut
adalah patung suci Charles Borromeo yang dibuat
olehAntonio Raggi. Di sampingnya adalah patung St.
Yohanes Matha dan St. Felix Valois, pendiri dari
Order Tritunggal.

DENAH
Dari denah ini kita bisa lihat bahwa denah lantai dasar terdiri
dari tiga ruangan yang sesuai untuk bermaca-macam fungsi.
Memasuki gereja ini kita akan menjumpai sebuah nave ( ruang
tengah gereja) yang berbentuk oval yang menyediakan keangka
spasial untuk rute prosesi umat.
Arah gerak dipertegas oleh kubah barrel yang memanjang dan
kolom-kolom pada kedua sisi nave, yang pada seetiap kasus
membentuk relung, nave berakhir pada bagian gereja yang
terpenting yaitu mimbar.
Ruang ini diperluas pada ketiga bagian sisi-sisinya melalui
apse-apse (bagian gereja yang menonjol dan berbetuk
setengah bundar). Bagian belakang apse tengah merupakan
dinding kolomn. Melaluinya paduan suara dapat dilihat.

Arsitektur
Pertengahan
Akhir
(Rococo)
Danis Setiawan A.R

Arsitektur ROCOCO
Rococo juga disebut sebagai "Akhir
Baroque" merupakan gaya abad ke-18
yang dikembangkan sebagai seniman
Baroque simetri mereka menyerah
dan menjadi semakin hiasan,
kemerahan, dan lucu.
Kata Rococo dipandang sebagai
kombinasi dari kata rocaille Perancis,
yang berarti batu, dan coquilles,
berarti shell, karena ketergantungan
pada benda-benda sebagai motif
dekorasi.

Tokoh arsitektur Rococo adalah seniman


Italian-Swiss seperti Bagutti dan Artari
sedangkan arsitek James Gibbs, dan
saudara kali-lakinya Franchini bekerja di
Irlandia sebagai arsitek dekorasi rumah gaya
rokoko.

Arsitektur Rokoko, adalah terkesan ringan,


lebih anggun, juga merupakan versi rumit
dari Arsitektur Barok, yang lebih
berornamen dan berkesan kokoh
sederhana. Meski gayanya mirip, namun
ada beberapa perbedaan jelas antara
arsitektur Rokoko dan Barok.

Istana Negara Queluz

interior

Salah satu ruangan di dalam Istana Negara


Quelaz di Portugal. Seninya sangat terasa kental
karena terdapat ukiran-ukiran dan ornamen yang
rumit namun terlihat mewah