Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Perkembangan Pariwisata di Indonesia di tahun 2016 ini semakin pesat dan
terus mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Menjamurnya kedatangan
wisatawan

mancanegara

ke Indonesia

membuat

Indonesia

harus

terus

meningkatkan jumlah destinasi wisata dari sabang sampai merauke. Banyak


tempat-tempat destinasi wisata yang sedang berkembang di Indonesia membuat
wisawatan mancanegara semakin gencar untuk dating ke Indonesia.
Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang berada di Kepulauan
Indonesia yang memiliki berbagai corak budaya dan kaya akan destinasi
wisatanya yang eksotik. Pulau ini begitu terkenal dengan budayanya yang unik,
pemandangan alam yang indah, kesenian yang indah bahkan adat istiadatnya.
Berbagai julukan yang didapat pulau Bali yakni pulau seribu pura, pulau dewata
dan julukan lainnya membuktikan Bali sangat terkenal di kalangan wisatawan
dunia.
Didukung oleh keanekaragaman corak budaya dan kaya akan destinasi wisata
yang cukup menarik, membuat Bali menjadi sangat popular di kalangan
wisatawan mancanegara dan wisatawan domestic. Banyaknya wisatawan yang
dating membuat perkembangan bisnis pariwisata di Bali semakin pesat. Ini
dibuktikan dengan menjamurnya pembangunan hotel di Bali.
Hotel merupakan bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, yang
menyediakan tempat untuk tinggal, termasuk makanan dan minuman. Hotel juga
menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kepuasan wisatawan yang
berkunjung seperti spa, gym, kids area, restaurant and bar, dan sebagainya. Salah
satu hotel yang terdapat di Bali yaitu Grand Hyatt Bali yang terdapat di kawasan
BTDC, Nusa Dua.
Grand Hyatt Bali Nusa Dua dalam kegiatan operasionalnya didukung oleh
beberapa departemen seperti Housekeeping, Front Office, Food and Beverage,
Accounting, Sales and Marketing, Engineering, dan Human Resource.
Accounting Department adalah bagian yang bertugas dan bertanggung jawab
melakukan pembukuan atas seluruh transaksi yang terjadi di hotel, meliputi

penerimaan dan pengeluaran hotel. Terdapat beberapa bagian dalam Accounting


Department yaitu, Income Audit, Account Payable, Account Receivable, Group
Billing, Material, General Cashier, Cost Audit, dan Credit.
Credit adalah bagian dari Accounting Department yang membawahi Account
Receivable dan Grop Billing. Group Billing adalah divisi yang khusus mengurus
tentang billing untuk group. Bagian ini khusus untuk memproses billing dari
tamu-tamu group dan wedding. Transaksi yang ditimbulkan biasanya sangat besar
dan dibutuhkan penanganan khusus untuk memproses bill ini. Selama ini Group
Billing dikenal dengan nama Master Bill. Kesulitan dari Group Billing ini yaitu
penanganan bill harus sangat terperinci dan akurat serta tidak boleh sampai terjadi
late charge karena jika sampai terjadi late charge akan sangat sulit menanganinya
karena kebanyakan tamu group berasal dari luar negeri. Berdasarkan uraian diatas
penulis tertarik untuk mengetahui secara detail tentang tinjauan penanganan
billing untuk group.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi rumusan masalah
adalah:
Bagaimana penanganan Group Billing di hotel Grand Hyatt Bali?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui bagaimana penanganan billing untuk Group di Grand
Hyatt Bali.
2. Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dialami dalam penanganan
Billing untuk Group di Grand Hyatt Bali.
D. Manfaat Penelitian
1. Bagi Mahasiswa
a. Sebagai tambahan pengetahuan guna menambah wawasan dalam
menerapkan ilmu-ilmu manajemen akuntansi disamping sebagai salah
satu syarat dalam menyelesaikan studi jenjang pendidikan strata satu
(S1) pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI)
Handayani Denpasar Bali.
b. Untuk memperluas wawasan penulis guna dapat memecahkan masalah
yang mungkin terjadi di lapangan kerja.
2. Bagi Perusahaan

a. Sebagai

masukan

dan

pertimbangan

untuk

penyempurnaan

penanganan Billing untuk Group di Grand Hyatt Bali.


3. Bagi Pemerintah
a. Sebagai tambahan informasi bagi dinas pariwisata Bali dalam
penyesuaian informasi serta agar penanganan Billing untuk Group ini
lebih baik di masa yang akan datang.
E. Metode Penelitian
1. Obyek dan Lokasi Penelitian
a. Obyek Penelitian
Obyek penelitian ini adalah tinjauan penanganan Billing untuk Group
di hotel Grand Hyatt Bali.
b. Lokasi Penelitian
Lokasi Penelitian dilakukan di hotel Grand Hyatt Bali yang terletak di
kawasan Bali Tourism Development Center (BTDC) Nusa Dua, Bali.
F. Jenis dan Sumber Data
1. Jenis Data
a. Data Kuantitatif
Yaitu data yang berupa bilangan atau angka angka, nilainya bisa
berubah-ubah atau bersifat variatif.
b. Data Kualitatif
Yaitu data yang tidak berupa angka angka, atau yang tidak dapat
dihitung atau diangkakan. Data ini berupa kalimat tertulis atau lisan,
perilaku, fenomena, peristiwa, pengetahuan atau obyek studi. Proses
penelitian tersebut memperhatikan konteks studi dengan menitik
beratkan pada pemahaman, pemikiran dan persepsi peneliti. Hasilnya
dapat berupa konsep dan proposisi.
2. Sumber Data
a. Data Primer
Data Primer adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti yang
diperoleh secara langsung ditempat penelitian atau obyek yang diteliti.
Data yang diperlukan diperoleh dari hasil wawancara penulis dengan:
1) Pihak perusahaan dalam hal ini pihak manajemen hotel yang
diwakili oleh Credit Manager yang bertangggung jawab terhadap
seluruh aktifitas penanganan account receivable dan group billing
di Hotel Grand Hyatt Bali

2) Pihak perusahaan yang diwakili oleh team leader group billing


yang bertanggung jawab atas seluruh penanganan billing untuk
group dan wedding di hotel Grand Hyatt Bali.
3) Pihak karyawan untuk mengetahui kebaikan dan kelemahan dari
penanganan billing untuk group di Grand Hyatt Bali
G. Metode Pengumpulan Data
1. Metode Wawancara
Yaitu pengumpulan data dengan mengadakan Tanya jawab langsung
dengan pihak manajemen hotel Grand Hyatt Bali, dalam hal ini semua
pihak yang berkepentingan yaitu Credit Manager dan Team Leader Group
Billing serta para karyawan yang berhubungan dengan group billing.
2. Metode Observasi
Yaitu pengumpulan data dengan pengamatan langsung pada obyek
penelitian untuk mengetahui lebih dekat serta meyakinkan data yang telah
diperoleh.
3. Studi Dokumentasi
Adalah suatu cara pengumpulan data dengan melihat langsung catatan atau
dokumen yang ada serta mengerjakan obyek penelitian secara langsung
dengan diawasi oleh team leader group billing.
H. Sistematika Penulisan
BAB I Pendahuluan
Pada Bab ini dipaparkan latar belakang, rumusan masalah, tujuan
dan manfaat penelitian, metode penelitian, sumber dan jenis data,
metode pengumpulan data dan teknik analisis data.
BAB II Landasan Teori
Pada Bab ini menguraikan tentang teori-teori yang berkaitan dengan
bahasan penelitian.
BAB III Gambaran Umum
Bab ini memuat tentang sejarah singkat hotel, lokasi hotel, fasilitas
yang dimiliki hotel dan struktur organisasinya.
BAB IV Hasil dan Penelitian
Pada bab ini terdiri atas tinjauan penanganan billing untuk group.
BAB V Kesimpulan dan Saran

Pada bab ini terdiri atas simpulan hasil pembahasan tentang obyek
yang diteliti dan saran saran yang dilengkapi dengan daftar
pustaka.