Anda di halaman 1dari 31

Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11)

Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11) online.uwin.ac.id Bachelor in Economics (S.E): Manajemen
Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11) online.uwin.ac.id Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

online.uwin.ac.id

Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program Session Topic: Pola & Proses Organisasi 2 Course: Perilaku Keorganisasian By Mohamad

UWIN eLearning Program

Session Topic: Pola & Proses Organisasi 2

Course: Perilaku Keorganisasian

By Mohamad Ramdan, SE., MT.

Content

Content • Part 1 • Part 2 • Part 3 • Part 4 Powered by HarukaEdu.com

Part 1

Part 2

Part 3

Part 4

Powered by HarukaEdu.com

Proses Mempengaruhi

Penghargaan

Kompensasi

Hukuman & Disiplin Kerja

-1605PK11-

Hal. 3

Part1: Proses Mempengaruhi

Part1: Proses Mempengaruhi

Komunikasi: Proses Mempengaruhi, Elemen & Daerah

Komunikasi: Proses Mempengaruhi, Elemen & Daerah Proses Mempegaruhi di dalam organisasi Pengaruh. Defn: • Suatu

Proses Mempegaruhi di dalam

organisasi

Pengaruh. Defn:

Suatu transaksi sosial di mana,

seseorang atau kelompok di

bujuk oleh seorang atau

kelompok lain utk melakukan

kegiatan sesuai dgn

harapan mereka yg

mempengaruhi.

sesuai dgn … • … harapan mereka yg mempengaruhi. Powered by HarukaEdu.com Elemen Proses Mempengaruhi

Powered by HarukaEdu.com

Elemen Proses Mempengaruhi

Orang/pihak yg

1.

mempengaruhi (0)

2.

dipengaruhi (p)

3.

Metode yg mempengaruhi ()

Daerah Pengaruh 1. Antara orang per orang

2.

Kelompok dgn seorang

3.

Seorang dgn kelompok

4. Kelompok dgn kelompok

-1605PK11-

Hal. 5

Komunikasi: Metode Mempengaruhi

Komunikasi: Metode Mempengaruhi Metode Mempengaruhi: 1. Persuasi rasional 2. Pernyataan inspiratif 3.

Metode Mempengaruhi:

1.

Persuasi rasional

2.

Pernyataan inspiratif

3.

Konsultasi

4.

Balas budi

5.

Pendekatan personal

6.

Pertukaran

7.

Koalisi

8.

Tekanan

9.

Melegitimasi

1. Persuasi Rasional

Meyakinkan orang lain dgn,

menggunakan argumen yg logis

& rasional.

Powered by HarukaEdu.com

Contoh:

Seorang dokter yg,

memberi nasehat kepada pasien

yg perokok berat,

dgn menjelaskan efek buruk

merokok bagi paru2 &

hasil penelitian yg membuktikan

bahwa

para perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain.

penelitian yg membuktikan bahwa … • … para perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain. -1605PK11-

-1605PK11-

Hal. 6

Metode Mempengaruhi: Pernyataan Inspiratif & Konsultasi

Metode Mempengaruhi: Pernyataan Inspiratif & Konsultasi 2. Pernyataan Inspiratif Meminta ide atau proposal utk

2. Pernyataan Inspiratif

Meminta ide atau proposal utk membangkitkan rasa

antusias & semangat dari target personal.

Contoh:

Seorang menteri yg membawahi departemen

komunikasi & informasi (kominfo), yg membuka

kesempatan kepada seluruh komunitas IT utk

membuat proposal & ide tentang

pengembangan elektronik pemerintah (e- government) di suatu negeri.

3.Konsultasi

Kita meminta target personal utk berpartisipasi aktif

dalam kegiatan yg kita agendakan.

Contoh:

Menteri Kominfo pada contoh sebelumnya yg

kembali berkonsultasi kepada

seluruh komunitas IT di suatu negeri dalam upaya

mengajak partisipasi aktif dalam

implementasi cetak biru e-government yg telah

diproduksi oleh departemennya.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Latihan Rutin Penurunan Rencana Berat Badan Diet Hidup Sehat Tidur Sikap Lebih Positif Baik Nutrisi
Latihan
Rutin
Penurunan
Rencana
Berat Badan
Diet
Hidup
Sehat
Tidur
Sikap
Lebih
Positif
Baik
Nutrisi

Hal. 7

Metode Mempengaruhi: Balas Budi

Metode Mempengaruhi: Balas Budi 4. Balas Budi Ingratiasi. Defn: • Usaha disengaja utk menciptakan kesan baik.

4. Balas Budi Ingratiasi. Defn:

Usaha disengaja utk menciptakan kesan baik.

Kita berusaha utk membuat senang hati &

tentram target personal, sebelum

mengajukan permintaan yg sebenarnya.

Contoh:

Senda gurau seorang penjual (salesman),

terhadap langganan, pujian seorang

pimpinan terhadap bawahan

sebelum memberi tugas baru, ataupun

traktiran makan seorang partner bisnis

adalah termasuk dalam taktik ingratiasi ini.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

makan seorang partner bisnis adalah termasuk dalam taktik ingratiasi ini. Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 8

Hal. 8

Metode Mempengaruhi: Pendekatan Personal

Metode Mempengaruhi: Pendekatan Personal 5. Pendekatan Personal • Kita berusaha mempengaruhi target person dgn, •

5. Pendekatan Personal

Kita berusaha mempengaruhi target person dgn,

landasan hubungan persahabatan, pertemanan hal yg bersifat personal lainnya.

Contoh:

Kita bisa mengimplementasikannya

dgn memulai pembicaraan,

misalnya dgn:

Budi, saya sebenarnya nggak enak mau ngomong seperti ini,

tapi karena kita sudah bersahabat cukup lama &

saya yakin kamu sudah paham mengenai diri saya…”

Powered by HarukaEdu.com

cukup lama & • saya yakin kamu sudah paham mengenai diri saya …” Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 9

Metode Mempengaruhi: Pertukaran & Koalisi

Metode Mempengaruhi: Pertukaran & Koalisi 6. Pertukaran • Mirip dgn taktik daya tarik pribadi (personal

6.

Pertukaran

Mirip dgn taktik daya tarik pribadi (personal appeal tactics) namun,

sifatnya adalah bukan karena hubungan personal semata, namun lebih banyak karena,

adanya proses pertukaran pemahaman

terhadap kesukaan, kesenangan, hobi di

antara kita & target person.

7.

Koalisi

Suatu siasat di mana kita berkoalisi &

meminta bantuan pihak lain utk mempengaruhi

target person.

Strategi kemenangan karena jumlah pengikut

dipakai dalam siasat ini.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

• Strategi kemenangan karena jumlah pengikut dipakai dalam siasat ini. Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 10
• Strategi kemenangan karena jumlah pengikut dipakai dalam siasat ini. Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 10

Hal. 10

Metode Mempengaruhi: Tekanan & Melegitimasi

Metode Mempengaruhi: Tekanan & Melegitimasi 8. Tekanan • Terjadi di mana kita mempengaruhi target person, •

8. Tekanan

Terjadi di mana kita mempengaruhi target person,

dgn peringatan ataupun ancaman yg menekan.

Contoh:

Seorang komandan pasukan yg memberi

ancaman penurunan pangkat bagi

prajuritnya yg mengulangi kesalahan serupa.

9.

Melegitimasi

1 siasat di mana kita menggunakan otoritas &

kedudukan kita utk mempengaruhi target person.

Contoh:

a. Presiden yg meminta seorang menteri utk

menyusun rancangan undang2,

b. kepala sekolah yg meminta guru menyusun kurikulum pendidikan adalah

adalah beberapa contoh penerapan taktik

melegitimasi.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

adalah … • … adalah beberapa contoh penerapan taktik melegitimasi. Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 11

Hal. 11

Metode Mempengaruhi: Frekuensi Hasil

Metode Mempengaruhi: Frekuensi Hasil Frekuensi Hasil utk Berbagai Penggunaan Taktik Pengaruh Politik No Taktik

Frekuensi Hasil utk Berbagai Penggunaan Taktik Pengaruh Politik

No

Taktik Pengaruh

Penolakan

Persetujuan

Komitmen

 

%

1

Konsultasi

18

27

55

2

Persuasi Rasional

47

30

23

3

Inspirasi

0

10

90

4

Balas Budi

41

28

31

5

Koalisi

53

44

3

6

Tekanan

56

41

3

7

Melegitimasi

44

56

0

 

Pendekatan

     

8

Personal

25

33

42

9

Pertukaran

24

41

35

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 12

Part2: Penghargaan

Part2: Penghargaan

Penghargaan: Pengertian & Tujuan Utama

Penghargaan: Pengertian & Tujuan Utama Penghargaan. Defn: • Sebuah bentuk apresiasi, • kepada suatu prestasi

Penghargaan. Defn:

Sebuah bentuk apresiasi,

kepada suatu prestasi

tertentu yang diberikan,

baik oleh & dari perorangan

ataupun suatu lembaga yg,

biasanya diberikan dalam

bentuk material atau ucapan.

• biasanya diberikan dalam bentuk material atau ucapan. Powered by HarukaEdu.com Tujuan utama program penghargaan

Powered by HarukaEdu.com

Tujuan utama program

penghargaan

1. Menarik (merangsang),

seseorang agar mau

bergabung dgn perusahaan

2. Mempertahankan para,

karyawan yg ada agar…

tetap mau bekerja di

perusahaan

3. Memberi lebih banyak,

dorongan agar para

karyawan tetap berprestasi

-1605PK11-

Hal. 14

Penghargaan: Proses

Penghargaan: Proses Motivasi Mendorong usaha Hasil karya individu Penghargaan Intrinsik Kepuasan Evaluasi
Motivasi Mendorong usaha
Motivasi
Mendorong usaha
Motivasi Mendorong usaha Hasil karya individu Penghargaan Intrinsik Kepuasan Evaluasi Penghargaan Ekstrinsik
Hasil karya individu
Hasil karya individu
Motivasi Mendorong usaha Hasil karya individu Penghargaan Intrinsik Kepuasan Evaluasi Penghargaan Ekstrinsik
Penghargaan Intrinsik Kepuasan Evaluasi Penghargaan Ekstrinsik
Penghargaan
Intrinsik
Kepuasan
Evaluasi
Penghargaan
Ekstrinsik

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 15

Penghargaan: Macam2

Penghargaan: Macam2   Penghargaan No Ekstrinsik Intrinsik 1 Penghargaan Keuangan Penyelesaian
 

Penghargaan

No

Ekstrinsik

Intrinsik

1

Penghargaan Keuangan

Penyelesaian tugas

(Gaji & Upah)

2

Tunjangan2

Pencapaian Prestasi

3

Penghargaan antar pribadi

Kemandirian

4

Promosi

Pertumbuhan pribadi

(perkembangan kemampuannya)

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 16

Part3: Kompensasi

Part3: Kompensasi

Kompensasi: Pengantar

Kompensasi: Pengantar Kompensasi. Defn: 1. Imbalan jasa atau balas jasa, • yg diberikan oleh perusahaan kepada

Kompensasi. Defn:

1. Imbalan jasa atau balas jasa,

yg diberikan oleh perusahaan

kepada para tenaga kerja,

karena tenaga kerja tersebut

telah memberikan

sumbangan tenaga & pikiran

demi kemajuan

perusahaan guna mencapai

tujuan yg telah ditetapkan.

(Sastrohardiwiryo, 2002:181)

2. Setiap bentuk penghargaan,

yg diberikan kepada karyawan

sebagai

balas jasa atas konstribusi yg

mereka berikan kepada orang.

(Panggabean, 2002:75)

Powered by HarukaEdu.com

3. Keseluruhan balas jasa yg,

diterima oleh pegawai sebagai

akibat pelaksanaan

pekerjaan diorganisasi dalam

bentuk uang atau

lainnya, yaitu dapat berupa

gaji, upah, bonus, insentif &

tunjangan lainnya seperti

tunjangan kesehatan, tunjangan hari kerja, uang

makan, uang cuti.

(Hariandja, 2002:224)

… • … tunjangan kesehatan, tunjangan hari kerja, uang makan, uang cuti. (Hariandja, 2002:224) -1605PK11- Hal.

-1605PK11-

… • … tunjangan kesehatan, tunjangan hari kerja, uang makan, uang cuti. (Hariandja, 2002:224) -1605PK11- Hal.

Hal. 18

Kompensasi: Definisi Gaji & Upah

Kompensasi: Definisi Gaji & Upah 1. Gaji. Defn: • Suatu bentuk balas jasa ataupun penghargaan yg,

1. Gaji. Defn:

Suatu bentuk balas jasa

ataupun penghargaan yg,

diberikan secara teratur

kepada seorang karyawan

atas jasa & hasil kerjanya.

Gaji akan tetap dibayarkan

karyawan walaupun pekerja

tidak masuk kerja.

2. Upah bersifat tidak teratur &

tidak dibayar jika peserta

tidak masuk kerja.

Powered by HarukaEdu.com

Perbedaan Gaji dgn Upah

1.

Gaji: pengganti jasa bagi,

tenaga kerja dgn tugas yg

sifatnya lebih konstan,

ditetapkan melalui perhitungan

masa yg lebih panjang

(bulanan, triwulan, atau

bahkan tahunan)

2.

Upah: pembayaran atas,

penyerahan jasa yg dilakukan

oleh karyawan berdasarkan

jumlah pekerjaan yg telah

diselesaikan misalnya

jumlah unit produksi atau

jam kerja tanpa

suatu jaminan yg pasti dalam tiap minggu atau bulan

-1605PK11-

Hal. 19

Kompensasi: Bentuk Struktur & Metode

Kompensasi: Bentuk Struktur & Metode Bentuk struktur patokan penentuan gaji & upah Dalam pemberian gaji &

Bentuk struktur patokan penentuan gaji & upah

Dalam pemberian gaji & upah

karyawan dapat berbentuk seperti:

Patokan gaji & upah berbentuk

1. angka tunggal

Bentuk ini dipilih oleh

perusahaan yg falsafah &

konsep upah yg sama utk

pekerjaan yg sama nilainya

secara konsisten.

2. rentang (range)

Biasanya digunakan oleh

perusahaan (organisasi) yg

memberi kesempatan bagi

karyawan utk bersaing.

Powered by HarukaEdu.com

Metode dalam menentukan gaji
Metode dalam menentukan gaji
1. Menganalisis jabatan atau tugas 2. Mengevaluasi jabatan 3. Melakukan survei gaji
1.
Menganalisis jabatan atau
tugas
2.
Mengevaluasi jabatan
3.
Melakukan survei gaji
4. Menentukan tingkat gaji
4. Menentukan tingkat gaji

-1605PK11-

Hal. 20

Kompensasi: Kenaikan Gaji

Kompensasi: Kenaikan Gaji   Kenaikan gaji No Yg bersifat umum Perseorangan 1 Kemauan perusahaan
 

Kenaikan gaji

No

Yg bersifat umum

Perseorangan

1

Kemauan perusahaan sendiri

Prestasi kerja individu

2

Musyawarah

Promosi

3

Kebiasaan

Masa kerja

4

Ketentuan Pemerintah

 

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 21

Kompensasi: Intensif, Tunjangan & Bonus

Kompensasi: Intensif, Tunjangan & Bonus Insentif Tunjangan Bonus • Pembayaran Bonus. Defn: Insentif. Defn:
Insentif Tunjangan Bonus • Pembayaran Bonus. Defn: Insentif. Defn: tambahan oleh, • Pendapatan • Salah
Insentif
Tunjangan
Bonus
• Pembayaran
Bonus. Defn:
Insentif. Defn:
tambahan oleh,
• Pendapatan
Salah 1 bentuk
tambahan bagi,
• perusahaan
imbalan yg,
• pegawai yg hanya
kepada pegawai
diberikan
diberikan setahun
sebagai…
perusahaan…
sekali (atau
• …suplemen dari
…kepada
• setahun 2 kali
gaji/upah yg
tergantung…
karyawan sebagai
diterima pegawai
• …kebijakan
bentuk…
perusahaan) bila,
…penghargaan
• syarat2 tertentu
atas pestasinya
dipenuhi

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 22

Intensif, Tunjangan & Bonus: Tujuan Pemberian

Intensif, Tunjangan & Bonus: Tujuan Pemberian Insentif Tunjangan Bonus 1. Memberikan balas jasa karena hasil
Insentif Tunjangan Bonus 1. Memberikan balas jasa karena hasil kerja yg berbeda Meningkatkan… 1. Memotivasi
Insentif
Tunjangan
Bonus
1. Memberikan balas
jasa karena hasil
kerja yg berbeda
Meningkatkan…
1. Memotivasi
1. …kepuasan kerja
Karyawan
2. …keamanan
2. Mendorong
karyawan
Mendorong pegawai
semangat kerja
3. …citra perusahaan
agar bekerja lebih…
pegawai
di kalangan
2. …semangat &
3. Meningkatkan
pegawai
cepat
produktifitas
3. …kreatif

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 23

Part4: Hukuman & Disiplin Kerja

Part4: Hukuman & Disiplin Kerja

Hukuman: Pengertian & Jenis2 dalam Organisasi

Hukuman: Pengertian & Jenis2 dalam Organisasi Hukuman. Defn: • Konsekuensi tidak menyenangkan yg dikenakan kepada

Hukuman. Defn:

Konsekuensi tidak menyenangkan yg dikenakan

kepada orang yg melanggar sebuah peraturan

yg dikenakan kepada orang yg melanggar sebuah peraturan Jenis2 Hukuman dalam Organisasi Hukuman … 1. …Ringan

Jenis2 Hukuman dalam Organisasi Hukuman

1. …Ringan Teguran… 1. …lisan kepada pegawai 2. …tertulis
1. …Ringan
Teguran…
1. …lisan kepada
pegawai
2. …tertulis

Powered by HarukaEdu.com

2. …Sedang Penundaan kenaikan… 3. …Berat 1. Penurunan 1. …gaji pangkat atau 2. …pangkat atau
2. …Sedang
Penundaan kenaikan…
3. …Berat
1. Penurunan
1. …gaji
pangkat atau
2. …pangkat atau promosi
demosi
2. Pemutusan
3. Penurunan gaji,
hubungan
besarannya disesuaikan
kerja
dgn perusahaan

-1605PK11-

Hal. 25

Hukuman: Yg Efektif

Hukuman: Yg Efektif Penentuan Waktu • Intensitas, hukuman hendaknya… • …memperhatikan orang yg dikenai
Penentuan Waktu
Penentuan Waktu
• Intensitas, hukuman hendaknya… • …memperhatikan orang yg dikenai hukuman
• Intensitas, hukuman
hendaknya…
• …memperhatikan
orang yg dikenai
hukuman
Konsisten
Konsisten
Memperjelas alasan
Memperjelas
alasan
• Impersonal, hukuman sebaiknya… • …berpusat pada perbuatan
• Impersonal,
hukuman
sebaiknya…
• …berpusat
pada perbuatan

Powered by HarukaEdu.com

-1605PK11-

Hal. 26

Hukuman: Fungsi

Hukuman: Fungsi Fungsi Hukuman 1. Membatasi Perilaku • Menghalangi terjadinya, • pengulangan tingkah laku yg

Fungsi Hukuman

1. Membatasi Perilaku • Menghalangi terjadinya, • pengulangan tingkah laku yg tidak diharapkan 2. Bersifat
1. Membatasi Perilaku
Menghalangi terjadinya,
pengulangan tingkah laku yg
tidak diharapkan
2.
Bersifat mendidik
3.
Memperkuat motivasi utk,
menghindarkan diri dari…
…tingkah laku yg tidak
diharapkan

Powered by HarukaEdu.com

Penerapan penghargaan &

hukuman dalam organisasi

1. Mekanisme & sistem kerja, • menjadi lebih baik, • karena adanya tolak ukur 2.
1. Mekanisme & sistem kerja,
• menjadi lebih baik,
• karena adanya tolak ukur
2. Kinerja individu meningkat,
• karena adanya sistem
pengawasan yg objektif &
• tepat sasaran
3. Adanya tingkat pencapaian
kinerja

-1605PK11-

Hal. 27

Disiplin: Pengertian & Pembagian

Disiplin: Pengertian & Pembagian Disiplin. Defn: • Suatu sikap yg mencerminkan, • ketaatan & ketepatan

Disiplin. Defn:

Suatu sikap yg mencerminkan,

ketaatan & ketepatan terhadap suatu aturan dari

perusahaan baik tertulis maupun tidak tertulis.

… • … perusahaan baik tertulis maupun tidak tertulis. Powered by HarukaEdu.com Pembagian Disiplin Kerja Disiplin

Powered by HarukaEdu.com

Pembagian Disiplin Kerja

Disiplin

1. …Preventif, • kegiatan yg dilaksanakan utk mendorong para pegawai… • …agar mengikuti aturan perusahaan.
1. …Preventif,
• kegiatan yg dilaksanakan utk
mendorong para pegawai…
• …agar mengikuti aturan
perusahaan.
2. …Korektif, • kegiatan utk menangani pelanggaran aturan
2. …Korektif,
• kegiatan utk menangani
pelanggaran aturan
3. …Progresif, • kegiatan memberikan hukuman2 yg lebih berat… • …terhadap pelanggaran berulang
3. …Progresif,
• kegiatan memberikan
hukuman2 yg lebih berat…
• …terhadap pelanggaran
berulang

-1605PK11-

Hal. 28

Disiplin Kerja: Kegunaan

Disiplin Kerja: Kegunaan 1. Perbaikan Kinerja • Umpan balik pelaksanaan kerja memungkinkan, • para karyawan,
1. Perbaikan Kinerja • Umpan balik pelaksanaan kerja memungkinkan, • para karyawan, manajer & •
1. Perbaikan Kinerja
• Umpan balik
pelaksanaan kerja
memungkinkan,
• para karyawan,
manajer &
• departemen
personalia dapat
mengetahui…
• …tindakan apa
yg harus diambil
utk…
• …meningkatkan
disiplin kerja.

Powered by HarukaEdu.com

2. Penyesuaian Kompensasi • Evaluasi terhadap hasil kerja, • membantu para pengambilan keputusan utk… •
2. Penyesuaian
Kompensasi
Evaluasi terhadap
hasil kerja,
membantu para
pengambilan
keputusan utk…
menentukan
kompensasi.

-1605PK11-

3. Keputusan Penempatan • Dgn melihat, • disiplin kerja pegawai yg… • …bersangkutan di masa
3. Keputusan
Penempatan
• Dgn melihat,
• disiplin kerja
pegawai yg…
• …bersangkutan di
masa lalu dapat
membantu…
• …para manajer
dalam melakukan
promosi,
• transfer, & demosi.

Hal. 29

Disiplin Kerja: Kegunaan (Lanjut)

Disiplin Kerja: Kegunaan (Lanjut) 4. Perencanaan & Pengembangan Karier • Umpan balik mengenai disiplin kerja,
4. Perencanaan & Pengembangan Karier • Umpan balik mengenai disiplin kerja, • yg dapat dijadikan
4. Perencanaan &
Pengembangan
Karier
• Umpan balik
mengenai disiplin
kerja,
• yg dapat
dijadikan
pedoman utk…
• …mengarahkan
jalur karier yg…
• …dipilih oleh
pegawai

Powered by HarukaEdu.com

5. Kekurangan dalam Proses Kepegawaian (Staffing) • Baik atau buruknya disiplin kerja, • mencerminkan kekuatan
5. Kekurangan
dalam Proses
Kepegawaian
(Staffing)
• Baik atau
buruknya disiplin
kerja,
• mencerminkan
kekuatan atau
• kelemahan
prosedur staffing
(kepegawaian)…
• …yg telah
dilakukan.

-1605PK11-

6. Kesalahan dalam Desain Kerja • Penilaian disiplin kerja secara akurat, • akan menjamin keputusan
6. Kesalahan dalam
Desain Kerja
• Penilaian disiplin
kerja secara
akurat,
• akan menjamin
keputusan
penempatan…
• …internal diambil
tanpa diskriminasi.

Hal. 30

Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11)

Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by
Course : Perilaku Keorganisasian (1605PK11) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by

online.uwin.ac.id

Associate Partners :

Powered by HarukaEdu.com

Powered by HarukaEdu.com

(1605PK11) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 31

-1605PK11-

(1605PK11) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 31
(1605PK11) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605PK11- Hal. 31
Hal. 31
Hal. 31