Anda di halaman 1dari 33

BROWNIES UBI UNGU

USAHA MAKANAN

Bekasi, 24 Desember 2015

disusun oleh:
ALDI IRAWAN
SAMSUDIN
YUNI SRI ASTUTI

JL. Tanjungsari Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan


No.Telepon / Fax (024) 853519
Alamat E-mail Unisma45food@gmail.com Situs Web www.browniesubi.com

BROWNIES UBI UNGU

1. RINGKASAN EKSEKUTIF
A. Ringkasan Eksekutif
Nama Perusahaan
: Brownies Ubi Ungu
Bidang Usaha
: Pengolahan Telo
Jenis Usaha
: Brownies
Brownies Ubi Ungu merupakan sebuah CV yang memproduksi brownies
dengan pengelolaan tanaman Ubi Ungu. Ubi ungu adalah bahan makanan dari jenis
umbi-umbian, yang bisa langsung diolah menjadi beragam makanan ringan yang lezat
dan enak. Di Indonesia, ubi ungu sudah sangat dikenal oleh sebagian masyarakat.
Namun sayangnya, ubi ungu bukanlah jenis makanan favorit dan biasanya lebih
dikenal sebagai makanan rakyat pedesaan. Padahal, ubi ungu mengandung beragam
gizi yang sangat baik, bahkan jika kreatif dalam pengolahannya bisa menjadi lahan
bisnis yang menguntungkan. Pendirian usaha ini dapat meningkatkan nilai tambah ubi
ungu dengan mengolahnya menjadi Brownies. Kami memilih ubi ungu karena bahan
bakunya mudah di dapatkan dan olahan Brownies biasanya lebih disukai masyarakat
dari berbagai kalangan. Meskipun rencana usaha yang akan kami jalankan didukung
oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup memadai, tetapi rencana
usaha kami tidak akan berjalan dengan lancar tanpa adanya dukungan modal yang
memadai. Kami memiliki rencana untuk menyewa lokasi usaha, selain itu usaha
pengolahan ubi ungu yang kami rencanakan membutuhkan pembiayaan untuk
memperoleh faktor-faktor produksi dan untuk biaya operasional yang dibutuhkan
dalam proses produksi. Sedangkan untuk keperluan tersebut, modal yang kami miliki
terbatas. Apabila ada modal yang cukup untuk mendukung rencana usaha kami, kami
meyakini bahwa usaha yang kami rancang akan berjalan dengan baik dan
menghasilakan laba, karena kami memilki konsep dan perencanaan untuk
pelaksanannya
B. Latar Belakang
Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Dengan makanan manusia
mendapatkan kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang. Dalam pertumbuhan dan
perkembangan tubuh, membutuhkan gizi dan serat yang cukup. Oleh karena itu
makanan yang baik merupakan makanan yang bergizi, namun tidak memiliki efek
dalam jangka yang lama. Makanan mutlak dibutuhkan untuk mempertahankan hidup.
2

BROWNIES UBI UNGU

Dalam memilih makanan manusia lebih menyukai makanan yang instan. Asalannya
beragam mulai dari lebih praktis, menghemat waktu dan tenaga. Biasanya produk
instan mengandung zat-zat kimia yang merusak sistem saraf. Bila suka mengonsumsi
makanan instan maka dalam jangka waktu tertentu kondisi tubuh akan terganggu.
Beberapa hal yang mendorong penulis melakukan program pengolahan Brownies
Kukus Ubi Ungu ( Brownkus Biung ) adalah sebagai berikut ; Banyaknya makanan
instan yang mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan tubuh
manusia. Mulai berkurangnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi makananmakanan tanpa bahan kimia. Masyarakat yang kurang memaksimakan pemanfaatan
hasil bumi.
Ubi ungu biasanya dipandang sebagai makanan yang kampungan atau ndeso.
Walaupun makanan ndeso dan kampungan banyak manfaat kesehatan yang dapat
diperoleh dari ubi ini, bahkan sangat jauh dari makanan modern sekarang ini ( fast
food). Ubi jalar ungu mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga
merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah
dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara
lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral
dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca).
Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Total kandungan
pigmen warna ungu ( antosianin ) bervariasi pada setiap tanaman dan berkisar antara
20 mg/100 g sampai 600 mg/100 g berat basah. Total kandungan antosianin ubi jalar
ungu adalah 519 mg/100 g berat basah.
Brownies kukus ubi ungu merupakan salah satu bentuk olahan dengan bahan
dasar ubi ungu. Brownies sendiri merupakan makanan yang banyak diminati
masyarakat. Brownies kukus ubi ungu ini dibuat dengan resep yang sederhana dan
tentunya layak untuk dinikmati. Dengan metode yang sederhana brownies ubi jalar
dapat dijadikan makanan alternatif yang mengenyangkan dan menyehatkan.

BROWNIES UBI UNGU

2. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN


2.1 DATA PERUSAHAAN
1.

Nama Perusahaan

BROWNIES UBI UNGU

2.

Bidang Usaha

MAKANAN

3.

Jenis Produk / Jasa

BROWNIES

4.

Alamat Perusahaan

JL. Tanjungsari Kecamatan Kajen Kabupaten


Pekalongan

5.

Nomor Telepon/Fax

(024) 853519

6.

Alamat E-mail

browniesubiungu@yahoo.co.id

7.

Bank Perusahaan

BANK BUKOPIN

8.

Bentuk Badan Hukum

CV

9.

Nomor Akte Pendirian

437772888000012

10. N P W P

222-63-8577-12

2.2 BIODATA PEMILIK / PENGURUS


1.

Nama

ACHMAD ZAENUDIN

2.

Jabatan

PEMILIK

3.

Tempat dan Tanggal Lahir

PEKALONGAN, 26 JULI 1991

4.

Alamat Rumah

JL. KARANGSARI KARANGANYAR

5.

Nomor Telepon

( 024 ) 191213

6.

Nomor Fax

7.

Alamat E-mail

Zaen25@gmail.com

8.

Pendidikan Terakhir

S1

9.

Pengalaman Kerja

3 TAHUN

BROWNIES UBI UNGU

2.3 STRUKTUR ORGANISASI


DIREKTUR
UTAMA
ACHMAD
ZAENUDIN

MANAGER
KEUANGAN
YUNI SRI ASTUTI
Direktur
Manajer Keuangan
Manajer Pemasaran
Manajer Operasional

MANAGER
PEMASARAN
SAMSUDIN

MANAGER
OPERASIONAL
ALDI IRAWAN

: Achmad Zaenudin
: Yuni Sri Astuti
: Samsudin
: Aldi Irawan

2.4 SUSUNAN PEMILIK / PEMEGANG SAHAM


NAMA
Achmad Zaenudin
TOTAL

Jumlah
Saham
1
1

Nilai Saham

Persentase

100,000,000

100%

100,000,000

100%

3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN


3.1 PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN
Ubi ungu biasanya dipandang sebagai makanan yang kampungan atau ndeso.
Walaupun makanan ndeso dan kampungan banyak manfaat kesehatan yang dapat
diperoleh dari ubi ini, bahkan sangat jauh dari makanan modern sekarang ini ( fast
food). Ubi jalar ungu mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga
merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah
dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara
5

BROWNIES UBI UNGU

lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral
dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca).
Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Total kandungan
pigmen warna ungu ( antosianin ) bervariasi pada setiap tanaman dan berkisar antara
20 mg/100 g sampai 600 mg/100 g berat basah. Total kandungan antosianin ubi jalar
ungu adalah 519 mg/100 g berat basah.
Brownies kukus ubi ungu merupakan salah satu bentuk olahan dengan bahan
dasar ubi ungu. Brownies sendiri merupakan makanan yang banyak diminati
masyarakat. Brownies kukus ubi ungu ini dibuat dengan resep yang sederhana dan
tentunya layak untuk dinikmati. Dengan metode yang sederhana brownies ubi jalar
dapat dijadikan makanan alternatif yang mengenyangkan dan menyehatkan.
Brownies Kukus

Brownies Panggang

Brownies Varian

KEUNGGULAN PRODUK YANG DIMILIKI


1.

Tersedia dalam berbagai varian rasa

2.

Berbeda dari jenis produk makanan lainnya yang berbahan dasar ubi ungu

3.

Makanan sehat dan mengenyangkan dengan bahan dasar yang sehat

BROWNIES UBI UNGU

3.2 GAMBARAN PASAR


DATA NILAI PENJUALAN ( 5 BULAN TERAKHIR)

Data penjualan dalam 5 bulan terakhir menunjukkan kenaikan sebesar 50 100%. Hal ini
dikarenakan meluasnya konsumen dan terbukti kualitas produk. Cita rasa yang sesuai dengan
permintaan konsumen serta konsisten kami dalam menjalankan produk tsb merupakan kunci
keberhasilan selama ini.

KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN


(

PERSONAL SELLING
Penjualan produk Brownies Ubi Ungu dipasarkan melalui mulut ke mulut, kemudian
berkembang ke media online. Selain itu Brownies Ubi Ungu juga telah membuka
beberapa outlet daerah Pekalongan.

PAMERAN
Brownies Ubi Ungu yang diproduksi kami promosikan melalui pameran atau stand dalam
beberapa acara, dan hasilnya cukup memuaskan. Bahkan pencapaian pada acara Pesta
Rakyat didaerah Kota Pekalongan dengan stock yang kami siapkan sebanyak 500 boks
dan telah laku terjual hingga 90 %.

BROWNIES UBI UNGU

BROSUR
Brownies Ubi Ungu ini juga kami promosikan melalui brosur-brosur dan disebarkan ke
masyarakat supaya masyarakat dapat menikmati Brownies yang terbuat dari bahan baku
Ubi yang belum pernah ada sebelumnya.

3.3 TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU


1.
2.

Geografi
Wilayah yang dijadikan target dalam bisnis Brownies ubi ini adalah wilayah jantung
kota Pekalongan terutama di sekitar alun alun kota Pekalongan.
Demografi
Berdasarkan demografi secara pasar kami bertuju pada masyarakat setempat baik
dalam maupun luar daerah Pekalongan. Khususnya masyarakat yang sedang
berkunjung ke kota Pekalongan, dimana brownies ubi ungu dapat dibawa pulang untuk
menjadi oleh oleh khas dari Pekalongan.

3.4 TREND PERKEMBANGAN PASAR


PERKIRAAN JUMLAH DAN NILAI
RATA-RATA PERMINTAAN PRODUK
PER BULAN

Dalam satu bulan diperkirakan kami menjual 5000 Boks


brownies dengan berbagai varian rasa dan bentuk.

BROWNIES UBI UNGU

3.5 PROYEKSI PENJUALAN

Proyeksi penjualan untuk enam bulan kedepan yaitu bulan Juli hingga Desember,
perusahaan ingin lenih meningkatkan nilai penjualan Brownies Ubi Ungu. Dilihat
dari nilai penjualan pada bulan januari sampai dengan Juni mengalami
peningkatan yang cukup tinggi, Berdasarkan progress nilai tersebut diharapkan
pada enam bulan kedepan yaitu bulan Juli hingga Desember akan meningkaysperti
yang terlihat pada diagram proyeksi penjualan diatas.

3.6 STRATEGI PEMASARAN


1.

Perkenalan Bisnis
Produk yang disajikan adalah kue bronwies yang berbahan dasar ubi yang

merupakan makanan ringan yang lezat dan menyehatkan. Serta dapat dinikmati
oleh semua kalangan.
2.
Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat mendukung bisnis
Usaha ini memiliki produk kue brownies yang berbahan dasar ubi ungu,
sehingga dapat bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang membuka usaha
dengan produk yang sama maupun dengan usaha yang berbeda produknya.
3.
Menciptakan inovasi pada produk yang ditawarkan
Produk yang disajikan berupa kue brownies ubi ungu dengan diolesi coklat
lelet dan diberikan toping kacang, kismis, dan dapat ditambahkan buah-buahan

BROWNIES UBI UNGU

diatasnya seperti strawberry ataupun kiwi. Bentuk maupun toping dari brownies
ubi ini dapat dibuat sesuai pemesanan dari pelanggan.
4.
Meningkatkan kualitas bagi pelayanan
Menyediakan website untuk wadah para konsumen memberikan saran atas
produk yang dibuat oleh Brownies ubi ungu.
5.
Media pemasaran
Kami menambahkan No.Hp dalam brosur yang kami bagikan kesetiap
pengunjung. Karena kami juga memberikan jasa pesan antar bagi pelanggan yang
ingin memesan Brownies ubi ungu ini. Selain itu, kami akan mempromosikan
produk kami melalui media social seperti facebook dan twitter, serta face to face.
(

PENGEMBANGAN PRODUK
Brownies ubi tidak hanya menawarkan rasa priginal dari ubi , namun kami coba unutk
mengembangkan berbagai varian rasa, misalnya coklat, keju, strowberry, dan blueberry,
serta dalam berbagai penyajian contohnya kukus, panggang, dan goreng.

PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN


Kami memasarkan produk hanya di kota Pekalongan saja, karena kami ingin menjadikan
brownies ubi ungu ini sebagai oleh-oleh khas yang wajib dibawa oleh wisatawan yang
berkunjung ke Pekalongan baik wisatawan lokal maupun mancanegra.

KEGIATAN PROMOSI
Strategi pemasaran yang kami lakukan melalui pamflet/brosur dengan
mencantumkan kontak person dalam brosur yang kami bagikan kesetiap pengunjung,
karena kami juga memberikan jasa pesan antar bagi pelanggan yang ingin memesan
Brownies ubi ungu ini. Selain itu, kami juga mempromosikan produk kami melalui
pameran-pameran serta media social seperti facebook, twitter, BBM, Whatsapp, Line
serta face to face.

STRATEGI PENETAPAN HARGA


Untuk urusan harga tentu kami menawarkan produk brownies ubi ungu ini dengan harga
yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat, namun tak lupa kami juga tetap
menjaga kualitas dari produk. Intinya kami memberi slogan pada brownies ubi ungu ini
Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima

10

BROWNIES UBI UNGU

3.7 ANALISIS PESAING


Pesaing merupakan faktor penting dalam menyusun keberhasilan pemasaran, dengan
adanya pesaing, pengusaha akan dapat membandingkan produk yang dihasilkan dengan
produk sejenis yang dihasilkan oleh pesaing, maka dengan hal itu, pengusaha dapat
memperbaharui produk yang dihasilkan menjadi lebih baik lagi dan mampu bersaing dengan
produk yang ditawarkan oleh pesaingnya. Pesaing bukan musuh dalam dunia bisnis, pesaing
merupakan mitra kerja bisnis yang bagus, karena dengan adanya pesaing, pengusaha bisnis
dapat terus memantau perkembangan dan inovasi yang ditawarkan oleh usahanya, sehingga
tidak membosankan. Untuk mengantisipasi pesaing bisnis pengusaha harus memberikan
mutu. Harga yang terjangkau, jenis produk yang beragam, pelayanan yang baik, lokasi yang
nyaman dan aman, serta informasi yang baik agar mampu bersaing sehat dengan pesaing
lainnya, konsumen akan merasa puas bukan hanya karena produk yang ditawarkan sesuai
dengan keinginan dan seleranya, akan tetapi konsumen juga lebih memperhatikan pelayanan
yang diberikan kepadanya. melakukan penetapan harga berdasarkan teknik At Market Pricing,
yaitu dengan melakukan penetapan harga sesuai dengan keadaan pasar saat sekarang ini,
maka dengan penetapan harga seperti ini akan lebih menguntungkan jika dipakai pada saat
harga dalam persaingan itu tinggi. Penetapan harga ini dimaksudkan untuk menghindari
terjadinya perang harga dengan sesama pesaing yang dapat merugikan perusahaan.
Juga harus bisa melakukan penekanan harga (Below Market Pricing) guna untuk
merebut pasar (konsumen) dan menghabiskan persediaan stok barang produksinya, sehingga
setiap bulannya produk tersebut terus berputar dengan desain dan style yang baru. Dengan
penekanan terhadap harga diharapkan tingkat laba yang diharapkan dapat tercapai.
PESAING

KEUNGGULAN

KELEMAHAN

Brownies Amanda

Lebih dikenal masyarakat

Terbuat dari tepung terigu,


tidak memiliki keunikan

Brownies Talas Bogor

Lokasinya sering dikunjungi


oleh para wisatawan

Tidak melayani jasa delivery


order

3.8 SALURAN DISTRIBUSI


WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI SAAT INI
1.

Wilayah Pemasaran

Lokal 100 %

11

BROWNIES UBI UNGU

2.

3.

Jalur Distribusi

Alamat Showroom / Counter


Penjualan (Milik Perusahaan)

Individu

Distributor

Retailer

Lain - lain

1. Lokasi utama Jl. Banyurip alun-alun kota


2. Lokasi cabang tersebar di 3 tempat wisata di daerah
pekalongan.

WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI YANG DIRENCANAKAN


1.

2.

3.

Wilayah Pemasaran

Jalur Distribusi

Rencana Lokasi Showroom /


Counter Penjualan

Lokal 60 %

Regional 40 %

Individu

Distributor

Retailer

Lain - Lain

1.

Kota Pekalongan

2.

Kota Semarang

3.

Kota Solo

4. ANALISIS PRODUKSI
4.1 PROSES PRODUKSI
BAHAN DASAR BROWNIES UBI UNGU DAN FLOW PROSES PRODUKSI

12

BROWNIES UBI UNGU

Cara Pembuatan Brownies

Panaskan margarin. Matikan api. Tambahkan potongan dark cooking


chocolate. Aduk sampai larut. Tambahkan ubi ungu. Aduk rata. Sisihkan dan
biarkan mengental.

Tuangkan telur ke dalam wadah, campurkan dengan tepung


ubi dan mentega. Kocok telur dan gula pasir 2 menit sampai rata.

Masukkan campuran margarin sedikit-sedikit sambil dikocok rata.


Tambahkan tepung terigu, cokelat bubuk, susu bubuk, dan baking powder
sambil diayak dan dikocok perlahan. Masukkan kismis, dan kacang tanah.
Aduk rata.

13

BROWNIES UBI UNGU

Campurkan adonan coklat yang sudah mencair dengan


adonan telor. Tuang adonan di loyang yang dioles margarin dan dialas
kertas roti. Taburkan kacang.

Oven dengan api bawah suhu 180 derajat celcius 30 menit sampai matang. Dinginkan

14

BROWNIES UBI UNGU

KEUNGGULAN PROSES YANG DIMILIKI


1.

Pemesanan bahan utama produk yaitu ubi yang langsung dari petani ubi setempat,
sehingga untuk kualitas ubi dapat dipastikan sangat baik.

2.

Menggunakan alat alat produksi yang modern serta SDM berkualitas sehingga proses
produksi berlangsung dengan cepat dan efektif.

4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA


1. Bahan Baku dan Penggunaannya
200 gram ubi ungu, dikukus, dihaluskan
150 gram margarin
200 gram dark cooking chocolate, potong-potong
3 butir telur
100 gram gula pasir
50 gram tepung terigu protein sedang
25 gram cokelat bubuk
15 gram susu bubuk
sendok teh baking powder
75 gram kismis, dipotong 2 bagian
100 gram kacang tanah, disangrai, cincang kasar
Bahan Tambahan:
15 gram kacang tanah kupas disangrai, dicincang kasar.

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN

SUMBER

UBI

1200 KG

PETANI SETEMPAT

TEPUNG

300 KG

SUPPLIER

TELUR

200 KG

SUPPLIER

BAHAN PENOLONG

KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN

SUMBER

VARIAN RASA

100 KG/ VARIAN RASA

SUPPLIER

15

BROWNIES UBI UNGU

4.3 KAPASITAS PRODUKSI


FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI

FASILITAS & MESIN PRODUKSI *)

Jumlah

Total Nilai

OVEN

35

17.500.000

PANCI KUKUS

50

35.000.000

PACKING M ACHINE

7.500.000

M IXER

10

1.500.000

BASKOM

25

300.000

CETAKAN

400.000

NAM PAN

150.000

TIM BANGAN

450.000

KOM POR

1.500.000

WAJAN

500.000

ETALASE

3.500.000

SEWA RUKO

3.000.000

154

60.000.000

T O TAL
*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan produksi

KAPASITAS PRODUKSI RATARATA PER BULAN

5000 Boks

4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI


STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
Strategi yang akan dilakukan Brownies Ubi Ungu untuk pengembangan produksi yaitu
dengan menambah fasilitas dan alat alat produksi. Dengan bertambahnya fasilitas dan alat
alat produksi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi brownies ubi ungu.
1.

Menambah mesin dan peralatan produksi agar produksi produk dapat lebih meningkat
sesuai dengan minat konsumen

2.

Memperluas ruang produksi guna memperbanyak produksi yang dilakukan dari


sebelumnya
16

BROWNIES UBI UNGU

RENCANA PENAMBAHAN FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI


FASILITAS & MESIN PRODUKSI *)

Jumlah

Harga Satuan

Total Nilai

OVEN

15

500.000

7.500.000

PANCI KUKUS

20

700.000

14.000.000

PACKING MACHINE

1.500.000

7.500.000

MIXER

150.000

750.000

TOTAL

45

29.000.000

*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan produksi

TARGET KAPASITAS
PRODUKSI RATA-RATA PER
BULAN *)

7500 Boks
*) setelah penambahan fasilitas dan mesin produksi

5. ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)


5.1 ANALISIS KOMPETENSI SDM
TINGKAT PENDIDIKAN

Jumlah

Tidak Lulus SD

SD

SMP

Manajemen

SMU

20

Bagian Produksi

20

D1

Bagian Pemasaran

D3 / Sarjana Muda

Bagian Administrasi

12

Sarjana

25

Lain - Lain

TOTAL

BAGIAN / DEPT.

50

TOTAL

Jumlah

50

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAIN-LAIN


1.

SDM memiliki kualitas kompetitif yang mampu bersaing secara positif

2.

Terampil dan cekatan dalam mengerjakan tugas masing masing karyawan

3.

Mampu bekerjasama dan memiliki disiplin yang tinggi

4.

Mampu mengoperasikan kompute dengan baik


17

BROWNIES UBI UNGU

5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM


JABATAN

Tingkat Pendidikan

Pengalaman
(tahun)

Keterampilan Khusus

Bagian Produksi

D3 atau SLTA

1 tahun

Mampu mengoperasikan alat


produksi, mampu bekerjasama

Bagian
Pemasaran

S1 atau D3

1 tahun

Mampu menjalin kemitraan


bisnis dengan baik, mampu
berkomunikasi dan berbahasa
inggris dengan baik

Bagian
Administrasi

S1

1 tahun

Mampu mengoperasikan
komputer dengan baik, tekun
dan teliti, serta mampu
berbahasa inggris.

5.3 RENCANA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SDM


JABATAN

Jumlah
Kebutuhan

Tenaga yang
Tersedia

Tenaga yang Harus Direkrut

Bagian Pemasaran

Mampu berbahasa inggris,


komunikasi yang baik dan menjalin
mitra.

Bagian Produksi

20

Tekun, bertanggung jawab, jujur,


mampu mengoperasikan mesin
produksi

18

BROWNIES UBI UNGU

6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA


6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

STRATEGI PEMASARAN
Strategi pasar yang akan kami lakukan yaitu kami akan membuat peminat brownies ungu
semakin meluas dan melekat pada setiap kalangan, misalnya

Sosial Media, lifestyle yang satu ini memang sedang menjadi lifestyle pada setiap
kalangan

Bazar atau Pameran kuliner yang akan lebih sering kami ikuti, sehingga mayarakat lebih
mengenal produk brownies ubi ungu.

Pamflet Brosur, pembuatannya akan kami perbanyak seraya diadakannya bazar dan
pameran, dimana pada brosur atau pamflet tertera contact person, email adress, dan
alamat lengkap setiap lokasi penjualan brownies ubi ungu.

STRATEGI PRODUKSI

Strategi dan kegiatan produksi yang kami rencanakan yaitu :

Production Machine, penambahan mesin produksi dan penggantian mesin mesin


dengan yang lebih efisien, sehingga produksi brownies lebih banyak seraya pemesanan
yang meningkat.

Plan and target produksi, kami akan lebih fokus pada target dan pembuatan produksi
yang diiringi dengan pencapaian atau hasil penjualan yang memuaskan.

STRATEGI ORGANISASI DAN SDM


Kegiatan dan strategi dalam organisasi yang dilakukan yaitu :

Corporate image, membuat organisasi yang prima baik dalam produksi dan penjualannya
merupakan image yang harus dibangun

Gathering and Outbond, pembuatan kegiatan bagi SDM tentunya perlu dilakukan,
mengingat solid itu penting bagi suatu usaha.

Kompetitif and Inovatif, menjadikan SDM yang kompetitif dan berkualitas, baik secara
keahlian maupun karakter. Misalnya diadakan kegiatan kursus bersama dalam bidang
komputer dan bahasa inggris.

19

BROWNIES UBI UNGU

STRATEGI KEUANGAN
Tahap tahap strategi keuangan yang dilakukan seperti :

Budget Making, pembuatan perencanaan anggaran misalnya dalam setiap bagian


pastinya diperlukan agar kita dapat mengetahui berapa anggaran yang harus disiapkan,
namun tetap berpedoman pada penggunaan sebelumnya

Reporting, pencatatan atas anggaran yang digunakan setiap bulannya tentu harus
dilaporkan sebagai pedoman untuk kegiatan bulan selanjutnya

Sharing, laporan atas pengunaan anggaran juga perlu dilakukan sharing guna penggunaan
dana yang efektif.

6.2 TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN USAHA


Kegiatan

Bulan Ke1

10

11

12

Peningkatan Promosi
Penambahan Pegawai Baru
Penambahan Alat Produksi
Inovasi Produk

20

BROWNIES UBI UNGU

7. ANALISIS KEUANGAN
7.1 LAPORAN KEUANGAN

RANCANGAN PERMODALAN
21

BROWNIES UBI UNGU

a. Biaya Awal
Biaya Variabel :

No

Keterangan

Banyak

Produk
1
14
Tepung Terigu
2
Telur
48
3
Baking Powder
6
4
Coklat blok
4
5
Gula pasir
2,5
6
Coklat bubuk
2
7
Margarin
2
8
kismis
1,5
9
Kacang tanah
1,5
10 Susu bubuk
1
TOTAL SELAMA SEBULAN

Biaya Pokok
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

8.000
1.500
3.000
30.000
14000
3.000
15.000
16.000
12.000
20000

Jumlah
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

112.000
72.000
18.000
120.000
35.000
6.000
30.000
24.000
18.000
20.000
455.000

Keterangan : masing masing jumlah x 4 minggu (1 bulan)

Biaya Tetap

22

BROWNIES UBI UNGU

No

Keterangan

Banyaknya

Harga/Satuan

Jumlah

1
2
3
4
5
6
7
8

Kulkas
Etalase
0ven
Lap Tangan
Mixer
Pisau
Loyang
Kompor Gas

1
1
2
1
1
1
4
1

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

2.500.000
3.000.000
850.000
15.000
300.000
7.000
25.000
500.000

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

2.500.000
3.000.000
1.700.000
15.000
300.000
7.000
100.000
500.000

Tabung Elpiji
Banner,

Rp

150.000

Rp

150.000

10

Sticker &

Rp

100.000

Rp

100.000

11

Daftar Harga
Sewa Tempat
Regulator &

Rp

1.000.000

Rp

1.000.000

Rp

80.000

Rp

80.000

Rp

600000

Rp

600.000

Rp

200.000

Rp

200.000

Rp

1.500.000

Rp

3.000.000

Rp

1.952.316

12
13
14
15

16

Selang
Biaya

Promosi
Biaya Listrik
Air, & Telpon
Biaya
Pegawai
Biaya
Penyusutan

Peralatan

23

BROWNIES UBI UNGU

LAPORAN LABA RUGI


BROWNIES UBI UNGU
( TAHUN 2014 )

24

BROWNIES UBI UNGU

7.2

RENCANA KEBUTUHAN INVESTASI

25

BROWNIES UBI UNGU

Perhitungan Biaya Penyusutan Peralatan :


1. Kulkas : Harga pokok = Rp. 2.500.000 = Rp. 41.667/bln
n

60

2. Etalase : Harga pokok = Rp. 3.000.000 = Rp 50.000/bulan


n

60

3. Oven : Harga pokok = Rp. 1.700.000 = Rp 47.222/bulan


n
4.

36

Mixer : Harga pokok = Rp. 300.000 = Rp 8.333/bulan


n

36

5. Pisau : Harga pokok = Rp. 7.000 = Rp 194/bulan


n

36

6. Loyang: Harga pokok = Rp. 100.000 = Rp 2.777/bulan


n

36

7. Kompor Gas: Harga pokok = Rp. 500.000 = Rp 8.333/bulan


n

60

8. Tabung : Harga pokok = Rp. 150.000 = Rp 4.167/bulan


n

36

41.667 + 50.000 + 47.222 + 8.333 + 194 + 2.777 + 8.333+ 4.167


= Rp 162.693 x 12 bulan
= Rp 1.952.316,00/tahun
b. Harga
Harga jual brownies ubi satu loyang Rp 35.000, Target penjualan brownies ubi
per hari adalah 20 loyang .
c. Modal Awal
Total biaya awal
Rp 455.000 + Rp 15.204.316 = Rp 15.659.316
d. Analisis Keuntungan
Waktu berjualan yaitu hari Senin s/d Minggu. Berikut rinciannya :
Pendapatan Harian = Rp 35.000 x 10 loyang = Rp 350.000
Pendapatan bulanan = Rp 350.000 x 30 hari = 10.500.000

Jika diasumsikan penjualan 1 tahun konstan, maka:


Pendapatan yang akan dicapai = Rp 10.500.000 x 12 = Rp 126.000.000
Dengan biaya variabel = Rp 455.000 x 12 = Rp 5.460.000
Laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun
26

BROWNIES UBI UNGU

Rp 126.000.000 Rp 5.460.000
= Rp 120.540.000
e. Pengembalian Modal
Total modal awal : keuntungan per bulan
= Rp 15.659.316 : Rp 10.500.000
= 1,5 bulan (35 hari)

BROWNIES UBI UNGU


NERACA
Periode Januari 2015
ASSET
ASSET LANCAR
Cash Bank BUKOPIN

212.640.000,00

KEWAJIBAN
KEWAJIBAN LANCAR
Hutang Usaha

12.000.000,00
27

BROWNIES UBI UNGU

Kas Kecil

2.000.000,00

Hutang Biaya

Piutang Usaha

35.000.000,00

Hutang Bunga

Persediaan Bahan

25.000.000,00

Perlengkapan Kantor

4.300.000,00

Asuransi Dibayar dimuka

4.500.000,00

4.000.000,00
320.000,00

KEWAJIBAN JK.
PANJANG
Bank BUKOPIN

50.000.000,00

TOTAL KEWAJIBAN

66.320.000,00

ASSET TETAP
Peralatan Toko

69.600.000,00

MODAL

Penyusutan Peralatan Toko

(26.720.000,00)

Modal Usaha

260.000.000,00

Total ASSET

326.320.000,00

TOTAL KEWAJIBAN &


MODAL

326.320.000,00

28

BROWNIES UBI UNGU

7.3 AGUNAN YANG DIMILIKI


1.

Jenis Agunan

RUMAH PRODUKSI

2.

Spesifikasi dan Keterangan


Lain-Lain

LUAS BANGUNAN 100 m2

3.

Aspek Legalitas

LEGAL DAN DIAKUI PEMDA

4.

Nilai Agunan

BAIK

LUAS TANAH 125 m2

8. ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA


8.1 DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR
Masyarakat akan lebih mengerti, bagaimana makanan ndeso tapi bisa menjadi makanan
yang lebih unggul di pasaran.
Masyarakat akan tahu bagaimana cara memproduksi brownies ubi ungu.
Akan tercipta lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Terjalin kerjasamanya antara petani ubi dengan pengusaha.

8.2 DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN


Limbah kulit ubi bisa diproses menjadi pupuk alami.
Brownies yang gagal produk/NG bisa didaur ulang kembali dan dijadikan pallet untuk
makanan ikan/burung.

8.3 ANALISIS RESIKO USAHA


Analisis Risiko
Didalam sebuah bisnis resiko bukan hal yang baru lagi bagi pengusaha, resiko timbul
karena adanya unsur ketidakpastian. Biasanya ketidakpastian di akibatkan karena adanya
keraguan terhadap sesuatu hal dimasa depan atau kelemahan perusahaan dalam memprediksi
produk atau kelebihan yang dimiliki perusahaannya dimasa depan.
1. Resiko yangg dihadapi seorang pengusaha adalah ketika keadaan perekonomian
negaranya tidak stabil, maka tingkat produktivitas akan terganggu.
29

BROWNIES UBI UNGU

2. Adanya resiko yang disebabkan oleh ketidakpastian politik, seperti gejolak yang
dialami oleh suatu negara yang menjadi target pasar penjualan.
3. Ketidakpastian yang disebabkan oleh perubahan alam disekitar tempat usaha maupun
ditempat target pasar yang akan dituju, resiko alam sulit untuk diperkirakan.
4. Terjadinya perubahan selera pasar yang menyebabkan angka konsumtif konsumen
terhadap barang yang kita tawarkan menjadi menurun.
5. Perubahan dari kebijakan pemerintah yang mungkin sewaktu-waktu dapat berubah dan
merugikan para pengusaha.
6. Resiko yang disebabkan oleh kelalaian dalam sistem pengawasan internal yang akan
menghasilkan kerugian yang tidak diharapkan.
7. Resiko yang diakibatkan oleh kesalahan sistem informasi, kesalahan manusiawi
(human error), kegagalan sistem, dan ketidakcukupan produksi akibat bahan baku
yang terbatas.

8.4 ANTISIPASI RESIKO USAHA


Antisipasi yang dilakukan atas Risiko
a. Mengantisipasi terjadinya gejolak ekonomi dengan cara mengurangi jumlah produksi.
b. Resiko dari perubahan alam tidak sepenuhnya dapat dicegah karena semua itu hanya
diketahui oleh Tuhan Yang Maha Esa.
c. Resiko dari perubahan politik, pengusaha akan melakukan pendistribusian dengan cara
yang lain, yang mungkin lebih efektif agar konsumen yang berada diluar negara
Indonesia masih tetap bisa membeli produk.
d. Resiko yang timbul dari perubahan selera pasar, dapat diatasi dengan mengeluarkan
produk yang terbaru, dengan desain dan style yang disesuaikan dengan selera pasar
saat itu.
e. Mencegah terjadinya kerugian yang tidak diinginkan dalam hal kelalaian, dan
kesalahan manusiawi, serta kesalahan akibat bahan baku yang terbatas, serta sulit
didapat, Penulis akan menjaga dan mengawasi serta memperhitungkan kapasitas bahan
baku dengan jumlah produk yang akan dijual ke konsumen, agar semua bahan baku
sesuai dengan jumlah produk yang diharapkan dan tidak terbuang sia-sia.

30

BROWNIES UBI UNGU

LAMPIRAN
A.

ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS

Analisis SWOT
1. Strength (Kekuatan)
Untuk bisnis brownies ubi itu sendiri masih memiliki peluang besar
untuk menarik perhatian para konsumen karena untuk pesaing nya sendiri
masih belum banyak yang membuka usaha kue brownies berbahan dasar
ubi ungu. Jadi untuk memperoleh keuntungan besar sangat memungkinkan
dari bisnis brownies ubi ungu ini.
2. Weakness (Kelemahan)
Brownies ubi ini tidak dapat bertahan lama karna pengolahannya tidak
menggunakan bahan kimia atau bahan pengawet. Hanya berbahan dasar
alami. Jadi Brownies ini hanya dapat bertahan sekitar10 sampai 15 hari.
3. Opportunity (Peluang)
Peluang yang ada dalam bisnis Brownies ubi ini antara lain:
a. Bahan baku yang mudah didapatkan.
b. Manfaat ubi yang beranekaragam.
Kandungan tanaman ubi ungu sangat banyak, terdiri dari
mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain,
sehingga apabila orang hanya mengonsumsi tanaman ubi ungu saja,
sudah tercukupi secara minimal gizinya. Tanaman ubi ungu dengan
mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di tanaman tersebut diubah
menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam
pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk
menghilangkan rasa lelah. Karena manfaat-manfaat tersebut ubi ungu
banyak disukai oleh berbagai kalangan.
c. Lokasi yang strategis, lokasi Brownies Ubi Ungu yang terletak
ditempat-tempat strategis di kota Semarang
4. Threath (Ancaman)
Pesaing dari bisnis brownies baik dari bahan terung terigu maupun lainnya
yang saat ini jauh lebih terkenal dan lebih dikenal oleh masyarakat luas.

B.

KELENGKAPAN PERIJINAN

31

BROWNIES UBI UNGU

C.

PETA LOKASI

Dari Jakarta

Dari Semarang

Dari Yogyakarta

32

BROWNIES UBI UNGU

D.

FOTO PRODUK

33