Anda di halaman 1dari 20

FENOMENA -SEARCH

Kau
Genggam perasaanku
Bila kau hampir kepadaku
Kemarau di dalam dada
Basah bagaikan di sirami
Bayangmu
Sekilas datang
Menggangguku dalam lena
Sulitnya memikirkan
Perasaan ini
Datang kau bawa
Fenomena, di jiwa
Fenomena, kau cipta
Fenomena, indah amat mengasyikkan
Kau
Genggam perasaanku
Bila kau hampir kepadaku
Kemarau di dalam dada
Basah bagaikan di sirami
Bayangmu
Sekilas datang
Menggangguku dalam lena

GEMURUH - Amy Search & Awie Wings

Di dalam gerimis
Penuh rahmat, dia tersentuh
Cendawan alpa,
Sesegar pagi, yg permai damaikan
Tunggul di pinggir rimba
Lantas mendambarkan
Kisah sempurna Dari jiwa Bakal Surinya
Di dalam kelambu
Menunggumu, dia kesali
Hilang bayangan
Pedoman, ikhtiar dan arah
Persis si buta mendambakan
Hidup sedehana,
Menjamahi Hari hari Mimpi Mimpinya..
Oh sendiri meratapi
Sekalungan sengsara
Dan meratap siksa
Pahit maung madah punjangga
Terbukti kasih
Yg hanya serampang berbisa
Mengukir Gerigis besi kaca
Dan pawaka

Tak tersedar meratapi kepusar keinsanan


Membibitkan titis-titis sepekat warna darah dan dosa

SENDIRI MAY

Dinginnya di malam ini


Suasana pilu
Terkenang daku kembali
Sejarah silam
Setelah engkau pergi
Sepi hatiku
Terpadamalah api cinta
Musnah harapan
Mengapa engkau sanggup
Mengubah fikiran
Hanya kerana
Peristiwa itu
Kau hancurkan kota cinta
Yang kita bina bersama
Di masa Yang lalu
Kini aku terus tersiksa
Oleh kepalsuan cintamu
Tinggallah aku sendiri
Menanggung derita ini
Setelah engkau pergi
Tertutup hatiku
Tak mungkin bercinta lagi
Biarku sendiri

BAYANGAN AISHAH
Terkenang saat nan indah
Waktu kita bersama
Berteduh di bawah satu
bumbung
Kau buka jalan bahagia
Pada jiwa terbiar luka
Kau memberi kekuatan
dalam kepayahan
Di saat ku mencari arah
hidup
Tiap waktu dikau
memayungiku
Terpesona di bawah
redupnya..oh..! oh..!
Bayangmu
Dan aku bagai terlupa
Bahawa takdir yang Esa
Semua telah pun
direncana
Kau pergi dalam sekelip
mata
Untuk selamanya oh..!
oh..!
Bersemadi
Disaatku masih amat
memerlu
Keharuman cintamu yang
satu
Apa daya ini takdirNya
semua

Dan yang tinggal diriku


bersama
Bayangan
Namun pun begitu kau
tetapkan wujud
Dalam jiwaku bersemi
Tak pernah lari
Kenangan lalu
Kubawa bersamaku
Merindu oh..! oh...!
Bayanganmu
Dikala sepi mendatang
Tak dapatku menahankan
Airmata kerinduan
Semangatmu terasa
bersamaku
Walau kita terpisah di
dunia
Senyumanmu kini jdi
tangisku
Tiap hari waktuku mencari
oh..! oh..!
Bayanganmu
Ku hulur doa buatmu
Abadilah di sana oh!
Sejarahmu yang gemilang
Bersamaku
Bayangan, bayanganmu
Bayangan...

JANJI MANISMU
Aishah

Oh dunia ini
Penuh kepalsuan
Oh mungkinkah tiada keikhlasan
Apakah ini
Suatu pembalasan
Ku sedar kebesaran Mu
Tuhan
Aku bagai seorang
Kembara jalanan
Terumbang ambing
Di lautan gelora
Mencari kebahagiaan
Dahan untuk menumpang kasih
Mungkinkah suratan
Hidup kau selalu keseorangan
( korus 1 )
Hati membeku mengingatkan
Kata janji manismu... oh...
Ku dilambung angan-angan
Belaian kasih sayang suci darimu
Oh kejamnya
( korus 2 )
Lidah tidak bertulang
Ucapan cinta menghiris kalbu
Ku kan pergi membawa diri
Cinta di hati terkubur lagi
Tidak ku fahami
Mengapa terjadi
Peristiwa pahit mengguris hati
Jalanan hidup ini
Sudah tertulis
Kutempuhi dengan kesabaran
Kusedar kebesaran Mu
Tuhan...
( ulang dari korus1 )

SENDIRI GRASS ROCK


Berjalan di terik mata hari
Berdiri di jalanan yang sunyi
Menerawang matanya pandangi langit
Sejenak mendung tutupi terang
Jejak langkah yang pernah terlihat
Kini telah lenyap di telan musim
Mencari kebenaran di kehampaan
Tenggelam dalam bisingnya hati...
Pernah ku berlari ... sendiri
Mengejar bayangannya
Dia sembunyi .... menghilang
Dan tinggalkan diriku sendiri
Di kesunyian.................. yeah ........
Oh....
Dimana .....
Harus ku temui lagi...
Sesuatu yang hilang......
Dan tinggalkan diriku sendiri...
Pernah ku berlari ... sendiri
Mengejar bayangannya
Dia sembunyi .... menghilang
Dan tinggalkan diriku sendiri
Di kesunyian..........................
Yeah...... ohhh.......................
Ahahaha................................
Merpati putih tinggi di awan
Membawa arti hidup yang suci
Langitpun kini semakin terang
Tersenyum menyimpan misteri ini......

SEANDAINYA BISA MEMILIH


Padi

Dari jauh lubuk hatiku


Jiwaku resah mencari tahu
Apa yang sedang kurasakan kini
Terguncang aku mengingat engkau
Seandainya aku masih bisa memilih
Akan kupilih engkau sebagai kekasih sejatiku
Betapa semua harapan hanya untukmu
Akan kupahat namamu dalam pusara hatiku
Kaulah rahasia terbesar hidupku
Yang takkan mungkin aku ungkapkan
Kusimpan erat perasaanku
Meski ajal menanti

SEMUA TAK SAMA


Padi
Dalam benakku lama tertanam
Sejuta bayangan dirimu
Redup terasa cahaya hati
Mengingat apa yang telah engkau
berikan
Waktu berjalan lambat mengiring
Dalam titian takdir hidupku
Cukup sudah aku tertahan
Dalam persimpangan masa silamku
* Coba 'tuk melawan getir yang terus kukecap
Meresap ke dalam relung sukmaku
Coba 'tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
Mengalir mengisi laju darahku
Reff:
Semua tak sama..
Tak pernah sama
Apa yang kusentuh, apa yang kukecup
Sehangat pelukmu..
Selembut belaimu
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu
Apalah arti hidupku ini
Memapahku dalam ketiadaan
Segalanya luruh lemah tak bertumpu
Hanya bersandar pada dirimu
Ku tak bisa, sungguh tak bisa
Mengganti dirimu dengan dirinya
Back to *, Reff
Sampai kapan kau terus bertahan
Sampai kapan kau tetap tenggelam
Sampai kapan kau mesti terlepas
Buka mata dan hatimu relakan semua..

Seperti Kekasihku
oleh: Padi

Engkau... seperti kekasihku yang dulu


Sungguh... hadirmu menyejukkan risau jiwaku
Begitu lekatnya... perasaanku kini padamu
Hingga... anganku kusandarkan padamu
Memang gerakmu memang langkahmu
Mengingatkan aku pada dirinya yang telah berlalu
Inginku menyangkal inginku membantah
Betapa pesona dirimu memikat erat jiwaku
Mungkin... terbuai mungkin aku terlena
Ada... keinginan yang tak tentu arah
Engkau... tercipta bukan untuk bersama
Biar... kunikmati kerinduan ini
Maafkan aku yang selalu teringat akan dirinya
Menggugah segala yang ada dalam kenanganku
Sedapatnya aku menepis keinginan itu
Kuharap engkau dapat memaafkan aku
Apa yang terpancar dari dalam hati
Tak dapat aku bantah tak mampu kusingkirkan
Sesungguhnya aku sangat ingin melupakan
Inginku melupakan .... inginku melupakan ....
Engkau... seperti kekasihku yang dulu
Sungguh... hadirmu menyejukkan risau jiwaku

Sobat
oleh: Padi

Sobat, aku sungguh tak mengerti


Semua ini bisa terjadi
Setelah perkenalan itu aku terhanyut
Aku seberat-beratnya tak kuasa
Dambakannya, rindukannya
Kutahu dia milikmu tercinta
Sebagai kembang yang kaupilih
Namun hatiku, hatinya, mengisyaratkan rasa
Ingin memetik, melangkah, menjadikan ikatan abadi oh...
Dambakannya, rindukannya
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Kucoba menahan himpitan rasa itu
Merajam keruhnya jiwaku
Mengapa hidupku dan dirinya terikat rasa tulus
Tak 'kan menyusutkan pelukku dan rindunya
Dambakannya, rindukannya
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Dambakannya, rindukannya
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti

MAHADEWI
Padi

Hamparan langit maha sempurna,


Bertahta bintang - bintang angkasa
Namun satu bintang yang berpijar,
Teruntai turun menyapa ku
Reff 1 :
Ada tutur kata terucap,
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku,
Kepedihanku pun... terhapuskan
Alam rayapun semua tersenyum,
Merunduk dan memuja hadirnya
Terpukau aku menatap wajahnya,
Aku merasa mengenal dia...
Reff 2 :
Tapi ada entah dimana,
Hanya hatiku mampu menjawabnya
Mahadewi resapkan nilainya,
Pencarianku pun... usai sudah
Back to Reff :
Mahadewi resapkan nilainya,
Mahadewi tercipta untukku
Mahadewi resapkan nilainya,
Mahadewi tercipta untukku

SESAL
Mel Shandy
semakin kuresapi
semakin terasa pedih
menusuk kalbuku
kehidupan cintaku
masih terbelenggu
dalam suasana gelap
dosa dosa yang pernah ada
tak kusadari terjadinya
kini hanya sesal adanya
membelit di dalam dada
noda noda yang masih ada
terus membayangi cintaku
berat terasa menekan jiwa
tak mampu kuberdiri
uoohhhh

Halusinasi
Mel Shandy

di saat senja mendatangi


ku lihat burung kecil terbang pelan ke sarangnya
ku dengar anak kecil menyanyi
lagukan tentang matahari yang terbenam ditelan malam
bernyanyi terus bernyanyi
membiarkan aku sendiri
kesunyian telah menjeratku
mendorong jatuh ke padang yang tak bertepi, penantian
berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti
malam bintang aku dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti
aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang
penantianku abadi
berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti
malam bintang aku dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti
aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang
aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
penantianku abadi, penantianku abadi

Mel Shandy Galau


Lagu LawasOctober 12, 2011 5 Comments

cahaya perak dari sang bulan


menyentuh dinding kalbu teringatkan dirimu
bagian mimpi yang telah hilang
datang lagi mengusik gundah rasa di hati
salahkah aku meninggalkan dirinya
tujuh purnama ku hanyut kebimbangan
haruskah aku menanti sia-sia
seribu rencana kandas paham berbeda
mestinya ku tak bertemu dengannya
ku tak ingin semakin jatuh karenanya
ribuan sanggah nyanyikan malam
merenyuhkan hatiku di saat galau ini
pijar asa ku nyalakan lagi
bersatu dalam fisik, mohon restu surgawi
salahkah aku meninggalkan dirinya
tujuh purnama ku hanyut kebimbangan
haruskah aku menanti sia-sia
seribu rencana kandas paham berbeda
mestinya ku tak bertemu dengannya
salahkah aku meninggalkan dirinya
tujuh purnama ku hanyut kebimbangan
haruskah aku menanti sia-sia
seribu rencana kandas paham berbeda
mestinya ku tak bertemu dengannya
ku tak ingin semakin hancur karenanya

JANJI
Andi Meriem Mattalatta
Hatimu hatiku..
Berbisik dalam kerinduan
Seribu kata terucap mesra
Yang kuharapkan, yang kuimpikan
Tatapmu, hatimu..
Tiada lagi seindah dulu
Tiada kata terucap mesra
Hanya bintang-bintang, bisik angin lalu
Melagukan cinta lama kita
Kau lupakan janji indah, janji kita
Kau lupakan kata mesra, kata cinta
Pernah kau nyanyikan
Pernah kau bisikkan
Saat indah daku di sisimu

Bimbang
oleh: Andi Meriem Matalatta

Seribu pesona yang kau taburkan


Sejuta mesra yang pernah kurasakan
Bagai embun pagi
Berlalu kala mentari tiba
Ingin kusingkapkan tirai dihatimu
Penghalang pandang tatap matahatiku
Adakah disana
Bintang harapan dambaan kalbu
Masihkah kini masihkah kini
Nada nada cinta berlagu dihatimu
Dihatimu... dihatiku
Adakah kini adakah kini
Kata kata mesra berbisik dihatimu
Di hatimu ... di hatiku ...

Sisi Laut Pangandaran


oleh: Doel Sumbang

Harita basa usum halodo panjang


Calik paduduaan
Dina samak salambar
Hmmm.. saksina bulan anu sapotong
Hmmm.. saksina bentang anu baranang
Aya kasono aya katresna
Aya kadeudeuh aya kanyaah
Ngabagi rasa bungah jeung bagja duaan
Aya kasono aya katresna
Aya kadeudeuh aya kanyaah
Ngabagi rasa bungah jeung bagja duaan
Sisi laut Pangandaran?
Tina ati pada pada kedal jangji
Urang silih asuh silih asih silih jadi
Deg ngadegkeun arti asih saenyana
Deg ngadegkeun arti deudeuh saenyana
Ulah dugika rasa katresna
Kerep ngagedur ukur amarah
Nu balukarna nuntun kana jalan sala
hUlah dugika rasa katresna
Kerep ngagedur ukur amarah
Nu balukarna nuntun kana jalan salah
Sisi laut Pangandaran?
Reup dicanggreud hate geus pageuh kabeungkeut
Sisi laut Pangandaran?
Reup dicangkrem beuki rapet beuki deudeuh
Sisi laut Pangandaran?..