Anda di halaman 1dari 17

NPWP

NAMA

027021120805000
CV MULIA SEJATI UTAMA

IDENTITAS

FORMULIR

1771

SPT TAHUNAN

TAHUN PAJAK

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

2 0 1 5

PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI, BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN

KEMENTERIAN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

ISI DENGAN HURUF CETAK/DIKETIK DENGAN TINTA HITAM


BERI TANDA "X" PADA

NPW P

NAMA WAJIB PAJAK

C V

JENIS USAHA

K O N T

NO. TELEPON

PERIODE PEMBUKUAN

R
-

NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK

NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK

NAMA AKUNTAN PUBLIK

N P W P AKUNTAN PUBLIK

NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK

N P W P KANTOR KONSULTAN PAJAK

NAMA KONSULTAN PAJAK

NPWP KONSULTAN PAJAK

K T
5

s.d.

NEGARA DOMISILI KANTOR PUSAT (khusus BUT)


PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN

1
I

S E

0
U T

A. PENGHASILAN
KENA PAJAK
B. PPh TERUTANG
C. KREDIT PAJAK
D. PPh KURANG/ LEBIH BAYAR

A M A

O R

KLU :

NO. FAKS :

DIAUDIT

OPINI AKUNTAN

X TIDAK DIAUDIT

RUPIAH *)

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

(1)

SPT PEMBETULAN
KE-

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

(2)

(3)

1.

PENGHASILAN NETO FISKAL


(Diisi dari Formulir 1771-I Nomor 8 Kolom 3)

2.

KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL


(Diisi dari Lampiran Khusus 2A Jumlah Kolom 8)

3.

PENGHASILAN KENA PAJAK (1-2) .....

4.

PPh TERUTANG (Pilih salah satu sesuai dengan dengan kriteria Wajib Pajak. Untuk lebih jelasnya, lihat Buku Petunjuk Pengisian SPT)
a.

Tarif PPh Ps. 17 ayat (1) Huruf b X Angka 3 .

b.

Tarif PPh Ps. 17 ayat (2b) X Angka 3 .

c.

Tarif PPh Ps. 31E ayat (1)

(Lihat Buku Petunjuk)

5.

PENGEMBALIAN / PENGURANGAN KREDIT PAJAK LUAR NEGERI


(PPh Ps. 24) YANG TELAH DIPERHITUNGKAN TAHUN LALU

6.

JUMLAH PPh TERUTANG (4 + 5) ...

7.

PPh DITANGGUNG PEMERINTAH (Proyek Bantuan Luar Negeri

8.

a.

KREDIT PAJAK DALAM NEGERI


(Diisi dari Formulir 1771-III Jumlah Kolom 6) .

8a

b.

KREDIT PAJAK LUAR NEGERI


(Diisi dari Lampiran Khusus 7A Jumlah Kolom 8)

8b

8c

10a

10b

10c

11

c. JUMLAH ( 8a + 8b ) ......
9.

10.

11.

a.

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI

b.

PPh YANG LEBIH DIPOTONG / DIPUNGUT

(6 7 8c).

PPh YANG DIBAYAR SENDIRI


a. PPh Ps. 25 BULANAN .....
b.

STP PPh Ps. 25 (Hanya Pokok Pajak) ....

c.

JUMLAH (10a + 10b) ....

a.

PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh Ps. 29)

b.

PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh Ps. 28A)

(9 10c)..

12.

PPh YANG KURANG DIBAYAR PADA ANGKA 11.a DISETOR TANGGAL

13.

PPh YANG LEBIH DIBAYAR PADA ANGKA 11.b MOHON :

F.1.1.32.14

a.

DIRESTITUSIKAN

Khusus Restitusi untuk Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu atau Wajib Pajak
yang Memenuhi Persyaratan Tertentu:

TGL
b.

BLN

THN

DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK


Pengembalian Pendahuluan (Pasal 17C atau Pasal 17D UU KUP)

Halaman 2

Formulir 1771
RUPIAH
(1)

(2)

E. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN BERJALAN

14.

(3)

a.

PENGHASILAN YANG MENJADI DASAR


PENGHITUNGAN ANGSURAN ..

14a

b.

KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL:


(Diisi dari Lampiran Khusus 2A Jumlah Kolom 9) ....

14b

c.

PENGHASILAN KENA PAJAK (14a 14b) ..

14c

14d

14e

14f

14g

15a

15b

d.

PPh YANG TERUTANG


(Tarif PPh dari Bagian B Nomor 4 X 14c)

G. PERNYATAAN
TRANSAKSI DALAM
HUBUNGAN ISTIMEWA

F. PPh FINAL DAN


PENGHASILAN BUKAN
OBJEK PAJAK

e.

15

KREDIT PAJAK TAHUN PAJAK YANG LALU ATAS


PENGHASILAN YANG TERMASUK DALAM ANGKA 14a
YANG DIPOTONG / DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN ..

f.

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI (14d 14e)

g.

PPh PASAL 25 : (1/12 X 14f) ...

a.

PPh FINAL :
(Diisi dari Formulir 1771-IV Jumlah Bagian A Kolom 5) ....

b.

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK :


PENGHASILAN BRUTO
(Diisi dari Formulir 1771-IV Jumlah Bagian B Kolom 3) ......

16 a.

Ada Transaksi Dalam Hubungan Istimewa dan/atau Transaksi dengan Pihak yang Merupakan Penduduk Negara Tax Haven Country.
(Wajib melampirkan Lampiran Khusus 3A, 3A-1, dan 3A-2 Buku Petunjuk Pengisian SPT )*
Tidak Ada Transaksi Dalam Hubungan Istimewa dan/atau Transaksi dengan Pihak yang Merupakan Penduduk Negara Tax Haven
Country

b.

17 SELAIN LAMPIRAN-LAMPIRAN 1771-I, 1771-II, 1771-III, 1771-IV, 1771-V, DAN 1771-VI


BERSAMA INI DILAMPIRKAN PULA :
a.

SURAT SETORAN PAJAK LEMBAR KE-3 PPh PASAL 29

b.

LAPORAN KEUANGAN

c.

TRANSKRIP KUTIPAN ELEMEN-ELEMEN DARI LAPORAN KEUANGAN (Lampiran Khusus 8A-1 / 8A-2 / 8A-3 / 8A-4 / 8A-5 / 8A-6/ 8A-7/ 8A-8)*

H. LAMPIRAN

d.

DAFTAR PENYUSUTAN DAN AMORTISASI FISKAL (Lampiran Khusus 1A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

e.

PERHITUNGAN KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL (Lampiran Khusus 2A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

f.

DAFTAR FASILITAS PENANAMAN MODAL (Lampiran Khusus 4A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

g.

DAFTAR CABANG UTAMA PERUSAHAAN (Lampiran Khusus 5A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

h.

SURAT SETORAN PAJAK LEMBAR KE-3 PPh PASAL 26 AYAT (4) (Khusus bagi BUT)

i.

PERHITUNGAN PPh PASAL 26 AYAT (4) (Khusus BUT) (Lampiran Khusus 6A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

j.

KREDIT PAJAK LUAR NEGERI (Lampiran Khusus 7A Buku Petunjuk Pengisian SPT)*

k.

SURAT KUASA KHUSUS (Bila dikuasakan)

l. X

RINCIAN JUMLAH PENGHASILAN DAN PEMBAYARAN PPh FINAL PP 46/2013 PER MASA PAJAK DARI MASING-MASING TEMPAT USAHA

m.
n.
* Wajib Pajak dapat langsung mengunduh dari situs Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat http://www.pajak.go.id. atau mengambil di KPP/KP2KP
terdekat.
PERNYATAAN

Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,
saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

a. X

WAJIB PAJAK

b.

c.

KUASA

d. 2

Surabaya,
(Tempat)

TANDA TANGAN DAN CAP PERUSAHAAN :

NAMA LENGKAP
PENGURUS / KUASA

NPW P

F.1.1.32.14

e. N
f.

0
tgl

0 4
bln

thn

TAHUN PAJAK

FORMULIR
IDENTITAS

LAMPIRAN - I

1771 - I

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

KEMENTERIAN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO FISKAL

NPW P

NAMA WAJIB PAJAK

PERIODE PEMBUKUAN

s.d.

1
I

A
1

S
1

5
U

NO

URAIAN

RUPIAH

(1)

(2)

(3)

1.

2 0 1 5

PENGHASILAN NETO KOMERSIAL DALAM NEGERI :


a.

PEREDARAN USAHA ........

b.

HARGA POKOK PENJUALAN ............

c.

BIAYA USAHA LAINNYA ...............

d.

PENGHASILAN NETO DARI USAHA ( 1a - 1b - 1c ) .......

e.

PENGHASILAN DARI LUAR USAHA ...........

f.

BIAYA DARI LUAR USAHA ...............

g.

PENGHASILAN NETO DARI LUAR USAHA ( 1e - 1f )........

1a

1b

1c

1d

1e

1f

1g

1h

2.

h. JUMLAH ( 1d + 1g )
: ............
PENGHASILAN NETO KOMERSIAL LUAR NEGERI
(Diisi dari Lampiran Khusus 7A Kolom 5) ............

3.

JUMLAH PENGHASILAN NETO KOMERSIAL (1h + 2) .............

4.

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL


4

DAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK .............

5.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF :


a. BIAYA YANG DIBEBANKAN / DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN
PEMEGANG SAHAM, SEKUTU, ATAU ANGGOTA. ..........

5a

5b

b.
c.

PEMBENTUKAN ATAU PEMUPUKAN DANA CADANGAN .....


PENGGANTIAN ATAU IMBALAN PEKERJAAN ATAU
5c
JASA DALAM BENTUK NATURA DAN KENIKMATAN .......

d.

JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA


PEMEGANG SAHAM / PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA
5d
SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN .............

5e

5f

5g

5h

5i

5j

5k

5l

5m

6a

6b

6c

6d

6e

7.

FASILITAS PENANAMAN MODAL BERUPA PENGURANGAN PENGHASILAN NETO:


7b

TAHUN KE 7a
(Diisi dari Lampiran Khusus 4A Angka 5b) ...

8.

PENGHASILAN NETO FISKAL (3 - 4 + 5m - 6e - 7b) ..........

6.

e.

HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN .....

f.
g.

PAJAK PENGHASILAN ..................


GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA ANGGOTA PERSEKUTUAN, FIRMA
ATAU CV YANG MODALNYA TIDAK TERBAGI ATAS SAHAM .....

h.

SANKSI ADMINISTRASI ..................

i.

SELISIH PENYUSUTAN KOMERSIAL DI ATAS PENYUSUTAN FISKAL ..

j.

SELISIH AMORTISASI KOMERSIAL DI ATAS AMORTISASI FISKAL ..

k.

BIAYA YANG DITANGGUHKAN PENGAKUANNYA ..........

l.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA ............

m.

JUMLAH

5a s.d. 5l

: .........................

PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF :


a. SELISIH PENYUSUTAN KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN FISKAL ..

b.

SELISIH AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH AMORTISASI FISKAL ..

c.

PENGHASILAN YANG DITANGGUHKAN PENGAKUANNYA ..

d.

PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA ..........

e.

JUMLAH 6a s.d. 6d ..................

CATATAN :

Pindahkan jumlah Angka 8 ke Formulir 1771 Huruf A Angka 1.

D.1.1.32.31

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

KEMENTERIAN KEUANGAN RI

PERINCIAN HARGA POKOK PENJUALAN, BIAYA USAHA LAINNYA DAN BIAYA DARI LUAR USAHA SECARA KOMERSIAL

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

IDENTITAS

TAHUN PAJAK

FORMULIR

LAMPIRAN - II

1771 - II
NPW P

PERIODE PEMBUKUAN

7 0 2
1

s.d.

1 1 2
1

8 0

0 0 0

NAMA WAJIB PAJAK :

C V . M U L I A

S E J A T I

2 0 15
2 A

U T A M A

NO.

PERINCIAN

HARGA POKOK PENJUALAN


(Rupiah)

BIAYA USAHA LAINNYA


(Rupiah)

BIAYA DARI LUAR USAHA


(Rupiah)

JUMLAH
(Rupiah)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6) = (3) + (4) + (5)

1.

PEMBELIAN BAHAN/BARANG DAGANGAN

2. GAJI, UPAH, BONUS, GRATIFIKASI,


HONORARIUM, THR, DSB

3. BIAYA TRANSPORTASI

4. BIAYA PENYUSUTAN DAN AMORTISASI

5. BIAYA SEWA

6. BIAYA BUNGA PINJAMAN

7. BIAYA SEHUBUNGAN DENGAN JASA

8. BIAYA PIUTANG TAK TERTAGIH

9. BIAYA ROYALTI

10. BIAYA PEMASARAN/PROMOSI

11. BIAYA LAINNYA

12. PERSEDIAAN AWAL

13. PERSEDIAAN AKHIR (-/-)

14

JUMLAH 1 S.D. 12 DIKURANGI 13

Catatan :
Nomor 1 untuk Perusahaan Dagang diisi pembelian barang dagangan, untuk perusahaan industri diisi pembelian bahan baku, bahan penolong dan barang jadi.
Nomor 7 termasuk management fee, technical assistance fee, dan jasa lainnya
Nomor 11 diisi dengan total biaya yang tidak tertampung dalam perincian 1 s.d. 10.
Nomor 12 dan 13 untuk perusahaan dagang diisi total persediaan awal dan akhir barang dagangan, untuk perusahaan industri diisi total persediaan
awal/akhir bahan baku/bahan penolong ditambah barang setengah jadi ditambah barang jadi.
D.1.1.32.54

LAMPIRAN - III
SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

KEMENTERIAN KEUANGAN RI

KREDIT PAJAK DALAM NEGERI

IDENTITAS

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

NPW P

PERIODE PEMBUKUAN

0 2
0

7 0 2
1

s.d.

1 1 2
1

8 0 5

0 0 0

(1)
1.

C V . M U L I A

S E J A T I

U T A M A

PEMOTONG/ PRMUNGUT PAJAK

NO.

NAMA WAJIB PAJAK :

2 0 14

TAHUN PAJAK

FORMULIR

1771 - III

PAJAK PENGHASILAN
YANG DIPOTONG / DIPUNGUT
(Rupiah)
(6)

OBJEK PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN

NAMA

NPWP

(2)

(3)
0

JENIS PENGHASILAN /
TRANSAKSI
(4)

(Rupiah)
(5)

BUKTI PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN/SSP/SSPCP

NOMOR

TANGGAL

(7)

(8)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

JUMLAH

JML

Catatan :
Diisi dengan rincian per Bukti Pemotongan / Pemungutan Pajak.
Pindahkan hasil penjumlahan PPh Pasal 22, PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 26 Kolom (6) ke Formulir 1771 Huruf C Angka 8.a.
JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

D.1.1.32.32

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-III

FORMULIR

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

IDENTITAS

KEMENTERIAN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

NPW P

NAMA WAJIB PAJAK

PERIODE PEMBUKUAN

BAGIAN A

s.d.

1
I

5
U

2 0 1 5

PPh FINAL

NO.

JENIS PENGHASILAN

(1)

(2)

1.

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - IV

1771 - IV

DASAR PENGENAAN PAJAK

TARIF

PPh TERUTANG

(Rupiah)
(3)

(%)
(4)

(Rupiah)
(5)

BUNGA DEPOSITO / TABUNGAN,


DAN DISKONTO SBI / SBN

2.

3.

BUNGA / DISKONTO OBLIGASI

PENGHASILAN PENJUALAN SAHAM

YANG DIPERDAGANGKAN DI BURSA EFEK


4.

PENGHASILAN PENJUALAN SAHAM


MILIK PERUSAHAAN MODAL VENTURA

5.

PENGHASILAN USAHA PENYALUR / DEALER /

AGEN PRODUK BBM


6.

PENGHASILAN PENGALIHAN HAK ATAS

TANAH / BANGUNAN
7.

PENGHASILAN PERSEWAAN ATAS


TANAH / BANGUNAN
IMBALAN JASA KONSTRUKSI :

8.

a.

PELAKSANA KONSTRUKSI

b.

PERENCANA KONSTRUKSI

c.

PENGAWAS KONSTRUKSI

9.

PERWAKILAN DAGANG ASING

10.

PELAYARAN / PENERBANGAN ASING

11.

PELAYARAN DALAM NEGERI

12.

PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP

13.

TRANSAKSI DERIVATIF YANG


DIPERDAGANGKAN DI BURSA

14.

PENGHASILAN USAHA WP YANG MEMILIKI


PEREDARAN BRUTO TERTENTU

JUMLAH BAGIAN A

###
JBA

Pindahkan ke Formulir 1771 huruf F angka 15 butir a

BAGIAN B : PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


NO

JENIS PENGHASILAN

(1)

(2)

PENGHASILAN BRUTO
(Rupiah)
(3)

1.

BANTUAN / SUMBANGAN

2.

HIBAH

3.

DIVIDEN / BAGIAN LABA DARI PENYERTAAN MODAL

PADA BADAN USAHA DI INDONESIA (Pasal 4 Ayat (3) Huruf f UU PPh)


4.

IURAN DAN PENGHASILAN TERTENTU YANG DITERIMA DANA PENSIUN

5.

BAGIAN LABA YANG DITERIMA PERUSAHAAN MODAL VENTURA


DARI BADAN PASANGAN USAHA

6.

SISA LEBIH YANG DITERIMA ATAU DIPEROLEH BADAN ATAU LEMBAGA


NIRLABA YANG BERGERAK DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN/ATAU
BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN, YANG TELAH TERDAFTAR
PADA INSTANSI YANG MEMBIDANGINYA, YANG DITANAMKAN KEMBALI
DALAM BENTUK SARANA DAN PRASARANA KEGIATAN PENDIDIKAN DAN/
ATAU PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (Pasal 4 Ayat (3) Huruf m UU PPh)

7.
.
JUMLAH BAGIAN B

JBB

0
Pindahkan ke Formulir 1771 huruf F angka 15 butir b

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

D.1.1.32.34

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-IV

1771 - V

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN


DAFTAR PEMEGANG SAHAM/PEMILIK MODAL DAN JUMLAH DIVIDEN YANG DIBAGIKAN
DAFTAR SUSUNAN PENGURUS DAN KOMISARIS

KEMENTERIAN KEUANGAN RI

IDENTITAS

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

NPW P

NAMA WAJIB PAJAK

PERIODE PEMBUKUAN

s.d.

BAGIAN A

TAHUN PAJAK

FORMULIR

LAMPIRAN - V

5
U

2 0 1 5
A

: DAFTAR PEMEGANG SAHAM / PEMILIK MODAL DAN JUMLAH DIVIDEN YANG DIBAGIKAN

NO

NAMA

ALAMAT

NPW P

(1)

(2)

(3)

(4)

NURUL HUDA ILYAS

MAKASSAR

JUMLAH MODAL DISETOR


(Rupiah)
%
(5)
(6)

DIVIDEN
(Rupiah)
(7)

1.
0

100%

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

JUMLAH BAGIAN A

BAGIAN B

JBA

: DAFTAR SUSUNAN PENGURUS DAN KOMISARIS

NO

NAMA

ALAMAT

NPWP

JABATAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1.

NURUL HUDA ILYAS

MAKASSAR

DIREKTRIS

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

D.1.1.32.35

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-V

1771 - VI

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN


DAFTAR PENYERTAAN MODAL PADA PERUSAHAAN AFILIASI

KEMENTERIAN KEUANGAN RI

DAFTAR UTANG DARI PEMEGANG SAHAM DAN/ATAU PERUSAHAAN AFILIASI


DAFTAR PIUTANG KEPADA PEMEGANG SAHAM DAN/ATAU PERUSAHAAN AFILIASI

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

NPW P

NAMA WAJIB PAJAK

PERIODE PEMBUKUAN

BAGIAN A

TAHUN PAJAK

FORMULIR
IDENTITAS

LAMPIRAN - VI

s.d.

1
I

5
U

2 0 1 5

DAFTAR PENYERTAAN MODAL PADA PERUSAHAAN AFILIASI


JUMLAH PENYERTAAN MODAL

NO

NAMA

ALAMAT

NPWP

(Rupiah)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1.

2.

3.

4.

5.

JUMLAH BAGIAN A
BAGIAN B

JBA

DAFTAR UTANG DARI PEMEGANG SAHAM DAN/ATAU PERUSAHAAN AFILIASI


JUMLAH PINJAMAN

TAHUN

BUNGA/TH

NO

NAMA

NPWP

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1.

(Rupiah)

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9
10.
11.
12.
13.

BAGIAN C

DAFTAR PIUTANG KEPADA PEMEGANG SAHAM DAN/ATAU PERUSAHAAN AFILIASI


JUMLAH PINJAMAN

TAHUN

BUNGA/TH

NO

NAMA

NPWP

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1.

(Rupiah)

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9
10.
11.
12.
13.

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

D.1.1.32.36

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-VI

CV MULIA SEJATI UTAMA


LAPORAN LABA RUGI
Per 31 Desember 2015
Peredaran Usaha
Persediaan Awal barang
Pembelian barang
Tersedia dijual
Persediaan akhir barang
HPP

- (+)
- (-)
- (-)

Laba bruto usaha


Biaya gaji
Biaya transportasi
Biaya Penyusutan
Total biaya
Laba / (rugi) netto usaha

- (-)
-

Makassar, 31 Desember 2015

NURUL HUDA ILYAS


Direktris

CV MULIA SEJATI UTAMA


NERACA
PER 31 DESEMBER 2015
(dalam rupiah)
AKTIVA
31-Dec-14 KEWAJIBAN DAN EKUITAS
31-Dec-14
AKTIVA LANCAR
Kewajiban
Kas
Utang Usaha
4,500,000
Kas di Bank
Utang Bank
Piutang
Persediaan
AKTIVA TETAP
Ekuitas
Inventaris Kantor
Modal
8,500,000
20,000,000
Kendaraan
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
7,000,000
Akumulasi Penyusuta
JUMLAH AKTIVA

20,000,000 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS

20,000,000

Surabaya, 31 Desember 2014

Direktur

Daftar Jumlah Penghasilan Bruto dan Pembayaran PPh Final berdasarkan


Per Masa Pajak Serta Dari Masing-Masing Tempat Usah

Nama
NPWP
Alamat
No NPWP Tempat Usaha
.

CV MULIA SEJATI UTAMA


027021120805000
Jl Diponegoro 325, Surabaya
Alamat

KPP Lokasi

Peredaran
Bruto

027021120805000
Januari 2014

45,000,000

Februari 2014

50,000,000

Maret 2014

60,000,000

April 2014

30,000,000

Mei 2014

90,000,000

Juni 2014

Jl Diponegoro 325, Surabaya

20,000,000

Juli 2014

30,000,000

Agustus 2014

50,000,000

September 2014

20,000,000

Oktober 2014

60,000,000

November 2014

15,000,000

Desember 2014

30,000,000

Jumlah

500,000,000

Tanda Tangan, Nama

CV MULIA SEJATI U
Jika formulir ini tidak mencukupi, dapat dibuat sendiri sesuai dengan bentuk ini

Halaman ke- . dari . halaman

n PPh Final berdasarkan PP 46 Tahun 2014


ng-Masing Tempat Usaha

PPh Final 1% Dibayar

450,000
500,000
600,000
300,000
900,000
200,000
300,000
500,000
200,000
600,000
150,000
300,000

5,000,000

Tanda Tangan, Nama dan Cap

CV MULIA SEJATI UTAMA

ai dengan bentuk ini

CV. MULIA SEJATI UTAMA


DAFTAR AKTIVA TETAP
PER. 31 DESEMBER 2015

NO
1

Jenis Aktiva Tetap/


Tahun Perolehan
INVENTARIS KANTOR
Meja kantor (2008)
Kursi Kerja (2008)
Kursi Tamu (2008)
Lemari Arsip (2008)
Komputer (2008)
Kalkulator (2008)

UNIT

Harga
Perolehan

Nilai Buku
1/1/2015

Penyusutan
Tahun 2015

4
5
1
2
1
2

1,400,000
1,150,000
700,000
1,500,000
3,500,000
250,000

1,400,000
1,150,000
700,000
1,500,000
3,500,000
250,000

SUB TOTAL

15

8,500,000

8,500,000

KENDARAAN
Honda Supra Fit (2008)
TOTAL

1
16

7,000,000
15,500,000

7,000,000
15,500,000

Makassar, 31 Desember 20

NURUL HUDA ILYA


Direktris

Akumulasi
Penyusutan

assar, 31 Desember 2015

NURUL HUDA ILYAS


Direktris

Nilai Buku
12/31/2015
-

1,400,000
1,150,000
700,000
1,500,000
3,500,000
250,000

8,500,000

7,000,000
15,500,000