Anda di halaman 1dari 5

Bagaimana Nicks Pizza Memberikan Hasil Pelatihan

Pada awalnya, Nicks Pizza & Pub terdengar sama saja dengan
bagaimana sebuah perusahaan lain, merupakan sebuah restoran pizza
dengan dua lokasi, masing-masing berada di pingiran kota barat laut
Chicago. Namun ketika Anda melihat lebih baik pada ukuran performa
perusahaan tersebut, sesuatu yang istimewa terlihat sedang terjadi.
Dalam sebuah industri di mana 200% pergantian karyawan dan laba
operasi sekitar 6 % adalah normal, Nicks hanya perlu mengganti 20%
dari karyawannya tiap tahun dan mendapatkan laba operasi sebesar
14% atau lebih. Hasil-hasil ini sangat menakjubkan, terutama untuk
sebuah bisnis di mana 4 dari 10 karyawannya adalah pelajar SMA.
Yang menjadikan Nicks berbeda adalah budayanya yaitu : Dari
pada mempekerjakan manajer ahli dan menetapkan peraturan yang
banyak, Nicks memilih untuk menjadi pemilih mengenai siapa yang
dipekerjakan untuk setiap jabatan lalu memberikan mereka pelatihan
yang cukup untuk mengoperasikan dengan terampil dan melakukan
penilaian yang baik. Seluruh program pelatihan menekankan cara-cara
untuk mengembangkan karyawan yang terpercaya dan berdedikasi.
Pelatihan di Nicks dimulai dengan sebuah program orientasi
selama dua hari. Trainee belajar mengenai tujuan, nilai-nilai, dan
budaya perusahaan, dan mereka berpartisipasi dalam aktivitas role-

playing untuk melatih pelajaran-pelajaran tersebut. Lalu mereka


melakukan pelatihan keterampilan, dimulai dengan sebuah kursus
bernama simply 101. Ketika pelajaran empat jam dengan tangan di atas
di dapur, seluruh karyawan baru tanpa memerhatikan apa pekerjaan

mereka di masa depan- belajar membuat pizza. Dari sana, trainee


dibagi ke dalam kelompok bekerja untuk pelatihan tingkat selanjutnya.
Dalam 201, kelompok-kelompok trainee ini memulai pelatihan jangka
panjang

untuk disertifikasi dalam

melakukan sebuah

pekerjaan

tertentu. Sebagai contoh, seorang karyawan berlatih dalam membuat


pizza untuk beberapa minggu hingga ia mendapat sertifikasi sebagai
pembuat pizza.
Kelas 201 mengakhiri pelatihan wajib, namun Nicks menyediakan
insentif untuk pembelajaran lebih lanjut. Seorang karyawan dapat
berpartisipasi dalam kurus 201 tambahan untuk mempelajari lebih
banyak pekerjaan dan mendapat kenaikan pembayaran. Seorang
karyawan yang mendapat dua sertifikasi lagi (katakan saja, satu dalam
membuat salad dan satu dalam mempersiapkan sandwich) menikmati
kenaikan upah 75 sen sejam dan prestise mengganti topi seragam
berwarna coklat menjadi topi berwarna merah. Beberapa karyawan
mendapat Sembilan sertifikasi, dan setelahnya upah mereka meningkat
$2 sejam, dan mereka dapat memakai topi hitam dengan seragam
mereka.
Ada lagi tingkatan lain dari pelatihan yang memersiapkan para
karyawan untuk menjadi pelatih. Tingkat ini -301- memersiapkan para
karyawan untuk mendapatkan penilaian keterampilan atas dalam area
sertifikasi mereka. Di samping keterampilan berdasakan tugas, para
karyawan menerima pelatihan dalam komunikasi dan kepemimpinan dan
memelajari sebuah buku berjudul Mastery: They Keys to Success and

Long-Term Fulfillment oleh George Leonard. Karyawan yang memenuhi


persyaratan-persyaratan ini menerima

Leadership 301 Passport,

termasuk checklist perilaku yang mereka harapkan untuk dijadikan

model bagi para karyawan yang mereka pimpin. Selama minggu-minggu


setelahnya, mereka memerhatikan situasi di mana mereka atau yang
lain menunjukkan masing-masing perilaku, menuliskan deskripsi dari apa
yang mereka saksikan. Ketika perilaku yang telah didaftar telah
diobservasi dan dicatat, para partisipan mengambil sebuah kursus
pelatihan, dan mereka pada akhirnya siap untuk menjadi pelatih.
Bersama dengan program-program pelatihan formal, Nicks
menyediakan pembelajaran lebih jauh di dalam bekerja melalui
pembinaan

oleh

manajer

dan

pelatih.

Tujuannya

adalah

untuk

menyediakan timbal balik pada saat itu, tidak menunggu untuk


pertemuan penilaian kinerja. Sebagai contoh, pada setiap akhir jadwal
kerja

(shift),

para

pelatih

akan

menanyakan

trainee

untuk

mengidentifikasi satu hal yang mereka lakukan dengan baik dan satu hal
yang ingin mereka tingkatkan. Sebagai tambahan, manajer diajarkan
untuk

mengobservasi

perilaku

karyawan

dalam

pekerjaan

dan

menanyakan diri mereka sendiri apakah apa yang mereka lihat akan
membuat mereka ingin mempekerjakan karyawan tersebut. Jika iya,
manajer akan diharapkan untuk memberikan timbal balik positif segera.
Jika tidak, manajer diharapkan untuk membina karyawan tersebut
tentang bagaimana untuk menjadi lebih baik.

Pertanyaan Diskusi
1. Sejauh

mana anda dapat memberikan rincian dari informasi yang

diberikan di situs nick pizza (http://www.nickspizzapub.com/) dalam


mempersiapkan penilaian kebutuhan untuk pelatihan staf dapur Nick.
ingat

untuk menyertakan organisasi, orang, dan

analisis tugas

Nicks University memberikan pelatihan yang menarik untuk para


pegawainya.

Tidak

hanya

membuat

pizza,

sistem

belajar

yang

mengedepankan praktik di dapur dan restoran semakin menarik dengan


adanya pelatihan kepemimpinan. Belajar memasak juga perlu memiliki
keterampilan kepemimpinan karena di dapur butuh seorang pemimpin
yang mampu mengontrol dapur agar kinerja para chef dan karyawan
menjadi efektif. Beberapa tingkatan keahlian yang bisa di dapatkan di
Nicks University tidak terbuang sia-sia karena Nicks Pizza akan
memberikan gaji sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

2. Bagaimana cara kerja lingkungan pelatihan dukungan di Nick? apa


cara-cara tambahan di samping yang dijelaskan, bisa pelatihan
dukungan lingkungan kerja?
Cara kerja menggunakan Pelatihan di Nicks dimulai dengan sebuah
kursus bernama simply 101. Ketika pelajaran empat jam dengan tangan
di atas di dapur, seluruh karyawan baru belajar membuat pizza. Dari
sana, trainee dibagi ke dalam kelompok bekerja untuk pelatihan tingkat
selanjutnya. Dalam 201, kelompok-kelompok trainee ini memulai
pelatihan jangka panjang untuk disertifikasi dalam melakukan sebuah
pekerjaan tertentu. Ada lagi tingkatan lain dari pelatihan yang
memersiapkan para karyawan untuk menjadi pelatih. Tingkat ini -301memersiapkan para karyawan untuk mendapatkan penilaian
keterampilan atas dalam area sertifikasi mereka

3. Menurut Anda dapatkah pelatih dari luar memberikan pelatihan bagi


Nicks sebagai pelatihan yang efektif? Jika ya mengapa, jika tidak
mengapa? Apakah ada beberapa jenis atau topik pelatihan yang

kontraktor mungkin cocok? Jika demikian, yang mana?

Menurut kami, kontraktor luar tidak bisa memberikan pelatihan


jika diawal kontrak kerja tidak disepakati/kontrak kerja hanya sebagai
karyawan. Jika diawal kontrak kerja disepakati/kontrak kerja sebagai
manajer atau jabatan tinggi lainnya kontraktor luar bisa memberikan
pelatihan bagi nick. Pelatihan yang mungkin cocok yaitu pelatihan yang
menyeluruh ( melatih pekerja untuk mengembangkan skill, sikap )
sehingga tujuan nicks pizza bisa tercapai.