Anda di halaman 1dari 9

ANALISA STRATEGI BISNIS

PENJUALAN BAJU KOKO


TUGAS UTS
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas UTS
Mata Kuliah Strategi Korporasi (TI.165)
Dosen : Agung Widarman, ST., MT.

Disusun Oleh :
ANDRI PURNOMO (131151054)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI S1


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI WASTUKANCANA
PURWAKARTA
2016

1.1. LATAR BELAKANG


Seiring perkembangan zaman,maka dunia usaha dan industry juga mengalami
perkembangan yang semakin pesat,terbukti dengan banyak pengusaha baik mikro maupun
makro dengan beragam usaha.Untuk memulai usaha sebuah usaga harus didahului dengan
taktik dan strategi.Dalam mendirikan usaha harus teliti dab serius menganalisa dengan detail
dengan berbagain macam masalah masalah dan point point positif.
. Contoh dalam tugas ini akan membahas usaha dimana usaha baju koko ini menjual
baju koko yang desain nya lain dari pada yang lain dan memberi manfaat yang lebih untuk
konsumennya.Produk ini adalah produk baju koko yang berdesain sangat simple dimana
desain itu hanya bermodalkan warna warna yang elegan dan terkesan ekslusif.baju koko ini
tidak banyak bordir seperti baju koko yang beredar di pasar yang telah banyak modelnya dan
hamper sama berjenis desain bordir.
Desain baju koko ini polos dan tidak ada bordir ,ada pun bordir hanya nama merk saja.desain
ini berfarian dengan berbagai macam warna warna kalem dan elegan.Dimana baju koko ini
bisa di gunakan di acara formal maupun non formal.contoh bisa di buat ke acara ibadah
seperti pengajian ,pergi solat berjamaah dan lain sebagainya,adapun yang lain bisa di pakai
disaat kuliah atau pertemuan pertemuan non formal,Desain koko ini bersifat fleksibel.

1.2. VISI, MISI DAN MOTO


VISI : menjadi produk yang di percayai dan menjadi pilihan konsumen
MISI : memberikan desain yang fleksibel untuk baju koko
- MOTTO
:
-selalu menciptakan desain baju koko yang eksklusif dan elegan
1.3 ANALISA FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL
Menganalisa rencana bisnis Usaha pembuatan baju koko dengan menggunakan
metode SWOT. SWOT itu sendiri merupakan singkatan dari Strength (S), Weakness (W),
Opportunities (O), dan Threats (T) yang artinya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman
atau kendala, dimana yang secara sistematis dapat membantu dalam mengidentifikasi faktorfaktor luar (O dan T) dan faktor didalam suatu bisnis (S dan W). Kata-kata tersebut dipakai
dalam usaha penyusunan suatu rencana matang untuk mencapai tujuan baik untuk jangka
pendek maupun jangka panjang. Tahap awal proses penetapan strategi adalah menaksir
kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang dimiliki organisasi. Analisa SWOT
memungkinkan organisasi memformulasikan dan mengimplementasikan strategi utama
sebagai tahap lanjut pelaksanaan dan tujuan organiasasi,
Dalam analisa SWOT informasi dikumpulkan dan dianalisa. Hasil analisa dapat
menyebabkan dilakukan perubahan pada misi, tujuan, kebijaksanaan, atau strategi yang
sedang berjalan. Dalam penyusunan suatu rencana yang baik, perlu diketahui daya dan dana
yang dimiliki pada saat akan memulai usaha, mengetahui segala unsur kekuatan yang
dimiliki, maupun segala kelemahan yang ada. Data yang terkumpul mengenai faktor-faktor
internal tersebut merupakan potensi di dalam melaksanakan usaha yang direncanakan.
Dilain pihak perlu diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi yaitu
peluang-peluang atau kesempatan yang ada atau yang diperhatikan akan timbul dan ancaman
atau hambatan yang diperkirakan akan muncul dan mempengaruhi usaha yang dilkaukan.
Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atau interaksi
antar unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal
yaitu peluang dan ancaman. Faktor Internal dan Ekternal dalam bisnis penjualan baju koko
adalah sebagai berikut :

Faktor Internal
Kekuatan (Strenght)
Desain baju tidak pasaran dan terkesan eksklusif
Memiliki modal yang cukup
Sedikit pesaing dalam system desain baju
Mempunyai musim dimana orang muslim merayakan hari raya dan banyak yang

mencari baju koko untuk merayakanya


Memiliki desain yang berbeda dan eksklusif dibandingkan produk baju koko yang

banyak dipasaran
Desain memiliki sifat flaksibel bisa di gunakan di acara formal dan non formal

Kelemahan (Weakness)

Harus selalu update desain supaya konsumen tidak bosan .


Hanya mempunyai 1 musim setahun sekali dimana orang muslim banyak mencari

baju koko.
Tidak semua orang menyukai desain baju koko karena selera orang berbeda beda
Harus pintar mengkolaborasikan warna warna untuk desain baju koko

Faktor Eksternal
Peluang (Opportunity)
Kesempatan membuat desain yang fleksibel yang belum di terapkan di baju koko

merk lain
Tempat usaha di melalui social media
Sedikit competitor untuk system desain

Tingginya kebutuhan konsumen pada saat moment lebaran


Mampu bersaing dengan produk produk unggulan
Ancaman (Treathment)
Mudah nya competitor untuk meniru desain baju koko
Kemungkinan munculnya competitor baru
Tingginya biaya operasional ketika usaha baru mulai berdiri
Keterbatasan lingkup desain

MATRIK IFAS (Internal Factor Analysis Summary

Faktor-Faktor strategi Internal


Strenghts (s) :

Desain baju tidak pasaran dan


terkesan eksklusif

Memiliki modal yang cukup

Sedikit pesaing dalam system desain


baju

Bobot

Rating

NilaiSkor

0,18

3,8

0,68

0,09

0,27

0,05

0,20

0,18

0,54

0,24

0,27

Mempunyai musim dimana orang


muslim merayakan hari raya dan
banyak yang mencari baju koko untuk

merayakanya
Memiliki desain yang berbeda dan

0,08

eksklusif dibandingkan produk baju

koko yang banyak dipasaran


Desain memiliki sifat flaksibel bisa di

0,09

gunakan di acara formal dan non


formal

Sub Total
Weakness (k)
Harus selalu update desain supaya

konsumen tidak bosan .


Hanya mempunyai 1 musim setahun

0,67

2,20

0,07

0,07

0,07

0,14

0,09

0,18

0,05

0,02

sekali dimana orang muslim banyak

mencari baju koko.


Tidak semua orang menyukai desain
baju koko karena selera orang

berbeda beda
Harus pintar mengkolaborasikan
warna warna untuk desain baju koko

Sub Total
0,28
Total
0,95
MATRIK EFAS (External Factor Analysis Summary)
Faktor-FaktorstrategiExsternal

0,41
2,61

Bobot

Rating

NilaiSkor

Opportunities
Peluang
0,15

Kesempatan membuat desain yang fleksibel yang

belum di terapkan di baju koko merk lain


Tempat usaha di melalui social media
Sedikit competitor untuk system desain
Tingginya kebutuhan konsumen pada saat moment

0,04
0,05
0,18

lebaran
Mampu bersaing dengan produk produk unggulan

0,15

Sub Total

0,45

3
4
3

0,12
0,20
0,24

0,30

0,57

1,04

Threats
Ancaman

Mudah nya competitor untuk meniru desain baju

koko
Kemungkinan munculnya competitor baru
Tingginya biaya operasional ketika usaha baru

mulai berdiri
Keterbatasan lingkup desain

0,16

0,07
0,05

3
4

0,21
0,20

0,05

0,15

Sub Total

0,25

0,72

Total

0,82

1,76

Total Skor
Strenght

0,08

: 2,20

Weakness

: 0,41

Maka dari data diatas diketahui nilai Strength diatas nilai Weakness selisih (+) 1,79
Opportunity : 1,04

Treathment : 0,72

Maka dari data diatas diketahui nilai Opportunity diatas nilai Treathment selisih (+) 0,32
Diagram Cartesius
Opportunity (+ 1,04 )
II

I
(+) 0,32

Weakness (-0,41)

(+) 1,79

III

Strength (+,2,20)

IV

Threat (- 0,72)

1.4 KESIMPULAN
Dari data dihasilkan membuka bisnis penjualan baju koko menunjukan kuadran I
maka alternatif strategi yang dapat dipakai oleh bisnis ini adalah :
Pengembangan pasar
Integrasi hirisontal
Menggunakan Strategi Difersifikasin Konsentrik, yaitu menambah produkproduk/jasa baru yang saling berhubungan untuk pasar yang sama. misalnya dengan
membuka pesanan yang sesuai desain keinginan konsumen

Bisnis yang berada dalam kuadran I memiliki posisi strategih yang sempurna.
Membuka bisnis dalam posisi ini memiliki nilai peluang yang sangat memadai untuk konsep
usaha kedepan