Anda di halaman 1dari 12

FUNGSI PRANATA SOSIAL DALAM EKONOMI

Di Susun Oleh :
KELOMPOK III:
-RAHMA DWI ARDITA
-RARA FAJRIANTI
-ROMI ADE PRATAMA
-DENI SOLIHUL IKHSAN
KELAS: VIII B

SEKOLAH SMP YKPP PERTAMINA JAMBI

FUNGSI PRANATA SOSIAL DALAM EKONOMI


PRANATA EKONOMI

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah

Pranata ekonomi merupakan salah satu dari pranata sosial.


Manusia tidak bisa lepas dari pranata ekonomi. Karena setiap
saat kita melakukan kegiatan ekonomi baik itu jual beli
maupun kegiatan ekonomi yang lain. Untuk lebih mendalami
macam-macam tipe pranata sosial khususnya pranata
ekonomi, dalam makalah ini kami mengkaji mengenai pranata
ekonomi

B. Rumusan penulisan
1) Apa yang dimaksud pranata ekonomi?
2) Apa saja fungsi ekonomi?
3) Apa saja kegiatan pokok ekonomi?
4) Apa saja sistem ekonomi?
5) Apa yang dimaksud distribusi ekonomi?
6) Apa yang dimaksud produksi ekonomi?
7) Apa yang dimaksud konsumsi ekonomi?
8) Bagaimana hubungan sosiologi dan ekonomi?

C.
1)

Tujuan Penulisan
Mengetahui pengertian pranata ekonomi.

2)

Mengetahui fungsi ekonomi.

3)

Mengetahui kegiatan pokok ekonomi.

4)

Mengetahui sistem ekonomi.

5)

Mengetahui pengertian distribusi ekonomi.

6)

Mengetahui pengertian produksi ekonomi.

7)

Mengetahui pengertian konsumsi ekonomi.

8)

Mengetahui hubungan sosiologi dan ekonomi.

PEMBAHASAN
A. Pengertian Pranata Ekonomi
Pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidah yang
mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna
memenuhi kebutuhan barang dan jasa. Pengertian lain dari
pranata ekonomi adalah lembaga yang mengkhususkan
diri dalam sektor produksi, distribusi dan konsumsi barangbarang dan jasa. Pengertian ini merangkap sebagai fungsi
manifest pranata ekonomi.

B. Fungsi Pranata Ekonomi


Fungsi manifest pranata ekonomi sama dengan yang
dijelaskan diatas yaitu lembaga yang mengkhususkan diri
disektor produksi, distribusi dan konsumsi barang-barang
dan jasa.
Sedangkan fungsi latentnya adalah:
1) Merusak lingkungan hidup / pencemaran.
2) Habisnya lahan produktif.

3) Pola pemukiman menyebar menjadi memusatdisekitar


industri.
4) Perubahan gaya hidup masyarakat industri.
5) Mengubah pola penggunaan waktu anggota masyarakat.
Adapun fungsi pranata ekonomi secara umum yaitu:
a) Mengatur konsumsi barang dan jasa.
b) Mengatur distribusi barang dan jasa.
c) Mengatur produksi barang dan jasa.

C. Peran Pranata Ekonomi


Pranata ekonomi merupakan bagian dari pranata sosial
yang mengatur kegiatan ekonomi, seperti produksi,
distribusi, dan konsumsi barang/jasa yang dibutuhkan
manusia.
Pranata ekonomi ada dan diadakan oleh masyarakat dalam
rangka mengatur dan membatasi perilaku ekonomi
masyarakat agar dapat tercapai keteraturan dan keadilan
dalam perekonomian masyarakat. Pranata ekonomi muncul
sejak adanya interaksi manusia, yaitu sejak manusia mulai
membutuhkan barang atau jasa dari manusia lain. Bentuk
paling sederhana dari pelaksanaan pranata ekonomi
adalah adanya sistem barter (tukar menukar barang). Akan
tetapi, untuk kondisi saat ini, sistem barter telah jarang
digunakan dan sulit untuk diterapkan. Secara umum,
peran-peran pranata ekonomi dapat dibedakan atas peran
pranata ekonomi produksi, peran pranata ekonomi
distribusi, dan peran pranata ekonomi konsumsi.
a) Peran pranata ekonomi produksi

Kegiatan produksi meliputi unsur-unsur bahan dasar,


modal, tenaga kerja, dan manajemen. Pemanfaatan
unsurunsur produksi tersebut harus melalui aturan yang
berlaku agar tercapai suatu keseimbangan dan keadilan
sosial. Sebagai contoh, penggunaan tenaga kerja harus
memenuhi beberapa syarat, antara lain, usia pekerja, jam
kerja, jam lembur, upah kerja, hak cuti, dan sebagainya. Di
dalam pemanfaatan sumber daya alam, pranata ekonomi
berperan dalam menjaga keseimbangan dalam
pemanfaatannya. Aturan-aturan dibuat sedemikian rupa
sehingga para pelaku produksi dapat memanfaatkan
ketersediaan sumber daya alam secara efektif dan efisien.
Beberapa aturan dalam pemanfaatan sumber daya alam di
Indonesia, antara lain, dilakukan dengan cara-cara berikut
ini:
(1) Monopoli pemerintah; dilakukan oleh negara untuk
menjamin ketersediaan suatu sumber produksi. Pada
umumnya sumber-sumber produksi tersebut sangat
penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak,
misalnya minyak, air, listrik, dan lain-lain.
(2) Monopoli swasta; dilakukan oleh pihak swasta melalui
perjanjian atau kontrak kerja khusus dengan pemerintah
untuk memanfaatkan suatu sumber daya alam tertentu.
Contoh monopoli swasta adalah monopoli garam, monopoli
cengkih, Hak Pengusahaan Hutan, dan lainlain.
(3) Kuota; dilakukan pemerintah untuk membatasi produksi
dan konsumsi terhadap suatu barang atau sumber alam.
Hal ini dimaksudkan agar produksi dan pengolahan sumber
daya alam tersebut dapat dilakukan dengan hemat atau
tidak berlebihan.
(4) Proteksi; dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi
produk lokal dari persaingan produk luar negeri (impor).
Dalam hal ini, pemerintah memandang bahwa produk lokal
akan kalah bersaing dengan produk impor, sehingga

pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk


produk impor tertentu atau bahkan melarangnya sama
sekali.
b) Peran pranata ekonomi distribusi
Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang hasil
produksi ke konsumen untuk dikonsumsi. Pendistribusian
penting dilakukan untuk mencapai kemakmuran rakyat
dengan cara memeratakan ketercukupan kebutuhan rakyat
akan barang atau jasa. Dengan adanya proses distribusi,
maka produsen dapat menjual hasil produknya dan
konsumen dapat memperoleh barang atau jasa yang
dibutuhkan. Melalui distribusi pulalah, arus perdagangan
dapat berjalan.
c) Peran pranata ekonomi konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau
menggunakan nilai guna suatu barang atau jasa.
Penggunaan atau pemanfaatan nilai guna barang atau jasa
tersebut dapat dilakukan sekaligus ataupun secara
berangsurangsur. Pemenuhan kebutuhan manusia dalam
berkonsumsi dipengaruhi oleh kemampuan manusia yang
diukur melalui tingkat pendapatan atau penghasilan. Hal
yang harus diperhatikan adalah kebutuhan manusia dalam
berkonsumsi tidak terbatas, sedangkan kemampuan
manusia terbatas. Oleh karena itu, manusia harus pandaipandai membelanja-kan uangnya sesuai dengan tingkat
kebutuhan. Berdasarkan peran-peran tersebut, dapatlah
disimpulkan bahwa peran atau fungsi pokok pranata
ekonomi adalah mengatur kegiatan produksi, distribusi,
dan konsumsi agar dapat berjalan dengan lancar, tertib
dan dapat memberi hasil yang maksimal dengan
meminimalisasi dampak negatif yang ditimbulkan.

D. Kegiatan Pokok Ekonomi


Kegiatan pokok ekonomi adalah seluruh aktivitas yang
bersangkutan dengan produksi, distribusi dan konsumsi.

E. Sistem Ekonomi
Tujuan dari sistem ekonomi adalah bagaimana suatu
masyarakat memecahkan permasalahan ekonomi. Adapun
macam-macam sistem ekonomi adalah sebagai berikut:
1) Sistem Ekonomi Tradisional
Terdapat pada masyarakat yang mempunyai cara hidup
yang juga tradional. Dalam sistem ekonomi ini, masyarakat
yang bersangkutan memproduksi sendiri barang-barang
yang mereka butuhkan dengan cara sederhana. Mereka
tidak mengenal perdagangan, dan semua aktivitas
dilakukan menurut adat istiadat dan kebiasaan, serta
turun-temurun.
Rumah tangga produksi dengan rumah tangga konsumsi
biasanya tidak dibedakan. Dengan kata lain, peran sebagai
produsen dan konsumen dilakukan oleh rumah tangga
yang sama. Semua itu dapat mereka lakukan sendiri
karena secara umum kebutuhan yang berusaha mereka
penuhi tidak jauh dari makan dan minum saja. Hal ini dapat
dilakukan dengan bercocok tanam, beternak atau berburu.
2) Sistem Ekonomi Terpusat
Merupakan suatu sistem dimana pemerintah memiliki
kendali yang ketat dalam menentukan kepemilikan bisnis,
laba dan alokasi sumbaer daya untuk mencapai tujuan
yang telah ditentukan pemerintah. Semua faktor produksi
adalah milik pemerintah sehingga hak individu tidak diakui.

Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha


dengan bebas dalam kegiatan perekonomian.
3) Sistem Ekonomi Pasar
Pada sistem ekonomi ini, segala sesuatunya ditentukan
oleh kondisi pasar. Pengaturan dan pengambilan keputusan
mengenai produksi, distribusi dan konsumsi dapat
dilakukan oleh semua orang dengan sebebas-bebasnya
karena semuanya berdasarkan mekanisme pasar, yaitu
hubungan antara permintaan dan penawaran. Harga
ditentukan oleh kekuatan dalam pasar.
Aktivitas ekonomi bertujuan untuk mendapatkan
keuntungan atau laba memberikan motivasi tersendiri bagi
tiap individu untuk terus maju. Pemerintah cenderung
lepas tangan terhadap pengalokasian sumber daya.
4) Sistem Ekonomi Campuran
Adalah sistem ekonomi yang memadukan antara sistem
ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar. Pada
sistem ini pemerintah dan swasta mempunyai peranan
yang berimbang dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah
melakukan intervensi dengan cara membuat peraturan,
menetapkan kebijakan fiskal, moneter dan membatu
mengawasi kegiatan sektor swasta dan sebagainya. Dalam
penerapannya, sistem ini bervariasi antara negara yang
satu dengan yang lainnya, tergantung situasi
perekonomian negara yang bersangkutan.

F. Distribusi Ekonomi
Distribusi adalah setiap upaya yang dilakukan baik oleh
orang maupun lembaga yang ditujukan untuk menyalurkan
barang barang dan jasa jasa dari produsen ke konsumen.

Sedangkan saluran distribusi merujuk pada proses


pemilihan atau rute yang akan ditempuh oleh suatu produk
ketika produk tersebut mengalir dari produsen ke
konsumen.
Kegiatan distribusi, secara ekonomis, merupakan suatu
kegiatan ekonomi yang berupaya menambah manfaat atau
nilai guna suatu barang melalui proses pemindahan tempat
dan pengaturan waktu. Melalui kegiatan inilah suatu
produk akan disalurkan pada tempat dan waktu yang
tepat.
Berdasarkan intensitasnya saluran distribusi dapat
dibedakan atas tiga bentuk yaitu saluran intensif, selektif,
dan eksklusif. Dan lembaga lembaga distribusi yang paling
umum antara lain grosir, agen, dan pedagang eceran.

G. Produksi Ekonomi
Produksi dalam arti yang luas diidentifikasikan sebagai
setiap tindakan yang ditujukan untuk menciptakan dan
menambah manfaat atau nilai guna barang dan jasa untuk
memenuhi kebutuhan manusia. Tindakan yang dimaksud
meliputi: mengubah bentuk barang, memindahkan suatu
barang dari suatu tempat ke tempat lain, mengatur waktu
penggunaan suatu barang, dan menciptakan suatu jasa.
Proses produksi hanya bisa berlangsung jika terpenuhinya
faktor faktor produksi yang diperlukan. Faktor produksi
yang dimaksud terdiri dari sumber daya alami (land),
modal (capital), tenaga kerja (labour), dan
entrepreneurship (kewirausahaan).
Fungsi produksi merupakan hubungan antara input yang
berupa sumber daya perusahaan dengan output yang
berupa barang dan jasa. Fungsi produksi terikat pada

hukum yang disebut law of diminishing returns. Hukum


tersebut menjelaskan pertautan antara tingkat produksi
dan tenaga kerja yang digunakan.

H. Konsumsi Ekonomi
Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi
nilai guna suatu barang dan jasa. Kegiatan konsumsi
merupakan tindakan pemuasan atas berbagai jenis
tuntutan kebutuhan manusia.
Pola konsumsi seseorang akan berubah ubah sesuai
dengan naik turunnya pendapatan. Variasi pola konsumsi
seorang konsumen selalu ditujukan untuk memperoleh
kepuasan yang maksimum. Kepuasan itu sendiri dalam
pengertian yang sebenarnya sukar untuk diukur. Atas dasar
itulah dalam teori keseimbangan konsumsi dimulai dengan
beberapa dugaan.
Perilaku konsumen akan sejalan dengan hukum
permintaan, dan hal ini hanya berlaku apabila syarat
syaratnya terpenuhi (cateris paribus). Dalam mempelajari
perilaku konsumen tersebut dapat dilakukan melalui dua
pendekatan yaitu indifference curve approach dan marginal
utility approach.

I. Sosiologi dan Ekonomi


Pencarian rezeki merupakan suatu fungsi penting dalam
kehidupan manusia, yang tak terpisah dari kehidupan
sosial seluruhnya.

Begitu pula, lembaga-lembaga yang mengatur aktivitas


dilapangan perekonomian merupakan suatu unsur penting
dalam kehidupan sosial yang tak terpisah, dari lembagalembaga lain. Proses produksi dan distribusi barang dan
jasa menjadi begitu penting dan berbelit-belit, sehingga
lahir suatu ilmu tersendiri yang khusus mempelajari
kompleks tersebut dalam seluk-beluknya yaitu ekonomi.

Kesimpulan
1) Pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidah yang
mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna
memenuhi kebutuhan barang dan jasa.
2) Fungsi manifest pranata ekonomi sama dengan yang
dijelaskan diatas yaitu lembaga yang mengkhususkan diri
disektor produksi, distribusi dan konsumsi barang-barang
dan jasa.

Sedangkan fungsi latentnya adalah:


a) Merusak lingkungan hidup / pencemaran.
b) Habisnya lahan produktif.
c) Pola pemukiman menyebar menjadi memusatdisekitar
industri.
d) Perubahan gaya hidup masyarakat industri.

e) Mengubah pola penggunaan waktu anggota


masyarakat.
3) Kegiatan pokok ekonomi adalah seluruh aktivitas yang
bersangkutan dengan produksi, distribusi dan konsumsi.
4) Sistem ekonomi antara lain sistem ekonomi tradisional,
sistem ekonomi terpusat sistem ekonomi pasar, dan sistem
ekonomi campuran.
5) Distribusi adalah setiap upaya yang dilakukan baik oleh
orang maupun lembaga yang ditujukan untuk menyalurkan
barang barang dan jasa jasa dari produsen ke konsumen.
6) Produksi dalam arti yang luas diidentifikasikan sebagai
setiap tindakan yang ditujukan untuk menciptakan dan
menambah manfaat atau nilai guna barang dan jasa untuk
memenuhi kebutuhan manusia.
7) Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau
mengurangi nilai guna suatu barang dan jasa.
8) Lembaga perekonomian merupakan suatu unsur penting
dalam kehidupan sosial yang tak terpisah, dari lembagalembaga lain. Proses produksi dan distribusi barang dan
jasa menjadi begitu penting dan berbelit-belit, sehingga
lahir suatu ilmu tersendiri yang khusus mempelajari
kompleks tersebut dalam seluk-beluknya yaitu ekonomi.