Anda di halaman 1dari 2

LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIKA DAN PETROLOGI

PRAKTIKUM TEKNIK PERPETAAN GEOLOGI


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Nama : M.Satria Ramdani
NIM

: 03071181419007

Asisten : Wahidin Zuhri


1. MAP 1
Sebelum melakukan plotting pada peta, dilakukan terlebih dahulu input titik
koordinat dan strike dip serta litologi batuannya. Setelah dilakukan plotting peta
pada Map 1 tersebut, dilakukan intepretasi persebaran batuan berdasarkan litologi
masing-masing singkapan, sehingga didapatkan pola singkapannya yaitu hukum
V 2 (gambar 1.) dimana arah singkapan batuan melawan

arah dari

kemiringannya.Litologi batuan yang tersebar di map 1 diantaranya adalah


batubreksi (dominan, batupasir, batupasir tufaan, intrusi dasit, dan alluvial,serta
terdapat struktur berupa sesar naik. Sedangkan untuk litologi batuan yang disayat
pada sayatan A-A' yaitu dari tua ke muda : konglomerat, batupasir, dan batulanau
pasiran. Yang pertama terendapkan yaitu konglomerat, lalu batupasir , kemudian
konglomerat lagi dan terakhir adalah batupasir tufaan.

Gambar 1. Hukum V 2

LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIKA DAN PETROLOGI


PRAKTIKUM TEKNIK PERPETAAN GEOLOGI
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
MAP 3
Setelah dilakukan input data berupa koordinat peta Map 3 dan strike dip
serta litologinya, maka didapatkan persebaran batuannya berdasarkan interpretasi
masing-masing dan pola singkapannya yaitu hukum V 4 (gambar 2) dimana aarah
singkapannya searah dengan kemiringannya (slope). Pada map 3 tidak ditemukan
adanya struktur yang terjadi, namun batuannya sangat banyak, diantaranya
batulempung, batulanau pasiran, batupasir lempungan, batubreksi, batubreksi
pasiran, batupasir sisipan kalkarenit, batupasir, intrusi andesit, andesit, batupasir
sisipan batulanau, batupasir karbonatan,dan adanya alluvial (material lepas).

Gambar 2. Hukum V 4