Anda di halaman 1dari 3

KURVA BIAYA JANGKA PANJANG

Kurva Biaya Total Jangka Panjang


Kurva biaya total jangka panjang (long term total cost / LTC) diturunkan dari pola ekspansi
perusahaan dan menunjukkan biaya total jangka panjang minimal dalam memproduksi berbagai
tingkat output. Kurva biaya rata-rata dan marginal jangka panjang perusahaan di turunkan dari biaya
total jangka panjang. Penurunan ini di tunjukkan dalam gambar berikut:

Panel gambar di atas menunjukkan garis ekspansi perusahaan. Garis ekspansi menunjukkan
kombinasi input optimum dalam memproduksi berbagai tingkat output sebagai contoh, titik A
menjukkan bahwa untuk memproduksi 1 unit output (1Q) perusahaan menggunakan 4 unit tenaga
kerja (4L) dan 4 unit modal (4K). Jika upah tenaga kerja (w) adalah $10 per unit dan harga sewa
modal (r) juga $10 per unit, biaya minimum untuk memproduksi output 1Q adalah:
(4L) ($10) + (4K) ( $10) = $80
Hal ini ditunjukkan oleh titik A pada panel tengah, di mana sumbu vertical mengukur biaya
total dan sumbu horizontal mengukur output. Dari titik C pada garis ekspansi di panel atas, kita
memperoleh titik C ($100) pada kurva LTC pada panel tengah untuk output sejumlah 2Q. Titik-titik
lain dalam kurva LTC diperoleh denhgan cara yang sama.
Pada kurva LTC dimulai pada titik asal karena tidak ada biaya tetap pada jangka panjang. Dari
kurva LTC kita dapat menurunkan kurva biaya rata-rata jangka panjang (long-run average cost
LAC) dari suatu perusahaan. LAC adalah sama dengan LTC di bagi dengan Qyaitu :

LAC =

LTC
Q

Sebagai contoh, LAC untuk memproduksi 1Q yang diperoleh dengan membagi LTC sebesar
$80 (titik A pada kurva LTC) dengan 1. Hal ini menunjukkan kemiringan garis dari titik asal ke titik
A pada kurva LTC dan diplot sebagai titik A di panel bawah. Titik-titik lain pada kurva LAC
diperoleh dengan cara sama. Catatan bahwa kemiringan dari garis titik asal ke kurva LTC menurun
sampai ke titik G (panel tengah) dan kemudian naik. Sehingga kurva LAC pada paneh bawah
menurun sampai titik G (4Q) dan naik sesudahnya.
Darikurva LTC juga dapat menurunkan kurva biaya marginal jangka panjang (long-run
marginal costsLMC). Kurva ini mengukur perubahan per unit perubahan output dan ditunjukkan
oleh kemiringan dari kurva LTC. sehingga,
LMC =

LTC
Q

Sebagai contoh, peningkatan output dari 0Q menjadi 1Q meningkatkan LTC dari $0 menjadi
$80. Sehingga, LMC adalah $80 dan diplot pada 0,5 (setengah dari jarak 0Q dan 1Q) dalam panel
bawah. Meningkatnya output dari 1Q menjadi 2Q menyebabkan peningkatkan dalam LTC dari $80
mernjadi $100, atau sebesar $20 (diplot pada 1,5 dalam panel bawah), dan lain-lain.

Kurva Biaya Rata-Rata dan Biaya Marginal Jangka Panjang


Kurva biaya rata-rata jangka panjang menunjukkan biaya produksi rata-rata terendah dalam
memproduksi setiap titik output di mana perusahaan dapat membangun pabrik yang paling tepat untuk
memproduksi setiap tingkat output.

Panel atas gambar 7-4 didasarkan asumsi bahwa perusahan dapat membangun empat skala
pabrik (ditunjukkan oleh SAC1, SAC2, SAC3, dan SAC4) sementara panel bawah gambar 7-4 didasarkan

asumsi bahwa perusahaan dapat membangun pabrik dalam jumlah yang lebih banyak atau skala
pabrik dalam jumlah tidak terbatas.
Panel atas gambar 7-4 menunjukkan bahwa biaya rata-rata minimal untuk memproduksi output
sebesar 1 unit (1Q) sebesar $80 dan dihasilkan ketika perusahaan beroperasi pada skala pabrik yang
ditunjukkan oleh SAC1 (skala pabrik terkecil yang mungkin) pada titik A. perusahaan dapat
memproduksi sebanyak 1,5Q dengan biaya rata-rata sebesar $70 dengan menggunakan skala pabrik
yang ditunjukkan oleh SAC1 atau skala pabrik yang lebih besar seperti ditunjukkan oleh SAC2 pada
titik B*. Untuk memproduksi 2Q, perusahaan menggunakan skala pabrik SAC2 pada titik C ($50)
disbanding menggunakan skala pabrik yang lebih kecil SAC1 pada titik C* (titik terendah pada SAC1
yang menunjukkan biaya rata-rata sebesar $67). Sehingga perusahaan lebih fleksibel pada jangka
panjang dibandingkan dalam jangka pendek. Untuk memproduksi output sebesar 3Q, perusahaan
bersifat indiferen antara menggunakan pabrik SAC2 atau menggunakan skala pabrik yang lebih besar,
yaitu SAC3 pada titik E* ($60).biaya rata-rata minimal memproduksi 4Q ($30) dicapai ketika
perusahaan memproduksi dengan menggunakan pabrik SAC3 pada titik G (titik terendah pada skala
SAC3). Untuk memproduksi output sebanyak 5Q, perusahaan beroperasi dengan menggunakan skala
pabrik SAC3 atau skala pabrik lebnih besar SAC4 pada titik J* ($60). Terakhir, biaya minimal untuk
memproduksi output 6Q dicapai apabila perusahaan beroperasi dengan menggunakan skala pabrik
SAC4 (skala pabrik terbesar) pada titik R($50).
Jadi, jika perusahaan dapat membangun hanya emppat skala pabrik seperti ditunjukkan dalam
panel atas gambar 7-4, kurva biaya rata-rata jangka panjang perusahaan akan menjadi
AB*CE*GJ*R. jika perusahaan dapat membangun lebih banyak skala pabrik, patahan pada titik
B*, E*, dan J* akan menjadi kurang jelas, sperti ditunjukkan oleh panel bawah gambar 7-4. Dengan
batasan, seiring dengan meningkatnya jumlah skala pabrik yang dapat dibangun perusahaan pada
masa jangka panjang, kurva LAC mendekati kurva hasil yang ditunjukkan oleh kurva LAC. Sehingga
kurva LAC bersinggungan atau envelope dari berbagai kurva SAC dan menunjukkan biaya rata-rata
minimal untuk memproduksi berbagai tingkat output dalam jangka panjang, apabila perusahaan dapat
membangun segala macam skala pabrik. Ingat bahwa hanya pada titik G (titik terendah dari kurva
LAC) perusahaan mengunakan skala pabrik yang optimum pada titik terendahnya. Di sebelah titik G,
perusahaan beroperasi pada bagian yang menurun dari kurva SAC yang relevan yang sesuai (lihat
panel atas gambar 7-4).
Jangka panjang sering diartikan sebagai horizon perencanaan (planning horizon) karena
perusahaan dapat membangun pabrik yang meminimumkan biaya produksi pada setiap tingkat output
yang diharapkan. Sekali pabrik dibangun, perusahaan beroperasi dalam jangka pendek. Sehingga
perusahaan merencanakan untuk jangka panjang dan beroperasi dalam jangka pendek.