Anda di halaman 1dari 29

BAB VI

SISTEM GATHERING DAN BLOCK STATION

6.1.

DASAR TEORI
Peralatan produksi berdasarkan sistem gathering dan sistem block

merupakan pola atau sistem jaringan alat transportasi, fasilitas peralatan pemisah
fluida produksi dan fasilitas peralatan penampung fluida hasil pemisahan.
Berdasarkan pada jumlah, tata letak sumur dan letak tangki pengumpul serta
kondisi laju produksi sumur, gathering system dapat dibedakan atas Radial
Gathering System dan Axial Gathering System.
Pada radial gathering system, semua flowline menuju header dan langsung
berhubungan dengan fasilitas pemisah. Sedangkan pada axial gathering system,
beberapa kelompok sumur mempunyai satu header yang kemudian dari tiap-tiap
header akan dialirkan menuju pemisah-pemisah Trunk Line (jenis flowline yang
mempunyai diameter relatif lebih besar dari flowline biasa, yang berfungsi untuk
menyatukan aliran dengan volume besar).
6.1.1.

Peralatan Transportasi
Merupakan komponen dari gathering system untuk mengalirkan
fluida (minyak, air, dan gas bumi) dari well-head / x-mas tree menuju
peralatan pemisah termasuk perlengkapan keamanan, manometer, dan
lain-lain.

6.1.1.1. Flowline
Untuk industri migas, flowline dapat dibedakan berdasarkan :
a) Fluida yang dialirkan : seperti minyak, gas, atau uap
b)Material pipa stell pipe: non metallic, plastic, wood
c) Tekanan kerja

: pipa bertekanan tinggi, sedang, rendah

d)Fungsinya

: sebagai pipa lateral, gathering, pipa utama

e) Penggunaannya

: surface pipa, sub-surface pipa

Di lapangan, penempatan flowline tidak selalu terletak pada bidang


datar tetapi disesuaikan dengan topografi daerah walaupun tetap
diusahakan agar menempati posisi horizontal.
119

120

6.1.1.2. Manifold
Merupakan akhir / pertemuan flowline yang berasal dari beberapa
sumur, terdiri dari rangkaian susunan katup yang berfungsi untuk :
a) Mengendalikan aliran fluida produksi dari tiap sumur yang ada (satu
manifold mampu menampung hingga 20 sumur)
b) Memisahkan aliran dari berbagai grade yang ada
c) Mengisolasi suatu bagian dari sistem jaringan

flowline guna

melakukan perawatan atau perbaikan


d) Memisahkan setiap sistem tangki penampung dengan Main lines
(jaringan utama)
e) Membagi mainlines menjadi beberapa segmen (bagian)
f) Mengarahkan / membelokkan aliran fluida produksi dari setiap
sumur menuju Testline atau Mainheader
g) Mencegah terjadinya tekanan dari separator menuju lubang sumur
6.1.1.3. Header
Merupakan pipa berukuran lebih besar dari flowline yang berfungsi
untuk menyatukan fluida produksi dari beberapa sumber produksi
(setelah melalui manifold) dan mengalirkannya ke fasilitas pemisah.
Terdapat dua macam header yaitu : Test-header dan Main-header dengan
arah header dapat berupa vertikal, horizontal, dapat pula menyudut
(Deviated-header).
6.1.2.

Fasilitas Peralatan Pemisah

6.1.2.1. Separator
Separator adalah tabung bertekanan yang digunakan untuk
memisahkan fluida produksi menjadi air, minyak, dan gas (tiga fasa) atau
cairan/liquid dan gas (dua fasa) dimana pemisahannya dapat dilakukan
dengan beberapa cara, yaitu :
prinsip penurunan tekanan

gravity setling
turbulensi aliran atau perubahan arah aliran

121

pemecahan atau tumbukan fluida


Untuk mendapatkan efisiensi dan kerja yang stabil dengan kondisi
yang bervariasi, gas-liquid separator harus mempunyai komponen
pemisah sebagai berikut :
a) Bagian pemisah pertama, berfungsi untuk memisahkan cairan dari
aliran fluida yang masuk dengan cepat berupa tetes minyak dengan
ukuran besar
b) Bagian pengumpul cairan, berfungsi untuk memisahkan tetes cairan
kecil dengan prinsip gravity settling
c) Bagian pemisah kedua, berfungsi untuk memisahkan tetes cairan
kecil dengan prinsip gravity settling
d) Mist Extractor, berfungsi untuk memisahkan tetes cairan berukuran
sangat kecil (kabut)
e) Peralatan kontrol, berfungsi untuk mengontrol kerja separator
terutama pada kondisi over-pressure
Di dalam block station, disamping terdapat separator pemisah
gabungan terdapat juga separator uji (Testing Separator) yang berfungsi
untuk melakukan pengujian produksi suatu sumur dan dari separator uji
ini laju produksi sumur (Qo, Qw dan Qg) bisa didapat dimana Qo dan
Qw diperoleh dari Barrel Meter sedangkan Qg diperoleh dari pencatatan
Orifice Flow Meter (Orifice Plate) ataupun dari alat pencatat aliran gas
lainnya. Disamping itu jika ditinjau dari tekanan kerja, separator dapat
dibagi tiga, yaitu separator tekanan tinggi, tekanan sedang, dan tekanan
rendah.
Dalam industri perminyakan dikenal beberapa jenis separator
berdasarkan bentuk, posisinya dan fungsinya.
a) Jenis separator berdasarkan bentuk dan posisinya.
i.

Separator tegak (Vertical Separator)


Biasanya digunakan untuk memisahkan fluida produksi yang
mempunyai GLR rendah dan atau kadar padatan tinggi. Separator

122

ini mudah dibersihkan serta mempunyai kapasitas cairan dan gas


yang besar.
ii.

Separator datar (Horizontal Separator)


Sangat baik untuk memisahkan fluida produksi yang mempunyai
GLR tinggi dan cairan berbusa. Separator ini dibedakan menjadi
dua jenis, yaitu Single Tube Horizontal Separator dan Double Tube
Horizontal Separator. Karena bentuknya yang memanjang,
separator ini banyak memakan tempat dan sulit dibersihkan, namun
demikian kebanyakan fasilitas

pemisahan di lepas pantai

menggunakan separator ini dan untuk fluida produksi yang banyak


mengandung pasir, separator ini tidak menguntungkan.
iii.

Separator bulat (Spherical Separator)


Separator jenis ini mempunyai kapasitas gas dan surge terbatas
sehingga umumnya digunakan untuk memisahkan fluida produksi
dengan GLR kecil sampai sedang namun separator ini dapat
bekerja pada tekanan tinggi. Terdapat dua tipe separator bulat, yaitu
tipe untuk pemisahan dua fasa dan tipe untuk pemisahan tiga fasa.

b) Jenis separator berdasarkan fungsinya


Berdasarkan fungsi atau jenis penggunaan, separator dapat
dibedakan

atas:

Gas-Scrubber,

Knock-Out,

Flash-Chamber,

Expansion Vessel, Chemical Electric, dan Filter.


i.

Gas Scrubber
Jenis ini dirancang untuk memisahkan butiran cairan yang masih
terikut dengan gas hasil pemisahan tingkat pertama, karenanya alat
ini ditempatkan setelah separator ataupun sebelum Dehydrator,
Extraction Plant maupun kompressor untuk mencegah masuknya
cairan ke dalam alat tersebut

ii.

Knock-Out
Jenis ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Free Water KnockOut (FWKO) yang digunakan untuk memisahkan air bebas dari

123

hidrokarbon cair dan Total Liquid Knock-Out (TLKO) yang


digunakan untuk memisahkan cairan dari aliran gas bertekanan
tinggi (> 125 psi)
iii.

Flash Chamber
Alat ini digunakan pada tahap lanjut dari proses pemisahan
secara kilat (flash) dari separator. Flash chamber digunakan
sebagai separator tingkat kedua dan dirancang untuk bekerja
pada tekanan rendah (< 125 psi)

iv.

Expansion Vessel
Alat ini digunakan untuk proses pengembangan pada pemisahan
bertemperatur rendah yang dirancang untuk menampung gas
hidrat yang tebentuk pada proses pendinginan dan mempunyai
tekanan kerja antara 100-1300 psi

v.

Chemical Electric
Merupakan jenis separator tingkat lanjut untuk memisahkan air dan
cairan hasil separasi tingkat sebelumnya yang dilakukan secara
electris (menggunakan prinsip anoda-katoda) dan pada umumnya
untuk memudahkan pemisahan.

6.1.2.2. Oil Skimmer


Merupakan peralatan pemisah yang direncanakan untuk menyaring
tetes-tetes minyak dalam air yang akan dibuang sebagai hasil proses
pemisahan sebelumnya untuk mencegah turbulensi aliran, air yang
mengandung tetes minyak dimasukkan melalui pembagi aliran yang
berisi batubara / batu arang tipis, sedangkan proses pemisahan
berdasarkan gravity settling.
Kapasitas oil skimmer tergantung pada beberapa faktor, terutama
pada densitas minyak-air yang dapat ditentukan berdasarkan hukum
intermediate yang berhubungan dengan kecepatan settling dari partikel.
6.1.2.3. Gas Dehydrator
Gas dehydrator adalah alat yang digunakan untuk memisahkan
partikel air yang terkandung di dalam gas. Peralatan ini merupakan

124

bagian akhir dari pemisahan gas hidrokarbon terutama pada lapangan gas
alam. Ada dua cara pemisahan air dari gas, yaitu :
a. Solid Desiccant, misalnya Calcium Chloride (Calcium Chloride Gas
Dehydrator)
Komponen peralatan ini merupakan kombinasi dari separator tiga
tingkat, yaitu Gas-Liquid Absorbtion Tower dan Solid Bad Desiccant
Unit. Pemisahan partikel air dari gas dilakukan dengan cara
mengontakkan aliran gas dengan calsium chloride di dalam chemical
bad section
b. Liquid Desiccant, misalnya Glycol (Glycol Dehydrator)
Liquid desiccant yang sering digunakan adalah Triethylene Glycol.
Penyerapan partikel air tejadi karena adanya kontak antara glycol
dengan gas yang mengandung air pada tray di dalam Absorber
(kontraktor), proses regenerasi glycol yang mengandung air dilakukan
dengan cara pemanasan sehingga air terbebaskan dari glycol
6.1.3.

Penampung Hasil Pemisahan


Setelah fluida produksi dipisahkan, minyak hasil pemisahan diharapkan

hanya mengandung air / solid yang sangat kecil (< 0,2 %) dialirkan ke dalam
penampung sementara di dalam kompleks block-station, kemudian melalui sistem
pipa, minyak dan gas dialirkan menuju pusat penampungan / penimbun (PPM),
untuk kemudian pada waktu tertentu dikirim kepada Refinery, Gas Plant, ataupun
terminal melalui Sale-Line.

125

6.2. DESKRIPSI ALAT


6.2.1. - Nama Alat : Storage Tank.
- Fungsi

: Berfungsi

untuk

menampung

minyak

yang

telah

dipisahkan.
- Mekanisme : Fluida tiga fasa dengan crude dominant akan masuk ke
FWKO untuk dipisahkan sesuai dengan fasanya. Minyak
akan masuk ke heater teater dan keluar menuju wash
tank. Setelah masuk ke wash tank minyak akan
dipisahkan dari tetesan-tetesan air,seingga setelah keluar
dari wash tank minyak benar-benar bersih dari air,
kemudian minyak akan menuju ke storage tank dari wash
tank.

Gambar 6.1. Storage Tank


(http:/sciencephoto.com/image/337Oil_refinery_storage_tank-SPL.jpg)

126

Spesifikasi :
Tabel VI-1. Spesifikasi Storage Tank
STANDART SIZING
RATED CAPACITY
FHISICAL SIZE
0-500 BBLS/DAY
4"X12"
100-1000 BBLS/DAY
4"X16"
600-2600 BBLS/DAY
6"X20"
1500-4000 BBLS/DAY
8"X20"
3000-5000 BBLS/DAY
8"X30"
4000-9000 BBLS/DAY
10"X30"
5000-12000 BBLS/DAY
10"X40"
10000-20000 BBLS/DAY
12"X40"
15000-30000 BBLS/DAY
12"X50"

127

6.2.2. - Nama Alat : Flowline.


- Fungsi

: Untuk mengalirkan fluida (minyak, air, dan gas bumi)


dari wellhead maupun x-mast tree ke peralatan pemisah.

- Mekanisme : Fluida produksi yang diproduksikan melalui tubing di


sumur dilanjutkan ke wellhead. Dari wellhead, Fluida
produksi mengalir menuju manifold dan header sabelum
mencapai fasilitas pemisah. Pipa untuk mengalir ini yang
disebut flowline.

Gambar 6.2. Flow Line


(http://image.shutterstock.com/stock-photo-flow-lines-307197.jpg)

128

- Spesifikasi :
Tabel VI-2. Spesifikasi Flowline

Typical size
(diameter)
Pipe Contents
ADEC Regulation
Leak Detection
Design Standard

Crude Oil
Transmission
Pipeline
6 48 inches
Crude Oil
18 AAC 75.055
Yes (1% daily
volume)
No

Cathodic
Protection
Standard
Corrosion Control
Standard

No

Inspection
Standard
Maintenance
Standard

No

No

No

Flow Line

Facility Oil
Piping

4 30 inches

<8 inches

Multi-phase Oil
18 AAC 75.047
No

Oil
18 AAC 75.080
No

Yes
ASME B31.4,
B31.8
Yes

Yes
ASME B31.3,
B31.4, B31.8
Yes
NACE RP0169,
API 570
Yes
Protective
coating & CP
Yes
API 570
Yes
API 570

Yes
ASMEB31.4,
NACE RP0169
Yes
Yes
ASME B31.4,
API 570

129

6.2.3. - Nama Alat : Header.


- Fungsi

: Menyatukan

fluida

produksi

dari

sumber-sumber

produksi (setelah melalui manifold) dan mengalirkannya


ke fasilitas pemisah.
- Mekanisme : Setelah fluida melalui manifold kemudian dialirkan ke
fasilitas pemisah.

Gambar 6.3. Header


(http://alghalbi.com/tmp/20pipc)

130

Spesifikasi :
Tabel VI-3. Spesifikasi Header
Crude Oil
Transmission

Header

Header
Typical size
(diameter)
Pipe Contents
ADEC Regulation
Leak Detection

6 48 inches

4 30 inches

Crude Oil
18 AAC 75.055
Yes (1% daily

Multi-phase Oil
18 AAC 75.047

volume)

No
Yes

Design Standard

No

ASME B31.4,
B31.8

Cathodic
Protection

No

Yes

Standard
Corrosion Control
Standard
Inspection
Standard
Maintenance
Standard

Yes
No

ASMEB31.4,
NACE RP0169

No

Yes
Yes

No

ASME B31.4,
API 570

131

6.2.4. - Nama Alat : Manifold.


- Fungsi

: 1) Mengendalikan aliran fluida produksi dari tiap sumur


yang ada.
2) Memisahkan aliran dari beberapa gradien minyak
yang ada.
3) Membagi mainlines menjadi beberapa bagian.
4) Mencegah terjadinya tekanan balik dari separator ke
sumur.
5) Memisahkan setiap tangki penampungan dengan
mainlines.

- Mekanisme : Merupakan akhir pertemuan flow line yang berasal dari


berbagai sumur yang terdiri dari rangkaian susunan katup
sebagai pemisah aliran dari beberapa gradient minyak dan
sebagai pengendali aliran fluida dari beberapa sumur
yang ada.

Gambar 6.4. Manifold


(http:// sunrypetro.com/images/well_testing/oilgas_manifold.jpg)

132

Spesifikasi :
Tabel VI-4. Spesifikasi Manifold
Type

Assembly

No.of Station

GKHE-MI

Number
37416-Y

GKHE-2MI

39027-Y

GKHE-3MI

38343-Y

133

6.2.5. - Nama Alat : Gas Scrubber.


- Fungsi

: Untuk memisahkan butir cairan yang masih terikut gas


hasil pemisahan tingkat pertama, karenanya alat ini
ditempatkan setelah separator, atau sebelum dehydrator,
extraction plant atau kompressor untuk mencegah
masuknya cairan ke dalam alat tersebut.

- Mekanisme : Alat ini dipasangkan setelah separator atau sebelum


dehydrator atau kompressor untuk mencegah masuknya
cairan kedalam alat tersebut.

Gambar 6.5. Gas Scrubber


(www.vss-ut.de/gaswaescher.com)

134

Spesifikasi :
Tabel VI-5. Spesifikasi Gas Scrubber
Volume flow

6000 m3h

Temperature

20-30 C

Harmful gases

DMEA

Concentration of the unscrubbed gas

41 mg/m3

Scrubbed gas concentration

< 5 mg/m3

Scrubbing liquid

H2SO4-solution

135

6.2.6. - Nama Alat : Pig Receiver.


- Fungsi

: Menangkap pig yang telah meluncur melewati sistem


perpipaan.

- Mekanisme : Pig yang telah didorong dengan tekanan tinggi akan


bergerak di dalam pipa hingga ke pig receiver. Pada pig
receiver, pig kemudian dikeluarkan beserta dengan
kotoran kotoran yang didorongnya.

Gambar 5.15. Pig Receiver


(http://www.ergil-rhino.com)

136

Spesifikasi :
Tabel VI-6. Spesifikasi Pig Receiver
Diameters (inch)
o1
o2
o3
10
14
1,5
12
16
1,5
14
18
1,5
16
20
1,5
18
22
1,5
20
24
2
24
28
2
26
30
2
28
32
2
30
34
2
32
36
2

A
178
203
235
356
381
508
610
610
610
610
610

Dimensions (mm)
B
C
D
330
228 1000
256
228 1300
381
228 1450
508
228 1727
508
336 2092
508
336 2670
610
438 3430
610
438 3850
610
546 4110
610
546 4300
610
648 4300

E
584
584
584
584
638
638
689
689
734
734
794

137

6.2.7. - Nama Alat : Pig Launcher.


- Fungsi

: Sebagai

fasilitas

launching

pig

untuk

cleaning,

maintenance, dan inspeksi pipa.


- Mekanisme : Alat ini akan meluncurkan pig masuk ke dalam flow line
untuk membersihkan pipa dari benda-benda yang
menghalangi aliran minyak.

Gambar 6.7. Pig Launcher


(http://yongyesy.en.alibaba.com)

138

Spesifikasi :
Tabel VI-7. Spesifikasi Pig Launcher

139

6.2.8. - Nama Alat : Heater Treater.


- Fungsi

: Untuk memisahkan air yang tercampur dalam minyak.

- Mekanisme : Alat ini bekerja dengan metode panas, dimana panas


membantu memisahkan minyak dan memperlemah
tegangan permukaan antar minyak dan air.

Gambar 6.8. Heater Treater


(http:// imd1997.com/heavy-oil-heater-treater.jpg)

140

Spesifikasi :
Tabel VI-8. Spesifikasi Heater Treater
6 x 20

Operating

Model

API Gravity

PERFORMAX

280 - 420

800- 2300

90 to 130

CONVENTIONAL

280 - 420

700- 2100

95 to 175

PERFORMAX

200 - 280

500 - 800

130 to 165

CONVENTIONAL

200

Temperature 0F

Sized for specific application and


treating problems

141

6.2.9. - Nama Alat : Free Water Knock Out.


- Fungsi

: Untuk memisahkan air bebas dari hidrokarbon cair.

- Mekanisme : Alat ini terdiri dari beberapa komponen pemisah yang


digunakan untuk memisahkan 2 fluida yang immiscible
dalam gas stream.

Gambar 6.9. Free Water Knock Out


(www.chemexllc.com)

142

Spesifikasi :
Tabel VI-9. Free Water Knock Out

Size

Coupling
Drain

Coupling
Water
Outlet

Threaded

Threaded

Coupling T.I.

Coupling Level

and

Gauges (Sight

Thermostat

Glasses)

3/4" 6,000#

1/2" 6,000#

72"
ODx25'

3" NPT

4" NPT

S/S @

3,000#

3,000#

50 W.P.

143

6.2.10. - Nama Alat : Total Liquid Knock Out.


- Fungsi

: Digunakan untuk memisahkan cairan dari aliran gas


bertekanan tinggi ( > 125 psi ).

- Mekanisme : Alat ini terdiri dari beberapa komponen pemisah yang


digunakan untuk memisahkan 2 fluida yang immiscible
dalam gas stream.

Gambar 6.10. Total Liquid Knock Out


(www.chemexllc.com)

144

S/N
S1060455

Spesifikasi :
Tabel VI-10. Spesifikasi Total Liquid Knock Out
Yard
M

Year

Dia
OD
(ft)

Lgth
S-S
(ft)

Pressure
(psi)

Temp
(0F)

Support

Hydro
Pressur
e (psi)

197
0

10

60

50

250

Welded
Saddles

75

145

6.3. PEMBAHASAN
Sistem gathering dan block station merupakan pola atau sistem
jaringan alat trnsportasi, fasilitas peralatan pemisah fluida produksi dan
fasilitas peralatan penampungan fluida hasil pemisahan.
Berdasarkan pada jumlah, tata letak sumur dan letak tangki
pengumpul serta kondisi laju produksi sumur, gathering system dapat
dibedakan atas radial gathering system dan axial gathering system. Pada
peralatan transportasi dapat dibagi menjadi beberapa peralatan berdasarkan
letak dan fungsinya yaitu flowline, manifold, header, dan trunkline.
Salah satu peralatan pemisah disini yaitu separator yang artinya oil
dan gas separator yang digunakan untuk memisahkan fluida produksi
menjadi minyak, air, dan gas ataupun cairan / liquid dan gas (dua fasa)
dengan tanpa adanya pembakaran, oleh karena itu separator harus
dirancang, dikonstruksi dan diset menurut ASME Code for Unfired Vessels
yaitu untuk semua tabung bertekanan tanpa pembakaran yang dirancang
guna tekanan kerja diatas 300 psig.
Separator bekerja berdasarkan prinsip penurunan tekanan, gravity
setling, turbulensi aliran atau perubahan arah aliran, dan pemecahan atau
tumbukan fluida. Dan dari beberapa prinsip tersebut diharapkan fungsi dari
separator sebagai pemisah fluida dapat bekerja optimal. Yaitu menghasilkan
pemisahan fluida yang sempurna sampai batas tekanan atmosfer.
Peralatan pada sistem pengumpul (gathering system) dan block
station terdiri dari fasilitas transportasi, fasilitas pemisah, dan fasilitas
penampung. Tiap-tiap peralatan pada masing-masing fasilitas yang tersedia
diperlukan perhitungan yang cermat dalam mempersiapkannya. Ada tiga hal
yang sangat mendasar dan perlu diperhatikan dalam perencanaan fasilitas
pengumpul (Gathering Facilities), antara lain :
1. Fasa fluida dan sifat-sifatnya (Phase and Properties of Fluid)
2. Performance dari laju produksi (Production Performance)
3. Cadangan hidrokarbon dari sumur yang ada (Reservoir Life Time)

146

Pada proses perencanaan juga perlu diperhitungkan pressure drop


dan heat loss dengan tujuan agar ketika fluida yang mengalir melalui
flowline tidak mengalami kemacetan. Secara sederhana, pengaturan tekanan
pada Stock Tank adalah 1 atm, sehingga tekanan di daerah sebelum masuk
stock tank haruslah > 1atm, agar fluida bisa terus mengalir. Demikian juga
pada pengaruh temperatur, ketika suhu fluida yang hilang dalam flowline itu
besar, hingga mencapai titik beku dari fluida yang ada, maka besar
kemungkinan akan menghambat aliran dari fluida akibat dari fluida
mengalami pembekuan. Salah satu penanggulanganya yakni bisa dengan
memasangakan compressor (untuk menjaga cukup tekanan) ataupun
melapisi / mengisolasi flowline agar panas yang hilang tidak terlalu
berlebih. Oleh karena itu perlu pemantauan berkelanjutan pada tiap-tiap
fasilitas yang ada. Masalah lain yang mungkin terjadi pada sistem ini antara
lain, ketika terjadi kebocoran pipa pada salah satu rangkaian flowline dari
salah satu sumur yang ada, maka yang perlu dilakukan adalah dengan
memanfaatkan separator test. Caranya, dengan mencoba mengalirkan satu
demi satu, secara bergantian, aliran fluida dari sumur tertentu, kemudian
dikorelasikan dengan data laju alir fluida yang tercatat pada x-mas tree
dengan laju fluida yang tercatat pada separator test tersebut. Ketika
didapatkan hasil yang sangat berbeda, dipastikan sistem rangkaian flowline
tersebut mengalami kebocoran dan perlu dilakukan tindakan penanganan
segera.
Ketika fluida telah melalui separator, maka tahap selanjutnya
adalah mengalirkan fluida menuju tempat penampungan. Untuk gas, ada dua
alternatif yakni dibakar atau hendak dialirkan menuju compressor untuk
dimampatkan selanjutnya langsung digunakan. Sedangkan crude oil yang
telah dipisahkan dari pengotor, akan dialirkan menuju oil tank. Begitu juga
air yang telah dipisahkan setelah melalui separator, akan dialirkan menuju
water tank.

147

6.4. KESIMPULAN
1. Pada jenis radial gathering system semua flowline menuju header dan
langsung berhubungan dengan fasilitas pemisah.
2. Di lapangan penempatan flowline tidak selalu terletak pada bidang yang
datar tetapi disesuaikan dengan topografi daerah.
3. Separator berdasarkan bentuk dan posisinya dapat dibagi menjadi tiga,
antara lain :
a. Separator tegak (Vertical Separator)
b. Separator datar (Horizontal Separator)
c. Separator bulat (Spherical Separator)
4. Setelah fluida dipisahkan, minyak hasil pemisahan diharapkan hanya
mengandung air atau solid sangat kecil (< 0,2%) dialirkan menuju
penampung sementara dalam komplek block station.
5. Header merupakan salah satu peralatan transportasi berupa pipa berukuran
lebih besar dari flowline yang berfungsi menyatukan fluida produksi dan
mengalirkannya menuju fasilitas pemisah.