Anda di halaman 1dari 3

Muhammad Darmawan

Ardiansyah/1112113000007

History of Australia Day


Sejarah hari Australia telah dimulai pada tahun 1788, yang dimana
adanya keinginan warga Australia untuk merayakan bersatunya Australia
menjadi sebuah negara. Perayaan tersebut dimulai sejak datangnya orang
kulit putih di tanah Australia yang dipimpin oleh kapten Arthur Philip di
Port Jackson (Sydney). Sejak saat itu Australia dianggap sebagai bagian
dari kerajaan Inggris. Australia day merupakan hari dirayakannya
keragaman nasional yang ada di Australia yang terdiri dari berbagai etnis,
ras, dan pandangan politik.
1788-1888
Tepat pada tahun 1788, berlabuhnya kapal Inggris dibawah komando
kapten Philip menjadi awal dari penjajahan Inggris di Australia. Kapten
Philip mengambil paksa kepemimpinan di NSW dan mengangkat dirinya
sebagai gubernur di wilayah itu bagi para penduduk asli dan pendatang.
Peristiwa tersebut dijadikan oleh penduduk setempat sebagai hari ulang
tahun bagi koloni tersebut. Hari tersebut dirayakan dengan pesta
minuman dengan penuh suka cita.
Telah tumbuh rasa patriotisme di kalangan mantan napi yang mulai
menikmati standar hidup yang lebih baik di Australia. Timbulnya
patriotisme tersebut mendorong gubernur Macquire membuat sebuah
nama bagi tanah baru tersebut, yaitu Australia di tahun 1817. Identitas
Australia berkembang lebih dari dua abad sejak kedatangan koloni Inggris.
Narapidana yang dibuang dan diisolasi kehidupannya di Australia
memandang hal tersebut sebagai keuntungan bagi diri mereka sendiri.
Perayaan resmi hari Australia diadakan pada tahun 1818, yang
menandai bergabungnya Australia dengan Inggris. Sepanjang awal abad
19 Foundation Day dikenal sebagai hari olahraga. Pada tahun 1837
sekelompok pelayar merayakannya dengan lomba berlayar yang masih
dilakukan sampai sekarang dan menjadi lomba layar tertua di dunia. 26
Januari dijadikan sebagai hari libur nasional Australia. Hari libur tersebut
dirayakan dengan berbagai macam perlombaan. Dan pada tahun 1888
koloni-koloni di Australia berinisiatif untuk bergabung menjadi sebuah satu
kesatuan, yaitu negara Australia.
1889 to 1938 Australia enters the 20th century
Australian Natives Association (ANA) dibentuk di Victoria pada tahun
1871, yang dimana organisasi ini dibentuk untuk membantu orang sakit,
bantuan medis, dan pemakaman. Anggotanya terbatas hanya bagi
pribumi. Di tahun-tahun berikutnya ANA berkembang menjadi organisasi
yang juga bergerak di bidang reboisasi, pembuatan kebijakan barang
buatan Australia, konservasi air, kesejahteraan Aborigin.
Di tahun 1912 wattle dijadikan sebagai lambang bunga nasional.
Banyak perselisihan mengenai 26 Januari sebagai hari nasional. Pada
tahun 1910 Partai Buruh terpilih menjadi partai pertama yang memimpin

pemerintahan di Australia. Hari libur nasional pada saat perang dunia I


tidak seperti biasanya, sangat lesu dan tidak bergairah.
Indigenous Australians mourn while White Australia celebrates
Kedatangan Philip di tanah Australia menimbulkan sentimen pada
masyarakat pribumi, yaitu suku Aborigin. Suku Aborigin menjadi suku
yang tidak dianggap di Australia. Untuk menghilangkan sentimen tersebut
warga Aborigin membentuk sebuah manifesto yang berjudul Aborigin
Menuntut Hak sebagai warga negara. Tuntutan mereka terwujud pada
tahun 1938 setelah dirayakannya hari jadi nasional dengan dibentuknya
komite yang mengatur hak-hak warga Aborigin di Sydney.
1939 to 1988 World War II to the Bicentenary
Selama periode perang dunia II pun 26 Januari tetap menjadi hari
libur umum. Sampai pada saat pemerintah persemakmuran dan semua
negara bagian setuju ditetapkannya 26 Januari sebagai Hari Australia.
Munculnya gelombang imigran yang datang ke Australia menjadikan Hari
Australia sebagai hari perayaan kewarganegaraan baru bagi para imigran.
Banyak kota-kota bahkan pedesaan sangat antusias menjadi tuan rumah
bagi pengesahan warga imigran sebagai warga baru di Australia.
A nation searching for itself
Sepanjang tahun 60-an timbul skeptisisme di kalangan warga
terhadap Hari Australia. Di tahun 70-an, terdapat pendefinisian baru
mengenai konsep multikulturalisme bagi warga negara Australia. Konsep
tersebut lalu dijadikan sebagai sebuah kebijakan oleh partai buruh untuk
memberikan keleluasaan bagi imigran potensial yang ingin menetap. Hal
ini menjadikan Hari Australia menjadi hari pelantikan warga negara baru
bagi para imigran. Dari tahun 1977-1986 Hari Australia resmi
dilaksanakan oleh Komite Sydney dan dari 1982 Dewan NSW. Acara
tersebut dilakukan dengan melibatkan AD, AL, dan AU, pembacaan
proklamasi kapten Philip tahun 1788, serta pengibaran bendera persatuan
dan Australia.
Adanya pemeragaan berlabuhnya kapal kapten Philip menjadi hal
yang dapat memicu sentimen yang dapat terjadi antara Aborigin dan
pendatang. Perlu diakui bahwa kedatangan kapten Philip dan awaknya
menjadi awal dari hancurnya suku Aborigin. Perayaan Hari Australia
diadakan dengan dibuatnya berbagai festival, sedangkan suku Aborigin
merayakannya dengan kampanye menuntut hak-hak mereka.
1989 to 2000 towards the new millennium
Sejak tahun 1988 perayaan Hari Australia semakin tumbuh dan
populer di kalangan masyarakat luas. Pada tahun 1993, perayaan Hari
Australia ditujukan untuk menjadikan Sydney sebagai tuan rumah
olimpiade tahun 2000, akan tetapi mimpi itu hancur akibat kebakaran
hutan yang terjadi di tahun 1994. Di tahun itu juga Hari Australia dijadikan
sebagai hari ucapan terima kasih kepada pemadam kebakaran. 26 januari

menimbulkan masalah kompleks karena dianggap sebagai awal periode


penindasan penduduk asli Australia serta bendera Australia dianggap
tidak mencerminkan rakyat Australia karena terdapat unsur bendera
Inggris di dalamnya.
2001 Australia in the 21st Century
Di tahun 2002 perayaan Hari Australia lebih berkembang daripada
tahun-tahun sebelumnya, dimana semua lapisan masyarakat ikut terlibat
dalam perayaan ini. Suku Aborigin yang sebelumnya menjadi pribumi
yang terpinggirkan di tahun 2003 mendapat bagian untuk mengadakan
acara di Hari Australia. Dan pada tahun 2007 perdana menteri Kevi Rudd
meminta maaf secara resmi kepada penduduk asli Australia atas
ketidakadilan yang terjadi di masa lalu. Sejak dibentuknya halaman
facebook Hari Australia, masyarakat dilibatkan secara aktif untuk
menyukseskan acara tersebut dengan membuat topik-topik tertentu. Di
tahun 2009 komite Hari Australia membuat AussieVault untuk
meningkatkan partisipasi publik dalam memeriahkan Hari Australia.