Anda di halaman 1dari 45

BAB 4

1. Rumus hamburan Rutherford tidak cocok dengan data pada sudut


hamburan sangat kecil. Dapatkah anda fikirkan apa penyebabnya?
Penyelesaian: Rumus hamburan Rutherford tidak cocok dengan data pad
sudut hamburan sangat kecil, karena sudut kecil berarti
parameter dampaknya besar, sehingga muatan nuklir dari
atom target berperisasi sebagian oleh elektronnya.
2. Tunjukkan peluang untuk proton 2MeV dihambur dengan sudut yang
diketahui bila proton itu melalui selaput tipis sama dengan peluang
tersebut untuk partikel alfa 4 MeV!
Penyelrsaian:
Diketahui:

Kproton = 2 MeV

K = 4 MeV
= hambur = hambur proton
Ditanya: Peluang proton = .................?
Jawab:

nt

f proton = f

Ze
4 0 K

1
K

( )
1
2

cot

()

= nt

2Z e
4 0 K
2

2
K

( )
2
4

()

cot2

1
4

4
16

1
4

1
4

Jadi, terbuktilah bahwa peluang untuk proton 2MeV sama dengan peluang
untuk pertikel 4 MeV.
3. Partikel alfa 5MeV mendekati inti-atomik emas dengan parameter dampak
2,6 x 10-13 m. dengan sudut berapakah partikel itu terhambur?
Penyelesaian:
Diketahui: K = 5 MeV = 5 x 106 eV ( 1,6 x 10-19)
= 8 x 10-13 J
b = 2,6 x 10-13 m
Z = 79, e = 1,6 x 10-19 C
Ditanya: = .............?

Jawab:

cot

4 0
Z e2

Kb

8 x 1013

cot

cot

cot

= 0,011 x 103

2
N m2
9 x 10
x 79 ( 1,6 x 1019 C )
2
C
9

20,8 x 1026
9 x 109 x 79(2,56 x 1030)

x 2,6 x 10-13 m

cot

= 11

tg

1
11

tg

= 0,09

= tan-1 (0,09)

= 5,1
10

= 10,2

4. Berapakah parameter dampak partikel alfa 5 MeV supaya terhambur


dengan sudut 10o ketika mendekati inti-atomik emas?
Penyelesaian:
K = 5 MeV = 5 x 106 eV (1,6 x 10-19) = 8 x 10-13 J

Diketahui:

10

Z = 79
Ditanya: b = ...........?

Jawab:

b=

Z e2
4 0 K

cot

b=

79 ( 1,6 1019 C ) 9 10 9
13

8 x 10

b=

711 109 ( 2,56 1038 )


13
8 x 10 J

b=

1820.16 1029
8 x 1013 J

Nm
2
C

cot

10
2

cot 5

x 11,43

b = 2600,5 x 10-16 m
b = 2,6 x 10-13 m
5. Berapa fraksi berkas partikel alfa 7,7 MeV yang jatuh pada selaput emas
setebal 3 x 10-7 m, dihambur dengan sudut 1o?
Penyelesaian:
Diketahui:

K = 7,7 MeV = 7,7 x 106 eV (1,6 x 10-19)


= 12,32 x 10-13 J

t = 3 x 10-7 m
= 1
Ditanya: f = ...............?

Jawab:

f = nt

Z e2
4 0 K

cot2

f = 3,14 (5,9 x 1028

cot2

atom
3
)( 3 x 10-7 m)
m

9 109

2
N m2
79 ( 1.6 1019 C )
2
C
12,32 x 1013 J

1
2

f = 55,578

16

10

21

f = 55,578

10

f = 55,578

1021

711 109 ( 2,56 1038)


13
12,32 x 10 J

cot2 0,5

29 2

1820.16 10
13
12,32 x 10 J

)(

114,58 )

(21832,35 x 10-32) x 13128,57

f = 1,593 x 1010 x 10-11


f = 1,593
f = 1,6
11.

101
1

10 0,16

Intensitas medan listrik pada jarak r dari pusat bola yang bermuatan

serbasama berjejari R dan bermuatan total . Bola seperti itu bersesuaian


dengan model atom Thomson. Tunjukkan bahwa elektron daam bola ini
melakukan gerak harmonik sederhana disekitar pusat bola dan turuunkan
rumus untuk mencari frekuensi gerak itu. Cari frekuensi osilasi elektron
atom hidrogen dan bandingkan dengan frekuensi garis spektral hidrogen!
Penyelesaian:
Diketahui:
r=R
Q
e=
4 0 R3
Ditanya:
Jawab:

a. turunan rumus?
b. frekuensi isolasi?

a. f =

kelajuan
keliling orbit

f=

v
2 r

f=

e
4 0 mR
2 r

Qr
3
4 0 R
2 4 0 m R

b. f =

f=

1
2

1
2

e
1
.
4 0 mR 2 r =

e
2 4 0 m mR 3 =

Qr 2
3
4 0 m R

Qr 2
3
4 0 m R

1,6 .10

19

1
x
2.(3,14)

f = 0,159 x

f = 0,159 X

1,7078.1033

2,56.1038
1,499.1071

f = 6,57 x 1015 Hz
Jadi, frekuensi isolasinya adalah 6,57 x 1015Hz
12.

Bohr tanpa mengetahui hipotesis de Broglie telah membentuk

modelnya dengan mengajukan postulat bahwa momentum sudut elektron


orbital harus merupakan kelipatan bilangan bulat dari . Tunjukkan bahwa
postulat ini menghasilkan persamaan 4.21.

Penyelesaian:
Diketahui

: momentum sudut electron orbital merupakan kelipatan


bilangan bulat dari

Ditanyakan

: buktikan postulat ini mengahsilkan persamaan 4.21

Jawab:
Menurut model Bohr untuk electron orbital berlaku:
L = nh atau mvrn = nh
Jika dipakai hubungan de Broglie
P=

[]

Maka,
mvr n=nh
P .r n=nh
1

[]

r n=nh

h
r n=nh

h.2
r n=nh

h 2 r n=nh
2 r n=n

, terbukti sesuai dengan

persamaan 4.21
13.

Buktikan bahwa model atom Bohr tidak bertentangan dengan prinsip

ketaktentuan dengan menghitung ketaktentuan momentum electron yang


terperangkap daerah berdimensi linear ao dan bandingan besaran ini
dengan momentum electron dalam keadaan dasar orbit Bohr.
Penyelesaian:
Diketahui
:
melektron = 9,1 x 10 -31 kg
e
v=
4 o mr

19

v=

1,6 x 10

4 ( 3,14 ) ( 9,1 x 10

31

v =2,2 x 10

kg ) (5,3 x 1011 m)

m
s

a0 =r=5,3 1011 m
Ditanyakan

:
a. Buktikan model atom hydrogen Bohr tidak bertentangan
dengan prinsip ketaktentuan!
b. Bandingkan besaran ini dengan momentum electron
dalam kedaan dasar orbit Bohr!

Jawab:
Momentum elektron dalam orbit Bohr:
e
v=
=2,2 x 106 m/s
4 o mr
p=mv

p=(9,1 x 1031 kg)(2,2 x 106 m/ s)


p=20,02 x 1025 kg m/s
25

p=20 x 10

kg m/ s

Sedangkan ketaktentuan momentum elektron yang terperangkap daerah


berdimensi linear o:
o = 5,3 x 10-11 m
h
p o =
4
p=

h
4 o

p=

6,626 x 1034 Js
4 (3,14 ) (5,3 x 1011 m)

p=

6,626 x 1034 Js
11
66,568 x 10 m
23

p=0,0995 x 10

kg m/ s

p=10 x 1025 kg m/ s

Jadi,

ketaktentuan

momentum

elektron

sama

dengan

setengah

momentum linear dalam orbit.


14.

Carilah bilangan kuantum yang menentukan orbit bumi mengelilingi

matahari. Massa bumi ialah 6 x 10 24 kg, jejari orbitnya ialah 1,5 x 10 11 m


dan kelajuan orbitalnya 3 x 104 m/s.
Penyelesaian:
Diketahui
: h = 6,626 x 10-34 J.s
Massa bumi (m) = 6 x 1024 kg
Jejari orbital ( r n )
= 1,5 x 1011 m
Kelajuan orbital (v)
Ditanya: Bilangan kuantum (n)
Jawab:
h
=
mv

= 3 x 104 m/s

6,626 x 1034 Js
( 6 x 1024 kg ) ( 3 x 10 4 m/s )

6,626 x 1034 Js
18 x 10 28 kg m/ s

=0,368 x 1062 m
maka,

n=2 r n
n(0,368 x 1062 m)=2 ( 3,14 ) (1,5 x 1011 m)
n(0,368 x 1062 m)=9,42 x 1011 m
n=

9,42 x 1011 m
62
0,368 x 10 m

n=25,598 x 1073
Jadi, bilangan kuantum yang menentukan orbit bumi mengelilingi
matahari adalah 25,598 x 1073.
15.

Pada temperatur berapakah energi kinetik molekular rata-rata gas

hidrogen sama dengan energi ikat atom hidrogen?


Penyelesaian:
Diketahui
:
Eikat = -13,6 eV = 21,76 x 10 -19 J (tanda min
menunjukkan elektron membutuhkan enerrgi)

Ditanyakan

K = 1,38 x 10-23
: pada suhu berapakah energi kinetik molekuler rata-rata
gas hidrogen sama dengan energi ikat hidrogen?

Jawab :
Ek = E i
3
19
KT =21,76 x 10
2
3
( 1,38 x 1023 ) T =21,76 x 1019
2
2,07 x 1023 T=21,76 x 1019
21,76 x 1019
T=
2,07 x 1023
T =1,05 x 105 K
Jadi suhu gas hidrogen tersebut adalah 1,05 x 105K
16. Cari panjang gelombang garis spectral yang bersesuaian dengan
transisi hidrogen dari keadaan n = 6 ke n = 3.
Penyelesaian :
Diketahui : n1 = 3 , n2 = 6
Ditanya : = ?
Jawaban :
1
1
1
=R 2 2

n1 n2

1
1
1
R 2 2

n2
n1

1
1 1
=1,097 x 107 2 2

3 6

1
1 1
=1,097 x 107

9 36

1
1
1
1,097 x10 7 2 2

6
3

1
1
1
1,097 x10 7

9 36

1
4
1
=1,097 x 107

36 36

1
3
=1,097 x 107

36

( )

1
1
4
1,097 x10 7

36 36

1
3
1,097 x10 7

36

1
1
0,09 x10 7
7
=0,09 x 10

1
=
9
9 x 10

1
9 x10 9

0,1x10 9
1x1010 m

= 1

17. Cari panjang gelombang foton yang dipancarkan bila atom hidrogen
bertransisi dari keadaan n = 10 ke keadaan dasar.
Penyelesaian :
Diketahui : n1 = 1, n2 = 10
Ditanya : = ?
Jawaban:
1
1
1
R 2 2

n2
n1
1
1
1
=1,097 x 107 2 2

1 10

1
1
1
=1,097 x 107

1 100

1
1
1
1,097 x10 7 2 2

1 10

1
1 1
1,097 x10 7

1 100

1
100
1
=1,097 x 107

100 100

1
99
=1,097 x 107

100

( )

1
1
100
1,097 x10 7

100 100

1
99
1,097 x10 7

100

1
1,08 x10 7

1
=
7
1,08 x 10

0,92 x10 7 m

1
1,08 x10 7

= 9,2x

10 4

18. Berapa besar energi yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron


dalam keadaan n =2 dari atom hidrogen.
Penyelesaian :
Diketahui : n = 2
Ditanya : Eikat hidrogen = ?
Jawaban :
13,6
13,6
E ikat
eV
eV
n2
2
n
13,6

eV
2
2
E ikat

13,6
eV
22

13,6
eV
4

3,4 eV 3,4
23

eV

jika atom yang tereksitasi memancarkan foton momentum linear foton


harus diimbangi dengan momentum rekoil atom. Sebagai hasilnya
sebagian energy eksitasi atom menjadi energy kinetic rekuilnya.
a) Modifikasi persamaan 4.29 dengn memasukkan efek ini

b) Cari rasio (hasil bagi) antara energy rekuil dengan energi foton
untuk transisi n=3 n=2 dalam hidrogen dengan Ef-Ei=1,9eV.
Apakah efek ini besar?
Jawab:
hv
c 2
P
2M =

a.

K=

dimana p =

Ei-Ef= hv +k = hv +

hv
c

hv
(h v )2
2
2 = hv (1+
2 Mc )
2 Mc

Dimana hv = E
2

1
Mc
1+ (1+
)
2
hv

Ef- Ei = hv

k=

P
2M

-1

k
E
E
2
E
c
={
} dan
= 2 M c2
2M

939 X 10 eV
2
1,9 eV

1,01.19-9

24. Tunjukkan bahwa frekuensi foton yang dipancarkan atom hidrogen


ketika pindah dari tingkat n+1 bertingkat n selalu berada antara
frekuensi seputaran electron pada orbit- orbit itu.
Jawab:
fn = -

2E1
h

1
3
n

V=

E
h

V=

2E1
3
hn

n+1

2 1
n+ n
2
( 2+2 n+1 )
n

n2

= fn

=-

2 E1
h

2 1
n+ n
2
( 2+2 n+1 )
n

n+1
2()
n
1
n+
2

fn

25. suatu campuran dari hidrogen biasa dan tritium yaitu isotop hidrogen
yang
intinya kira-kira 3 kali lebih massif dari hidrogen biasa, diekstasikan dan
spektrumnya di amati. Berapa perbedaan panjang gelombang garis H
yang
di timbulkan oleh kedua jenis hidrogen tersebut?
Peneyelesaian :
Dik

: MT =3MH

Dit

: ...?

Jawab

Garis H berada pada n=3 pada deret Balmer


Untuk hidrogen
1
1 1
=R 2 2

2 3

1
9
4
=R

36 36

36
1

5
R

( )

Untuk tritium
1
1 1
=RT 2 2
T
2 3

1
9
4
=RT

T
36 36

T =

36
1

5
RT

( )

Dimana RT adalah kostanta Rydberg yang di pengaruhi oleh massa reduksi


atom tritiumyang menggantikan massa reduksi atom hidrogen.
=T

= 1

)
(

= 1

= 1

R
RT

1
R

RT 1

Karena R dan RT berbanding lurus dengan massa reduksi maka :


me M H
(m + M H )
R
= e
RT
me M T
( me + M T )
R M H ( me + M T )
=
RT M T ( me + M H )

Kemudian persamaan tersebut bisa di subtitusikan ke

= 1

R
RT

)
Sehingga

= 1

M H ( me +M T )
M T ( me +M H )

M T ( me + M H )M H ( me + M T )
M T ( me + M H )

me ( M T M H )
M T ( me +M H )

Karena MT = 3MH dan di asumsikan me+MH MH maka :

m e ( 3 M H M H )
3 M H MH

)
=

me ( 2 M H )
3M H M H

2 M H me
3 MH

akan didapatkan dengan mensubtitusikan

36
1

5
R

( )

ke persamaan di

atas
=

( )(

36
1

5
R

2 M H me
3 MH

( 365 ) 2( 9,1110

31

kg )

( 1,097 10 m ) 3 ( 1,67 10
1

27

kg )

=2,38 1010 m=0,238 nm

Jadi panjang gelombang garis H yang timbul oleh kedua jenis hidrogen
adalah 0,238 n m
26.sebuah muon- (m=207me) dapat terperangkap oleh sebuah proton untuk

membentuk atom mounik. Cari jari-jari orbit Bohr pertama untuk atom
seperti itu!
Peneyelesaian :
Dik

: m=207 me

Dit

: r...?

Jawab

r n n h E o m e
=

r m n e2 n2 h2 E o
r n m
=
r mn

r n 207 me
=
r
me
r =

rn
207

11 meter

5,292 10
r =
207
11

r =0,025 10

meter

Jadi, Cari jari-jari orbit Bohr pertama untuk atom muon-


adalah

0,025 1011 meter

27. sebuah muon- dalam keadaan n=2 dari sebuah atom mounik. Cari
energi
yang di pancarkan atom mounik ketika atom itu jatuh ke tingkat dasar.
Penyelesaian :
Dik

: ni

=2

nf

=1

= 207 me

= 1836 me

Dit

: E

Jawab

:
Ef Ei =h
Ef Ei =h

E f Ei 1
=
hc

Ef Ei

Dimana

me
1
1
2
2 2
2
8 E h nf ni

sehingga

me 4
1
1
1
2 =
2
3
2

8 E c h nf ni

me 4
=R (konstanta rydberg)
8 E 2 c h3

Dengan
R

1
1
1
2 =
2

nf ni

Untuk atom mounik di gunakan R'


Dimana R' adalah :
4

2
3
me e
R
8 E ch
= 2 3
4
R' 8E ch
m' e

R me
=
R' m'
R '=R

( m'm )
e

m'
m'=

m'=

adalah masa tereduksi yang besarnya :


m . M

( m + M )
207 me 1836 me
=186 me
( 207 me +1836 me )

Sehingga

R' =R

'

( )

m
=186 R
me

Kemudian R' di subtitusikan ke

1
1
1
2 =
2

nf ni

Dengan R di gantikan R' (untuk atom mounik)


Sehingga
R'

1
1
1
2 =
2

nf ni

186 R

( 11 21 )= 1

186 R

1
=
( 41
)
4

186 R

( 34 )= 1

Untuk menghitung E= Ef Ei = h =
sehingga

, subtitusikan

1
3
=186 R

()

Ef Ei =h . c 186 R
34

6,626 10

Js 3 10

Ef Ei =

( 34 )
m
7
1
186 1,097 10 10 m 3
s
4
19

Ef Ei =3041,960 10
Ef Ei =

joule

3041,960 1019 joule


1,6 1019 joule

Ef Ei =1901,225 eV
Ef Ei =1,901keV

Jadi energi yang dipancarkan atom mounik ketika jatuh ke timgkat dasar
adalah
1,901 keV

28. sebuah atom positronium ialah system yang terdiri dari positron (elektron
positive) dan sebuah elektron. (s) bandingkan panjang gelombang yang
dipancarkan foton ketika bertransisi dari n=3

n= 2 dalam

positronium
dengan garis H. (b) bandingkan energi ionisasi positronium dengan
hidrogen.
Penyelesaian :
Dik : nf = 2
ni= 3
Dit : a.
b.perbandingan energi ionisasi dengan hidrogen
jawab:......................................................................................
(bisa di lain waktu)
29.(a) turunkan rumus untuk menghitung tingkat energi atom hidrogenik
yaitu

seperti He+ atau Li2+ yang intinya bermuatan +Ze dan mengandung
elektron
tunggal. (b) buat sketsa tingkat energi ion He+ dan bandingkan dengan
tingkat energi atom H. (c) sebuah elektron menggabungkan diri dengan
inti
helium telanjang untuk membentuk ion He+. Cari panjang gelombang
foton
yang dipancarkan dalam peroses ini jika elektronnya di anggap tidak
mempunyai energi kinetik ketika bergabung dengan inti.
Penyelesaian :
Dik : inti He+ atau Li2+ =+Ze
Dit : a. Rumus energi atom hidrogenik...?
b. gambaran tingkat energi He+ dan membandingkan dg energi H
c. ..............? dengan Ek =0
jawab :
a. energi pada He+ atau Li2+yang berinti =+Ze adalah :
E n=

Z e2
8 o rn

Dimana

r n=

n2 h2 o
m' Z e 2

Kemudian subtitusikan rn ke En
2

'

E n=

Z e m Z e
2 2
8 o
n h o

E n=

m ' Z2 e 4 1
8 o2 h2 n 2

( )

dimana m' bergantung pada massa reduksidari inti dann=1,2,3

b. level tingkatan energi pada He+ bersesuaian dengan kulit


atomnya. Jika di bandingkan berdasarkan pendekatan massa
tereduksi, level energi He+ pada Z =2 dan n=2 akan sama level
energinya dengan hidrogen pada n=1, begitu juga akan sama
level energi He+ pada n=4 dengan level energi pada hidrogen
n=2. Berikut gambarannya :

c. pada saat elektron menggabungkan diri dengan inti helium,


sistem tersebut kehilangan energi, foton yang dipancarkan akan
kehilangan energi sebesar E =4 (13,6 eV ) =-54,4 eV.
Sehingga panjang gelombang foton bisa di cari dengan :
hc
=
E
1,24 106 eV m
=
54,4 eV
=2,28 108 m
=22,8 nm

BAB V

1. Buktikan semua pemecahan persamaan

( xv )

y=F t

2 y 1 2 y
=
x2 v2 t 2

harus berbentuk

seperti dinyatakan dalam pasal 5.

Penyelesaian :
Persamaan gelombang

2 y 1 2 y
=
x 2 v 2 t 2 ; kita kalikan persamaan dengan m,

kita akan peroleh persamaan


2 y
1 2 y
2 y
m=
m
,
mengingat
Hukum
II
Newton
=a
x2
v 2 t 2
t 2

1

m= 2 ma; dengan ma=F ;


= y'
x y

y
v
maka persamaan kita dapatkan persamaan
y'=

y2

2. Jika

F x
, dengan mengintegralkan kedua ruas kita peroleh
2
v m
x2

y ' = vF2 mx
y1

F
'
my= 2
x
v

x1

( xv )

y=F t

kita akan dapatkan

1 ( x , t ) dan 2 ( x , t )

keduanya

merupakan

solusi

persamaan

Schrodinger untuk potensial V(x) yang diketahui, tunjukan bahwa


kombinasi

linear

=a1 1+ a2 2

dengan

a1 dan a2

konstanta

sembarang, juga merupakan solusi. (hasil ini bersesuaian dengan


pengamatan empiris interferensi gelombang De Broglie, misalnya dalam
eksperimen Davision Germer yang dibahas dalam Bab 3).
Jawab :

Karena

=a1 1+ a2 2

merupakam kombinasi linear kita dapat tulis

persamaan menjadi

a1 H 1= 1 (1)
t

a2 H 2= 2 (2)
t

jika kedua persamaan dijumlahkan maka diperoleh

a1 H 1+ a2 H 2= ( a1 1+ a2 2 )
t
karena H merupakan operator linear maka
a1 H 1+ a2 H 2=H ( a 1 1 +a 2 2 ) , jadi

H ( a1 1+ a2 2 )= ( a1 1 +a 2 2 )
t
ini berarti bahwa

a1 1 +a2 2

juga merupakan solusi dari persamaan

Schrodinger

H =
t

7. Salah satu fungsi gelombang yang mungkin untuk sebuah partikel dalam
sumur potensial dalam gambar 5.14 dibuat sketsanya disitu. Terangkan
mengapa panjang gelombang dan amplitudo berubah seperti itu?
Jawaban :
Fungsi gelombang yang dekat dengan

x=0 , partikel memiliki energi

yang lebih besar, dan memiliki panjang gelombang lebih kecil. Partikel
mempunyai peluang kecil untuk didapatkan di daerah ini, karena
kelajuannya yang besar, jadi memiliki amplitudo lebih kecil daripada
fungsi gelombang yang dekat dengan

x=0.

8. Sifat penting fungsi eigen suatu sistem ialah funsi itu saling ortogonal
yang berarti

n m dV =0

nm .

Jawaban :
7. Untuk partikel dalam kotak 1 dimensional :
n=

2
L

2
L

sin

n m dV = (
0

n=0

0 L ,

diluar interval.

2
2
mx
) sin
sin
d
L
L
L

2 1

cos ( nm )cos ( n+m ) d


L0 2
L
L

| [

L
L
L 1 sin ( n+m)
L
sin (nm)
L
L
L
(nm) 0 L
(n+m) 0

0 untuk n m

(TERBUKTI).

9. Tinjau seberkas partikel yang energi kinetiknya E datang pada tangga


potensial pada

x=0

setinggi V, dengan E

V . (a) Terangkan mengapa

'

solusi

De ik x

(sesuai dengan notasi pasal 5.8) tidak mempunyai arti fisis


D=0 . (b) Tunjukkan bahwa peluang

dalam situasi seperti ini, sehingga


transmisi disini ialah

T =CC / AA =4 k 21 /( k 1 +k ' )2 . (c) Berkas elektron 1 mA

bergerak dengan kelajuan

2 x 106

m
s

memasuki daerah yang batasnya

terdefinisikan dengan tajam, sehingga kelajuan elektronnya tereduksi

menjadi

1 x 106

m
s

oleh perbedaan potensialnya. Cari arus pantul dan arus

transmisinya.
Jawaban :
a. Di daerah II tidak ada yang dapat memantulkan partikel, jadi tidak
ada gelombang yang bergerak ke kiri.
b. Batas

x=0 , kemudian :

k'
A + B=C ,ik 1 Aik 1 B=ik C AB= C .
k1
'

Eliminasi B,

k'
C , jadi :
k1

( )

2 A= 1+

4 k 21
CC
=
AA (k 1+ k ' )2

2k 1
C
=
A k 1+ k 1 , dan

c. Di dua daerah kecepatan partikel berbeda sehingga persamaannya


menjadi :
(

2 '

k1
k'

+1)

.
'

'

| II| v CC k ' 4 k 1 k 4 (k 1 /k )
=
=
=

2
' 2

| I| v 1 AA k 1 (k 1 +k )

T=

Untuk situasi tertentu,

k 1 /k ' =v /v ' =2.00,

so

T =( 4 x 2)/(2+1) 2=8/9.

Jadi arus transmisinya adalah (T)(1.00 mA) = 0.889 mA, dan arus
terpantulnya
0.111 mA.
10.

Cari energi titik nol dalam elektronvolt dari suatu bandul yang

periodenya adalah 15!


Penyelesaian:
1
E= h
2

1
1
E= 6,625 1034 J . s
2
15 s
E=2,2083 1035 J
11.

Energi total sebuah osilator Harmonik ialah

P2 k x 2
E=
+
2 m 2 , dengan p

menyatakan momentumnya dan x menyatakan simpangan kedudukan


timbang. Cari energi titik nol osilator itu dengan prinsip ketaktentuan
dengan mengambil
Penyelesaian:
p2 k x 2
E=
+
2m 2
p

E=
p

E=
E=

p
+ kx=0
2m

p
=kx
2m
E
=kx
x
dE
=kx
dx

p= p

dan

x= x .

E= kx dx
E=k x dx

E=

1 2
kx
2

12. Dalam sebuah osilator harmonik kedudukan partikel berubah dari A ke


+A dan momentumnya dari

deviasi standar x dan p ialah

p o

x=

ke

+ po . Dalam osilator semacam itu

A
2

dan

p=

po
2

. Gunakanlah hal ini

untuk menunjukkan bahwa energi minimum osilator harmonik adalah


Penyelesaian :
osilator harmonik :

A x A

p o x p . Deviasi standar :

x=

A
2

p=

Ketaktentuan Heisen Berg menyatakan bahwa :


x p>

h
4

po A h
>
. . .(1)
2
4
Energy total partikel =

Dapat juga kita tulis:

v=

1 k
2 m

2
1
2 po
E= k A .
2
2m

2
1
1
k
2 po
E= k A .
= A Po
2
2m 2
m

po

1
hv .
2

1
E= A po .2 v . ..(2)
2
Substitusi persamaan 1 ke persamaan 2:
E>
1
E> hv
2

h
2 v
4

Cari harga ekspektasi (x) dan (x) untuk dua keadaan yang pertama dalam
sebuah osilator harmonik
Penyelesaian :

dx x 2 dx

ye

dy , y e

2 y

dy , y e

3 y

( )(

dy , y 4 e y dy

2mv
x 0 0 dx=
h
2

h
2 mv

) y e

2 y

dy

3
2

2 mv

ye

2 y

dx=

1
hv
(
= 2 ) = E
2

4 mv

1
3
dy= , y 4 ey dy=
2
4

dx
h
dy=
dy
dy
2 mv

14. tunjukkan harga ekspektasi (K) dan (V) dari energy kinetic dan energy
potensial sebuah osilator harmonic diberikan oleh (K)=(V)=E0/2 jika
osilator itu dalam keadaan n=0 (hal ini, sebenarnya berlaku juga untuk
osilator dalam setiap keadaan). bandingkanlah hasil tersebut dengan
harga klasik K dan V?
15. tunjukkan tiga fungsi gelombang pertama osilator harmonic merupakan
solusi ternormalisasi dari persamaan Shcrodinger
Penyelesaian :
Bentuk persamaan Shcrodinger

ih

h 2
=
+v
t m x 2

2 2m (
+
EV ) =0
x2 h2
2 2 2 2 m (
+
+
+
EV ) =0
x2 y 2 z 2 h2

16. fungsi gelombang yang mana yang ditunjukkan pada Gambar 5-15 yang
mungkin mempunyai arti fisis penting ?
Penyelesaian :
Energi gelombang yang mempunyai arti fisis harus memenuhi syarat :
i.

dx =1

ii.

dan

d
dx

iii. berharga tunggal

a. Tidak memenuhi (i)

c. Tdak memenuhi (i)

b. Memenuhi ketiga syarat

d. Memenuhi ketiga syarat

e. Tidak memenuhi (iii)

f. Memenuhi ketiga syarat

SOLUSI MANUAL BAB 6


1. (a) Bagaimana persamaan Schrodinger untuk partikel bermassa m yang
terkendala untuk bergerak pada sebuah lingkaran berjejari R, sehingga

hanya bergantung dari

(b) Cari

dari persamaan itu dan hitung konstan normalisasinya.

(Petunjuk : Tinjau solusi persamaan Schrodinger untuk atom hidrogen)


(c) Cari energi yang mungkin dimiliki partikel itu!
(d) Cari momentum sudut yang mungkin untuk partikel itu!
Jawaban:
a) Persamaan Schrodinger untuk partikel bermassa m yang terkendala
untuk bergerak pada sebuah lingkaran berjejari R adalah :
1
r2
2m
2

r2

(E - V)

1
2
r sin

sin

2
2

1
2
r sin 2

e
4 0 R
1
2 2 m
+

R 2 sin2 2 2

=0
2

1
R2

=0

( )

R2

1
R2

1
R sin
2

( )

(sin )
1
R2

2
2

E+

2m
2

(E)

=0

2
2

1
2
R

2m
+ 2

b) i

=-

2
x

2
x2

2
2m

( 21 )

+V

2
2
x

=0

2
2m

2m

=-

(E)

+
+

4 0 r

e2
=
4 0 r

in

2 mE

c) n = R

2 mE
2

n2 = R2

n2 2
R22 m

E=

2. Tunjukkan bahwa:
20 ()

10

(3 cos 1 )

Merupakan solusi Persamaan 6.13 yang sudah ternormalisasi.


Jawab
20 ( ) = 10 (3 cos2 - 1)
4
1
sin

d
d

d 20
sin
d

=-

m
l (l+1 ) 2
sin

3. Tunjukkan bahwa :

r
a0

e
R10 (r )=

2
a0

3
2

Merupakan solusi persamaan 6.14 yang sudah ternormalisasi.


Penyelesaian:
Diberikan fungsi:
r
a0
e
d
2
R = 5
dr 10
a0 2
r
a0
r
a0
e
1 d 2 dR 2 e 1
r2
r
=
2
r

5
2
dr
a0
r 2 dr
2 r
a0

1 d 2 dR
1
2
r
= 2
R10
2
dr
r dr
a 0 ra 0

)(

Pada persamaan 6.14, Jika


2

2
4 0 h
2
2me
= 2
a0 =
2
a0 h 4 0
me
2

2m
1
e
E= 2 orE=
2
8
0 a0

a0

l=0

, maka:

Untuk dapat ternormalisasi, maka:

|R10| r dr= a43 r 2 e2 r /a dr= 12 u2 eu du


0
0
0 0
2 2

u=

Dimana :

2r
a0

Dengan demikian terbukti bahwa:


r
a0

e
R10 (r )=

2
a0

3
2

Merupakan solusi persamaan 6.14 yang sudah ternormalisasi.


4. Dalam pasal 6.8 dinyatakan bahwa peluang terbesar harga r untuk
electron 1s dalam atom hydrogen ialah jejari Bohr ialah

a0 . Buktikan

hal ini dengan pertolongan persamaan 6.29.


Penyelesaian :
Persamaan 6.29:
2

P ( r ) dr =r 2|R| dr
R10=

2
a0

3
2

r
a0

Kita cari maximum dari P (r) dengan memasukkan syarat :

Atau

dP dP
=0
dr dx

2r
a0
e
2
a0

3
2

r 2 =0
d

dr

2r
a0
2r
a0
e 0
2
e r2
a0
2r

2 r=

2r 2
a0

2r 1
=
2 r 2 a0
1 1
=
r a0
r=a0 (terbukti)
Dengan demikian terbukti bahwa peluang terbesar harga r untuk electron
1s dalam atom hydrogen ialah jejari Bohr ialah

a0 .

5. Menurut gambar 6.11, P dr mempunyai 2 maksimum untuk electron 2s.


Cari harga r ketika maksimum ini terjadi !
2

P ( r ) dr =r 2|R| dr

ao

3
2

r
2 a0

R10=

2 2 ao

3
2

r 2a
2 a0
e
a0

dP
=0
dr
d
dr

d
dr

[(

1
2 2 ao
r

3
2

2 ao

1
2

2 2 ao

r 2a 2
2 a0
e r =0
a0

5
2

r
2 a0

=0

d e2 a r2
r3 e2 a

=0
1
5
dr
2
2
2 ao 2 2 ao
2r e

r
2 a0

2 a o

2r e

1
2

r
2 a0

r e

r
2 a0

2 ao
2

r e

2 ao

1
2

1
2

r
2 a0

3r e

r
2 a0

2 2 ao

)(

5
2

r e

r
2 a0

2 2 ao

r
2 a0

3 r e r e
2 2 ao

5
2

r
2 a0

=0

5
2

=0

r
3r 2
+ =0
2 a 0 a0 a0
Kita gunakan rumus abc, maka diperoeh:
1
3
2
a=
, b= , c=
2 a0
a0
a0
r=

b b24 ac
2a

r=

a0

3 2
1
4
a0
2 a0

2
a0

) ( )( )
2
( 2a1 )
0

3
9
4

2
2
a0
a0 a0
r=
1
a0
r=

( a3 a1 5) a

r=3 5
6. Fungsi gelombang atom hidrogen dalam keadaan 2p berubah terhadap
arah dan juga terhadap jarak dari inti. Dalam kasus elektron 2p dengan
ml = 0, dimanakah P maksimum pada sumbu z ? Pada bidang xy ?
Jawab :
1

R=

.
3

2 6 a0 2

r 2a
e
a0

P ( r )=r 2|R| dr
4

r
2a0

r e
5
24 a0

P ( r )=

dP
=0
dr
r

4 r3 e a r 4 e2 a

=0
24 a 05 24 a 06
0

r
a0

r
2 a0

4r e
r e
=
5
6
24 a 0
24 a 0

4 a0=r

7. Bandingkan peluang elektron dalam keadaan dasar atom hidrogen berada


pada jarak ao dan inti dengan pada jarak ao/2. Bandingkan dengan pada
jarak 2ao.
Jawab:

r= r || dv
0

1
r r /2 a
r= r
2
e
dv
3 /2
a
2 2 a0
0
0

|(
|
|

1
r
r / 2 a
r= r

e
dv
3 /2
5/ 2
2 a0 2 2 a0
0

r=

|
|

er /2 a
r er /2 a
r

dv
2 a30 /2 2 2 a50 /2

2 2 r /2 a0

r e
2 a30

r=

2 r / 2a0 2

r e

8 a50

dr
2

1
r 2 er /2 a
r= 3 r 2 e2 r / 2a
dr
4
2 a0 0
0

8. Dalam pasal 6.8 dinyatakan bahwa rata-rata r untuk elektron dalam


keadaan dasar atom hidrogen ialah 1,5 a o. Buktikan pernyataan itu

dengan menghitung harga ekspetasi (r) =

Jawab
r

r | | /dV
0

2 r / a
e
a3o/2

1
2 dV
4

r >15=

Buktikan :

r >15=1,5 a o .. ?

Integral terhadap sudut = 4 , sehingga,

22
re
a3o

r >15=
0

2 r
a0

r 2 dr

4
r >15= 3 r 3 e r dr
ao 0

3 r

r
1
dr = r
de

0
3

( )

1
+ e r 3r 2 dr
0

3 r

1 r 3
dr =
e r

Integral parsial ini dapat diulangi sehingga :

3 r

1 3
dr =
3.2 .1 e r dr

( )

1
e r 0,
r 3 er dr =6
3

r 3 er dr = 64
0

r >15=

r >15=

4
6

3
a0
2
a0

( )

24
a
16 0

r >15=1,5 a 0

9. peluang untuk mendapatkan elektron atomik yang fungsi gelombang


radialnya R(r) diluar bola berjejari ro berpusat pada inti ialah

|R ( r )| r 2 dr
r0

(a) hitung peluang untuk mendapatkan elektron keadaan dasar atom


hidrogen pada jarak lebih besar dari a0 dan inti.
(b)Jika elektron dalam keadaan dasar atom hidrogen ialah 2a0 dari inti ,
seluruh energinya ialah energi potensial. Menurut mekanika klasik,
elektron tidak bisa melampaui jarak 2a0 dari inti. Cari peluang bahwa r
> 2a0 untuk elektron dalam keadaan dasar atom hidrogen
Penyelesaian

a)

|R ( r )| r 2 dr
r0

P ( r ) dr =r |R ( r )| dr
4
P ( r ) dr =r 3 e
a0
2

2r
a0

dr

Peluang untuk mendapatkan elektron antara r=0 dan r=a0 adalah


a
2 r
4
a
P ( r ) dr = 3 r 2 e dr
a0 0
0

a0

P=
0

Dengan memisalkan x =

2r
a0

kita menuliskan bentuk ini kembali

sebagai berikut
2
1
P= x 2 e x dx
20
Dengan menggunakan integral parsial kita mendapatkan

1
P= (x 22 x 2 ) ex 20
2
1
P= {(442 ) e2 +2 }
2
1
2
P= (10 e +2)
2
P=0.32
Karena peluang untuk mendapatkan elektron dari r=0 dan r=a0 adalah
0,32 maka peluang untuk mendapatkan elektron untuk r>a0 adalah
P=10,32=0.68=68 persen
b) Karena r>2a0 maka pada persamaan

1
P= x 2 e x dx
20
dengan rumus gamma

1
P= x n1 ex dx
20
karena n 1 = 2 maka n= gamma 3 , sehingga didapatkan p=1.
Karena r>2a0 maka terbagi menjadi dua kali lipat maka menghasilkan
1
4 P = 0,25 = 25 persen
10. Teorem unsold menyatakan bahwa untuk setiap harga bilangan
kuantum orbital l, kerapatan peluang jumlahan terhadap semua keadaan
yang mungkin dari ml

- l ke ml = +l menghasilkan konstan yang tak

bergantung dari sudut atau , ini berarti


+l

|| || =konstan

ml=l

Teorem ini menunjukkan bahwa setiap atom atau ion bersubkulit tertutup
(lihat pasal 7.5) memiliki distribusi muatan listrik simetri bola. Buktikan
Teorem Unsold untuk l=0,l=1, dan l=2 dengan pertolongan tabel 6.1.
penyelesaian

P(r ) dr=r |R2,0 ( r )| dr


r

1
r 2 a
P(r )=r
2
e dr
a0
8 a3o

( )

Probalitas total untuk menemukan elektron antara

r=o

adalah
ao

ao

1
4 r3 r4 a
P= p ( r ) dr= 3 4 r 2
+
e dr
a0 a2o
8 ao 0
o

Dan sekali lagi, dengan memisalkan

x=

r
a0

P=

1 ( 2
4 x 4 x 3+ x 4 ) ex dx
80
1

1
1
1
P= x 2 e x dx x 3 ex dx + x 4 ex dx
20
20
80

Dengan menghitung masing-masing integral ini, kita peroleh


P = 0,0034
Untuk tingkat n = 2, l = 1 kita peroleh
2

P(r ) dr=r 2|R2,1 (r )|

1 r2 a
P ( r ) dr =r
e dr
24 a3o a2o
2

Probabilitas total antara r = 0 dan r =


ao

ao

1
r4 a
P= P ( r ) dr=
e dr

3
2
24 a o 0 ao
0
o

P=

1
x 4 ex dx
24 o

ao

adalah

dan

r=ao

P=0,0037

11.

Cari prsentase perbedaan antara L dan harga maksimum Lz untuk

electron atomic dalam keadaan p, d, f.


Jawab :
Perbedaan yang kecil antara L dan nilai yang paling besar dari Lz,
adalah, karena suatu yang diberi yaitu nilai dari setiap keadaanl.
Dari persamaan momentum sudut electron (L)

L= l ( l+1 )

kita bisa

menemukan nilai perbedaan l dari setiap keadaan dengan


menggunakan persamaan :
LLZ ,max l ( l+1 ) l
l
=
=1
L
l+1
l ( l+ 1 )

12.

Untuk keadaan p, l = 1 dan

Untuk keadaan d, l = 2 dan

Untuk keadaan p, l = 3 dan

1
=0,29=29
2
2
=0,18=18
3
3
=0,13=13
4

Komponen Zeeman untuk garis spectral 5.000

0,233

ialah berjarak

ketika medan magnetiknya 1,00 T. Cari rasio e/m untuk

electron dari data itu ?


Jawab :
Dik :

=5000 =5 x 107 m
10

=0,233 =0,233 x 10
B=1 T

Dit : rasio

e
m

= ?

menurut teori
v=

eB
4 m

e v4
=
m
B
Ingat

| vv |=| |
v=

c
. v ; v=

v=

c
.

v=

c
2

Sehingga :
e v4
=
m
B
e 4 c
=
m B 2
e 4 x 3,14 x 0,233 x 1010 m x 3 x 108 m/s
=
m
1 T x (5 x 107 )2 m
e 8,78 x 102 m2 /s
=
m 25 x 1014 m 2 T
e
=0,35 x 10 12 c / kg
m

Anda mungkin juga menyukai