Anda di halaman 1dari 2

PERTANYAAN BAB 6

TRANSLASI MATA UANG ASING


1. Jelaskan perbedaan antara Perbedaan antara pasar spot, forwad, dan swap!
Jawab:
a) Pasar spot adalah pasar yang memfasilitasitransaksi-transaksi nilai tukarberjalan
suatu valuta, dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan
segera. Kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta.
b) Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata
uang. Kurs transaksi forward dimana akan diselesaikan telah ditentukan pada saat
kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk menjual dan membeli. Transaksi
forward biasanya terjadi bila exportir, importir atau pelaku ekonomi lain terlibat
dalam pasar valas harus membayar atau menerima sejumlah mata uang asing pada
suatu tanggal tertentu di masa mendatang
c) Transaksi Swap melibatkan pembelian spot dan penjualan spot atau pembelian
forward atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan
transaksi swap untuk mengambail keuntungan darai tiangkat suku bungan yang
lebih tinggi di suatu negara asing, sembari dalam kesempatan yang sama
melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai
tukar valuta asing
2. Sebutkan pengertian nilai tukar kini, historis dan rata-rata dalam konteks translasi mata
uang asing. Kurs nilai tukar yang mana yang menimbulkan keuntungan dan kerugian
translasi?
Jawab:
a) Kurs kini (current) adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan
b) Kurs historis adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing
pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama
kali terjadi
c) Kurs rata-rata adalah rata-rata sederhan atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini
atau kurs nilai tukar historis
Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi laporan keuangan dari keuntungan
dan kerugian translasi mata uangasing yaitu dari kenaikan atau penurunan dalam
equivalen dolar saldo mata uang asing yang timbul dari fluktuasi kurs translasi
antar periode pelaporan. Sedangkan pilihan kurs nilai tukar yang paling tepat tidak
terlalu jelas karena setiap mata uang dalam suatu waktu dipengaruhi oleh beberapa
jenis kurs nilai tukar.

3. Jelaskan perbedaan antara keuntungan atau kerugian transaksi dengan keuntungan atau
kerugian translasi!
Jawab:
Keuntungan dan kerugian translasi mencerminkan kenaikan dan penurunan ekuitas
investasi asing dalam mata uang domestik dan harus diakui, sedangkan keuntungan dan
kerugian transaksi timbul akibat selisih kurs. Keuntungan dan kerugian transaksi
disajikan dalam laporan L/R tahun berjalan dalam pos keuntungan dan kerugian
transaksi mata uang asing.
4. Mengapa metode translasi kurs kini tidak konsisten dengan biaya historis?
Jawab:
Karena metode ini tidak mempertimbangkan unsur ekonomis. Menggunakan kurs akhir
tahun untuk mentranslasikan aktiva lancar secara tidak langsung menunjukkan bahwa
kas, piutang dan persediaan dalam mata uang asing sama-sama menghadapi resiko nilai
tukar. Contoh : jika harga lokal persediaan dapat dinaikkan setelah terjadinya devaluasi
makanya nilainya terlindungi resiko nilai tukar valuta asing. Sebaliknya, translasi utang
jangka panjang berdasarkan kurs historis mengalihkan pengaruh mata uang yang
berfluktuasi ke dalam tahun penyelesaian. Banyak pihak yang beranggapan bahwa hal
ini tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Lagi pula definisi lancar-tidak lancar
hanyalah merupakan metode klasifikasi dan bukan pembenaran konseptual atas
penggunaan kurs nilai tukar dalam proses translasi.
5. Jelaskan translasi mata uang asing sebagai proses penyajian kembali dan proses
pengukuran kembali!
Jawab:
Metode translasi dapat dibedakan menjadi dua metode yang menggunakan kursc
translasi tunggal untuk menyajikan ulang saldo dalam mata uang asing ke dalam nilai
equivalen dalam mata uang domestik atau metode yang menggunakan berbagai macam
kurs, dan dengan menggunakan metode temporal, translasi mata uang merupakan
proses konversi pengukuran atau penyajian kembali nilai tertentu, metode ini tidak
mengubah atribut suatu pos yang diukur melainkan harga mengubah unit pengukuran.