Anda di halaman 1dari 5

TUKAK LAMBUNG

STUDI KASUS
Seorang pria berusia 47 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan muntah darah dan
BAB hitam (darah). Berdasarkan anamnesisnya sejak 10 hari sebelum masuk rumah sakit
penderita mengalami muntah darah. Yakni pada hari pertama sakit sebanyak 3x @ 1000-1500
cc darah merah segar. Tekanan darah penderita 190/100 mmHg

Hasil diagnosis penyakitnya yaitu :


Ulkus peptikum berdarah
Hipertensi stage II

Terapi obat yang di dapat :


Ranitidin 150 mg

2x1

Sukralfat 200 ml

3 x1

Captopril 12,5 mg

3x1

Resep

Apotek Sejahtera
Jl. A. Yani No.25 Bandung. Telp : 123456
Apoteker : Nandha S,Farm Apt.
SIK : No. 3959/B
Bandung, 15 06 2015

No : 113

Dari Dokter
: dr. Abdul

Ditulis Tanggal : 15-06-2015

Pro : Ny. N

Dibuat Tanggal : 15-06-2015

R/ Ranitidinine 150 mg No. C


S. 2 dd 1 tab ac
R/ Captopril 12,5 mg No. C
S 3 dd 1 tab pc
R/ Sucralfat 200 ml
S 3 dd 1 C ac

No. I

Pcc
Nandha S,Farm APT
Paraf dan ttd apoteker

Indikasi :

Ranitidine 150 mg : Untuk mengatasi tukak lambung

Captopril 12,5 mg : untuk hipertensi stage II

Sukralfat 60 ml : untuk melindungi lapisan mukosa lambung

Mekanisme kerja :

Ranitidine : penghambatan kompetitif histamin pada H2-reseptor sel parietal lambung,


yang menghambat sekresi asam lambung, Volume lambung, dan konsentrasi ion hidrogen
berkurang. Tidak mempengaruhi sekresi pepsin, pentagastrin-dirangsang sekresi faktor
intrinsik, atau serum gastrin.

Kaptopril : inhibitor kompetitif dari angiotensin-converting enzyme (ACE); mencegah


konversi angiotensin I menjadi angiotensin II, suatu vasokonstriktor kuat; Hasil di tingkat
yang lebih rendah dari angiotensin II yang menyebabkan peningkatan aktivitas renin
plasma dan penurunan sekresi aldosteron

Sukralfat : membentuk lapisan pelindung yang bertindak secara lokal untuk melindungi
lapisan lambung terhadap asam lambung, pepsin dan garam empedu.

Cara pemberian obat :

Ranitidine 150 mg :
Diminum sehari 2 kali, 1 jam sebelum makan

(misal jam 07.00 WIB dan jam 19.00

WIB)

Captopril 12,5 mg :
Diminum sehari 3 kali, sesudah makan
(misal jam 09.00 WIB, 14.00 WIB dan 22.00 WIB)

Sukralfat 60 ml :
Diminum sehari 3 kali, 1 jam sebelum makan
(misal jam 07.00 WIB, 15.00 WIB dan 23.00 WIB)

EVALUASI

Pendarahan yang terjadi merupakan komplikasi dari tukak peptik. Pendarahan yang terjadi
terus menerus dapat menyebabkan anemia defisiensi Fe dan melena (feses hitam) dapat
juga menyebabkan terjadinya hematemesis (muntah bercampur darah) yang dapat
mengakibatkan syok sehingga penderita memerlukan penanganan transfusi darah.

Penanganan untuk hipertensi stage II ini diberikan captopril 12,5 mg. Sesuai dengan terapi
anak tangga bila dosis 12,5 mg tidak dapat menurunan tekanan darah 190/100 mmHg
maka dikombinasikan 2 obat yaitu dikombinasikan dengan furosemide sebagai diuretik
yang dapat meningkatkan eksresi natrium (volume plasma dan volume menit jantung akan
turun) atau dengan peningkatan dosis captopril.

Untuk mengatasi tukak lambung, produksi asam dikurangi dengan pemberian obat
antagonis reseptor H2 (ranitidin) dikombinasikan dengan sukralfat yang dapat membuat
lapisan pelindung pada mukosa. Penambahan antasid yaitu bicnat sebenarnya tidak
diperlukan karena selain interaksi antara antasid (bicnat) dengan captopril dapat
mengurangi bioavailabilitas dari captopril, bicnat juga tidak berefek karena produksi asam
sudah dihambat oleh penggunaan antagonis reseptor H2 (ranitidin).

COPY RESEP

Apotek Sejahtera
Jl. A. Yani No.25 Bandung. Telp : 123456
Apoteker : Nandha S,Farm Apt.
SIK : No. 3959/B
Bandung, 15 06 2015
Copy Resep
No
: 113
Dari Dokter
: dr. Abdul
Ditulis Tanggal : 15-06-2015
Pro
: Ny. N
Dibuat Tanggal : 15-06-2015
R/ Ranitidinine 150 mg No.C
S. 2 dd 1 tab ac

did
R/ Captopril 12,5 mg No. C
S 3 dd 1 tab pc
R/ Sucralfat 200 ml
S 3 dd 1 C ac
Pcc
Nandha S,Fam Apt
Paraf dan ttd apoteker

No. I