Anda di halaman 1dari 5

Nama

: NUR ALI MAJID

NIM

: 14115015

Program studi

: Teknik Informatika

Kelompok

: 9 (Sembilan)

MENGETAHUI PERAN DAN TUGAS SEBAGAI MAHASISWA

MAHASISWA merupakan gabungan kata dari maha dan siswa. Arti dari
maha sendiri adalah sesuatu yang lebih tinggi tingkatannya, besar dan siswa
sendiri adalah seoang pelajar atau murid. Jadi, arti dari MAHASISWA adalah
seorang pelajar atau murid yang lebih tinggi tingkatannya dan besar. Maksudnya
lebih tinggi pendidikan nya dan lebih besar tanggung jawabnya.
Ketika kita berbicara tentang mahasiswa, tentang tanggung jawab kita,
tentang mimpi kita. Tidak lain kita adalah pembangun peradaban bangsa bahkan
dunia. kitalah yang harus membuat perubahan-perubahan untuk menuju kearah
yang semakin baik. Kita diibaratkan seperti seorang arsitek yang di tuntut harus
mampu merancang rangka dan jadinya beradaban bangsa yang tidak terlepas dari
lahirnya orang-orang hebat yang mampu mengabungkan spiritualitas dengan
intelektualitas yang di tempatkan dalam satu jiwa yang lapang dan luas.
Tugas dari seorang Mahasiswa itu bukan hanya belajar, belajar dan belajar.
Namun memiliki tangung jawab yang lebih dalam merancang perubahan suatu
peradaban bangsa. Apalagi ketika mahasiswa sudah dinyatakan wisuda dan sudah
menjadi sarjana. Gelar sarjana hanya mejadi sebuah gelar keika kita do nothing
buat perubahan bangsa.
Apakah menjadi sarjan itu lebih pintar?
Apakah menjadi sarjana itu sudah pasti sukses?

Apakah menjadi sarjana mudah untuk bekerja sesui bidangnya?


Banyak sarjana hanya memegang gelar dan menyimpan ijazah. Banyak
sarjana yang hanya menjadi pedagang dan buruh tani bahkan terlunta lunta dalam
mencari pekerjaan. Banyak orang yang tidak memiliki gelar sarjana tetapi menjadi
seseorang ang mampu merubah bangsa, karena mereka memiliki sebuah
pemikiran yang luas dan mampu berinovasi bahkan mampu berkreasi sesuatu hal
yang baru.
Sudah saatnya kita intropeksi diri dengan memaknai tanggung jawab kita
sebagai mahasiswa. Kita harus mampu memberikan inspirasi untuk orang lain.
Kita harus mampu menunjukan bahwa kita bukan hanya sarjana karbitan ketika
kita lulus kelak. Mahasiswa harus mampu berinovasi bahkan mampu membuat
suatu kreasi baru yang dapat diterima oleh bangsa bahkan dunia.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang masih membutuhkan
banyak para pekerja, dari segi tenaga, teknik, bahkan materi. Namun bukan
pekerja yang hanya menerima suatu pekerjaan begitu saja. Akan tetapi,
membutuhkan pekerja yang mampu berinovasi bahkan berkreasi memiliki sebuah
pemikiran yang luar biasa dan mampu menjunjung indonesia kepada
perekonomian dunia.
Maka dari itu Mahasiswa dituntut agar mampu berinovasi bahkan
berkreasi dan mampu mengispirasi banyak orang bukan hanya dari segi materi
namun juga praktik, ketika saat masih menjadi mahasiswa atau sudah dinyatakan
menjadi sarjana.
Dan saat ini juga kita harus bisa merubah pola pikir kita kedepan, karena
kita bukan siswa lagi bukan anak-anak lagi namu kita mahasiswa perubah
peradaban bangsa dan bagaimana kita mampu bersaing dengan orang banyak.
Apalagi saat ini di Asia sudah membuka sistem pasar bebas dimana barang-barang
dari luar bebas masuk ke indonesia tanpa biaya sepeserpun. Bukan hanya barang,
namun juga jasa tenaga, orang yang mencari pekerjaan dari luar akan bebas
bekerja di indonesia. Kita sebagai Mahasiswa Indonesia harus mampu bersaing

dengan pekerja luar dan jika perlu kita mempekerjakan mereka bukan di
pekerjakan mereka.
Kita Mahasiswa indonesia, pelajar indonesia, pemuda indonesia dan kita
juga pembangun indonesia, ayo tunjukan pada dunia bangsa kita bangsa yang
besar dalam segala hal bahkan pendidikan kita tidak kalah dengan pendidikan
negara maju.
Kita putra-putri indonesia berjuang untuk indonesia.

PENGERTIAN ESSAI
Essai adalah suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang
subjek,tertentu yang coba dinilainya.
A. Sebuah esai dasar bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
~Pertama,

pendahuluan

yang

berisi

latar

belakang

informasi

yang

mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar tentang subyek yang akan dinilai
oleh si penulis tersebut.
~Kedua, tubuh esai yang menyajikan seluruh informasi tentang subyek.
~Ketiga, adalah bagian akhir yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan
kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa
observasi tentang subyek yang dinilai oleh si penulis.
B. Langkah-langkah pembuatan essai
1. Menentukan tema atau topik.
2. Membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan kita bahas.
3. Menuliskan pendapat kita sebagai penulisnya dengan kalimat yang
singkat dan jelas.
4. Menulis tubuh esai; memulai dengan memilah poin-poin penting yang
akan dibahas, kemudian buatlah beberapa subtema pembahasan agar
lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan

kita sebagai penulisnya, selanjutnya kita harus mengembangkan


subtema yang telah kita buat sebelumnya..
5. Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan. Itu
sebabnya, yang akan kita tulis itu harus merupakan alasan atau latar
belakang alasan kita menulis esai tersebut.
6. Menuliskan kesimpulan. Ini penting karena untuk membentuk opini
pembaca kita harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan
kita sebagai penulisnya. Karena memang tugas penulis esai adalah
seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang
seharusnya (memang) bersikap netral.
7. Jangan lupa untuk memberikan sentuhan akhir pada tulisan kita agar
pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis
tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka
berpikir mereka secara utuh.

Pengertian essai menurut para ahli


Menurut H.B Jassin ( Sang Paus Sastra ) Esai adalah uraian yang
membicarakan bermacam ragam,tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik
dari bermacam jalan pikiran.Dalam esai terlihat keinginan,sikap terhadap soal
yang dibicarakan,kadang-kadang terhadap soal yang dibicarakan.Pengeretian esai
sebagai karangan yang sedang panjangnya,yang membahas persoalan secara
mudah dan sepintas lalu dalam bentuk prosa.
Menurut Soetomo Esai adalah sebagai karangan pendek mengenai suatu
masalah yang kebetulan menarik perhatian untuk diselidiki dan dibahas.Pengarang
mengemukakan pendiriannya,pikirannya,cta-citanya dan sikapnya terhadap suatu
persoalan yang disajikan.
Menurut KBBI Esai adalah karya tulis atau karangan dalam bentuk prosa
yang memaparkan tentang sesuatu masalah dari sudut pandang pribadipenulis
secara lugas ndan sepintas.

Tipe-tipe Esai
Ada enam tipe esai, yaitu :

Esai deskriptif: Esai jenis ini dapat meluliskan subjek atau objek apa saja
yang dapat menarik perhatian pengarang. Ia bisa mendeskripsikan sebuah
rumah, sepatu, tempat rekreasi dan sebagainya.
Esai tajuk: Esai jenis ini dapat dilihat dalam surat kabar dan majalah. Esai
ini mempunyai satu fungsi khusus, yaitu menggambarkan pandangan dan
sikap surat kabar/majalah tersebut terhadap satu topik dan isyu dalam
masyarakat.

Esai cukilan watak. Esai ini memperbolehkan seorang penulis


membeberkan beberapa segi dari kehidupan individual seseorang kepada
para pembaca. Lewat cukilan watak itu pembaca dapat mengetahui sikap
penulis terhadap tipe pribadi yang dibeberkan.
Esai pribadi, hampir sama dengan esai cukilan watak. Akan tetapi esai
pribadi ditulis sendiri oleh pribadi tersebut tentang dirinya sendiri. Penulis
akan menyatakan Saya adalah saya. Saya akan menceritakan kepada
saudara hidup saya dan pandangan saya tentang hidup. Ia membuka tabir
tentang dirinya sendiri.
Esai reflektif. Esai reflektif ditulis secara formal dengan nada serius.
Penulis mengungkapkan dengan dalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati
beberapa topik yang penting berhubungan dengan hidup, misalnya
kematian, politik, pendidikan, dan hakikat manusiawi. Esai ini ditujukan

kepada para cendekiawan.


Esai kritik. Dalam esai kritik penulis memusatkan diri pada uraian tentang
seni, misalnya, lukisan, tarian, pahat, patung, teater, kesusasteraan. Kritik
yang menyangkut karya sastra disebut kritik sastra.