Anda di halaman 1dari 3

Fungsi menurut Geoffrey Broadbent adalah apa saja yang diekspresikan dan

diinformasikan arsitektur. Ada 6 fungsi : Environmental Filter (Penyaring Faktor


Lingkungan), Container Activity (Wadah Kegiatan), Capitel Investment (Investasi/
Penanaman Modal), Symbolic Function (Fungsi Simbolik), Behavior Modifier
(Pengarah Perilaku), dan Aesthetic Function (Fungsi Estetika).
Menurut Christian Norberg fungsi adalah tugas dan pekerjaan yang harus dijalankan
oleh sebuah lingkungan. Ada 4 fungsi : Physical Control (Pengendali Faktor Alam),
Functional Frame (Kerangka Fungsi), Social Milieu (Lingkungan Sosial), dan Cultural
Symbolization (Simbol Budaya).
Menurut Larry R. Ligo fungsi adalah tugas atau efek yang ditimbulkan arsitektur.
Ada 5 fungsi : Structure Functional (Fungsi Struktur), Physical Function (Fungsi Fisik),
Psychological Function (Fungsi Psikologis), Social Function (Fungsi Sosial), dan
Culture/Existential Function (Fugsi Budaya).
Fungsi menurut Jan Mukarowsky adalah segenap potensi arsitektur untuk
memberikan makna terhadap lingkungan. Ada 5 fungsi : Expressive Functional
(Fungsi Ekspresi), Aesthetic Function (Fungsi Estetik), Allusory Function (Fungsi
Kenangan), Territorial Function (Fungsi Teritori/ Batas) dan Referential Funtion (Fugsi
Acuan).
Menurut Ir. Joko Wibisono fungsi dalam arsitektur adalah suatu bagian dari program
yang dipergunakan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya
dipisahkan dari bagian program yang menggunakannya.
Menurut saya fungsi dalam arsitektur adalah penentu atau pemandu dalam tahap
proses lingkungan binaan menuju bentuk tertentu. Fungsi menunjukkan seperti apa
bentuk dan tujuan sebuah lingkungan binaan. Dan cara sebuah lingkungan binaan
mengekspresikan dan menginformasikan fungsi/guna dari lingkungan binaan
tersebut adalah melalui bentuk.

Teori Bentuk dalam Arsitektur


Diposkan oleh Dwidoria jam 13:43
Bentuk adalah:
- Penampilan luar yang dapat dilihat
- Gambar struktur formal, tatasusun, komposisi yang menghasilkan gambaran nyata
- Massa 3 dimensi, wujud, penampilan, konfigurasiDalam arsitektur, bentuk selalu dihubungkan
dengan
wujud yaitu

sisi luar karakteristik atau konfigurasi permukaan suatu bentuk tertentu.Wujud juga merupakan
aspek
utama dimana bentuk-bentuk dapat diidentifikasikan dan dikategorikan. Disamping wujud,
bentuk
memiliki ciri visual:
1. Dimensi, dimensi fisik berupa panjang, lebar dan tebal. Dimensi-dimensi tersebut menentukan
proporsi
dari bentuk. Skala ditentukan oleh ukuran relatifnya terhadap bentuk-bentuk lain dalam
konteksnya.
2. Warna, merupakan fenomena pencahayaan dan persepsi visual yang menjelaskan persepsi
individu
dalm corak, intensitas dan warna. Warna adalah atribut yang paling menyolok dan membedakan
suatu
bentuk dari lingkungannya. Warna juga berpengaruh terhadap bobot visual suatu bentuk.
3. Tekstur, Tekstur adalah kualitas yang dapat dilihat dan diraba yang diberikan kepermukaan
oleh
ukuran, bentuk, pengaturan dan proporsi bagian benda. tekstur juga menentukan sampai dimana
permukaan suatu bentuk memantulkan atau menyerap cahaya datang.
4. Posisi, letak dari sebuah bentuk adalah relatif terhadap lingkungannya atau lingkungan visual
dimana
bentuk tersebut terlihat.
5. Oriebtasi, arah dari sebuah bentuk relatif terhadap bidang dasar, arah mata angin, bentukbentuk
benda-benda lain, atau terhadap seseorang yang melihatnya.
6. Inersia Visual, merupakan tingkat konsentrasi dan stabilitas suatu bentuk. Inersia suatu bentuk
tergantung kepada geometri dan orientasinya relatif terhadap bidang dasar, gaya tarik bumi dan
garis
pandang manusia
BENTUK DALAM ARSITEKTUR
Beberapa pengertian bentuk dalam arsitektur:
Suatu perwujudan dari organisasi ruang yang merupakan hasil dari suatu proses pemikiran.
Proses ini didasarkan atas pertimbangan fungsi dan usaha pernyataan diri/ekspresi (Hugo
Haring).
Wujud dari penyelesaian akhir dari konstruksi yang pengertiannya sama (Mies van der Rohe).
Suatu keseluruhan dari fungsi-fungsi yang bekerja secara bersamaan, yang hasilnyamerupakan
susunan benda(Benyamin Handler).
Hasil dipenuhinya syarat-syarat kokoh, guna, dan indah (Vitruvius).
Ciri-ciri visual bentuk menurut Ching (1996:50,51) adalah :
Wujud yaitu cirri-ciri pokok yang menunjukkan bentuk yang merupakan hasil konfigurasi
tertentu
dari permukaan-permukaan dan sisi-sisi suatu bentuk.
Dimensi yaitu panjang, lebar, dan tinggi. Dimensi-dimensi ini menentukan proporsinya,
sedangkan skala ditentukan oleh perbandingan ukuran relatifnya terhadap bentuk-bentuk lain
disekelilingnya.
Warna yaitu corak, intensitas dan nada pada permukaan suatu bentuk, merupakan atribut yang
paling menyolok yang membedakan suatu bentuk terhadap lingkungannya. Warna juga

mempengaruhi bobot visual suatu bentuk.