Anda di halaman 1dari 4

KULIAH KERJA NYATA PROFESI KESEHATAN (KKN-PK)

DESA BANGGAE KEC. MANGARABOMBANG KAB. TAKALAR


ANGKATAN KE-44 UNIVERSITAS HASANUDDIN
TAHUN 2013
Sekertariat : Posko KKN-PK Angk. Ke-44, Desa Banggae ,
Kec. Mangarabombang Kab. Takalar

TERM OF REFERENCE (TOR)

A. Nama Kegiatan
Pengadaan Tempat Sampah yang Baik dan Benar untuk Masyarakat
B. Latar Belakang
Dalam rangka mencapai
Indonesia

Sehat

2015

yaitu

tujuan

pembangunan

terciptanya

kesehatan

mayarakat

menuju

Indonesia

yang

berperilaku sehat yang sadar dan aktif maka harus dilakukan tindakantindakan untuk mewujudkan hal tersebut. Pertumbuhan penduduk dan arus
urbanisai penduduk Indonesia sangatlah pesat. Pertumbuhan penduduk akan
selalu berhubungan dengan bertambahnya jumlah sampah. Bila tidak
ditangani secara tepat akan menimbulkan permasalahan yang cukup serius
pada lingkungan.
Pengelolaan sampah merupakan permasalahan sosial yang tidak dapat
dihindari, terutama akibat jumlah penduduk yang kian meningkat. Sebagai
upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal diperlukan berbagai
tindakan intervensi baik itu bersifat fisik maupun nonfisik. Intervensi nonfisik
dapat berupa kegiatan-kegiatan yang mengarah pada perubahan pola
perilaku, pengetahuan dan kebiasaan masyarakat yang dapat berupa
penyakit

menular.

Intervensi

tersebut

diupayakan

mampu

membuat

kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi diri sendiri dan masyarakat guna
menuju derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Intervensi fisik berupa
pengadaan tempat sampah. Intervensi ini diupayakan para siswa dan guru
dapat menjaga dan memelihara kesehatan lingkungan sekolah khususnya
dan di lingkungan masyarakat pada umumnya.

Kepemilikan tempat sampah merupakan indikator untuk menentukan


apakah sekolah tersebut termasuk sekolah sehat atau tidak. Keberadaan
sarana fisik kesehatan sangat penting bagi setiap lingkungan sekolah, jika
dalam satu sekolah tidak terdapat sarana fisik kesehatan maka akan
mencemari lingkungan sekitar sekolah. Dengan begitu akan menimbulkan
penyakit bagi seluruh penghuni sekolah (guru dan siswa). Oleh karena itu
sangat penting untuk kepemilikan sarana fisik kesehatan di setiap sekolah,
Tidak harus mewah melainkan tepat guna. Dengan berdasarkan pada
kesimpulan tersebut maka dengan melihat hasil observasi lapangan di SD
Inpres No.173 Sidendre Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto masih
kurangnnya

kesadaran para

siswa

dan guru untuk

menjaga

sarana

kesehatan sekolah, maka dari itu kami dari mahasiswa KKN profesi
kesehatan melakukan kerja bakti yang bekerjasama dengan pihak sekolah
(guru dan murid) demi menyadarkan pentingnya menjaga sarana fisik
kesehatan

sekolah

dan

meningkatkan

kesadaran

masyarakat

akan

pentingnya Kepemilikan sarana kesehatan.


C. Tujuan Kegiatan
1. Tujuan Umum
Memelihara sarana fisik kesehatan lingkungan yaitu tempat
sampah yang memenuhi syarat kesehatan
2. Tujuan Khusus
a) Para
siswa

dan

pengetahuannya

guru

Kelurahan

tentang

pentingnya

Sidendre
kepemilikan

meningkat
WC

dan

tempat sampah. Sehingga diharapkan nantinya para siswa dan


guru akan memiliki kesadaran untuk memiliki WC dan tempat
sampah yang sehat di rumahnya masing-masing.
b) Para
siswa
dan
guru
Kelurahan
Sidendre
pengetahuannya

tentang

tempat sampah yang sehat.


D. Sasaran
SD Inpres No. 173 Sidendre

pentingnya

Kepemilikan

meningkat
WC

dan

E. Waktu dan Tempat Kegiatan


Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal : Kamis, 12 Juli 2012
Tempat
: SD Inpres No. 173 Sidendre
F. Sumber Dana Kegiatan
Dana untuk membiayai pelaksanaan program kerja ini berasal dari swadaya sekolah
dan swadaya mahasiswa KKN-PK Angkatan Ke-41 Unhas dari posko Kelurahan Sidenre.
Berikut adalah rincian dana yang dibutuhkan untuk kegiatan Pemeliharaan dan
penggunaan WC dan tempat sampah yang baik dan benar
No.
1
2
3
4
5
6

Pengeluaran
Sapu lidi
Sikat WC 2 buah
Pembersih lantai
Gayung 2 buah
Sabun cair 2 buah
Biaya tak terduga
TOTAL

Jumlah
Rp. 5.000
Rp. 50.000
Rp. 20.000
Rp. 10.000
Rp. 25.000
Rp. 90.000
Rp 200.000

G. Penanggung Jawab
Penanggung jawab kegiatan ini adalah Nurul Istiqamah (K21109268)
H. Alat dan Bahan
Dalam kegiatan ini alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain ;
a.
b.
c.
d.
e.

Timba 2 buah
Sabun cair 2 botol
Sikat WC
Pembersih WC (Harpic, Wipol Dll)
Sapu lidi, sekop sampah dll.

I. Mekanisme dan Rancangan Kegiatan


Tahap-tahap kegiatan ini :
a. Tahap persiapan
- Mengirimkan surat ke SD Inpres No.173 Sidendre mengenai rencana
kegiatan kerja bakti.

- Menyiapkan berbagai alat dan bahan yang akan digunakan untuk


kerja bakti seperti; sapu lidi, sapu ijuk, pembersih WC dan lantai, sikat
dan lain-lain.
b. Tahap pelaksanaan
- Melakukan kerja bakti di lingkungan sekolah seperti kamar mandi,
halaman sekolah, tempat pembuangan sampah dan berbagai tempat
yang perlu dibersihkan.
c. Tahap akhir
- Evaluasi beberapa tempat yang telah dibersihkan.
J. Penutup
Demikianlah Term of Reference (TOR) ini kami buat, semoga dapat
menghidupkan dan mewujudkan sekolah sehat dan memberikan manfaat
bagi

masyarakat

Kelurahan

Sidendre

Kec.

Binamu

dan

untuk

meningkatkan derajat kesehatan di sekolah masing-masing.


Jeneponto, Juli 2012
Mengetahui
Koordinator Kelurahan
Penanggung Jawab

Hadi Kohar Setiawan


Istiqamah
NIM K11109606
K21109268

Nurul
NIM