Anda di halaman 1dari 5

Imunisasi Dasar pada anak, jadwal dan jenis

vaksin imunisasi yang wajib diberikan


Fadil aceh on Ibu hamil, informasi kesehatan, Kesehatan anak On 14.53
Imunisasi Dasar - Imunisasi merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya
suatu penyakit dengan cara memberikan mikroorganisme bibit penyakit berbahaya yang telah
dilemahkan (vaksin) kedalam tubuh sehingga merangsang sistem kekebalan tubuh terhadap
jenis antigen itu dimasa yang akan datang.
Imunisasi bisa saja diberikan pada semua umur. hanya saja beberapa imunisasi efektif diberikan
pada usia tertentu. ada yang pada bayi, anak-anak, remaja bahkan Manula. tergantung jenis
imunisasi yang diinginkan. Bahkan sekarang ini sedang populer nya Vaksin HPV untuk
mencegah kanker servik yang diberikan pada wanita umur 11-26 tahun.
Tetapi pada artikel ini kita hanya lebih fokus membahas tentang imunisasi dasar pada bayi dan
balita saja. Imunisasi dasar pada bayi yaitu upaya pencegahan penyakit dengan cara pemberian
beberapa vaksin imunisasi dasar yang harus diberikan pada bayi melalui oral maupun dengan
cara penyuntikan.

Pemberian imunisasi dasar pada bayi dan balita.


Inilah beberapa alasan Kenapa imunisasi dasar penting untuk diberikan?
1. Imunisasi diberikan agar bayi siap dengan lingkungan baru (luar kandungan) karena tidak
ada lagi kekebalan tubuh alami yang di dapatkan dari ibu seperti saat masih dalam
kandungan.
2. Apabila tidak dilakukan vaksinasi dan kemudian terkena kuman yang menular,
kemungkinan tubuhnya belum kuat melawan penyakit tersebut.

Manfaat imunisasi dasar lainnya


1. Untuk menjaga daya tahan tubuh anak.
2. Untuk mencegah penyakit-penyakit menular yang berbahaya
3. Untuk menjaga anak tetap sehat
4. Untuk mencegah kecacatan dan kematian.
5. Untuk menjaga dan Membantu perkembangan anak secara optimal. Dan lain-lain

Bagaimana vaksin imunisasi bekerja


Di dalam Vaksin imunisasi terdapat mikroorganisme penyebab penyakit yang telah dilemahkan.
Cara kerja vaksin imunisasi yaitu dengan menipu tubuh untuk merangsang sistem pertahanan
tubuh.
Pada saat vaksinasi dilakukan setelah kuman-kuman tersebut ada didalam tubuh maka sistem
pertahan tubuh akan melakukan perlawanan terhadap ''invasi' antigen ini sehingga sistem
pertahanan tubuh bisa mengidentifikasi antigen tersebut dan mempunyai kemampuan melawan
dimasa yang akan datang (Imunitas)

Jadwal pemberian imunisasi dasar harus diberikan?


Program Imunisasi indonesia mengacu pada dua jadwal. tabel Yang pertama jadwal yang di
terbitkan oleh kementrian kesehatan indonesia, kemudian satu lagi rekomendasi Ikatan Dokter
Anak Indonesia (IDAI).
Jadwal Imunisasi Dasar Pada Bayi

Jadwal Imunisasi dari kementrian kesehatan indonesia

Jadwal tabel imunisasi bayi oleh IDAI


kenapa ada dua jadwal imunisasi. saya harus pilih yang mana dong?
Terserah anda mau pilih yang mana karena Secara garis besar kedua jadwal imunisasi tersebut
sama saja. Hanya ada beberapa perbedaan kecil. Menurut penelitian para ahli kesehatan kedua

jadwal imunisasi tersebut sama-sama efektif mencegah penyakit. Hanya saja Pada jadwal
imunisasi rekomendasi IDAI tercantum beberapa vaksin tambahan Selain dari 5 jenis vaksin
dasar pokok seperti yang di wajibkan oleh kemenkes RI.
Dimana imunisasi bisa lakukan?
Program imunisasi dasar di indonesia saat ini bisa di dapatkan secara gratis dan seluruh biaya
ditanggung melalui anggaran dan kebijakan pemerintah. imunisasi bisa di lakukan melalui
Rumah sakit, puskesmas dan posyandu. Selain itu imunisasi juga bisa dilakukan di klinik-klinik
kesehatan lain.

Jenis Vaksin imunisasi dasar yang wajib di berikan pada anak


1. Vaksin Hepatitis B
Virus hepatitis B adalah virus yang menyebabkan penyakit hepatitis B atau lebih dikenal dengan
nama penyakit kuning. Penyakit ini sangatlah berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan
pada hati. Pemberian vaksin 3 kali pada bayi terbukti mampu mencegah penyakit hepatitis B
sampai 75 %.
2. DPT Vaksin.
Vaksin ini merupakan gabungan dari 3 vaksin yaitu Difteri, Pertussis, dan Tetanus (DPT). Difteri
merupakan penyakit dari basil Difteri yang bisa menyebabkan kerusakan jantung dan
sataf. Pertussis yaitu penyakit batuk rajan yang sangat menular penyakit inj sering juga disebut
batuk 100 hari. Tetanus disebabkan oleh jenis bakteri yang disebut dengan Clostridium tetani
ditandai dengan kekakuan otot gejala penyakit tetanus hampir sama dengan Epilepsi.
3. Vaksin Polio
Penyakit polio adalah penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak. Menurut
penelitian vaksin polio terbukti 90 % efektif untuk mencegah infeksi polio pada anak.
4. Vaksin Campak
Campak adalah salah satu jenis Penyakit kulit yang menular berakibat fatal terutama pada anakanak. Menurut penelitian Vaksin ini dapat mencegah infeksi campak hingga 90 persen.
5. Bacille Calmette Guerin (BCG)
Vaksin berguna untuk mencegah penyakit tuberculosis (TBC) yaitu penyakit infeksi
Mycobacterium tuberculosis. Kuman ini Merupakan kuman yang sangat berbahaya dan tidak
mudah untuk di mati kan.
6. Vaksin HiB

Vaksin ini diberikan untuk melakukan pencegahan penyakit meningitis dan pneumonia. Yang di
sebabkan oleh infeksi bakteri Haemofillus Influenza B. Sangat berbahaya karena telah
menyebabkan kematian 386.000 anak tiap tahunnya.
7. Vaksin Rotavirus
80 % diare pada anak disebabkan oleh virus Rotavirus yang menyebabkan gangguan pada sistem
sistem pencernaan. Diare yang tidak mendapatkan penanganan medis bisa mrnyebabkan
dehidrasi. Dehidrasi adalah kekurangan cairan ekektrolit di dalam tubuh sehingga organ tubuh
tidak bisa berfungsi secata maksimal. Dehidrasi berat berakibat kematian.

Pertanyaan-pertanyaan seputar imunisasi.


berikut ini beberapa jenis Pertanyaan yang sering ditanyakan para ibu-ibu tentang imunisasi:
1. Jika anak telah terkena campak. masih perlukah kita beri imunisasi untuk campak..
Jawabannya : Masih... karena ada beberapa jenis penyakit yang mempunyai gejala seperti
penyakit campak. terkadang dokter pun sering tertipu. jadi tetap berikan Imunisasi campak.
2. Apa hanya 7 jenis vaksin yang penting untuk anak.
Jawabannya : Tidak... karena masih banyak vaksin lainnya. dan semua vaksin penting dan
berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit. Vaksin imunisasi sengaja
dibuat untuk mencegah penyakit yang membahayakan jiwa dan beresiko menyebabkan
kecacatan.
3.
Jika
Anak
sedang
sakit
batuk
dan
pilek
bolehkah
imunisasi?
Jawabannya - Boleh-boleh saja. tetapi biasanya imunisasi pada saat demam sebaiknya jangan
diberikan, karena takutnya akan akan bertambah parah demamnya akibat efek samping
Imunisasi.
4. Anak saya ketinggalan imunisasi itu, dan sekarang umurnya sekian, apakah masih bisa
diberikan
imunisasi
tersebut.
Jawabannya... Bisa. Segera berikan imunisasi dan konsultasi lebih lanjut dengan petugas
kesehatan. bahkan Banyak vaksin lain yang malah masih diberikan pada orang dewasa Hanya
untuk rotavirus yang harus selesai pada usia maksimal 32 minggu untuk rotateq, lalu 24 minggu
untuk rotarix.
5. Kenapa imunisasi ada efek samping. apakah berbahaya dan apakah Aman?
Jawabannya : Memang benar. hampir semua vaksin ada efek samping nya. namun penelitian
terhadap sebuah vaksin merupakan penelitian yang paling mendalam dan harus terbukti aman
serta efektif sebelum vaksin tersebut mendapat persetujuan lembaga pengawasan obat. jadi
Imunisasi itu aman-aman saja selama vaksin yang dipakai merupakan vaksin yang telah
mendapat persetujuan dan mempunyai lisensi yang jelas.
http://www.idmedis.com/2014/12/pentingnya-pemberian-imunisasi-dasar-padaanak-serta-jadwal-imunisasi-dan-jenis-vaksin-yang-wajib-diberikan.html