Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

LAPORAN PRAKTEK KERJA


LAPANGAN
RSUD CENGKARENG

Di susun oleh :
Septian anggi pranata
Nim :
13182047
Akademi teknik elektromedik
Andakara jakarta
2016
AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa yang telah
melimpahkan rahmatnya sehingga penulisan ini dapat selesai tanpa terkendala
apapun dan da dapat menyeleseikan laporannya tepat waktu.
Laporan praktek kerja lapangan ini disusun berdasarkan apa yang telah
kami lakukan pada saat dilapangan yakni pada RUMAH SAKIT RSUD
CENGKARENG yang beralamat di JL. Kamal raya, Bumi cengkareng indah
cengkareng timur Jakarta barat. Praktek kerja lapangan ini merupakan syarat
wajib yang harus ditempuh dalam program studi Teknik Elektromedik.
Dalam penyusunan laporan hasil praktek kerja lapangan ini penulis banyak
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, oleh sebab itu penulis ingin
mengungkapkan rasa terima kasih kepada :
1. Pimpinan RUMAH SAKIT CENGKARENG yang telah memberikan izin
untuk melaksanakan praktek kerja lapangan.
2. Kepada DR. NORMAN selaku kepala bagian serta.
3. kepada bapak HERU AMTE selaku kepala IPSRS.
4. kepada bapak KARTADINATA selaku teknisi.
yang telah banyak memberikan bimbingan baik secara lansung maupun tidak
lansung sehingga praktek kerja lapangan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Penulis sadari penulis tidaklah sempurna dalam penulisan ini,apabila nantinya
terdapat kekeliruan dalam penulisan laporan praktek kerja lapangan ini penulis
sangat mengharapkan kritik dan sarannya. Akhir kata semoga laporan praktek
kerja lapangan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kita semua.
jakbar, 11 mei 2016

Penulis

BAB I
AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG PRAKTEK KERJA LAPANGAN
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat dan
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang merupakan dasar dalam
pembangunan nasional,yang salah satu programnya adalah dalam bidang
kesehatan.
Maka

untuk

membantu

dalam

meningkatkan

kesejahteraan

masyarakat dalam bidang kesehatan perlu adanya alat-alat medis dimana


kita ketahui perkembangan alat-alat medis di zaman sekarang ini semakin
hari semakin maju (modern) yang akan sangat membantu dan
memberikan kemudahan bagi para tenaga medis, Maupun Operator (user)
Dalam melakukan diagnose atau pengobatan terhadap suatu penyakit
yang di derita oleh pasien.
Maka untuk mewujudkan semua itu ada beberapa upaya yang di
tempuh oleh Akademi Teknik Elektromedik Andakara Jakarta adalah
dengan diadakan nya Praktek Kerja Lapangan, Untuk menerapkan Teori
yang telah di terima selama mengikuti pendidikan kampus, yaitu dengan
terjun ke lapangan, untuk mengasah ilmu pengetahuan sekaligus mencari
pengalaman yang sebenarnya di dalam dunia kerja dan ingin mengetahui
secara langsung fungsi Tenaga Elektromedik (Bidang Kesehatan).
Praktek Kerja Lapangan rumah sakit ini adalah suatu kegiatan yang
harus di tempuh dan di ikuti oleh Mahasiswa/I Teknik Elektromedik
Andakara Jakarta,yang dimana kegiatan ini juga merupakan suatu
persyaratan untuk menyusun Tugas Akhir dan mengikuti Ujian Akhir
pada akhir Semester akhir ini.

B. TUJUAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di rumah sakit ini bertujuan agar
mahasiswa/i dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan dengan
memberikan kontribusi pengetahuan pada instansi secara jelas dan konsisten,
lebih dapat memahami konsep-konsep non-akademis dan non-teknis didunia
kerja nyata, serta mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja.

C. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Dalam laporan praktek kerja lapangan ini, kami diberikan kesempatan untuk
melaksanakan Praktek kerja lapangan di RSUD CENGKARENG Praktek kerja
lapangan ini berlangsung dari tanggal 04 april 04 juni 2016.

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

D. SISTEMATIKA PENULISAN
Adapun sistematika penyusunan ini diuraikan sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Menguraikan Pendahuluan yang meliputi latar belakang, tujuan, lokasi dan
waktu praktek kerja lapangan.
BAB II : SEJARAH RUMAH SAKIT
Membahas kilasan tentang sejarah, visi, misi, dan tujuan

RSUD

CENGKARENG
BAB III : PEMILIHRAAN DAN PERBAIKAN ALAT
Membahas kegiatan yang berisi tentang perbaikan alat dan pemiliharan
mulai dari jadwal peliharan serta pengatian suku cadang
BAB IV : PEMBAHASAN ALAT
Membahas total tentang alat mulai dari fungsi serta cara kerja alat tersebut
BAB V : PENUTUP
Memuat tentang kesimpulan, saran dari hasil praktek kerja lapangan yang di
lakukan di rumah sakit
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

BAB II
SEJARAH RUMAH SAKIT

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

BAB III
PELIHARAAN DAN PERBAIKAN ALAT

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

BAB IV
PEMBAHASAN ALAT
3.1 PENCATATAN DAN INVENTARI ALAT
Inventaris adalah suatu kegiatan dan usaha untuk menyediakan rekaman
tentang keadaan semua fasilitas,barang-barang yang dimiliki perusahaan.
Perusahaan yang mempunyai alat elektromedik sangat penting untuk mendata
fasilitas dan mengiventaris alat untuk kegiatan pembelajaran. Dengan kegiatan
inventaris yang memadai akan dapat diperoleh pedoman untuk mempersiapkan
anggaran atau mempersiapkan kegiatan pada tahun yang akan datang.

3.2 SYRINGE PUMP TE - 331


Terumo TE 331

3.3 Pengertian tentang Syringe pump


Alat syringe pump merupakan suatu alat yang di gunakan untuk memberikan
cairan atau obat kepada kedealam tubuh pasien dalam jangka waktu tertentu
secara teratur . Secara khusus alat ini mentitikberatkan atau memfokuskan pada
jumlah cairan yang diamasukan kedalam tubuh pasien, dengan satuan mililiter per
jam (ml/h).
Alat ini menggunakan motor dc sebagai tenaga pendorong syringe yang berisi
cairan atau obat yang akan dimasukan kedalam tubuh pasien. Alat ini
menggunakan sistem elektronik mikroprosesor yang berfungsi dalam
pengontrolan dalam pemberian jumlah cairan ke tubuh pasien, sensor dan alarm.
Dalam sistem Mekanik yaitu dengan gerakan motor sebagai tenaga pendorong.
Pada dasarnya pada syringe pump terdiri dari beberapa rangkaian yaitu rangkaian
pengatur laju motor (pendeteksi rpm), rangkaian komparator, dan rangkaian sinyal

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

referensi.
Motor akan berputar untuk menggerakkan spuit merespon sinyal yang diberikan
oleh rangkaian pengendali motor, tetapi putaran motor itu sendiri tidak stabil
sehingga perubahan-perubahan itu akan dideteksi oleh rangkaian pendeteksi rpm.
Sinyal yang didapat dari pendeteksi rpm akan dibandingkan dengan sinyal
referensi, dimana hasil dari perbandingan tersebut akan meredakan ketidakstabilan
motor. Motor akan mengurangi lajunya jika perputarannya terlalu cepat dan
sebaliknya akan menambah kecepatan jika perputarannya terlalu pelan sehingga
didapatkan putaran motor yang stabil.
Syringe pump didesain agar mempunyai ketepatan yang tinggi dan mudah untuk
digunakan. Syringe pump dikendalikan dengan mikro computer / mikro kontrolir
dan dilengkapi dengan system alarm yang menyeluruh.

3.4 Fungsi alatdari Syringe pump


Memasukan cairan atau obat ke tubuh pasien dengan tingkat akurasi yang
tinggi.
Untuk mencegah periode kadar obat atau cairan yang dimasukan, dimana
Tingkat obat di dalam darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Menghindari penggunaan tablet yang dikarenakan pasien yang mengalami
kesulitan dalam meminum tablet.
3.5 Bagian Bagian Syringe Pump
Lihat gambar 2
Saya mengambil contoh adalah syringe pump merek Terumo model TE 331
> Operation panel; yang didalamnya terdapat beberapa tombol untuk
mengoperasikan syringe pump.
> Clamp; berfungsi sebagai penjepit syringe (suntikan).
> Slit; merupakan celah untuk menempatkan syringe.
> Slider Hook.
> Cluth.
> Slider.
> Dial ; berfungsi untuk menaikan dan menurunkan nilai delivery rame.
Panel Pengoperasian (operation panel)
Pada panel pengoperasian atau operation panel terdapat beberapa bagian, antara
lain:
AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

1) Power Display; terdiri dari :


a. [AC/DC] indicator; lampu akan menyala jika syringe pump menggunakan
sumber AC ataupun DC
b. [BATTERY] indicator
2) Power Switch; berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan syringe pump.
3) Syringe size Indicator; menunjukkan ukuran dari syringe. Adapun syringe
pump type TE-311 ini mampu mendeteksi ukuran syringe (suntikan) dengan
berbagai ukuran diantaranya adalah (10, 20, 30, 40, 50 ml).
4) Start Switch; merupakan tombol untuk memulai proses pemasukan cairan
kedalam tubuh pasien.
5) Alarm Indicator; terdapat beberapa alarm diantranya:
a. Occlusion Alarm; artinya alarm akan berbunyi jika terjadi kemacetan pada
proses pemasukan cairan kedalam tubuh pasien.
b. Nearly Empty; artinya alarm akan berbunyi jika cairan yang terdapat dalam
syringe (suntikan) akan habis atau mendekati habis.
c. Low Battery; alarm akan berbunyi jika tegangan dalam baterai lemah sehingga
perlu dilakukan pengisian kembali (recharge).
d. (Flow Rate/Delivery Limit/Volume Delivered) Display; berfungsi menampilkan
aliran rata-rata / flow rate dalam dalam satuan ml/h.
3.6 Sistem Alaram dan Keamanan
Untuk menjaga keamanan ke pasien (patient safety), maka alat ini dilengkapi
dengan sistem Alaram, diantaranya adalah sebagai berikut
1. Alaram Occlusion / Kemampatan
> berfungsi untuk memberikan tanda bunyi alaram dan memberhentikan sistem
pompa pada saat terjadi sumbatan pada IV line dan pembuluh darah pada pasien.
Kondisi Alaram terjadi pada saat sensor Occlusion mendeteksi tekanan, nilai
tekanan pada kondisi ini berkisar 60-80 Kpa, 350-500 mmHg.
2. Alaram Delivery Limit
> Untuk memberikan batasan jumlah cairan yang akan diberikan pada pasien. Jika
jumlah cairan yang diberikan sudah tercapai, maka alaram akan berbunyi dan
alat akan berhenti memompa.

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

Page

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

3. Alaram Nearly empty


> Berfungsi untuk memberikan isyarat suara alaram pada saat cairan yang
diberikan pada pasien akan segera habis.

3.7 Blok Diagram Syringe pump TE-331

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

Page

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

Fungsi Blok Diagram:


1. Block power supply
Block power supply berfungsi mendistribusikan tegangan dari PLN, langsung
pada alat.
Selain itu, pada alat syring pump dapat juga menggunakan Battery sebagai
cadangan Supply.
2. Block Microcontroller / mikrokomputer / .CPU
Mikrokontroller sebagai pengontrol dan pengendali dari Syringe pump.
Output berupa perintah untuk mengendalikan motor, baik untuk
memberhentikan motor atau pun mempercepat kerja motor.
Selain itu mengolah pendeteksian sensor yang berfungsi sebagai Pengaman
dan selanjutnya menyalakan Buzzer sebagai tanda alarm.
3. Block Sensor
Sebagai pendeteksi cairan yang ada pada syringe. Dapat menggunakan sistem
optocopler
Menggunakan optocoupler sebagai sensor. Dengan sebuah fototransistor
sebagai penerima dari LED yang memancarakan cahaya, yang akan
mempengaruhi resistansi fototransistor.
4. Block Motor Driver
Sebagai tenaga utama pendorong syringe yang berisi cairan. Berupa motor DC.
Bekerja dengan kecepatan delivery rate sesuai dengan penyetingan awal yang
dilakukan dan dapat dipercepat dengan menekan push button pada setting alat.
5. Block Alarm dan Display
Alarm sebagai keamanan. Akan berbunyi apabila cairan pada syring akan
habis.
Display pada syringe sebagai indicator penyettingan dari kecepatan motor
dalam mendorong cairan pada syringe yang diatur terlebih dahulu.
Terdapat pula lampu indikator.

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

Page

LAPORAN PKL RSUD CENGKARENG

AKADEMI TEKNIK ELEKTROMEDIK JAKARTA

Page