Anda di halaman 1dari 14

SISTEM INFORMASI

DAN PENGENDALIAN INTERNAL

EVALUASI EFEKTIVITAS ICOFR


PADA PT SEMEN PADANG
KELOMPOK III
Gede Wahyu Saputra (1506325003)
I Putu Kass Wikarna Keneh (1506325005)
Dwi Haryadi Nugraha (1506325006)

A. Gambaran Umum Perusahaan


PT Semen Padang adalah produsen semen tertua di Indonesia
Didirikan pada 18 Maret 1910
dengan nama NV Nederlandsch-Indische Portland Cement Maatschappij
atau NIPCM.

B. Tata Kelola Perusahaan


Berbagai inisiatif program GCG telah dilaksanakan sepanjang tahun 2013,
seperti melakukan set up program Anti Fraud, menindaklanjuti
rekomendasi perbaikan Area Of Improvements (AOI) hasil Assesment
GCG secara berkelanjutan, mengesahkan prosedur Whistle Blower System
(WBS) dan lain sebagainya.
Pelaksanaan GCG dievaluasi secara berkala, baik dilakukan secara internal
maupun dibantu oleh pihak independen. Untuk assessment GCG tahun
buku 2013 mengacu pada Keputusan Sekretaris Menteri BUMN Nomor
SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 dengan skor 77,37 atau setara
dengan 77,37% dengan predikat Baik.

C. Sistem Pengendalian Internal


Sistem pengendalian internal Semen Padang telah mengimplementasikan
kerangka Sistem Pengendalian Internal yang diakui secara internasional,
hal tersebut terdapat dalam SMSP (Sistem Manajemen Semen Padang)
dimana Sistem Pengendalian Internal menjadi salah satu bagian
didalamnya.
Kerangka yang digunakan merujuk pada mekanisme yang ditetapkan oleh
COSO baik untuk Pelaporan keuangan (dengan implementasi ICoFR)
maupun Manajemen Risiko.

D. ICoFR Pada PT Semen Padang


ICoFR memberikan keyakinan yang memadai mengenai kehandalan
laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.
SPI Semen Padang telah mengimplementasikan SMSP (Sistem Manajemen
Semen Padang). Kerangka yang digunakan mengacu pada COSO (dengan
implementasi ICoFR) maupun manajemen risiko.
Dalam mengimplementasikan dan mengembangkan ICoFR ini, Semen
Padang bersama dengan Semen Indonesia Group dan dibantu oleh
Konsultan Amir Abadi Jusuf (AAJ Assosiates) pada akhir tahun 2012 telah
menyelesaikan 4 (empat) tahapan proses ICoFR yang dapat dilihat pada
Gambar berikut.

Dalam rangka proses internalisasi dan sosialisasi atas implementasi ICoFR ini
telah dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
1) Pelaksaanaan Workshop ICoFR yang diberikan oleh Konsultan AAJ pada
tanggal 23 s/d 24 April 2013.
2) Penyusunan Pedoman Teknis, Prosedur dan Instruksi Kerja yang
digunakan dalam implementasi ICoFR dilingkungan Semen Indonesia
Group.
3) Sosialisasi peran unit kerja dalam implementasi ICoFR di Semen
Indonesia Group pada tanggal 27 September 2013.

E. Peran Komite Audit Dalam Mengevaluasi Efektivitas ICoFR


Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit berpedoman kepada Piagam
Komite Audit Semen Padang. Salah satu tugas Komite Audit pada tahun 2013
terkait dengan ICoFR adalah melakukan penguatan pengendalian internal,
dengan tiga rincian tugas berikut:
1. Melaksanakan pertemuan reguler dengan Internal Auditor membahas
diantaranya temuan pemeriksaan oleh IA.
2. Memantau tindak lanjut manajemen atas rekomendasi yang disampaikan
oleh auditor dalam management letter.
3. Memantau pengujian implementasi Internal Control over Financial
Reporting (ICoFR) yang dilakukan oleh IA.

F. Peran InternalAudit Dalam Mengevaluasi Efektivitas ICoFR


Unit Internal Audit membantu Manajemen dan unit kerja lainnya dalam
Semen Padang, agar aktivitas proses bisnis Perusahaan selaras dengan visi,
misi dan tujuan Perusahaan.
Untuk itu Unit Internal Audit memberikan Laporan dalam bentuk:
- Evaluasi
- Analisis penilaian
- Rekomendasi
- Konsultasi
- Pemantauan tindak lanjut atas hasil audit

G. Perencanaan Audit
Sasaran Internal Audit tahun 2013 meliputi:
1. Bidang Audit Akuntansi & Keuangan fokus pada review periodik atas laporan keuangan
(analytical riview) dan pengujian terhadap pelaksanaan Internal Control over Financial
Reporting (ICoFR), pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) meliputi Program
Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) & non PKBL, akuntansi keuangan, Anak Perusahaan dan
Lembaga Penunjang (APLP) dan audit persediaan dan petty cash.
2. Bidang Audit Komersial & Sistem Manajemen fokus pada review atas efektivitas pelaksanaan
mitigasi risiko dan internal control di bisnis proses pemasaran, penjualan dan distribusi,
pengadaan dan pengelolaan persediaan, pengawasan kontrak, penunjang (sumber daya manusia,
pengelolaan aset, pengamanan) dan audit Sistem Manajemen Semen Padang (SMSP).
3. Bidang Audit Teknik & Proyek fokus pada penilaian atas risiko, kontrol dan efesiensi dalam
bisnis proses produksi & pemeliharaan, proyek Indarung VI dan proyek lainnya.
4. Audit khusus, dilakukan untuk mengakomodir jika sewaktu-waktu ada penugasan dari
manajemen.

H. Pengujian Efektivitas ICoFR Oleh Internal Audit


Pengujian dilakukan pada transaksi selama periode Januari s/d Desember 2013 untuk
area atau siklus bisnis proses perusahaan yang mencakup akun signifikan tertentu.
Siklus tersebut adalah:
- Pendapatan
- Persediaan & produksi
- Pengeluaran
- Aset tetap
- Penggajian & personalia
- Perpajakan
- Financial Closing & Reporting
- IT General Control.

Selanjutnya dari 240 pengendalian yang telah diuji dapat dijelaskan hasilnya
sebagai berikut:
1. Terdapat 208 pengendalian atau 86,67% yang penerapannya telah sesuai
dengan RCM atau dengan kata lain sebagian besar pengendalian yang diuji
telah berjalan dengan efektif.
2. Terdapat 2 pengendalian atau 0,83% yang belum diterapkan sesuai dengan
RCM (pengendalian tidak efektif).
3. Terdapat 30 pengendalian atau 12,50% yang tidak dapat diuji. Hal ini
disebabkan oleh beberapa kondisi seperti tidak terdapat transaksi/aktivitas
terkait dengan pengendalian yang diuji tersebut atau terjadi perubahan
proses bisnis yang mengakibatkan pengujian atas penerapan pengendalian
yang termuat dalam RCM menjadi tidak relevan.

I. Simpulan
PT Semen Padang telah melakukan pengendalian atas pelaporan keuangan
(ICoFR) sebagai salah bentuk dari inisiatif GCG. Dalam struktur tata kelola
perusahaan, Komite Audit dan Internal Audit memiliki peran penting dalam
pengimplementasian dan pengevaluasian efektivitas program ICoFR.
Komite Audit bertugas untuk menguatkan pengendalian internal perusahaan, salah
satunya adalah dengan memantau pengujian implementasi ICoFR yang dilakukan
oleh internal auditor.
Internal Audit bertugas khususnya Bidang Audit Akuntansi & Keuangan berperan
dalam melakukan pengujian terhadap pelaksanaan ICoFR selama tahun periodik.
Pada tahun 2013 pengujian atas efektivitas ICoFR. Hasil pengujian dengan
menggunakan Risk Control Matriks (RCM) menunjukkan bahwa secara
keseluruhan pelaksanaan ICoFR telah berjalan cukup efektif.

Terima Kasih. . .

Anda mungkin juga menyukai