Anda di halaman 1dari 9

TEKNIK PEMBUATAN CAKE DENGAN PERANGKAT BERBASIS

KOMPUTER

Tugas

diajukan untuk melengkapi tugas-tugas dan syarat


pada mata kuliah teknologi informasi dan komunikasi

Dosen Pengampu : Dr. H. Noor Hudallah, M. T.

Disusun Oleh
Priyanti (0501515019)
Siva Saramoya (0501515018)
Nino Libriani
Saerozi (0501515008)

PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEJURUAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2016
TEKNIK PEMBUATAN CAKE DENGAN PERANGKAT BERBASIS
KOMPUTER

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) semakin hari


semakin maju, hal ini dikarenakan mutu dan sumber daya manusia (SDM) itu
sendiri memiliki tingkat pengetahuan dan kemampuan semakin tinggi. Berbagai
kemajuan teknologi dapat dirasakan oleh masyarakat luas, baik bidang
komunikasi, elektronik, ilmu pengetahuan, dan bidang-bidang lainnya termasuk
teknologi dalam mengolah masakan.
Pada pengolahan makanan di bidang tata boga banyak menggunakan
peralatan-peralatan yang serba canggih, pada era sekarang ini banyak pengolahan
menggunakan alat elektronik yang mana alat tersebut bisa dikatakan berbasis
komputer, pada pengolahan seseorang hanya mengatur (setting) dari segi
temperatur, desain dari masakan dan kecepatan/waktu dalam mengolah. Dari
proses tersebut peralatan akan bekerja tanpa melibatkan tenaga manusia dengan
maksimal.
Berbagai peralatan memasak telah banyak muncul dalam memudahkan
proses/ pekerjaan manusia, salah satunya pada peralatan membuat dekorasi cake
yang mana dengan menggunakan kecanggihan teknologi yang berbasis komputer.
Dengan demikian manusia tidak lagi bersusah payah dalam mendekorasi cake.
Dekorasi cake atau menghias kue merupakan bagian yang paling menarik
didalam pengolahan kue, menghias kue adalah menutup kue dengan bahan
penghias atau memberikan hiasan pada kue yang bertujuan untuk:
1. Meningkatkan kualitas kue dalam hal penampilan rasa, rupa dan bentuk.
2. Menutup kekurangan bentuk fisik yang kurang menarik. Dalam hal ini
dapat memperbaiki bagian kue yang cacat dengan bahan penghias kue,
bahkan dengan daya kreativitas dan imajinasi yang ada dapat mngubah
bentuk kue baru yang lebih menarik dari sebelumnya.
3. Menyatakan ungkapan atau maksud menghias kue. Misalnya sebagai
ungkapan rasa kasih sayang dibuat kue berbentuk (love) dihias dengan
krim berbentuk bunga mawar menggunakan warna dominan merah muda.

4. Menjadi pusat perhatian (center of interest) kue yang indah dengn hiasan
cantik pada suatu kesempatan akan banyak menarik perhatian orang.
Pada proses pembuatan cake harus memiliki keahlian khusus, dimana
dalam mendekorasi cake seseorang harus pandai dalam mengukir/melukis serta
membuat desain-desain yang akan di aplikasikan pada cake. Pada era sekarang ini
untuk menghias cake sudah dengan muda dilakukan, dimana menghias cake dapat
dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer yaitu printer, dengan
demikian siapa saja dapat membuat dekorasi pada cake.
Adapun printer yang digunakan untuk menghias cake yaitu:
1. Edible Printer (Edible Emage)
Edible printer yaitu printer khusus yang digunakan untuk membuat
dekorasi kue, Edible image adalah gambar (image) yang dibentuk
sedemikian rupa, (bisa gambar kartun, foto orang, atau sesuai tema) untuk
menghiasi kue tart dan kue lainnya, tetapi gambar yang dihasilkan ini bisa
dikonsumsi oleh siapa saja.

Gambar 1.1 Edible Printer


Kertas yang digunakan pada printer ini kertas icing atau kertas
wafer/rice paper. Tinta yang digunakan yaitu tinta edible (food grade).

Tentu saja semua bahannya aman, dan layak serta halal untuk di konsumsi.
Berikut gambar kertas dan tinta yang digunakan untuk edible printer.

Gambar 1.2 tinta Edible (food grade)


Tinta edible (food grade) dibuat dari pewarna makanan yang diolah
secara khusus dan tidak mengandung lemak/minyak dan kadar garam
dalam

pewarna makanan sehingga tidak merusak head printer. Tinta

edible terbuat dari campuran pewarna makanan import dan pewarna


makanan lokal yg sudah terdaftar di dinas kesehatan dan bersertifikat halal
asia region.
Tinta edible beda dengan pewarna makanan yg di toko bahanbahan kue biasanya mengandung lemak dan natrium/garam. pewarna
makanan yg dipakai untuk tinta edible ini tidak mengandung lemak dan
natrium, tinta edible banyak diimport dari malaysia /hongkong/thailand
agak sedikit kental karena disesuaikan dengan jenis type printer di negara
tersebut meskipun

merk/type printer sama

biasanya berbeda dengan

printer buatan indonesia , baik canon , epson untuk tinta biasanya disetting
tidak terlalu kental malah cenderung sedikit encer cairannya.

Gambar 1.3 Kertas icing/ Icing Paper


Icing Paper adalah kertas terbuat dari tepung gula, maizena,
minyak jagung atau lebih dikenal icing pondant dibuat pipih sebagai
lembaran kertas icing/kertas gula , masa kadarluarsa 12 bulan dari tgl
produksi. kertas icing ini bukan produksi lokal , ini kami import ada yg
dari thailand , korea , hongkong dan malaysia, untuk sertifikat halalnya
dikeluarkan oleh asia region.

Gambar 1.4 Kertas Wafer


Kertas wafer ini terbuat dari tepung kentang rasanya tawar ukuran
A4 bagian depan agak kasar berbintil2 bagian belakang halus licin.
Kelebihan kertas wafer ini dibanding icing kertas lebih tipis tapi lentur
tidak mudah patah , bisa diprint bagian depan atau bagian belakangnya
juga bisa , dari segi harga juga lebih murah kertas wafer, kelebihan lainnya

kertas wafer bisa untuk di nasi bento dan puding , untuk aplikasi dipuding
bisa tahan 5-6 jam . sedangkan kalau kertas icing tidak bisa untuk puding
gambarnya akan luntur . Kertas wafer ini fungsi dan kegunaannya juga
sama dengan kertas icing , bisa untuk aplikasi cake , coklat, cookies ,
puding , bento, dan lain-lain.
Cara kerja cetak edible image ini, hampir sama dengan cara kerja
seperti pada proses cetak foto biasa, digambar dulu sesuai keinginan pada
Komputer, hanya saja bahan yang digunakan berbeda samasekali dengan
porses cetak biasa pada kertas biasa. Penempatan Edible image ini,
biasanya sering di padukan dengan pembuatan Kue Tart, Cup Cake, Loli
Pop, dan lain sebagainya. Jadi hasil desain kue yang didapat akan lebih
menarik dan Cantik, serta gambar yang dihasilkan bisa disesuaikan dengan
tema yang diperlukan.
Pengaplikasiannya pun sangat mudah, edible image yang sudah
dicetak cukup dipotong dan dirapihkan sesuai ukuran yang kita butuhkan,
kemudian untuk menempelkannya ke kue, bagian belakang gambar edible
image-nya dilapisi coklat putih sebagai perekat, kemudian tunggu hingga
coklat tersebut beku/mengering (Sebaiknya disimpan di dalam lemari es,
dan hindari daerah yang banyak semutnya, karena kertas ini sifatnya
manis). Setelah mengeras, Edible bisa langsung ditempelkan pada media
kue yang kita siapkan. Berikut ini salah satu contoh gambar hasil dekorasi
yang menggunakan edible printer:

Gambar 1.5 Dekorasi Cake dengan Edible Printer


Jika Edible tidak segera digunakan, sebaiknya disimpan dalam
plastik atau media kedap udara lainnya agar bertahan sampai satu bulan ke
depan. Jauhkan dari air, karena tintanya mudah luntur serta hindarkan
bersentuhan dengan bahan yang mengandung zat berbahaya. Edible Image
ini tersedia dalam berbagai ukuran tapi yang sering digunakan Ukuran A4
dan space yang bisa dipergunakan sebesar 18 x 27 Cm.
Edible Image untuk sekarang ini ketahanan gambarnya hanya
antara 1-2bln(tergantung cara penyimpanan, lebih baik di simpan selalu
dalam plastik tertutup/terseal rapat), Selama gambar belum pudar dan ada
perubahan-perubahan lainnya pada kertasnya, edible image masih bisa di
gunakan, karena untuk kertasnya sendiri expired date nya bisa s/d 1tahun
kedepan.
Edible Image tidak perlu di simpan di kulkas, penyimpanan edible
image yg belum di aplikasikan di dalam kulkas dapat mengakibatkan
edible image berkerut dan tidak dapat digunakan lagi utk pengaplikasian
ke cake.

Adapun tips penggunaan edible printing yaitu sebagai berikut:

1. Agar memperoleh hasil yang sempurna saat menempatkan ke atas


permukaan cake, sebaiknya olesi dulu bagian belakang edible
dengan cokelat putih leleh. Tunggu sampai mengering, baru
diaplikasikan.
2. Penggunaan background cokelat putih leleh juga akan memberikan
efek berupa tampilan warna edible printing lebih jelas/ indah.
3. Disarankan jangan menyimpan edible printing di kulkas. Cukup
simpan di suhu ruang. Menyimpan di kulkas karena menyerap air
akan mengakibatkan warnanya menjadi blur/ mengabur/ luntur.
4. Penyimpanan dalam suhu ruang, cukup masukkan ke kantong
plastik lalu cukup diisolasi.
5. Jika disimpan secara benar, produk edible printing bisa bertahan
selama satu tahun.
6. Sehabis mencetak di atas kertas gula, diamkan dulu selama
semalaman, maka gambar yang kita peroleh akan makin bagus,
karena pewarna sudah terserap sempurna ke dalam kertas gula.
2. CriCut Cake
CriCut Cake adalah sebuah printer khusus untuk membuat dekorasi
kue yang jauh lebih mudah dan siapapun bisa menggunakannya. Circut
cake dirancang untuk membuat dekorasi kue sederhana seperti mencetak
kertas, tetapi tidak menggunakan tinta dan kertas seperti yang digunakan
pada edible printer. Printer ini dapat membuat tulisan dan sebuah gambar,
sebagai pengganti kertas bahan yang digunakan adalah makanan yang
biasa digunakan untuk menghias kue seperti keju, coklat dan icing
foundant.

Gambar 2.1 CriCut Cake


CriCut Cake bisa digunakan tanpa harus disambung ke komputer
dan untuk gambar atau disain yang diinginkan bisa membeli cartridge
yang berisi contoh dekorasi yang sesuai dengan keinginan. Caranya juga
mudah, setelah menentukan disain yang diinginkan, letakkan bahan
makanan di atas lembaran yang disediakan (paper mat) dan tekan tombol
"CUT" setelah itu printer ini akan otomatis memotong bahan tersebut
sesuai dengan disain.