Anda di halaman 1dari 17

PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIS

Oleh:
Devi Wahyuni Lugita
Indah Haqiqi
M. Ainul Fadlol
Istiqomatul Laila

(140210301078)
(140210301083)
(140210301084)
(140210301085)

Kelompok 12

Pengertian
Pasar Persaingan Monopolistis

Pasar persaingan monopolistis merupakan suatu pasar


dimana didalamnya terdapat banyak produsen yang
menghasilkan
barang
yang
berbeda-beda
(differentiated product) antara yang satu dengan
yang lainnya.
Dalam pasar persaingan monopolistis barang yang
dihasilkan memiliki corak yang berbeda, sehingga
dapat dibedakan antara produk yang dihasilkan oleh
perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistis

Terdapat banyak penjual


Barangnya memiliki corak yang berbeda
Perusahaan memiliki sedikit kekuasaan dalam
menentukan harga
Kemasukan ke dalam industri relatif mudah
Persaingan promosi penjualan sangat aktif

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya


Pasar Persaingan Monopolistis

Ketidakpuasan
terhadap
daya
analisis
model
persaingan sempurna maupun monopoli.
Sumber daya alam yang melimpah menyebabkan
produsen memproduksi barang serupa tetapi memiliki
keunggulan yang berbeda.
Differensiasi produk yang tidak terlalu besar
mendorong perusahaan untuk melakukan persaingan
non-harga.

Kelebihan
Pasar Persaingan Monopolistis

Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi


konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen
untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam
menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat
konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

Kelemahan
Pasar Persaingan Monopolistis

Pasar monopolistis memiliki tingkat persaingan yang tinggi


Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar
monopolistis
Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga
akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada
harga produk yang dihasilkan.

Keseimbangan Dalam Pasar


Persaingan Monopolistis

Dalam pasar persaingan monopolistis persentase perubahan


jumlah barang yang ditawarkan lebih besar dibandingkan
persentase perubahan harga ( Q > P).
Kurva permintaan dalam pasar persaingan monopolistis tidak
bersifat elastis sempurna, dimana kurva hasil penjualan marjinal
(MR) tidak berimpit dengan kurva permintaan, namun kurva MR
terletak dibawah kurva permintaan.

Keseimbangan Jangka Pendek


kurva permintaan menurun sedikit demi sedikit, sehingga kurva MR tidak
berimpit dengan kurva permintaan (D).

Gambar (i) menunjukkan suatu


keadaan dimana perusahaan
memperoleh keuntungan.
Dimana keuntungan maksimum
akan diperoleh apabila
perusahaan memproduksi pada
tingkat dimana keadaan MC=MR
tercapai.
Gambar (ii) ditunjukkan suatu
keadaan, dimana perusahaan
mengalami kerugian. Kerugian ini
dapat diminimumkan apabila
keadaan MC=MR tercapai.

Keseimbangan jangka panjang

Bila perusahaan memperoleh


laba diatas keuntungan normal
dalam jangka panjang,
menyebabkan kurva
permintaan akan semakin
turun ke bawah. Keuntungan
maksimum MR=MC yakni pada
saat tingkat harga P1 dan
kuantitas Q, sedangkan laba
adalah nol dimana harga =biaya
rata-rata.

Penilaian Ke Atas Persaingan Monopolistis


Efisiensi dalam menggunakan sumber daya
Gambar (i) menunjukkan bahwa:
Biaya produksi per unit adalah pada tingkat yang paling
minimum. Dimana biaya perunit adalah Ps
Harga yang berlaku dipasar adalah Ps
Jumlah barang yang diproduksikan adalah Qs
Gambar (ii) menunjukkan bahwa:
Biaya produksi per unit perusahaan monopolistis adalah
lebih tinggi dari biaya produksi per unit yang paling
minimum. Biaya per unit adalah Pm
Harga yang berlaku dipasar adalah Pm
Jumlah barang yang dproduksi adalah Qm
Kesimpulan : walaupun perusahaan persaingan sempurna
dan perusahaan monopolistis sama-sama mendapat
keuntungan
normal,
tetapi
dalam
perusahaan
monopolistis biaya produksi per unit lebih tinggi, harga
barang lebih tinggi, dan jumlah produksi lebih rendah
(sehingga menyebabkan kapasitas memproduksi dibawah
tingkat optimal). Sehingga dalam penggunaan sumber
daya, perusahaan persaingan sempurna lebih efisien
dibandingkan pasar persaingan monopolistis.

Lanjutan.....

Efisiensi dan diferensiasi produksi


Barang-barang yang dihasilkan oleh perusahaan persaingan monopolistis
berbeda corak. Perbedaan tersebut menyebabkan para konsumen mempunyai
pilihan akan keputusan pembelian barang tersebut.
Perkembangan teknologi dan inovasi
Pasar persaingan monopolistis memberikan dorongan yang terbatas untuk
melakukan perkembangan teknologi,karena dalam jangka panjang perusahaan
hanya memperoleh keuntungan normal. Atinya, keuntungan yang diperoleh dari
perkembangan teknologi dan inovasi tidak dapat dinikmati.
Distribusi pendapatan
Karena tidak terdapat keuntungan yang berlebihan dalam jangka panjang, maka
pengusaha dan pemilik modal tidak memperoleh pendapatan yang berlebihlebihan. keuntungan normal yang diperoleh akan dibagikan kepada jumlah
pemilik modal dan pengusaha yang banyak jumlahnya.

Persaingan Bukan-Harga
merupakan usaha diluar perubahan harga yang dilakukan oleh
perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli terhadap barang
yang diproduksi dengan tujuan untuk memindahkan kurva
permintaan ke kanan.
Diferensiasi produksi
Diferensiasi produksi memungkinkan seorang produsen dalam
pasar monopolistis untuk tetap menjual produksinya (tetapi
jumlahnya semakin sedikit) apabila ia menaikkan harga. Namun
sebaliknya, produsen dapat menarik sebagian dari langganan
perusahaan lain ketika perusahaan tersebut mengambil kebijakan
untuk menurunkan harga barang yang hendak dijual.
Promosi penjualan melalui iklan
Tujuannya untuk memberikan informasi mengenai produk,
menekankan kualitas suatu produk secara persuasif, dan
memelihara hubungan baik dengan konsumen.

Iklan dan Biaya Produksi


Apabila permintaan bertambah elastis, besar
kemungkinan biaya produksi per unit akan menjadi
lebih rendah. Tetapi kemungkinan ini tidak banyak
berlaku, dan ini berarti pada umumnya iklan akan
menimbulkan kenaikan biaya produksi.

Pengaruh Iklan Ke Atas Biaya Produksi, Harga


Dan Tingkat Produksi
Biaya rata-rata jangka panjang dari suatu perusahaan
monopolistis sebelum melakukan kegiatan adalah
AC. Permintaan ke atas barang yang diproduksi oleh
perusahaan itu adalah D1. Maka keseimbangan
jangka panjang perusahaan monopolistis dicapai
pada titik A1 dengan harga pasar mencapai P1 dan
jumlah barang yang akan diproduksi adalah Q1.
Apabila perusahaan melakukan pengiklanan, biaya
produksi akan menjadi lebih tinggi yang
diperlihatkan oleh kenaikan kurva biaya rata-rata
dari AC menjadi AC1. Pada waktu yang sama, usaha
mempromosikan
penjualan
melalui
iklan
menyebabakan permintaan ke atas produksi
perusahaan bertambah dari D1 ke D2, keseimbangan
jangka panjang ditunjukkan oleh titik B. Hal ini
berarti, iklan menyebabkan jumlah barang yang
dijual bertambah dari Q1 ke Q2, akan tetapi harga
menjadi naik dari P1 menjadi P2.

Kelebihan Pengiklanan

Pengiklanan membantu konsumen untuk membuat keputusan yang


lebih baik di dalam menentukan jenis-jenis barang yang akan
dibelinya.
Iklan akan menggalakkan kegiatan memperbaiki mutu suatu
barang, dalam mempromosikan barangnya melalui iklan
perusahaan berusaha menonjolkan sifat-sifat istimewa
(kelebihan/corak) dari barang yang diproduksiya.
Iklan membantu membiayai perusahaan komunikasi masa seperti
radio, televisi, surat kabar dan majalah.
Iklan menaikkan kesempatan kerja.

Kelemahan Pengiklanan

Pengiklanan adalah suatu penghamburan


Iklan tidak selalu memberi informasi yang betul
Iklan dapat menjadi penghambat kepada perusahaanperusahaan baru untuk masuk ke dalam industri.

SEKIAN

TERIMAKASIH