Anda di halaman 1dari 7

TABEL KOMPARASI PATRICK T.

SAMOSIR
AUDITOR, P2UPD, AUDIWAN DAN PEMERIKSA INSPEKTORAT KOTA MEDAN

NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA


1 Eksistensi APIP Itjen dan Inspektorat Prov/ Kab/ Itjen dan Inspektorat Prov/ Kab/ Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Kota Kota
2 Pengaturan Keputusan Menteri Negara Peraturan Menteri Negara Peraturan Menteri Pendayagunaan Keputusan Menteri Negara
Pendayagunaan Aparatur Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Aparatur Negara dan Reformasi Pendayagunaan Aparatur Negara
Nomor 19/1996 Tentang Jabatan Nomor 15 Tahun 2009 Tentang Birokrasi Republik Indonesia Nomor 19/1996 Tentang Jabatan
Fungsional Auditor dan Angka Jabatan Fungsional Pengawas Nomor 40 Tahun 2012 Tentang Fungsional Auditor dan Angka
Kreditnya sebagaimana telah diubah Penyelenggaraan Urusan Jabatan Fungsional Auditor Kreditnya sebagaimana telah
beberapa kali. Pemerintahan Di Daerah dan Kepegawaian dan Angka diubah.
Angka Kreditnya. Kreditnya.
3 Pembina Badan Pengawasan Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri Badan Kepegawaian Negara (BKN) BPK yang pelaksanaannya
Pembangunan (BPKP) (Kemendagri) dilimpahkan kepada Sekjen BPK
4 Rumpun Jabatan Rumpun Akuntansi dan Anggaran. Rumpun Politik dan Hubungan Rumpun Manajemen Rumpun Akuntan dan Anggaran
Luar Negeri.
5 Kedudukan Pelaksana teknis fungsional bidang Pejabat fungsional di bidang Pelaksana teknis di bidang Pelaksana teknis di bidang
pengawasan di pengawasan penyelenggaraan wasdalpeg di lingkungan instansi pemeriksaan di lingkungan BPK.
lingkungan Aparat Pengawasan Intern teknis urusan pemerintahan di pemerintah.
Pemerintah. daerah.
6 Tugas Pokok Melaksanakan kegiatan Melaksanakan pengawasan atas Melaksanakan kegiatan Melakukan kegiatan yang meliputi
perencanaan, pengorganisasian, penyelenggaraan teknis urusan memeriksa, mengevaluasi, penyusunan rencana kegiatan
pelaksanaan teknis, pengendalian, dan pemerintahan di daerah di luar memantau dan melakukan pemeriksaan, perencanaan
evaluasi pengawasan meliputi audit, pengawasan keuangan, yang tindakan korektif terhadap perneriksaan, pelaksanaan
evaluasi, reviu, pemantauan, dan meliputi pengawasan atas pelaksanaan peraturan perundang- perneriksaan, pelaporan hasil
kegiatan pengawasan lain seperti pembinaan pelaksanaan urusan undangan bidang kepegawaian perneriksaan, pemantauan tindak
konsultansi, sosialisasi, asistensi, pemerintahan, pengawasan atas yang dapat lanjut hasil pemeriksaan, evaluasi
dalam rangka memberikan keyakinan pelaksanaan urusan pemerintahan, dilakukan secara reguler, reviu dan pemeriksaan dan pemantauan
yang memadai, atas efisiensi dan pengawasan atas peraturan investigasi. kerugian negaratdaerah.
efektifitas manajemen risiko, daerah dan peraturan kepala
pengendalian, dan proses tata kelola daerah, pengawasan atas
unit yang diawasi; dekonsentrasi dan tugas
pembantuan, pengawasan untuk
tujuan tertentu dan melaksanakan
evaluasi penyelenggaraan teknis
pemerintahan di daerah.
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
7 Kewenangan a. Memperoleh keterangan dan/atau ? a. Meminta keterangan atau Tidak ada yang secara eksplisit
dokumen yang wajib diberikan oleh dokumen/bahan/data serta mengatur kewenangan pemeriksa
unit yang diawasi dan pihak yang informasi dari pejabat yang BPK. Namun pemeriksa BPK
terkait; berwenang; menjalankan pembantuan BPK
b. Melakukan pemeriksaan di tempat b. Menetapkan jenis keterangan dalam menjalankan tugas dan
penyimpanan uang dan barang milik atau dokumen/bahan/data serta wewenangnya yang antara lain:
negara, di tempat pelaksanaan informasi yang diperlukan dalam a. menentukan objek pemeriksaan,
kegiatan, pembukuan dan tata usaha wasdalpeg; merencanakan dan
keuangan negara, serta pemeriksaan c. Mengamankan melaksanakan pemeriksaan,
terhadap perhitungan-perhitungan, dokumen/bahan/data yang menentukan waktu dan metode
surat-surat, bukti-bukti, rekening terkait dengan obyek wasdalpeg; pemeriksaan serta menyusun
koran, pertanggungjawaban, dan d. Memeriksa dan meneliti secara dan menyajikan laporan
daftar lainnya yang terkait dengan fisik setiap keterangan atau pemeriksaan;
penugasan; dokumen/bahan/data yang b. meminta keterangan dan/atau
c. Menetapkan jenis dokumen, data, berada dalam dokumen yang wajib diberikan
serta informasi yang diperlukan pengadministrasian oleh setiap orang, unit
dalam penugasan pengawasan; kepegawaian; organisasi Pemerintah Pusat,
d. Memeriksa secara fisik setiap aset e. Melaksanakan kewenangan lain Pemerintah Daerah, Lembaga
yang berada dalam pengurusan yang diberikan oleh pejabat yang Negara lainnya, Bank Indonesia,
pejabat instansi yang diawasi; berwenang dalam lingkup Badan Usaha Milik Negara,
e. Menggunakan tenaga ahli di luar wasdalpeg. Badan Layanan Umum, Badan
tenaga Auditor, jika diperlukan. Usaha Milik Daerah, dan
lembaga atau badan lain yang
mengelola keuangan negara;
c. melakukan pemeriksaan di
tempat penyimpanan uang dan
barang milik negara, di tempat
pelaksanaan kegiatan,
pembukuan dan tata usaha
keuangan negara, serta
pemeriksaan terhadap
perhitungan-perhitungan, surat-
surat, bukti-bukti, rekening
koran, pertanggungjawaban,
dan daftar lainnya yang
berkaitan dengan pengelolaan
keuangan negara;
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
d. menetapkan jenis dokumen,
data, serta informasi mengenai
pengelolaan dan tanggung
jawab keuangan negara yang
wajib disampaikan kepada BPK;
e. menetapkan standar
pemeriksaan keuangan negara
setelah konsultasi dengan
Pemerintah Pusat/Pemerintah
Daerah yang wajib digunakan
dalam pemeriksaan pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan
negara;
f. menetapkan kode etik
pemeriksaan pengelolaan dan
tanggung jawab keuangan
negara;
g. menggunakan tenaga ahli
dan/atau tenaga pemeriksa di
luar BPK yang bekerja untuk
dan atas nama BPK;
h. membina jabatan fungsional
Pemeriksa;
i. memberi pertimbangan atas
Standar Akuntansi
Pemerintahan; dan
j. memberi pertimbangan atas
rancangan sistem pengendalian
intern Pemerintah
Pusat/Pemerintah Daerah
sebelum ditetapkan oleh
Pemerintah Pusat/Pemerintah
Daerah.
8 Penjenjangan a. Auditor Terampil : a. Pengawas Pemerintahan a. Auditor Kepegawaian Pertama: a. Pemeriksa Pertama:
1) Auditor Pelaksana Pertama 1) Penata Muda, golongan ruang 1) Penata Muda, golongan
a) Pengatur, golongan ruang II/c; 1) Penata Muda, golongan III/a; ruang Ill/a; dan
b) Pengatur Tingkat I, golongan ruang III/a; 2) Penata Muda Tingkat I, 2) Penata Muda Tingkat I,
ruang II/d. 2) Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b. golongan ruang Ill/b.
golongan ruang III/b
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
2) Auditor Pelaksana Lanjutan b. Pengawas Pemerintahan Muda b. Auditor Kepegawaian Muda: b. Pemeriksa Muda:
a) Penata Muda, golongan ruang 1) Penata, golongan ruang IIl/c; 1) Penata, golongan ruang IIl/c; 1) Penata, golongan ruang Ill/c;
III/a; 2) Penata Tingkat I, golongan 2) Penata Tingkat I, golongan dan
b) Penata Muda Tingkat I, ruang III/d. ruang III/d. 2) Penata Tingkat I, golongan
golongan ruang III/b. c. Pengawas Pemerintahan Madya c. Auditor Kepegawaian Madya: ruang Ill/d.
3) Auditor Penyelia 1) Pembina, golongan ruang 1) Pembina, golongan ruang c. Pemeriksa Madya:
a) Penata, golongan ruang III/c; IV/a; IV/a; 1) Pembina, golongan ruang
b) Penata Tingkat I, golongan 2) Pembina Tingkat I, golongan 2) Pembina Tingkat I, golongan IV/a;
ruang III/d. ruang IV/b; ruang IV/b; 2) Pembina Tingkat I, golongan
3) Pembina Utama Muda, 3) Pembina Utama Muda, ruang IV/b; dan
b. Auditor Ahli : golongan ruang IV/c. golongan ruang IV/c. 3) Pembina Utama Muda,
1) Auditor Pertama golongan ruang IV/c.
a) Penata Muda, golongan ruang d. Pemeriksa Utama:
III/a; 1) Pembina Utama Madya,
b) Penata Muda Tingkat I, golongan ruang IV/d; dan
golongan ruang III/b. 2) Pembina Utama, golongan
2) Auditor Muda ruang IV/e.
a) Penata, golongan ruang IIl/c;
b) Penata Tingkat I, golongan
ruang III/d.
3) Auditor Madya
a) Pembina, golongan ruang IV/a;
b) Pembina Tingkat I, golongan
ruang IV/b;
c) Pembina Utama Muda,
golongan ruang IV/c.
4) Auditor Utama
a) Pembina Utama Madya,
golongan ruang IV/d;
b) Pembina Utama, golongan
ruang IV/e.
9 Pembentukan Tim Penugasan Auditor dapat berbentuk tim Tim pengawas bekerja secara Auditor Kepegawaian dalam Penugasan Pemeriksa berbentuk
mandiri dan bukan berbentuk bukan tim mandiri, yang terdiri dari: melaksanakan tugas pokok dapat tim mandiri, susunannya ditentukan
mandiri. Susunan tim mandiri adalah a. Ketua Tim; dan dilakukan secara mandiri maupun sesuai kebutuhan pemeriksaan.
sebagai berikut: b. Anggota Tim. dalam bentuk tim.
a. Pengendali Mutu; Setiap pemeriksa memiliki peran
b. Pengendali Teknis; Pelaksanaan tugas tim tersebut Pelaksanaan tugas pokok secara pemeriksa dalam melaksanakan
c. Ketua Tim; disupervisi oleh Inspektur/Inspektur mandiri paling rendah dilaksanakan tugas pemeriksaan.
d. Anggota Tim. Pembantu Wilayah atau Pengawas oleh Auditor Kepegawaian Muda.
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
Pemerintahan senior yang Pelaksanaan tugas pokok dalam Jenjang dalam peran pemeriksa
mendapat delegasi dari bentuk Tim dengan susunan dari yang paling rendah hingga
Inspektur/Inspektur Jenderal. sebagai berikut: paling tinggi adalah sebagai
a. Ketua Tim; dan berikut:
Ketua Tim mempunyai pangkat dan b. Anggota Tim. a. Anggota Tim Yunior
jabatan lebih tinggi dari b. Anggota Tim Senior
anggotanya. Ketua Tim paling rendah c. Ketua Tim Yunior
harus Auditor Kepegawaian Muda. d. Ketua Tim Senior
e. Pengendali Teknis, dan
Jumlah Anggota Tim paling banyak f. Pengendali Mutu
4 (empat) orang.
Pemeriksa yang memiliki peran
sebagai pengendali mutu
ditugaskan sebagai wakil
penanggungjawab atau
penanggungjawab dalam
pelaksanaan pemeriksaan.

Pemeriksa yang memiliki peran


sebagai pengendali teknis
ditugaskan sebagai pengendali
teknis dalam pelaksanaan
pemeriksaan.

Pemeriksa yang memiliki peran


sebagai Ketua Tim Yunior atau
Ketua Tim Senior ditugaskan
sebagai ketua sub tim atau ketua
tim dalam pelaksanaan
pemeriksaan.

Pemeriksa yang memiliki peran


sebagai Anggota Tim Yunior atau
Anggota Tim Senior ditugaskan
sebagai pengendali teknis dalam
pelaksanaan pemeriksaan.
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
10 Kuota Kab/ Kota Tergantung beban kerja. Ada pengaturan perhitungan, 5 (lima) orang ?
Ada pengaturan perhitungan. namun maksimal 48 (empat puluh
delapan) orang

11 Tunjangan Jabatan Auditor Utama Pengawas Pemerintahan Madya Auditor Kepegawaian Madya ?
Melekat Rp 1.400.000,00 Rp 900.000,00 Rp1.080.000,00
Auditor Madya Pengawas Pemerintahan Muda Auditor Kepegawaian Muda
Rp 1.100.000,00 Rp 600.000,00 Rp 840.000,00
Auditor Muda Pengawas Pemerintahan Pertama Auditor Kepegawaian Pertama
Rp 700.000,00 Rp 300.000,00 Rp 450.000,00
Auditor Pertama
Rp 450.000,00
Auditor Penyelia
Rp 500.000,00
Auditor Pelaksana Lanjutan
Rp 400.000,00
Auditor Pelaksana
Rp 300.000,00
12 Penetapan Angka Kredit a. Pejabat Pembina Kepegawaian pada a. Inspektur Jenderal Departemen a. Kepala BKN atau pejabat yang a. Sekretaris Jenderal BPK bagi
(AK) Instansi Pembina untuk Auditor Dalam Negeri bagi Pengawas ditunjuk paling rendah eselon I Pemeriksa Madya pangkat
Madya pangkat Pembina Tingkat I Pemerintahan Madya pangkat yang secara fungsional Pembina golongan ruang IVla
golongan ruang IV/b sampai dengan Pembina Tingkat I golongan bertanggungjawab di bidang sampai dengan Pemeriksa
Auditor Utama pangkat Pembina ruang IV/b sampai dengan wasdalpeg bagi Auditor Utama pangkat Pembina Utama
Utama golongan ruang IV/e. pangkat Pembina Utama Muda Kepegawaian Madya, pangkat golongan ruang IV/e;
b. Inspektur Kabupaten/Kota untuk golongan ruang IV/c. Pembina Tingkat I, golongan b. Kepala Biro Sumber Daya
Auditor Pelaksana pangkat Pengatur b. Inspektur Provinsi bagi ruang IV/b sampai dengan Manusia (SDM) bagi Pemeriksa
golongan ruang II/c sampai dengan Pengawas Pemerintahan golongan ruang IV/c pangkat Pertama pangkat Penata Muda
Auditor Penyelia pangkat Penata Pertama pangkat Penata Muda Pembina Utama Muda. golongan ruang Ill/a sampai
Tingkat I golongan ruang III/d dan golongan ruang III/a sampai b. Inspektur Kabupaten/Kota bagi dengan Pemeriksa Muda
Auditor Pertama pangkat Penata dengan Pengawas Pemerintahan Auditor Kepegawaian Pertama, pangkat Penata Tingkat I
NO ASPEK AUDITOR P2UPD AUDIWAN PEMERIKSA
Muda golongan ruang III/a sampai Madya pangkat Pembina pangkat Penata Muda, golongan golongan ruang Ill/d di
dengan Auditor Madya pangkat golongan ruang IV/a. ruang III/a sampai dengan lingkungan Kantor Pusat BPK;
Pembina golongan ruang IV/a. c. Inspektur Kabupaten/ Kota bagi Auditor Kepegawaian Madya, dan
Pengawas Pemerintahan pangkat Pembina, golongan c. Kepala Perwakilan BPK bagi
Pertama pangkat Penata Muda ruang IV/a. Pemeriksa Pertama pangkat
golongan ruang III/a sampai Penata Muda golongan ruang
dengan Pengawas Pemerintahan Illla sampai dengan Pemeriksa
Muda pangkat Penata Tingkat I Muda pangkat Penata Tingkat I
golongan ruang III/d. golongan ruang Ill/d di
lingkungan Kantor Perwakilan
BPK.