Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN

PANEL LISTRIK TEGANGAN RENDAH

Disusun oleh :
Ardiyanto Suryo D

05/LT 2C

Arighi Denny S

06/LT 2C

Arya Fauzi S

07/LT 2C

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


TAHUN AKADEMIK 2014/2015

BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Penyaluran energi listrik ke konsumen harus sedemikan terasa aman bagi manusia,
peralatan dan lingkungan. Oleh karenanya sistem harus dibuat sedemikian agar penyaluran
energi listrik dapat kontinyu dan tidak terganggu. Jika ada bagian yang terganggu dari sistem
kelistrikan yang ada, maka harus dapat terisolir gangguan tersebut tidak menjalar ke rangkaian
yang lain. Faktor yang sangat penting adalah bagaimana cara memelihara peralatan listrik itu
sendiri. Misalnya bagaimana memelihara peralatan panel listrik.

II. Tujuan
1. Untuk menjamin kontinyuitas penyaluran tenaga listrik dan keandalan
2. Untuk meningkatkan reliability, availability dan effisiensi
3. Untuk memperpanjang umur peralatan
4. Mengurangi resiko terjadinya kegagalan atau kerusakan peralatan
5. Meningkatlan safety peralatan
6. Mengurangi lama waktu padam akibat adanya gangguan pada panel

BAB II
ISI
I. Pengertian
Pemeliharaan peralatan panel listrik adalah rangkaian tindakan atau proses kegiatan
untuk mempertahankan kondisi dan meyakinkan bahwa peralatan panel dapat berfungsi
sebagaimana mestinya sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan yang menyebabkan
kerusakan pada panel listrik.
Faktor

yang

paling

dominan

dalam

pemeliharaan

peralatan listrik pada panel adalah pada sistem isolasi. Isolasi


disini meliputi isolasi keras/padat. Suatu peralatan akan sangat
mahal bila isolasinya sangat bagus, dari isolasi inilah dapat
ditentukan sebagai dasar pengoperasian peralatan. Dengan
demikian isolasi merupakan bagian yang terpenting dan sangat
menentukan umur peralatan. Untuk itu kita harus memperhatikan/memelihara sistem isolasi sebaik mungkin, baik terhadap
isolasinya maupun penyebab kerusakan isolasi.
Dalam

pemeliharaan

perlatan

listrik

pada

panel

kita

membedakan

antara

pemeriksaan/monitoring (melihat, mencatat, meraba serta mendengar) dalam keadaan operasi


dan memelihara (pengujian, koreksi serta memperbaiki, membersihkan) dalam keadaan padam/
panel tidak bekerja. Pemeriksaan atau monitoring dapat dilaksanakan oleh petugas setiap hari
dengan sisten cheklist atau catatan saja. Sedangkan pemeliharaan dilaksanakan oleh petugas
pemeliharaan.

II. Jenis jenis pemeliharaan panel listrik


a. Predective Maintenance (Conditional Maintenance)
Adalah pemeliharaan yang dilakukan dengan cara mempredeksi kondisi suatu perlatan
listrik. Apakah dan kapan kemungkinan peralatan listrik tersebut menuju kegagalan.
Dengan mempredeksi tersebut dapt diketahui gejala kerusakan secara dini. Cara ini
biasa dipakai adalah monitor kondisi secara online baik dalam peralatan beroperasi
maupun tidak beroperasi. Untuk ini diperlukan peralatan dan personil untuk analisa.

Pemeliharaan ini disebut juga pemeliharaan berdasarkan kondisi (Conditional Base


Maintenance).
b. Preventive Maintenance (Time Base Maintenance)
Adalah pemeliharaan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya peralatan secara tibatiba dan untuk memepertahankan unjuk kerja peralatan yang optimum sesuai umur
teknis peralatannya. Kegiatan ini dilakukan secara berkala dengan berpedoman kepada:
Instructional Manual dari pabrik, Standar-standar yang ada dan pengalaman operasi
dilapangan. Pemeliharaan ini disebut juga pemeliharaan berdasarkan waktu (Time Base
Maintenance).
c. Corrective Maintenance
Adalah pemeliharaan yang dilakukan secara berencana pada waktu-waktu tertentu,
ketika peralatan listrik mengalami kelainan atau unjuk kerja rendah pada saat
menjalankan fungsinya dengan tujuan untuk mengembalikan pada kondisi semula
disertai perbaikan dan penyempurnaan instalasi. Pemeliharaan ini disebut juga
Currative Maintenance, yang berupa Trouble Shooting atau penggantian part/bagian
yang rusak atau kurang berfungsi yang dilaksanakan secara terencana.
d. Breakdown Maintenance
Adalah pemeliharaan yang dilaksanakan setelah terjadi kerusakan mendadak yang
waktunya tidak tertentu dan sifatnya darurat. Pelaksanaan pemeliharaan peralatan
dilakukan menjadi 2 macam:
1) Pemeliharaan yang berupa monitoring, yang dilakukan oleh petugas operator pada
panel-panel listrik
2) Pemeliharaan yang berupa pembersihan dan pengukuran yang dilakukan oleh
petugas pemeliharaan peralatan listrik.

III. Pemeliharaan komponen panel distribusi listrik


a. Pemeliharaan saat tidak bertegangan
Dalam pemeliharaan panel distribusi listrik perlu diketahui prosedur/langkah yang
ditempuh sebelum petugas memulai pekerjaan. Prosedur pemeliharaan saat tidak
bertegangan yaitu:
1. Perlu dikoordinasikan dengan pimpinan instansi terkait
2. Berikan informasi bagi konsumen atau pengguna tentang waktu atau hari serta jam,
bahwa akan ada pemutusan tenaga listrik untuk pemeriksaan pane, jauh sebelum
pekerjaan dilaksanakan
3. Siapkan petugas dalam melakukan pemeliharaa

4. Siapkan peralatan pendukung dalam melaksanakan pemeliharaan misalnya alat


tangan, alat ukur, tulisan-tulisan yang perlu ADA PERBAIKAN PANEL, AWAS
JANGAN MASUKAN ARUS LISTRIK, MAAF ALIRAN LISRIK TERGANGGU
dan sebagainya sesuai kondisi
5. Letakan tulisan tersebut pada tempat yang tepat, sehingga pelaksanaan pemeliharaan
berjalan dengan lancer
6. Mulailah bekerja dengan langkah sebagi berikut:
7. Putuskan aliran listrik yang masuk dengan memposisikan saklar utama panel pada
OFF dan kuncilah tuas saklar utama agar tidak berubah posisi (segel pengaman)
8. Ceklah dan yakinkan bahwa semua komponen dalam panel bebas tegangan
9. Posisikan MCB dan yang lain dalam posisi off/tidak bekerja
10. Lakukan pemeriksaan semua komponen panel seperti tabel berikut ini:

b. Pemeliharaan saat bertegangan


Dalam pemeliharaan panel distribusi listrik perlu diketahui prosedur/ langkah yang
ditempuh sebelum petugas memulai pekerjaan.Terlebih pemeliharaan saat panel dalam
kondisi kerja. Prosedur pemeliharaan saat bertegangan yaitu:
1). Perlu dikoordinasikan dengan pimpinan instansi terkait secara vertikal missal
pimpinan industri, PLN.
2). Berikan informasi kepada konsumen/pengguna listrik, waktu dan jam akan ada
pemeliharaan/pemeriksaan panel lsitrik
3). Siapkan petugas pemeliharaan dengan baik
4). Siapkan peralatan untuk mengadakan pemeriksaan panel
saat bertegangan misalnya sarung tangan dari karet, tespen dan
alat tangan lainnya yang mendukung harus dalam kondisi
tahanan isolasinya baik
5). Siapkan tulisan/informasi untuk umum yang dipasang
dekat panel saat melakukan pengecekan panel, misal HATIHATI ADA TEGANGAN LISTRIK, AWAS BAHAYA LISTRIK dll.
6). Hidupkan saklar masukan/utama panel
7). Periksa dan cek terminal setiap saklar dan semua komponen dalam panel masih
kerja baik atau tidak
8). Bila sudah siap lakukan pekerjaan pengecekan panel sesuai tabel pengamatan
dibawah ini:

IV. Prosedur pemeliharaan dan perawatan panel listrik


Prosedur yang harus ditempuh sebelum melaksanakan pemeliharaan panel distribusi daya
dan panel kontrol adalah:
1) Lapor ke instansi terkait, PLN bagian distribusi.
2) Menginformasikan pada pimpinan Industri dan pada konsumen yang bersangkutan
3) Siapkan tulisan/petunjuk/informasi umum yang diperlukan
4) Siapkan peralatan yang diperlukan
5) Fahami langkah kerja dan K3 yang berkaitan dengan panel

V. Standard Operating Prosedure (SOP) panel listrik


Overhole (perawatan)
Dari pengaman yang kapasitasnya terkecil ke pengaman yang kapasitasnya terbesar yakni: SSDP
(Sub-Sub Distribution Panel) SDP (Sub Distribution Panel) panel APP (Alat Pelindung dan
Peukur) panel induk.
Comitioning ( pengoperasian )
Saat pengoperasian panel distribusi maka kita harus memulai dari pengaman yang kapasitasnya
terbesar menuju ke yang terkecil. Yakni: panel induk panel APP (Alat Pelindung dan Peukur)
SDP (Sub Distribution Panel) SSDP (Sub-Sub Distribution Panel)

BAB III
PENUTUP
I. Kesimpulan
Pemeliharan panel listrik merupakan sebuah kegiatan yang mampu menjaga kinerja dari
berbagai komponen listrik yang berada pada suatu panel listrik. Dengan pemeliharaan yang rutin
kita juga mampu menghemat biaya perbaikan kerusakan panel listrik, jadi dengan kata lain untuk
memperoleh kinerja yang selalu optimal maka pemeliharaan dan perawatan seharusnya
dilakukan secara rutin tanpa harus menunggu terjadinya sebuah kerusakan terlebih dahulu.

DAFTAR PUSTAKA
1.https://www.google.co.id/search?q=gambar+pemeliharaan+panel+listrik
2.http://budisantoso5353084101.blogspot.com/2010/01/memelihara-panel-listrik.html
3.http://tekniksetrum.blogspot.com/2012/03/standart-operasional-prosedurperawatan.html
4.http://smknperkapalan.net/pustakamaya/produktif/lk/Memelihara%20Panel
%20Listrik.pdf
5.Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL 2000)