Anda di halaman 1dari 30

KELOMPOK 1

DI SUSUN OLEH :
RUKMANA
MUH. RIFAI HAMID
ASMA WATI

FISIOLOGI

Pengertian
Fisiologi

Fisiologi
merupakan
ilmu
yang
mempelajari fungsi tubuh manusia dalam
keadaan normal. Ilmu ini sangat erat kaitannya
tentang semua makhluk hidup yang tercakup
dalam pelajaran biologi dan mempelajari
dengan detail struktur sel serta menyelidiki
proses kimia jasat hidup yang serba kompleks.

Organ adalah sekelompok jaringan (tissue) yang


menjalankan suatu tugas.

Sistem Organ merupakan bentuk kerjasama


antar organ untuk melakukan fungsi-fungsi yang lebih
kompleks lagi sehingga proses yang berlangsung di
dalam tubuh suatu organisme dapat berjalan dengan
baik sesuai aktivitas hidup organisme yang
bersangkutan. Dalam melaksanakan kerja sama ini,
setiap organ tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan
organ - organ saling bergantung dan saling
memengaruhi satu sama lainnya. Contoh sistem organ
pada hewan dan manusia antara lain sistem pernapasan,
sistem pencernaan, sistem gerak, sistem reproduksi,
sistem peredaran darah, sistem saraf, sistem ekskresi.

tubuh sebagai kumpulan sistem yang saling


berinteraksi, masing-masing dengan kombinasi sendiri
serta fungsi dan tujuan masing-masing. Setiap sistem
tubuh berkontribusi terhadap homeostasis sistem lain
dari seluruh organisme. Tidak ada sistem tubuh bekerja
sendiri, dan kesehatan orang tergantung pada kesehatan
semua sistem tubuh berinteraksi.
Homeostasis adalah kemampuan sistem fisiologi tubuh
untuk mempertahankan keadaan yang relatif konstan
didalam tubuh.

GAMBAR

SISTEM
Sistem saraf terdiri dari
sistem saraf pusat (yang
merupakan
otak
dan
sumsum
tulang
belakang) dan sistem
saraf perifer. Otak adalah
organ pikiran, emosi, dan
sensoris pengolahan, dan
melayani banyak aspek
komunikasi dan kontrol
dari berbagai sistem dan
fungsi-fungsi
lainnya.
Khusus terdiri dari indera
penglihatan,
pendengaran, rasa, dan
bau. Mata, telinga, lidah,
dan
hidung
mengumpulkan informasi
tentang
lingkungan
tubuh.

STUDI
KLINIS

FISIOLOGI

neuroscience, neurophysiol
neurologi
ogy
(penyakit),
psikiatri
(perilaku),
ophthalmolog
y (visi),
Otolaringologi
(pendengaran
, rasa, bau

GAMBAR

SISTEM

STUDI
KLINIS

FISIOLOGI

Yang
sistem
muskuloskeletal
terdiri
dari kerangka manusia
(termasuk
tulang,
ligamen, tendon, dan
tulang rawan) dan otototot
melekat.
Ini
memberikan
struktur
dasar
tubuh
dan
kemampuan
untuk
gerakan. Selain peran
struktural
mereka,
tulang-tulang yang lebih
besar dalam tubuh berisi
sumsum tulang, tempat
produksi sel darah. Juga,
semua
tulang
adalah
tempat
penyimpanan
utama untuk kalsium dan
fosfat

osteology
(skeleton),
orthopedics
(bone
disorders)

cell
physiology,
musculoskele
tal
physiology

GAMBAR

SISTEM

STUDI KLINIS

FISIOLOGI

Sistem sirkulasi terdiri dari


jantung
dan
pembuluh
darah
(arteri,
vena,
pembuluh kapiler). Jantung
mendorong
peredaran
darah,
yang
berfungsi
sebagai
sistem
transportasi
untuk
mentransfer oksigen, bahan
bakar,
nutrisi,
produkproduk
limbah,
sel-sel
kekebalan
tubuh,
dan
isyarat
molekul
(yaitu,
hormon) dari salah satu
bagian tubuh yang lain.
Darah terdiri dari cairan
yang
membawa
sel-sel
dalam sirkulasi, termasuk
beberapa yang bergerak
dari jaringan ke pembuluh
darah dan kembali, serta
limpa dan sumsum tulang.

cardiology
(heart),
hematology
(blood)

cardiovascular
physiology

GAMBAR

SISTEM

STUDI KLINIS

FISIOLOGI

Sistem
pernapasan
terdiri
dari
hidung,
nasofaring, trakea, dan
paru-paru.
Ini
membawa oksigen dari
udara dan excretes
karbon dioksida dan air
kembali ke udara.

pulmonology

respiratory
physiology

Sistem
pencernaan
terdiri
dari
mulut,
kerongkongan, perut,
usus (usus besar dan
kecil),
dan
rektum,
serta hati, pankreas,
kantong empedu, dan
kelenjar
ludah.
Ini
dapat
mengkonversi
makanan
menjadi
kecil,
gizi,
tidak
beracun molekul untuk
distribusi oleh sirkulasi
kepada semua jaringan
tubuh, dan excretes

gastroenterology

gastrointestinal
physiology

GAMBAR

SISTEM

STUDI KLINIS

FISIOLOGI

Yg menutupi sistem
yang
terdiri
dari
penutup tubuh (kulit),
termasuk rambut dan
kuku serta struktur
penting
fungsional
lainnya seperti kelenjar
keringat
dan
sebaceous
kelenjar.
Kulit
menyediakan
penahanan,
struktur,
dan
perlindungan
organ-organ
lain,
tetapi juga berfungsi
sebagai indera utama
antarmuka
dengan
dunia luar.

dermatology

cell physiology,
skin physiology

Sistem saluran kemih


terdiri
dari
ginjal,
ureter, kandung kemih,
dan
uretra.
It
menghilangkan air dari
darah
untuk

nephrology
(function),
urology
(structural
disease)

renal physiology

GAMBAR

SISTEM

STUDI KLINIS

Sistem reproduksi terdiri


gynecology
dari gonad dan internal (women), andrology
dan eksternal organ seks.
(men), sexology
Sistem
reproduksi
(behavioral
menghasilkan
gamet
aspects)
dalam
setiap
jenis
embryology
kelamin,
sebuah
(developmental
mekanisme
untuk
aspects)
kombinasi mereka, dan
lingkungan
perawatan
untuk pertama 9 bulan
perkembangan keturunan.
Sistem kekebalan terdiri
dari sel-sel darah putih,
timus,
kelenjar
getah
bening dan saluran getah
bening, yang juga bagian
dari
sistem
limfatik.
Sistem
kekebalan
memberikan mekanisme
tubuh
sendiri
untuk
membedakan
sel
dan
jaringan dari sel-sel dan
zat-zat asing dan untuk
menetralisir
atau
menghancurkan
yang

immunology

FISIOLOGI
reproductive
physiology

immunology

GAMBAR

SISTEM

STUDI
KLINIS

FISIOLOGI

Sistem endokrin terdiri


Endocrinology Endocrinolog
dari kelenjar endokrin
y
utama: hipofisis, tiroid,
adrenal, pankreas,
parathyroids, dan
organ reproduksi, tapi
hampir semua organ dan
jaringan
endokrin memproduksi
hormon tertentu juga.
Hormon endokrin
berfungsi sebagai sinyalsinyal dari satu sistem
tubuh yang lain
mengenai array yang
sangat
besar kondisi, dan
mengakibatkan berbagai
perubahan fungsi.

PATOLOGI

Ruang lingukup patologi

Pengetahuan tetang penyakit pada manusia berasal dari pengamatan terhadap


penderita ataupun dengan menganalogikan percobaan binatang dan pembiakan
sel. Secara aplikasi keilmuan tersebut Patologi dibagi menjadi dua ; Patologi
Klinis dan Patologi Eksperimental.

- Patologi Klinis
Patologi klinis ialah ilmu patologi yang lebih
menekankan pada tingkat penyakitnya sendiri ;
mempelajari lebih mendalam tentang sebab,
mekanisme,
dan pengaruh penyakit terhadap organ / sistem organ
tubuh manusia.

- Patologi Eksperimental
Patologi eksperimental merupakan suatu bidang ilmu
patologi yang melakukan pengamatan atau observasi pengaruh
perlakuan/ manipulasi terhadap suatu sistem di laboratorium.
Biasanya digunakan binatang percobaan ataupun kultur sel
sebagai bahan uji.

PEMBAGIAN PATOLOGI

Penegakan diagnosis suatu penyakit


dilakukan dengan langkah-langkah
pengumpulan data dasar sebagai berikut :

- Anamnesis
Pengumpulan data yang dilakukan dengan
wawancara dengan penderita atau orang lain
menyangkut keadaan klinik penderita, berupa keluhan
dan riwayat penyakit.
- Pemeriksaan Fisik
Pengumpulan data dengan melihat tanda-tanda yang ada
pada penderita sebagai pembuktian dari data yang
dikumpulkan dari anamnesis.

-Pemeriksaan
meliputi :
Laboratorium .
Radiologis
Elektromedik ;

Penunjang

- Diagnosis Patologi
Penegakan diagnosis dengan metode
patologi yang memeriksa jaringan hasil
biopsi atau cairan tubuh.

- Autopsi Post mortem


Kadang diagnosis suatu penyakit dan penyebab
kematian belum bisa ditegakkan secara pasti, maka
sering untuk keperluan legal dan penelitian dilakukan
suatu tindakan autopsi

Karakteristik Penyakit
Karakteristik suatu penyakit
dapat dicermati dengan
melihat beberapa aspek :
Etiologi
- kelainan genetik
- agen infeksi
- bahan kimia
- radiasi
- trauma mekanik
Patogenesis
suatu mekanisme dari proses
masuknya penyebab
penyakit sampai timbul
gejala / manifestasi. Misal :
proses radang, degenerasi,
karsinogenesis dan reaksi
imun.

Patogenesis
suatu mekanisme dari proses masuknya
penyebab penyakit sampai timbul gejala /
manifestasi. Misal : proses radang,
degenerasi, karsinogenesis dan reaksi imun.
Komplikasi
Penyulit atau keadaan lanjut dari suatu
penyakit.
Prognosis (suatu pekiraan / dugaan keadaan
dari suatu penyakit
Epidemiologi
Insiden : jumlah kasus-kasus baru dari suatu
penyakit pada populasi tertentu yang
diketahui dalam periode tertentu.
Pprevalensi : jumlah keseluruhan kasus dari
suatu penyakit pada populasi tertentu dalam
suatu waktu.

PATOFISIOLOGI

Patofisiologi adalah ilmu yang mempelajari gangguan


fungsi pada organisme yang sakit meliputi asal penyakit ,
permulaan perjalanan dan akibat. Penyakit adalah suatu kondisi
abnormal yang menyebabkan hilangnya kondisi normal yang
sehat. Ditandai (sebab, tanda dan gejala, perubahan secara
spesifik oleh gambaran yang jelas morfologi dan fungsi dsb).
Abnormalitas dapat berupa bentuknya atau fungsinya atau
keduanya.

Patogenesis dan Patofisiologi

a.

Proses radang yaitu


suatu respon terhadap
berbagai mikro
organisme dan berbagai
jenis bahan yang
merugikan
menyebabkan
kerusakan jaringan.

b.

Degenerasi yaitu
kemunduran sel atau
jaringan yang
merupakan respon atau
kegagalan dari
penyesuaian terhadap
berbagai agen.

c. Karsinogenesis yaitu
mekanisme dimana bahan
karsinogen menyebabkan
terjadinya kanker.

d. Reaksi imun yaitu suatu efek/reaksi sistem imun


tubuh yang tidak diinginkan
.
e. Periode laten dan inkubasi, waktu terjadinya penyakit
dikenal sebagai periode laten yang biasanya dinyatakan
dalam dua atau tiga dekade. Dalam lingkup penyakit
infeksi (karena mikroorganisme), waktu antara
masuknya kuman dan terjadinya sakit disebut
periode/waktu inkubasi, yang biasanya dinyatakan
dalam hari atau minggu.

24

KELOMPOK PENYAKIT

Sebagian besar penyakit dapat dikelompokkan sebagai berikut :


1. Kongenital :
- genetik
- non genetik
2. Didapat :
- radang
- trauma
- kelainan metabolik
- kelainan imunologik
- neoplasma
- degeneratif
- tidak diketahui
Pengelompokan ini berguna dalam diagnosis, yang
memungkinkan suatu nama digunakan untuk keadaan sakit tertentu.

1. Penyakit Kongenital
Penyakit kongenital dimulai sebelum lahir, akan tetapi sebagian dapat
memberikan tanda dan gejala setelah dewasa. Penyakit kongenital mungkin
disebabkan oleh defek genetik yang diturunkan dari kedua orang tuanya
(kelainan genetik dimulai saat pembuahan) atau mutasi genetik (perubahan
gen) selama pertumbuhan janin, maupun oleh karena ada faktor luar yang
mengganggu pertumbuhan janin tersebut.

2. Penyakit yang Didapat


Penyakit yang didapat disebabkan oleh faktor
lingkungan. Sebagian besar penyakit pada orang dewasa
merupakan penyakit yang didapat.

Contohnya radang
Berdasarkan waktu kejadiannya,
radang diklasifikasikan sebagai:

1.Radang Akut (mendadak)


Yaitu reaksi
jaringanyang terjadi segera
dan hanya dalam waktu
tidak lama (beberapa jam
sampai beberapa hari),
disertai tanda radang akut.

Tanda radang akut :


a.Warna kemerahan ( rubor )
Jaringan yang mengalami
radang akut tampak merah,
karena adanya pelebaran
pembuluh darah kecil yang
mengalami kerusakan.
b.Panas ( kalor )
Peningkatan suhu tampak
pada bagian tepi / perifer
tubuh, seperti kulit, oleh karena
meningkatnya aliran darah
( hiperemia ) melalui daerah
tersebut.

c. Bengkak ( tumor )
Pembengkakan
sebagai akibat
adanya
edema
(timbuETCTU
NYKOnan
cairan di dalam ruang
ekstravaskuler).

d. Rasa sakit ( dolor )


Rasa sakit
disebabkan
oleh regangan jaringan
akibat edema maupun
penekanan nanah dalam
suatu rongga abses.

e. Hilangnya fungsi ( fungsiolesa )


Gerakan yang terjadi pada daerah radang
akan mengalami hambatan oleh rasa sakit, atau
oleh karena pembengkakan sehingga
mengakibatkan berkurangnya gerak.

FISIOLOGI

Fisiologi
merupakan
ilmu yang
mempelajari
fungsi tubuh
manusia
dalam
keadaan
normal.

PATOLOGI

PATOFISIOLOGI

Patologi merupakan
Patofisiologi
ilmu yang mempelajari membahas aspek
penyakit
perubahan yang
terjadi pada
Patologi merupakan
berbagai fungsi
cabang ilmu
tubuh akibat
kedokteran yang
adanya penyakit
berkaitan dengan ciriciri dan perkembangan
penyakit
melaluianalisisperuba
han fungsi atau kondisi
dari bagian tubuh

TERIMAKA
SIH
tae