Anda di halaman 1dari 40

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
1
2 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 1. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan
Kompetensi Dasar

: 1.1 Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya.

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
- manusia untuk melakukan penghitungan yang sebenar-benarnya, dan memperbaiki apa yang telah mereka hitung sebelum dipertanggung
jawabkan di akhirat kelak. Pada hal ini kejujuran sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang sebenar-benarnya dalam penghitungan
tersebut.
PENGETAHUAN
- Mengidentifikasi besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari, kemudian mengelompokkannya ke dalam besaran pokok dan
turunan
- Menggunakan satuan sistem internasional dalam pengukuran
- Mengonversi satuan panjang, massa, dan waktu secara sederhana
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur.
KETERAMPILAN
- Mengonversi satuan panjang, massa dan waktu secara sederhana
C. ACUAN PEMBELAJARAN

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
-

ELAAH

Siswa memperhatikan
gambar atau benda alat
peraga yang di bawa guru
Siswa menjelaskan jenis
besaran satuan dan alat
ukur tersebut
Melakukan diskusi kelas
menyebutkan besaran
fisika dan
mengelompokkannya ke
dalam besaran pokok dan
besaran turunan.

Guru menanyakan kepada


siswa terkait besaran satuan
dan alat peraga
KSPLORASI

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan tanya jawab mengungkap
kembali pengetahuan awal siswa
tentang besaran pokok dan dan besaran
satuan.

Pertanyaan Guru:
- Apa saja besaran satuan dalam
menyebutkan panjang, massa dan
waktu?
- Sebutkan macam-macam alat peraga?
- Bagaimana cara menggunakan alat
peraga?

METODE/PEND
E-KATAN
1. Demonstrasi
2. Diskusi
3. Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Macam-macam
alat
ukur
panjang,
termometer, dan
macam-macam
neraca
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa menjawab pertanyaan
yang diajukan guru.

UMUSKAN

SKENARIO PEMBELAJARAN

Melakukan diskusi kelas untuk


menggunakan alat peraga yaitu
alat ukur satuan fisika dalam
sistem internasional.

RESENTASIKA

Terdiri dari meter, sekon, dan gram


Penggaris, termometer, neraca,
timbangan, stopwatch
Dengan mengukur sisi panjang benda,
diletakkan di ketiak, yang menggunakan
digital langsung dengan menekan
tombol pada alat.
Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok diskusi
Setiap kelompok menyiapkan
alat peraga yaitu dengan
memilih satu alat peraga
Sisaw melakukan kegiatan
dengan mempersentasikan cara
penggunaan dan menyebutkan
besaran pokok atau besaran
satuan
Kelompok yang lain
memperhatikan dan
menangggapi pecakapan
kelompok yang praktek
Siswa dan guru sama sama
mengevaluasi persentase setiap
kelompok yang tampil kedepan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

A
D
U

PLIKASIKAN

UNIAWI

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa memperhatikan dan


menggunakan alat ukur
sehari-hari dirumah ataupun
disekolah.

Mengetahui alat ukur dan


cara penggunaan yang baik
dan benar sehingga
mengetahui besaran pokok
ataupun besaran satuan dari
benda yang diukur tersebut

Siswa mengetahui ukuran, berat


dan waktu dengan baik dan tepat
sehingga diperoleh kejujuran,
ketaelitian dalam pengukuran

KHRAWI

D. SUMBER BELAJAR

Jujur dalam hal


pengukuran suatu benda
yang kecil maupun besar
Dapat dipercaya dan
amanah dalam suatu
pengukuran yang diukur
apalagi hak milik orang
lain.

Siswa memperhatikan setiap alat ukur


yang digunakan
Siswa membedakan besaran pokok dan
besaran satuan salah satunya dengan alat
ukur.

Guru menyampaikan dalil terkait


dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.
Raulullah bersabdaHitunglah diri
kalian sebelum kalian dihitung
(hisab) timbanglah diri kalian
sebelum kalian ditimbang. Adalah
lebih ringan kalian menghitung diri
kalian sebelum besok dihitung

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 4 5 terbitan Tiga Serangkai


E. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1) Penilaian Hasil
Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab
pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas
2) Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Fisika

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

Saran/Masukan:
KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
2
2 JAM PELAJARAN

F. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 1.Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan
Kompetensi Dasar
: 1.2 Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukurannya
G. INDIKATOR
SPIRITUAL
dan (Dia juga mengendalikan) apa yang Dia ciptakan untukmu di bumi ini dengan berbagai jenis dan macam warnanya. Sungguh, pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.
PENGETAHUAN
- Mengemukakan alasan mengapa indra peraba tidak dapat digunakan sebagai alat pengukur suhu
- Menggunakan termometer untuk mengukur suhu zat cair
- Membuat termometer sederhana berskala berdasarkan sifat perubahan volume suatu zat cair ketika menerima kalor
- Membandingkan skala termometer Celcius dengan skala termometer yang lain*)
SIKAP

Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur.

KETERAMPILAN
- Membuat termometer sederhana berskala berdasarkan sifat perubahan volume
H. ACUAN PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa memperhatikan dan
mendiskusikanbahwa suhu
ada yang panas, ada yang
dingin, ada yang biasa-biasabiasa saja

ELAAH

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru memberikan apersepsi dengan


mengamati apa yang biasa dirasakan
siswa tentang dinamika perubahan suhu
yang terjadi dan pernah dialami disekitar
siswa

METODE/PEND
E-KATAN
- Eksplorasi pada
sumber bacaan
dan
berbagai
sumberdata
yang relevan
- Diskusi
- Merumuskan
masalah
- Tanya jawab
- Menemukan
data
dari
eksperimen
- Membuat
kesimpulan
- Merumuskan
- Mengaplikasika
n konsep

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
termometer,
Gelas labu,
sumbat karet,
pipa kaca,
termometer, air,
pemanas, kaki
tiga, kasa,
penggaris
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Guru menanyakan kepada
siswa terkait dengan suhu

KSPLORASI

Siswa menjawab pertanyaan


yang diajukan guru.
UMUSKAN

SKENARIO PEMBELAJARAN
Pertanyaan Guru:
- Guru bertanya tentang suhu diruangan
kelas
- Siapa yang merasa panas dan siapa yang
merasa dingin atau biasa-biasa saja
- Guru bertanya mengapa dalam satu
kelas yang suhunya seharusnya sama
tetapi mengapa kok berbeda-beda
respon terhadap tubuh para siswanya.
Guru meminta siswa mendiskusikannya
dalam kelompok-kelompok kecil.
- Guru bertanya , apakah dalam
pengukuran suhu harus berbeda-beda
dalam satu ruang yang sama. Siswa
diminta menjawab secara berdiskusi
- Siswa menjawab ada yang panas, ada
yang dingin, ada yang biasa-biasa-biasa
saja
- Siswa mengacungkan tangan ada
kelompok yang merasa panas , ada yang
merasa dingin ada yang merasa biasabiasa saja
- Siswa menjawab dengan berbagai
jawaban dan mencatatkannya dalam
kertas selembar dengan jawaban singkat.
- Siswa mendiskusikannya dan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

P
N

KEGIATAN BELAJAR

- Melakukan eksperimen
dimana guru menyajikan
beberapa benda dengan
suhu yang berbeda-beda
RESENTASIKA
dan siswa diminta
mengukurnya dengan tanpa
alat ukur
- Ketiga gelas ini berbeda
suhunya dan hanya guru
yang mengetahuinya
dengan komposisi Gelas A
berisi air paling hangat ,
gelas B sedang dan gelas C
berisi air paling dingin
- Dengan mengacu percobaan
di atas Guru bertanya
berapa suhu air dengan
berbagai tingkat suhu.
(asumsinya siswa belum
mengetahui
mengungkapkan tingkat
derajat suhu dan
satuannya). Mana yang
berisi gelas paling hangat

SKENARIO PEMBELAJARAN

mencatatkannya dalam sehelai kertas


Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok diskusi
Siswa diminta mendeteksi
dengan perabaan perbedaan
tingkat /derajat ke panasan
pada setiap gelas.
Siswa membuat perkiraan,
mana yang paling hangat dan
mana yang paling dingin
dengan meraba masing-masing
gelas, atau mungkin belum tahu
menyebutkan satuannya
Siswa melaporkan apa yang
dirasakan dalam bentuk tulisan
atau tertulis

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
dan mana yang sedang dan
mana yang paling dingin.
- Guru meminta siswa
mengumpulkan catatan
suhu yang baru dirasakan
siswanya.
- Guru meminta siswa
melakukan pengujian
dengan melakukan
pengukuran pada suhu
ketiga air didalam gelas
tersebut dengan
menggunakan termometer,
Guru memberi petunjuk
bagaimana menggunakan
termometer yang benar,
tetapi siswa dibiarkan
terlebih dahiulu melakukan
pengukuran sesuai dengan
cara mereka sendiri, jika
telah selesai siswa diberi
tahu mana siswa yang benar
melakukannya dan mana
yang tidak

SKENARIO PEMBELAJARAN

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

A
D
U

PLIKASIKAN

UNIAWI

KHRAWI

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa memperhatikan dan


menggunakan alat ukur
sehari-hari dirumah ataupun
disekolah.

Mengetahui alat ukur dan


cara penggunaan yang baik
dan benar sehingga
mengetahui suhu dalam
tingkatan panas, dingin atau
hangat
- Jujur dalam hal pengukuran suhu
suatu benda.
- Akurat dan ketelitian dalam
pengukuran suhu

Siswa mengetahui yang mana suhu


panas, dingin, hangat dan biasabiasa saja.

I. SUMBER BELAJAR

Siswa memperhatikan setiap alat ukur


yang digunakan
Siswa membedakan suhu panas, dingin
dan hangat.

Guru menyampaikan dalil terkait


dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.
Raulullah bersabdaHitunglah diri
kalian sebelum kalian dihitung
(hisab) timbanglah diri kalian
sebelum kalian ditimbang. Adalah
lebih ringan kalian menghitung diri
kalian sebelum besok dihitung

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 9 terbitan Tiga Serangkai


J. PENILAIAN PEMBELAJARAN
3) Penilaian Hasil
Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab
pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas
4) Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Kimia

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

Saran/Masukan:

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
3
3 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 1.Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan
Kompetensi Dasar

: 1.3 Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam
kehidupan sehari-hari

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
Allah memeringatkan manusia agar tidak melupakan hakikat dan usur-usur sumber energi panasYaitu Tuhan yang menjadikan untukmu
api dari kayu yanghijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu. [Q.SYasin : 80]
PENGETAHUAN
- Melakukan pengukuran dasar dengan teliti menggunakan alat ukur yang sering digunakan dalam kehidupan
sehari-hari
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur.
KETERAMPILAN
- mengukur panjang benda dengan menggunakan alat ukur yang sesuai
- menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup sebagai alat ukur panjang.

C. ACUAN PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa menjawab paling cepat


terhadap pertanyaan yang
diajukan guru

Guru menanyakan kepada


siswa terkait dengan alat ukur

Pertanyaan Guru:
- Skala terkecil pada penggaris yang
kamu gunakan adalah
- Alat pengukur panjang yang mempunyai
ketelitian sampai 0,1 mm adalah
- Panjang skala nonius jangka sorong yang
mempunyai ketelitian sampai 0,1 mm
adalah

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan pemberian kuis tertulis tentang
pelajaran yang lalu dan pelajaran yang
akan diberikan

ELAAH

KSPLORASI

METODE/PEND
E-KATAN
- Demonstrasi
- Diskusi
- Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Penggaris,
rolmeter, jangka
sorong,
mikrometer
sekrup,
jam,
stop-watch
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model

LANGKAH
PEMBELAJARAN

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa menjawab pertanyaan


yang diajukan guru.

1 mm
jangka sorong
0,9 mm

UMUSKAN

RESENTASIKA

KEGIATAN BELAJAR

PLIKASIKAN

Melakukan pengukuran panjang


dengan macam-macam alat ukur
panjang.
- Menggunakan alat ukur waktu.
- Mengamati demonstrasi cara
menggunakan jangka sorong dan
mikrometer sekrup.
- Mengamati demonstrasi membaca
skala nonius pada jangka sorong
dengan bantuan model skala
nonius besar, diteruskan
melakukan pengukuran
dengan alat jangka sorong.
Siswa memperhatikan dan
menggunakan alat ukur
sehari-hari dirumah ataupun
disekolah.

Siswa dibagi menjadi beberapa


kelompok diskusi
Siswa diminta untuk melakukan
demontrasi cara menggunakan
jangka sorong dan mikrometer
sekrup
Siswa lain memperhatikan atau
mengajukan pertanyyan bila
kurang mengerti

Siswa memperhatikan setiap alat ukur


yang digunakan terutama apa yang di
demontrasikan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

D
U

UNIAWI

KHRAWI

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Mengetahui alat ukur dan


cara penggunaan yang baik
dan benar dalam
menggunakan mikrometer
sekrup dan jangka sorong

Siswa mengetahui berapa ukuran


benda dengan menggunakan
mikrometer sekrup dan jangka
sorong

Guru menyampaikan dalil terkait


dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.

Jujur dalam hal pengukuran suatu


benda.
Akurat dan ketelitian dalam
pengukuran benda.

D. SUMBER BELAJAR
Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 16 24 terbitan Tiga Serangkai
E. PENILAIAN PEMBELAJARAN

Maka Terangkanlah kepadaku


tentang api yang kamunyalakan
(dengan menggosok-gosokkan
kayu). Kamukahyang menjadikan
kayu itu atau kamikah
yangmenjadikannya? Kami jadikan
api itu untuk peringatan danbahan
yang berguna bagi musafir di
padang pasir. [Q.S Al-Waqiah : 7173]

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

Penilaian Hasil

Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab


pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas

F. Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Fisika

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

Saran/Masukan:

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
4
2 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 3. Memahami wujud zat dan perubahannya
Kompetensi Dasar

: 3.1 Menyelidiki sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
"Tunggulah (di sini), Sesungguhnya aku melihat api, Mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu
atau (membawa) sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan". [Al-Qashash : 29]
PENGETAHUAN
- Menunjukkan perubahan wujud suatu zat

- Menafsirkan susunan gerak partikel pada berbagai wujud zat melalui penalaran
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur.
KETERAMPILAN
- menunjukkan perubahan wujud suatu zat;
- menafsirkan susunan gerak partikel pada berbagai wujud zat.

C. ACUAN PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa menjawab paling cepat
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru

ELAAH

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan pemberian kuis tertulis tentang
pelajaran yang lalu dan pelajaran yang
akan diberikan

METODE/PEND
E-KATAN
Informasi/ceramah
Demonstrasi
Diskusi
Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Gelas beker,
pemanas, kaki
tiga, kawat kasa,
es, air, cawan,
pipa kaca, pipa
kapiler,
kain,
ember
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model

LANGKAH
PEMBELAJARAN

E
R
P

KEGIATAN BELAJAR
Guru menanyakan kepada
siswa terkait dengan wujud
zat dan perubahannya

KSPLORASI

Siswa menjawab pertanyaan


yang diajukan guru.

SKENARIO PEMBELAJARAN
Pertanyaan Guru:
- Wujud zat padat, cair, dan gas dapat
dibedakan berdasarkan jarak
antarpartikelnya, betul atau salah?
- Jarak partikel gas sangat jauh sehingga dapat
bergerak bebas, betul atau tidak?
- Perubahan wujud zat pada dasarnya
mengubah massa zat, betul atau tidak?
- Betul
- betul
- salah

UMUSKAN

RESENTASIKA

N
-

Melakukan tanya jawab untuk


mengungkap pengetahuan siswa
tentang wujud benda padat, cair,
dan gas.
Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengetahuan awal
tentang perubahan wujud zat.
Melakukan peragaan untuk
menunjukkan perubahan wujud
padat menjadi cair dan cair
menjadi uap.
Melakukan kegiatan untuk
mengetahui perubahan wujud zat.

Siswa dibagi menjadi beberapa


kelompok diskusi
Siswa diminta untuk melakukan
demontrasi dan tanya jawab
terhadap perubahan wujud zat
Siswa lain memperhatikan atau
mengajukan pertanyaan bila
kurang mengerti
Siswa menyimpulkan hasil
percobaan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Melakukan diskusi kelas untuk
menyimpulkan hasil percobaan.
Siswa memperhatikan yang
mana wujud zat padat, cair
dan gas dalam kehidupan
sehari-hari

SKENARIO PEMBELAJARAN

A
D

PLIKASIKAN

UNIAWI

Siswa memperhatikan dan membedakan


sifat wujud zat dan perubahannya

Mengetahui wujud zat dan


perubahannya dari hasil
diskusi dan persentase yang
dilakukan.

Dengan cara tanya jawab, guru


menyimpulkan dan memberi penekanan
pada
materi wujud zat, diteruskan dengan
pemberian tugas mandiri, tugas kelompok,
tugas membaca dan memahami materi
berikutnya.

Guru menyampaikan dalil terkait


dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.

KHRAWI

Jujur dalam hal pengukuran suatu


benda.
Akurat dan ketelitian dalam
pengukuran benda.

...dan kami turunkan besi yang


padanya terdapat kekuatan yang
hebat dan berbagai manfaat bagi
manusia...(Al-Quran 57:25)

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

D. SUMBER BELAJAR
Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 35 44 terbitan Tiga Serangkai
E. PENILAIAN PEMBELAJARAN
Penilaian Hasil

Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab


pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas

Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Fisika

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

Saran/Masukan:

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
5,6,7
6 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 3. Memahami wujud zat dan perubahannya
Kompetensi Dasar

: 3.3 Melakukan percobaan yang berkaitan dengan pemuaian dalam kehidupan sehari-hari

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
"Tunggulah (di sini), Sesungguhnya aku melihat api, Mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu
atau (membawa) sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan". [Al-Qashash : 29]
PENGETAHUAN
- Menyelidiki proses pemuaian zat padat, cair, dan gas
- Menunjukkan pemuaian zat cair dan zat padat
- Melakukan percobaan terhadap perbedaan muai volume berbagai jenis zat cair
- Menunjukkan prinsip pemuaian dalam teknologi, misalnya bimetal untuk termostat, pengelingan, pemasangan bingkai besi pada roda,
dan pemasangan kaca
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur, ketelitian.
KETERAMPILAN
-

menyelidiki proses pemuaian zat padat, cair, dan gas;


menunjukkan pemuaian zat cair dan zat padat.
membedakan muai volume berbagai jenis zat cair.
menunjukkan prinsip pemuaian dalam teknologi, misalnya bimetal untuk termostat, pengelingan, pemasangan bingkai besi pada
roda, dan pemasangan kaca.

C. ACUAN PEMBELAJARAN

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa menjawab paling cepat
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan pemberian kuis tertulis tentang
pelajaran yang lalu dan pelajaran yang
akan diberikan

ELAAH

Guru menanyakan kepada


siswa terkait dengan wujud
zat dan perubahannya
KSPLORASI

Pertanyaan Guru:
- Apa yang dimaksud dengan pemuaian zat?
- Sebutkan contoh pemuaian zat padat, cair
dan gas

METODE/PEND
E-KATAN
Informasi/ceramah
Demonstrasi
Diskusi
Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Alat muai
panjang, air
berwarna, labu
didih, pipa kaca,
kertas berskala,
labu
Erlenmeyer, dan
pemanas,
Air
berwarna, labu
Erlenmeyer, dan
Pemanas, Chart,
bimetal
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model, peralatan
laboratorium

LANGKAH
PEMBELAJARAN

R
P
N

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa menjawab pertanyaan


yang diajukan guru.

Siswa menjawab pertanyyan guru dengan


mengacungkan tangan dan yang paling
cepat dan tepat

UMUSKAN

- Melakukan percobaan pemuaian zat


padat, pemuaian zat cair, pemuaian
gas.
- Melakukan diskusi kelompok
RESENTASIKA
menyimpulkan hasil percobaan.
- Mempresentasikan hasil percobaan di
depan kelas.
- Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengetahuan siswa
tentang pemasangan rel kereta,
kawat telepon, dan pemasangan
jendela dikaitkan dengan konsep
pemuaian zat.
- Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengetahuan siswa
tentang bimetal.
- Melakukan diskusi untuk
mengungkap pengetahuan siswa
tentang pemanfaatan bimetal dalam
teknologi.
- Mempresentasikan hasil diskusi di

Siswa dibagi menjadi beberapa


kelompok diskusi
Siswa diminta untuk melakukan
demontrasi dan tanya jawab
terhadap pemuaian zat
Siswa lain memperhatikan atau
mengajukan pertanyaan bila
kurang mengerti
Siswa menyimpulkan hasil
percobaan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

A
D

PLIKASIKAN

UNIAWI

KEGIATAN BELAJAR
depan kelas.
Siswa memperhatikan contoh
pemuaian zat cair padat dan
gas dalam kehidupan seharihari dan penggunaan
teknologi seperti bimetal
Mengetahui pemuaian zat dan
perbedaan masing-masing
wujud zat serta teknologi
dalam kehidupan duniawi

KHRAWI

Teliti, akurat, rasa ingin tahu dan


bersyukur akan ciptaan Allah
SWT

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa memperhatikan dan membedakan


pemuaian zat pada padat cair dan gas

Dengan cara tanya jawab, guru


menyimpulkan dan memberi penekanan
pada
percobaan pemuaian berbagai jenis zat,
diteruskan dengan pemberian tugas mandiri,
tugas kelompok, tugas membaca dan
memahami materi berikutnya.
Guru menyampaikan dalil terkait
dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.
Maka tatkala Musa telah
menyelesaikan waktu yang
ditentukan dan Dia berangkat
dengan keluarganya, dilihatnyalah
api di lereng gunung

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

D. SUMBER BELAJAR
Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 64 70 terbitan Tiga Serangkai
E. PENILAIAN PEMBELAJARAN
Penilaian Hasil
Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab
pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas
Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)


Saran/Masukan:

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Fisika

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
8,9,10
6 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 3. Memahami wujud zat dan perubahannya
Kompetensi Dasar

: 3.4 Mendeskripsikan peran kalor dalam mengubah wujud zat dan suhu suatu benda serta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan
ke atas besi panas itu". [Al-kahfi : 96]
PENGETAHUAN
- Menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda dan perubahan wujud zat
- Menyelidiki faktor-faktor yang mempercepat penguapan, banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu zat, dan kalor yang
dibutuhkan pada saat mendidih dan melebur.
- menerapkan hubungan Q = mcT, dan Q = mL untuk menyelesaikan masalah sederhana
- merancang dan membuat peralatan sederhana yang memanfaatkan prinsip kalor.
- Menyelidiki perpindahan kalor secara konduksi (untuk zat padat), konveksi (untuk zat cair dan gas), dan radiasi
- Mengidentifikasi zat yang termasuk konduktor dan isolator kalor
- Mengaplikasikan konsep perpindahan kalor untuk menyelasaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, misalnya termos dan setrika
- Menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda dan perubahan wujud zat
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur, ketelitian.
KETERAMPILAN

menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda dan perubahan wujud zat;
menyelidiki faktor-faktor yang mempercepat penguapan, banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu zat, dan kalor yang
dibutuhkan pada saat mendidih dan melebur.
menerapkan hubungan Q = mcT, dan Q = mL untuk menyelesaikan masalah sederhana;
merancang dan membuat peralatan sederhana yang memanfaatkan prinsip kalor.
menyelidiki perpindahan kalor secara konduksi (untuk zat padat), konveksi (untuk zat cair dan gas), dan radiasi;
mengidentifikasi zat yang termasuk konduktor dan isolator kalor;
mengaplikasikan konsep perpindahan kalor untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, misalnya termos dan setrika;
menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda dan perubahan wujud zat.

C. ACUAN PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa menjawab paling cepat
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru

ELAAH

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan pemberian kuis tertulis tentang
pelajaran yang lalu dan pelajaran yang
akan diberikan

METODE/PEND
E-KATAN
Informasi/ceramah
Demonstrasi
Diskusi
Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Air, beker gelas,
termometer, dan
stopwatch,
neraca, panci,
pemanas, gelas
MEDIA:
OHP,
papan
tulis,
chart,
model, peralatan
laboratorium

LANGKAH
PEMBELAJARAN

E
R
P

KEGIATAN BELAJAR
Guru menanyakan kepada
siswa terkait dengan wujud
zat dan perubahannya

SKENARIO PEMBELAJARAN
Pertanyaan Guru:
- Apa yang dimaksud dengan kalor?
- Apa pengaruh kalor terhadap suhu benda

KSPLORASI
- Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengetahuan siswa
tentang kalor
UMUSKAN
- Melakukan percobaan menyelidiki
-

RESENTASIKA

Siswa menjawab pertanyyan guru dengan


mengacungkan tangan dan yang paling
cepat dan tepat

pengaruh kalor terhadap suhu


benda.
Merancang dan membuat peralatan
sederhana yang memanfaatkan
prinsip kalor.
Melakukan tanya jawab tentang
perpindahan kalor, yaitu secara
konduksi, konveksi, dan radiasi.
Melakukan percobaan untuk
membuktikan adanya perpindahan
panas secara konduksi dan
isolator.
Melakukan diskusi untuk
menyebutkan pemanfaatan
isolator dan
konduktor dalam kehidupan seharihari.

Siswa dibagi menjadi beberapa


kelompok diskusi
Siswa diminta untuk melakukan
demontrasi dan tanya jawab
terhadap kalor
Siswa lain memperhatikan atau
mengajukan pertanyaan bila
kurang mengerti
Siswa menyimpulkan hasil
percobaan

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
- Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengertian konveksi.
- Melakukan percobaan untuk
menunjukkan perambatan panas
pada air.
- Melakukan diskusi untuk
menyebutkan pemanfaatan
konveksi dalam
kehidupan sehari-hari antara lain
terjadinya angin darat dan angin
laut.
- Melakukan tanya jawab untuk
mengungkap pengertian radiasi.
- Melakukan diskusi untuk
menyebutkan peristiwa radiasi
dalam kehidupan
sehari-hari.
- Melakukan diskusi untuk
mengungkap pengaruh warna
terhadap radiasi panas.
- Melakukan diskusi untuk
menyebutkan peralatan yang
memanfaatkan prinsip
perambatan panas.
- Melakukan diskusi untuk
menjelaskan prinsip kerja termos
dalam penyekat
- panas, secara konduksi, konveksi,
dan radiasi.

SKENARIO PEMBELAJARAN

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

A
D

PLIKASIKAN

UNIAWI

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa memperhatikan contoh


kalor, pengaruh terhadap
suhu dan konduksi isolator
juga radiasi dalam kehidupan
sehari-hari

Mengetahui bahwa kalor ada


pengaruhnya terhadap suhu
dan pemafaatannya terhadap
kehidupan duniawi.

Dengan cara tanya jawab, guru


menyimpulkan dan memberi penekanan
pada
materi kalor, diteruskan dengan pemberian
tugas mandiri, tugas kelompok,
tugas membaca dan memahami materi
berikutnya.
Guru menyampaikan dalil terkait dengan
pentingnya pengukuran yang baik dan jujur,
terdapat dalam hadist.

Teliti, akurat, rasa ingin tahu dan


bersyukur akan ciptaan Allah
SWT

KHRAWI

D. SUMBER BELAJAR

Siswa memperhatikan pemanfaatan kalor


dalam kehidupan sehari-hari juga
konduktor, isolator dan radiasi.

Dan Dia {menundukan pula) apa yang Dia


ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan
berlain-lainnan macamnya,
sesungguhnya pada yang demikian itu benarbenar terdapat tanda-tandakekuasaannya.
(An Nahl :13)

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 79 111 terbitan Tiga Serangkai


E. PENILAIAN PEMBELAJARAN
Penilaian Hasil

Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab


pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas

Instrumen
N
o
1.
2.
3.
4.

Penilaian konsep
Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, Mei 2016


Disusun Oleh,
Guru Mapel Fisika

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)

Saran/Masukan:

KTSP

Nama Sekolah

SMP IT BUNAYYA PADANGSIDIMPUAN

Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Pertemuan ke
Alokasi Waktu

:
:
:
:

FISIKA
VII/1
11,12,13
6 JAM PELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR SERUMPUN:


Standar Kompetensi : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
Kompetensi Dasar

: 5.2 Menganalisis data percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari

B. INDIKATOR
SPIRITUAL
- Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (Al Qamar: 49)

PENGETAHUAN
- Membuat grafik perpindahan terhadap waktu berdasarkan jika benda bergerak dengan laju tetap dan laju makin besar
- Menemukan persamaan laju (meter/sekon = perpindahan yang ditempuh (meter)/waktu yang dibutuhkan (sekon))
- menunjukkkan (mencari aplikasi) konsep gerak lurus beraturan (GLB) dalam kehidupan sehari-hari.
- Mendeskripsikan percepatan sebagai perubahan kecepatan setiap waktu (meter/sekon2)
- Menyelidiki gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dipercepat beraturan dengan ticker timer
SIKAP
- Keaktifan, diskusi, tanya jawab, bertanggungjawab, menghargai pendapat orang lain, objektif, rasa ingin tahu dan jujur, ketelitian.
KETERAMPILAN
- menunjukkkan (mencari aplikasi) konsep gerak lurus beraturan (GLB) dalam kehidupan sehari-hari.
- mendeskripsikan percepatan sebagai perubahan kecepatan setiap waktu (meter/sekon2);
- menyelidiki gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dipercepat beraturan dengan ticker timer.
- menunjukkan (mencari aplikasi) konsep GLBB dalam kehidupan seharihari.
C. ACUAN PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR
Siswa menjawab paling cepat
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru

ELAAH

SKENARIO PEMBELAJARAN
-

Guru membuka pelajaran, diteruskan


dengan pemberian kuis tertulis tentang
pelajaran yang lalu dan pelajaran yang
akan diberikan

METODE/PEND
E-KATAN
Informasi/ceramah
Demonstrasi
Diskusi
Tanya jawab

MEDIA/ALA
T PERAGA
ALAT
PERAGA:
Penggaris,
gunting, kertas
milimeter bloks,
dan kertas ticker
timer
MEDIA:
OHP,
papan

LANGKAH
PEMBELAJARAN

E
R
P

KEGIATAN BELAJAR

Guru menanyakan kepada


siswa terkait dengan wujud
zat dan perubahannya

KSPLORASI

SKENARIO PEMBELAJARAN

Pertanyaan Guru:
- Apa yang dimaksud dengan gerak lurus
beraturan dan gerak lurus berubah
beraturan?

- Melakukan tanya jawab untuk


mengungkap pengetahuan siswa
tentang GLB dan GLBB

Siswa menjawab pertanyyan guru dengan


mengacungkan tangan dan yang paling
cepat dan tepat

UMUSKAN

RESENTASIKA

N
-

Melakukan tanya jawab


mengungkap pengetahuan tentang
gerak lurus.
Melakukan pengamatan
demonstrasi untuk menunjukkan
gerak lurus beraturan dan gerak
lurus berubah beraturan
Melakukan percobaan dengan alat
ticker timer menunjukkan gerak
lurus beraturan dan gerak lurus
berubah beraturan
Membuat grafik hubungan antara

Siswa dibagi menjadi beberapa


kelompok diskusi
Siswa diminta untuk melakukan
demontrasi dan tanya jawab
terhadap kalor
Siswa lain memperhatikan atau
mengajukan pertanyaan bila
kurang mengerti
Siswa menyimpulkan hasil
percobaan atau hasil diskusi

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA
tulis,
chart,
model, peralatan
laboratorium

LANGKAH
PEMBELAJARAN

A
D

PLIKASIKAN

UNIAWI

KEGIATAN BELAJAR
kecepatan, jarak, waktu pada
gerak lurusberaturan (GLB) dan
gerak lurus berubah beraturab
(GLBB)
- Menyebutkan gerak lurus
beraturan dan berubah beraturan
yang terjadi dalam kehidupan
seharihari.
- Menyebutkan manfaat GLB dan
GLBB
Siswa memperhatikan contoh
kalor, pengaruh terhadap
suhu dan konduksi isolator
juga radiasi dalam kehidupan
sehari-hari
Mengetahui bahwa GLB dan
GLBB ada dalam kehidupan
sehari-hari dan
pemanfaatannya

SKENARIO PEMBELAJARAN

Siswa memperhatikan pemanfaatan kalor


dalam kehidupan sehari-hari juga
konduktor, isolator dan radiasi.

Dengan cara tanya jawab, guru


menyimpulkan dan memberi penekanan
pada
materi manfaat GLBB dan GLB dalam
kehidupan sehari-hari, diteruskan dengan
pemberian tugas mandiri, tugas kelompok,
tugas membaca dan memahami
materi untuk menghadapi ujian semester.

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

LANGKAH
PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR

SKENARIO PEMBELAJARAN

Teliti, akurat, rasa ingin tahu dan


bersyukur akan ciptaan Allah
SWT

Guru menyampaikan dalil terkait


dengan pentingnya pengukuran
yang baik dan jujur, terdapat dalam
hadist.

KHRAWI

"Dan Dialah yang telahmenciptakan


malam dan siang, matahari dan
bulan. Masing-masing dari
keduanya itu beredar di dalam
garis edarnya."(QS Al-Anbiyaa: 33).

D. SUMBER BELAJAR
Buku Sains Fisika SMP 1 hal. 129-140 terbitan Tiga Serangkai
E. PENILAIAN PEMBELAJARAN
Penilaian Hasil

Pengamatan: keaktifan berinteraksi dalam proses pembelajaran, menjawab


pertanyaan proses tanya jawab/diskusi.
Pengamatan: sikap, minat, dan tingkah laku siswa.
Tugas

Instrumen
-

Penilaian konsep

METODE/PEND
E-KATAN

MEDIA/ALA
T PERAGA

N
o
1.
2.
3.
4.

Aspek Penilaian

Skor

Penghayatan peran
Kesesuaian peran
Sikap dalam berperan
Antusiasme
Skor maksimum

25
25
25
25
100

Mengetahui Oleh,
Kepala SMP IT Bunayya Padangsidimpuan

(Vida Sylvia Pasaribu S. PT)


Saran/Masukan:

Padangsidimpuan, Mei 2016


DisusunOleh,
Guru Mapel Fisika

(Fatma Harian Dini Lbs,S.Pd)