Anda di halaman 1dari 22

KELAINAN KONGENITAL

Atresia esofagus atau fistula


esofagotrachealis
Disebabkan oleh penyimpangan
spontan septum esofagotrachealis ke
arah posterior
Atau faktor mekanik yg mendorong
dinding dorsal usus depan ke anterior
Bentuk yg sering ditemukan bag
proximal esofagus mempunyai ujung
berupa kantong buntu, sementara bag
distal berhubungan dengan trachea.

Atresia esofagus menahan jalannya


cairan amnion normal menuju ke
saluran usus sehingga menyebabkan
penumpukan cairan kantong amnion
atau polihidroamnion

Stenosis esofagus
Menyempitnya lumen esofagus yang
disebabkan oleh rekanalisasi yang
tidak sempurna atau kelainan
vaskular atau trauma vaskular
Biasa terjadi di 1/3 bagian bawah

Hernia hiatus kongenital


Kegagalan esofagus memanjang
mengakibatkan lambung tertarik ke
atas menuju hiatus esofagus melalui
diafragma

Stenosis pylorus
Terjadi saat m. stratum circulare atau
longitudinale lambung mengalami
atropi sehingga mengakibatkan lumen
pilorus menyempit
Perjalanan makanan terhambat
sehingga mengakibatkan muntah
hebat
Suatu kelainan pada lambung yang
sering dijumpai pada bayi

Atresia saluran empedu


extrahepatic
Adanya rekanalisasi ductus hepaticus
acessorius

Pankreas anularis
Berpindahnya tunas pankreas ventral
kiri ke arah yang berlawanan

secum mobile
Menetapnya suatu bagian mesokolon
yang menimbul, mesenterium kolon
ascendens gagal menyatu dengan
dinding badan posterior
Bisa menyebabkan volvulus yaitu
pergerakan usus yang abnormal

Hernia retrocolica
Terperangkapnya bagian usus-usus
kecil dibelakang mesokolon

Omfalokel
Herniasi viscera perut melalui
sebuah cincin umbilikal yang besar

gastroskisis
Herniasi isi perut melalui dinding
tubuh langsung ke rongga amnion
terjadi disebelah lateral umbilikus,
biasanya dikanan

Duktus vitelinus
Membentuk sebuah kantong ileum yang
menonjol ke luar dan dikenal sebagai
divertikulum Meckel atau diverkulum ileum.
Terletak 40-60 dari valvula ileosecalis
Biasanya tidak menimbulkan keluhan tapi bila
kantong ini mengandung jaringan pankreas
heterotopik atau mukosa lambung dapat terjadi
ulkus, pendarahan dan perforasi
Ductus vitelinus yang membentuk hubungan
dengan langsung antara umbilikus tractus
intestinal, kelainan ini disebut fistula umbilikalis
atau fistula vitelna
Jadi tinja dapat keluar melalui umbilikus

Atresia dan stenosis


Dapat terjadi disepanjang usus,
atresia pada duodenum disebabkan
oleh tidak terjadinya rekanalisasi tapi
dari bagian distal duodenum ke arah
kaudal stenosis dan atresia paling
sering disebabkan oleh kecelakaan
pembuluh darah. Akibatnya suplai
darah ke usus terganggu

Atresia rektoanalisis
Terjadi karena pembentukan tidak
sempurna usus belakang yang
mengakibatkan anus perforata

Megakolon kongenital
Disebabkan oleh atresia atau
agenesis kolon distal atau daerah
anorektal karena tidak adanya
ganglia parasimpatik dinding usus
( megakolon aganglion atau penyakit
hirschprung)